Anda di halaman 1dari 9

TUGAS BAHAN AJAR

GERAK MELINGKAR

OLEH MEYLINA HUSNIA

PPG SM-3T PENDIDIKAN FISIKA


UNDIKSHA
TAHUN 2015

I. Kompetensi Dasar dan Indikator


I.1 Bertambah keimanannya dengan menyadari hubungan keteraturan dan kompleksitas alam dan
jagad raya terhadap kebesaran Tuhan yang menciptakannya
I.2 Menyadari kebesaran Tuhan yang mengatur karakteristik fenomena gerak, fluida, kalor dan
optik.
2.1 Menunjukkan perilaku ilmiah (memiliki rasa ingin tahu; objektif; jujur; teliti; cermat; tekun;
hati-hati; bertanggung jawab; terbuka; kritis; kreatif; inovatif dan peduli lingkungan) dalam
aktivitas sehari-hari sebagai wujud implementasi sikap dalam melakukan praktikum,
melaporkan, dan berdiskusi.
2.1.1 Menunjukkan sikap ingin tahu dalam pembelajaran.
2.1.2 Menunjukkan sikap tanggung jawab dalam diskusi mengerjakan LKS dan mengerjakan
tugas individu.
2.1.3 Menunjukkan sikap jujur dalam mengerjakan soal evaluasi dan tugas rumah.
2.1.4 Menunjukkan sikap teliti dalam mengerjakan LKS dan soal evaluasi.
2.2 Menghargai kerja individu dan kelompok dalam aktivitas sehari-hari sebagai wujud
implementasi melaksanakan praktikum dan melaporkan hasil praktikum.
2.2.1 Menunjukkan sikap kerjasama dengan teman dalam berdiskusi.
2.2.2 Menunjukkan sikap toleransi dalam berdiskusi.
2.2.3 Menunjukkan sikap percaya diri dalam pembelajaran.
3.5 Menganalisis besaran fisis pada gerak melingkar dengan laju konstan dan penerapannya dalam
teknologi.
3.5.1 Menentukan arah gerak roda-roda dalam hubungan roda (seporos, dihubungkan dengan
rantai, dan bersinggungan).
3.5.2 Merumuskan persamaan hubungan antar roda-roda (seporos, dihubungkan dengan rantai,
dan bersinggungan).
3.5.3 Menerapkan persamaan hubungan antar roda-roda untuk menyelesaikan permasalahan
sederhana dalam kehidupan sehari-hari.
3.5.4 Memberikan contoh aplikasi gerak melingkar di bidang teknologi.
4.5 Menyajikan ide/gagasan terkait gerak melingkar (misalnya pada hubungan roda-roda).
4.5.1 Menyajikan hasil diskusi di depan kelas.
II. MATERI PEMBELAJARAN
HUBUNGAN RODA-RODA
Hubungan roda-roda merupakan contoh aplikasi gerak melingkar yang sering kita temui
dalam kehidupan sehari, misalnya saja pada perputaran roda belakang sepeda akibat kita
mengayuh sepeda, perputaran roda depan sepada motor berbarengan dengan cakramnya.
Perputaran roda-roda terdapat 3 jenis yaitu roda-roda sepusat, roda-roda dihubungkan dengan
tali, dan roda-roda saling bersinggungan.
1

a. Roda-Roda Sepusat
Perhatikanlah roda depan motor dan rem cakram pada sepeda sepeda motor. Roda
depan motor dan rem cakram ini mempunyai pusat yang sama. Roda depan motor dan rem
cakram merupakan salah satu contoh roda-roda yang sepusat.

Gambar 2.1 Roda Depan Motor dan Rem Cakram Contoh Hubungan Roda-Roda Sepusat

Gambar sketsa kasar dari roda motor dan rem cakram, dimana roda motor kita sebut
roda 2 dan cakram kita beri nama roda 1.

Jika roda 2 kita putar 1 putaran penuh, maka roda 1 (cakram) juga akan berputar 1 putaran penuh. Keduanya ak
Jadi berlaku:
r1
Kedua roda berputar searah
1 2
Kecepatan sudut kedua roda sama

r2

Keterangan:=kecepatan linear roda A ()


=kecepatan sudut ()
=jejari roda ()

b. Roda-Roda yang Dihubungkan dengan Tali atau Rantai

Gambar 2.2 Gir Depan dengan Gir Belakang pada Sepeda

Perhatikanlah gir depan dan gir belakang pada sepeda tersebut. Gir depan dengan gir
belakang sepeda dihubungkan dengan sebuah rantai, ini merupakan salah satu contoh
hubungan roda-roda yang dihubungkan dengan tali pada kehidupan sehari-hari.
Gambar sketsa kasar gir depan dan gir belakang pada sepeda, dimana gir depan kita
sebut roda 2 dan gir belakang kita beri nama roda 1.
Arah

r1
1

Jika dua roda dihubungkan dengan rantai seperti roda gir depan dan belakang sepeda, maka kelajuan
Jadi pada roda-roda yang dihubungkan rantai berlaku :
Arah putar kedua roda sama
Kelajuan linear kedua roda sama

