Anda di halaman 1dari 22

LUMBOSACRAL PLEXUS

INJURY
DOSEN PEMBIMBING :
DR.MARSHAL
OLEH :
ESWARAN
RATHIKA
SALINEE
ESHPREET
THENAMMMUTHA

ANATOMI

ANATOMI

Pleksus lumbosakralis terdiri


atas pleksus lumbalis dan
pleksus sakralis. Bagian
pertama disusun oleh cabang
anterior saraf spinal L.1, L.2,
L.3 dan sebagian dari L.4.

DEFINISI

DEFINISI
Pleksus lumbo-sakral menyalurkan
semua saraf ke ekstremitas bagian
bawah sama seperti pleksus
brakialis menghubungkan medulla
spinalis ke ekstremitas bagian atas.
Jadi, cedera komplit atau parsial
pleksus lumbo-sakral dapat
menyebabkan penurunan fungsi
dari ekstremitas bagian bawah.

EPIDEMIOL
OGI

EPIDEMIOLOGI
Neuropati diabetes :
diperkirakan 8 dari 1000

operasi major

ginekologis pada
pelvis : kejadian lesi
pleksus lumbosakral
adalah 0,16% dalam
1200 pasien

Trauma : kejadian lesi pada


pleksus lumbosakral dengan
fraktur sakral adalah sekitar
2%, pada fraktur pelvis lain
sekitar 0,8%.

Idiopatik
lumbosakral pleksus
adaluah suatu yang
sangat jarang
terjadi

ETIOLOGI

ETIOLOGI

Vaskular

Neuropathi diabetes proximal/ amyotrophy diabetes


Vaskulitis pada penyakit jaringan ikat (PAN,RA,SLE)

Trauma

gangguan cincin panggul


komplikasi kebidanan
operasi panggul

Compressive

retroperitoneal tumor
abdominal aorta atau aneurisma iliac
hematoma retroperitoneal atau abses
invasi saraf oleh pertumbuhan tumor metastatik

Idopatik

lumbosakral pleksus neuropati


amyotrophy neuralgic

Herediter

Herediter amyotrophy neuralgis ( HNA)

Infeksi

Herpes simpleks ( tipe II) atau herpes zoster


Bornelia

GEJALA
KLINIS

Gejala Klinis
nyeri neuropatik (berat,
membakar atau menusuk)
Kesemutan
Mati rasa pada daerah kulit
tertentu atau hipersensitif
Kelemahan dan wasting otot
tertentu di daerah paha, pantat
dan kaki.

DIAGNOSIS

DIAGNOSIS

Anamnesis
Pemeriksaan fisik
MRI
CT-Scan
USG panggul
Pemeriksaan elektrofisiologi
Pemeriksaan darah, KGD

DIAGNOSIS
BANDING

DIAGNOSIS BANDING

Stenosis spinal lumbar


Lower-limb motor neuron
disease :
-idiopatik (ALS)
-infeksi (poliomyelitis)

TERAPI

TERAPI

Drainase abses
Kortikosteroid dosis tinggi
Antibiotik jika ditemukan infeksi
NSAID long-acting, seperti diklofenak slowrelease 100 mg dua kali sehari,
dikombinasikan dengan opiod yang kuat
seperti morfin 2-3x/hari. Jika tidak memadai,
berikan co-analgesik dari kelompok obat antiepilepsi (gabapentin atau carbamazepine)
Fisioterapi
Nasihat dan Motivasi

PROGNOSIS

PROGNOSIS
Sangat tergantung pada penyakit yang
mendasarinya
Setelah defisit pleksus telah ditetapkan, pemulihan
fungsi sensorik dan motorik dapat mengambil masa
beberapa bulan sehingga beberapa tahun,
tergantung pada tingkat kerusakan aksonal dan
panjang serat saraf baru yang harus tumbuh untuk
menginervasi kembali bagian otot atau kulit yang
terkena
Pemulihan fungsional yang komplit tidak selalu
terjadi dan ramai pasien sembuh dengan gangguan
fungsional sehingga terhambat aktivitas sehari-hari

Sekian terima
kasih

Anda mungkin juga menyukai