Anda di halaman 1dari 10

Pendahuluan

Beton adalah campuran beberapa material menjadi beton yang diproduksi di suatu
tempat yang disebut batching plant sesuai dengan komposisi mix design, dan
kemudian dikirim ke lokasi proyek bangunan, cor dak rumah, cor jalan, lapangan
dan sebagainya menggunakan truk mixer. Karena beton di produksi sesuai
dengan mix design yang ditimbang dan dicampur secara komputerize hal
tersebutmenciptakan komposisi adukan yang tepat dan berkualitas, selanjutnya
campuran adukan tersebut dapat di implementasikan di lokasi proyek.
Pabrik pengolahan atau batching plant pertama kali sudah ada sejak tahun 1930an, namun industri ready mix pada saat itu tidak berkembang dengan signifikan.
Baru setelah tahun 1980-an industri ready mix berkembang cepat hingga saat ini
seiring dengan besarnya permintaan pasar akan adukan beton yang berkualitas dan
dapat menghemat (tempat,waktu,tenaga) dalam mengerjakan suatu proyek
bangunan.

Pembahasan
Beton readymix adalah beton segar yang belum mengalami proses pengikatan dan
perkerasan yang diproduksi di batching plant dengan penambahan bahan kimia
(admixture). Beton readymix banyak digunakan oleh proyek konstruksi karena
keuntungannya, antara lain, tidak memerlukan lokasi proyek yang luas, kualitas
dapat terjamin, serta dapat diproduksi dalam volume yang cukup besar dalam
kurun waktu yang relatif cepat. Dalam hal yang demikian beton readymix sudah
barang tentu dapat menjadi alternatif dalam penyelesaian pengerjaan proyek besar.
Selain keuntungan-keuntungan yang ada beton readymix mampu memberikan
harga yang lebih murah dibandingkan beton konvensional karena campurannya
yang efisien, disamping itu beton readymix didukung oleh para suplier material
yang memberikan harga murah, hal ini disebabkan karena pembelian material
dalam volume besar. Dilain pihak para suplier juga terdapat kompetisi/persaingan
bisnis antara suplier satu dengan suplier yang lain dalam memberikan harga
material semurah mungkin pada pabrik beton readymix yang dimaksudkan agar
kemitraan bisnis antara pabrik beton readymix dengan suplier dapat berlangsung.
Mutu menjadi pertimbangan selanjutnya disamping keuntungan-keuntungan yang
ada. Apakah mutu dapat terjamin ataukah sebaliknya, hal ini dapat dijelaskan
melalui penelitian yang telah dilakukan oleh penulis. Dari hasil penelitian yang
dilakukan bahwa beton readymix melalui hasil pengetesan benda uji di
laboratorium Jati Kencana Beton pada umur 7 hari ataupun prediksi umur 28 hari
serta pada spesifikasi material yang sama pula beton readymix mampu
menghasilkan kuat tekan rata-rata yang lebih tinggi jika dibandingkan beton
konvensional. Hal ini disebabkan karena mix desain baik serta pengerjaan bagus .
Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa melalui mix desain yang baik serta
pengerjaan yang baik akan dapat menghasilkan beton yang mutunya lebih baik.
Dalam kata lain mutu tidak semata-mata di sebabkan oleh banyaknya campuran
semen ataupun agregat namun jika dilakukan proses produksi yang baik/benar
maka kuat tekan dari beton yang dihasilkan/diproduksi pasti kuat dan bagus.
Dari analisis yang telah dilakukan dapat di ketahui bahwa untuk kebutuhan beton
readymix kurang dari 10 m3 harganya lebih mahal jika dibandingkan dengan
beton konvensional hal ini karena biaya tetap sewa alat yang dibebankan sangat
tinggi. Sedangkan untuk kebutuhan beton readymix lebih dari 10 m3 dapat lebih
murah, maka pemakaian beton readymix dapat dipertimbangkan jika volumelebih
dari 10 m3 disarankan menggunakan beton readymix.