Keterangan:=kecepatan linear roda A ()


=jejari roda ()
c. Roda-Roda yang Bersinggungan

Gambar 2.3 Kombinasi Roda-Roda

Roda-roda yang bersinggungan dapat ditemui pada mesin jam. Mesin jam
menggunakan roda-roda bergigi yang bersinggungan satu sama lain. Jika kita gambar
sketsakan.

r1
1

r2
2

Jika roda pertama berputar searah jarum jam, maka roda kedua berputar berlawanan arah jarum jam. N

Keterangan:=kecepatan linear roda A ()


=kecepatan sudut ()
=jejari roda ()

Contoh Soal Hubungan Roda Roda


Soal

Tiga buah roda dengan jari-jari 2 cm, 4 cm, dan 8 cm tersusun seperti pada gambar. Jika
kecepatan linear roda 1 adalah 6 m/s. Tentukan:
a. Kecepatan sudut roda 1
b. Kecepatan linear dan kecepatan sudut roda 2
c. Kecepatan linear dan kecepatan sudut roda 3
Penyelesaian:
Diketahui: r 1=2 cm=0,02 m
r 2=4 cm=0,04 m
r 3=8 cm=0,08 m
v 1=6 m/s
4

Ditanyakan:
1 ?
a.
b. v 2 dan 2
v 3 dan 3
c.
Jawab:
a. Kecepatan sudut roda 1 kita cari dengan persamaan:
v
1 = 1
r1
6

0,02
rad
300
s
Jadi, kecepatan sudut roda 1 adalah 300 rad/s.
b. Roda 1 dan roda 2 adalah roda-roda yang dihubungkan dengan tali. Sehingga berlaku
persamaan:
v 1=v 2
v 2=6 m/s
Kecepatan sudut roda 2,
v
2 = 2
r2
6

0,04
rad
150
s
Jadi kecepatan linear roda 2 adalah 6 m/s dan kecepatan sudutnya 150 rad/s
c. Roda 1 dan 3 adalah roda-roda sepusat, sehingga berlaku persamaan:
1 =3
3 =300 rad /s
Kecepatan linear dihitung dengan persamaan:
v 3=3 r 3
300 0,08
m
24
s
Aplikasi lain dalam gerak melingkar yang lain misalnya:
1. Roller Coaster
Pada Roller Coaster, usaha yang diberikan terhadap kereta luncur dari Energi kinetik
sebelum lintasan melingkar harus menghasilkan kecepatan minimum yang dapat menahan
penumpang sehingga tidak jatuh ketika kereta berada di atas lintasan berbentuk lingkaran.
2. Kora Kora
Kora kora tidak melakukan gerak satu lingkaran penuh, tetapi gerak melingkar
maksimumnya hanya setengah lingkaran kemudian bolak-balik seperti sebuah bandul. Di
lintasan terbawahnya, terdapat suatu ban yang mendorong kora-kora agar dapat selalu
berayun dengan sempurna.
3. Transmisi Pada Mobil

Transmisi pada mobil memanfaatkan roda gigi untuk menyesuaikan kecepatan dan torsi.
Untuk menanjak di lereng bukit dibutuhkan torsi besar pada laju rendah. Untuk
berkendaraan dengan laju tinggi dibutuhkan rotasi lebih cepat dan torsi lebih kecil.

Gambar 2.4 Aplikasi Gerak Melingkar


(a) Roller Coaster (b) Kora-Kora

(c) Transmisi mobil

LATIHAN SOAL
1. Perhatikan gambar di bawah ini!
D
B

A
Jika r A =6 cm , r B =5 cm , r C =4 cm , r D=10 cm . Jika roda A mempunyai
kecepatan linear 10 m/s. Maka tentukan kelajuan sudut dari roda B dan roda C!
2. Perhatikan hubungan roda-roda berikut.

3
2

Jika roda pertama berputar searah jarum jam, maka identifikasikan:


a. Masing-masing arah dari setiap roda itu.
b. Jika r 1 < r 5 < r 4 < r 2 < r 3 , maka roda mana yang kecepatan sudutnya
paling besar?
3. Sebuah roda sepeda motor berjalan dengan kecepatan 72 km/jam dan jari-jari roda 20 cm.
Maka tentukan kecepatan linear cakram motor tersebut?

TUGAS KELOMPOK

Carilah video penerapan gerak melingkar dalam bidang teknologi

III.

DAFTAR PUSTAKA
Nufus, Nurhayati. 2009. Fisika : untuk SMA/MA Kelas X. (BSE). Jakarta: Pusat Perbukuan,
Departemen Pendidikan Nasional.
7

Indrajit, Dudi. 2009. Mudah dan Aktif Belajar Fisika 1 : untuk Kelas X Sekolah Menengah
Atas/Madrasah Aliyah Program Ilmu Pengetahuan Alam. (BSE). Jakarta : Pusat
Perbukuan, Departemen Pendidikan Nasional
Zaenab, Siti dan Sunardi. 2013. Fisika untuk SMA/MA Kelas X Peminatan Kurikulum 2013.
Bandung: Yrama Widya.