Keunggulan Beton Ready Mix

Hemat Tempat

Jika dicor secara manual, sudah tentu harus menyediakan tempat untuk
menyimpan material seperti semen sak, split dan pasir sebelum kesemuanya
dicampur. Dengan menggunakan ready mix tidak memerlukan tempat untuk
menyimpan itu semua.

Hemat Waktu

Sudah pasti waktuuntuk menyelesaikan pekerjaan pembetonan lebih cepat selesai


dibandingkan dengan cara manual.

Hemat Tenaga (Man Power)

Sudah pernah ngecor untuk ngedak lantai 2 sebelumnya? Berapa tenaga manusia
yang dibutuhkan untuk melakukan itu semua, mulai dari orang yang ngaduk
campuran adukan sampai dengan beton ditransfer ke lokasi cor..terbayang kan ya?
Banyak membutuhkan tenaga manusia hanya untuk memperoleh beton ke lokasi.
Dan setiap orang tersebut sudah pasti kita yang membayar uang hariannya.
Dengan menggunakan beton ready mix bisa memangkas kebutuhan kuli (man
power).

Beton Yang Berkualitas

Sebagai bonus jika memakai beton cor ready mix, memperoleh beton yang sesuai
dengan kualitas yang diharapkan. Jika cor secara manual, komposisi adukan tidak
terdata, tidak terawasi dengan baik. Hal tsb karena dikerjakan oleh tenaga manusia
yang belum tentu memiliki pengetahuan tentang beton dalam mencampur adukan
dan mempunyai tingkat kelelahan tertentu, bad mood, dsb. Lain halnya jika
menggunakan beton cor ready mix, pengadukan beton dilakukan menggunakan
alat yang kesemuanya sudah memakai komputer. Plus mutu bahan pendukungnya
seperti batu split, pasir yang selalu dijaga dalam kondisi baik.
Jika berencana akan mengorder beton segar siap pakai (ready mix) kami melayani
pemesanan beton ready mix baik yang menggunakan truk mixer maupun truk
mixer mini, namun sebelum memesan sebaiknya hal hal ini Diperhatikan :
1.

Ukur volume beton yang akan anda butuhkan dengan mengukur panjang x
lebar x tinggi.

2.

Lokasi cor. Lokasi yang akan di cor kami bagi menjadi 3 bagian yaitu:

Lokasi cor bangunan yang diberi bekisting.

Lokasi cor yang diberi bekisting (cor lantai 2, kolom,balok dll). Pastikan bekisting
yang digunakan mempunyai kekuatan yang cukup untuk menampung dan
menopang berat dari adukan beton. Sebagai informasi berat adukan beton per
meter kubik adalah 2.3 ton sampai dengan 2.5 ton (tergantung dari mutu
beton yang dipesan karena masing masing mutu beda berat jenisnya).

Lokasi cor yang langsung berhubungan dengan tanah (beton di tuang ke


tanah biasanya untuk pembuatan jalan, lapangan olah raga, lantai kerja).

Jika berencana akan memesan beton readymix untuk pengecoran lantai,


pembetonan jalan, lapangan, dsb dan tidak diberi beton K-B0 sebelumnya maka
sebaiknya dalam menghitung volume kebutuhan beton ditambahkan +/-3 5%
dari volume. Itu harus ditambahkan ya karena permukaan tanah itu tidak rata dan
menyerap sebagian partikel kecil beton kedalamnya, sehingga jika dihitung hanya
dengan mengkalikan antara panjang x lebar x tinggi-nya saja akan terjadi tekor.
Tekor disini disebabkan oleh permukaan tanah yang tidak rata dan sebagian ada
yang terserap kedalam tanah yang tidak sadar. Idealnya jika akan mengecor jalan
atau membuat lapangan menggunakan beton readymix sebaiknya diatas
permukaan tanah diberi lapisan awal dahulu seperti beton K-B0 sampai dengan K125 baru setelah kering lapisan beton awal itu sudah mengering beberapa hari
baru dilapis lagi dengan beton dengan mutu yang sesuai (mutu beton yang lebih
tinggi). Alternatif lainnya adalah dengan melapisi permukaan tanah dengan plastik
sehingga permukaan tanah relatif rata dan mengurangi penyerapan sebagian beton
segar kedalam tanah.

Lokasi Cor Lantai 2 atau 3 dan seterusnya dan beton yang sudah kering itu
dijadikan sebagai atap.

Jika lokasi cor sesuai dengan kondisi tsb sebaiknya mutu beton yang pesan mutu
K-225 keatas seperti K-350 misalkan, karena semakin tinggi mutu beton semakin
tinggi pula kandungan semennya, karena semakin tinggi kandungan semennya
maka beton semakin padat, rapat dan solid agar air hujan tidak bisa rembes
kebawahnya. Dengan catatan saat beton itu dituang dan diratakan sampai dengan
umur beton tsb sudah berumur 28 hari dikerjakan dan dirawat dengan baik.

Beberapa petunjuk diatas dan dibawah ini bisa diperhatikan sebelum memesan
produk dari beton ready mix dan aplikasi beton agar mutu dan volume yang pesan
sesuai dengan rencana kerja.

PETUNJUK PENGAPLIKASIAN BETON READY MIX


Berikut petunjuk aplikasi beton dari penyedia ready mix saat memesan :
1.

Pastikan surat jalan (doket) sesuai dengan pesanan, seperti mutu, slump,
volume, nama pemesan dan alamat.

Pastikan Surat Jalan (doket) Sesuai Dengan Pesanan


2.

Sebelum beton di tuang, pastikan cetakan (bekisting) bersih dan kuat.

Pastikan Bekisting Bersih dan Kuat

3.

Usahakan beton tertuang habis semua maksimal 3 jam setelah beton


dicampur dan diaduk.

Usahakan Beton Tertuang Habis Semua Max 3 Jam


4.

Jangan pernah menambahkan air pada beton karena akan merusak mutu
beton yang.

Jangan Pernah Menambahkan Air Pada Beton


5.

Padatkan beton saat dituang dan diratakan kedalam bekisting dengan benar
dan merata. Bisa menggunakan vibrator.

Padatkan Beton Saat Dituang Secara Merata


6.

Pastikan volume beton ready mix yang pesan cukup, sebaiknya lebihkan
+/- 3 hingga 5% dari volume rencana.

Pastikan Volume Beton Ready Mix Yang Dipesan Cukup


7.

Saat finishing yaitu sesaat sebelum beton mengeras, gosok secara merata
permukaan beton sampai lubang dan pori pori permukaan beton menutup
dengan sempurna. Ulangi sekali lagi hingga pori pori dan lubang pada
permukaan beton tertutup merata.

Saat Finishing Gosok Merata Permukaan Beton


8.

Pastikan adukan beton sudah tertuang semua. Periksa kembali gentong


mixer (molen) yang ada di truk mixer sudah tertuang habis semua.

Pastikan Adukan Beton Sudah Tertuang Semua


9.

Setelah finishing dan perapihan, tutup permukaan beton dengan bahan


yang tidak menyerap air sampai dengan beton mengeras, hindari matahari
yang terik dan hujan.

Setelah Finishing Tutup Pemukaan Beton


10.

Beton yang sudah mengering +/- umur 2 hari bisa dirawat dengan cara
menyiramkan air secara merata. Lakukan hal tersebut hingga umur beton
mencapai 7 hari.

Rawat Beton Setelah Umur 2 Hari

Daftar Pustaka
SNI 15-2049-94.Semen Portland
Subakti, Aman. 1995.Teknologi Beton Dalam Praktek. Jurusan Teknik Sipil-ITS
Surabaya,Surabaya.
Lasino

dan

Andriati.2003.Pengendalian

Mutu

Pekerjaan

Beton

di

Lapangan.Sosialisasi Penerapan NSPM Untuk Peningkatan Kualitas Pekerjaan


Bidang Kimpraswil