Anda di halaman 1dari 6

1.

Muaz
Dalam percobaan titrasi asam basa, terlebih dahulu dilakukan titrasi
pendahuluan. Apa yang dimaksud titrasi pendahuluan dan apa
tujuannya ? langkah-langkah menentukan dan membuat kurva titrasi
.
2. Qadry
Kalau senyawa kimia dalam bentuk padatan , maka rumus yang
dipakai untuk menghitung konsentrasi adalah ??
( jika senyawa kimia dalam bentuk padatan dan kita mau
menghitung konsentrasinya maka terlebih dulu kita mengencerkan
padatan tersebut dengan memakai rumus pengenceran yaitu
M1.V1=M2.V2
3. Nur Azikin
Dalam titrasi asam basa dikenal dengan kekeruhan. Apa yang
dimaksud kekeruhan itu ?
( kekeruhan adalah ukuran kejernihan sampel, dimana larutan
sampel dalam keadaan mendung atau kabur yang disebabkan oleh
partikel-partikel yang umumnya tidak dapat terlihat oleh mata
telanjang mirip seperti asap diudara
4. Asriadi
Buatlah kurva titrasi asam basa dan tentukan titik eqivalennya.
Serta contoh-contoh dari aside-alkalimetri.
5. Wahyuni
Apa perbedaan titik eqivalen dan titik akhir titrasi ?
6. Dewi
Dalam titrasi asam kuat dan basa kuat. Bagaimana untuk
menghitung suatu soal yang mempunyai PH. Penentuan titik
ekivalen berdasarkan PH.
7. Restu
Mengapa dalam titrasi asam lemah dan basa lemah tidak boleh
menggunakan indicator tunggal ?
( indicator tunggal itu termaksud kertas lakmus, pp, methyl orange.
Nah ini adalah indicator yang dilihat dari perubahan warnanya ketika
mencapai titik akhir titrasi.. sedangkan pada titrasi asam lemah dan
basa lemah ini tidak dilakukan tidak ada indicator yang cukup teliti
untuk mengamati perubahan warna titrasi ini. Selain itu titrasi ini
jarang diuji cobakan karena perubahan PHnya yang drastic terjadi
sangat cepat serta reaksi yang berlangsung lambat dan tidak tuntas.
8. Risna
Indicator apa yang digunakan dalam titrasi garam dari basa lemah
dan basa kuat ?

9. Ade Irma
Sebutkan kelebihan dan kekurangan dari titrasi asam dan basa?

Keunggulan atau Kelebihan Teori Asam Basa Arrhenius

Mampu menyempurnakan teori asam yang dikemukakan oleh Justus Von Liebig. Liebig
menyatakan bahwa setiap asam memiliki hidrogen (asam berbasis hidrogen). Pernyataan ini
tidak tepat, sebab basa juga memiliki hidrogen.
Kelemahan atau Kekurangan Teori Asam Basa Arrhenius
1.
Teori asam basa Arrhenius terbatas dalam pelarut air, namun tidak dapat menjelaskan
reaksi asam-basa dalam pelarut lain atau bahkan reaksi tanpa pelarut.
2.
Teori asam basa Arrhenius hanya terbatas sifat asam dan basa pada molekul, belum
mampu menjelaskan sifat asam dan basa ion seperti kation dan anion.
3.
Tidak menjelaskan mengapa beberapa senyawa, yang mengandung hidrogen dengan
bilangan oksidasi +1 (seperti HCl) larut dalam air untuk membentuk larutan asam, sedangkan
yang lain seperti CH4 tidak.
4.
Tidak dapat menjelaskan mengapa senyawa
seperti Na2CO3 memiliki karakteristik seperti basa.

yang

tidak

memiliki OH-,

Kelebihan Teori Bronsted-Lowry


Konsep asam basa dari Bronsted dan Lowry lebih luas daripada konsep
asam basa Arrhenius. Arrhenius hanya dapat menjelaskan sifat asam dan
sifat basa bagi senyawa-senyawa yang memiliki H + dan OH dengan rumus
kimia HA untuk asam dan LOH untuk basa, sedangkan teori Bronsted dan
Lowry mempunyai beberapa keunggulan di antaranya:
Konsep asam basa Bronsted dan Lowry tidak terbatas dalam pelarut air,
tetapi juga dapat menjelaskan reaksi asambasa dalam pelarut lain atau
bahkan reaksi tanpa pelarut.
Contoh: Reaksi HCl dengan NH3 dalam pelarut benzena.
HCl(benzena) + NH3(benzena) NH4Cl(s)

. Asam dan basa dari Bronsted-Lowry tidak hanya berupa molekul tetapi
dapat juga berupa kation dan anion.
Contoh: NH4+ bersifat asam karena dalam air dapat melepas proton.
Dapat menjelaskan senyawa yang bersifat sebagai asam dan basa yang
disebut amfiprotik.

Kekurangan teori titrasi asam basa menurut bonsted lowry


teori asam basa Brnsted-Lowry ini tidak dapat menjelaskan bagaimana
suatu reaksi asam basa dapat terjadi tanpa adanya transfer proton dari asam
ke basa. Kekurangan ini kemudian mendorong peneliti lain, yaitu G.N.
Lewis untuk mendefinisikan lebih lanjut asam dan basa ini.

10.
Youri
Apa tujuan penambahan 2 indikator pada titrasi asam basa?
11.
Rachel
Indicator apa saja yang digunakan dalam titrasi asam basa?

Daftar indikator asam basa lengkap

Indikator

Rentang
pH

Kuantitas penggunaan
per 10 ml

Asam

Basa

Timol biru

1,2-2,8

1-2 tetes 0,1% larutan

merah

kuning

Pentametoksi
merah

1,2-2,3

1 tetes 0,1% dlm larutan


0% alkohol

merahungu

tak
berwarna

Tropeolin OO

1,3-3,2

1 tetes 1% larutan

merah

kuning

2,4-Dinitrofenol

2,4-4,0

1-2 tetes 0,1% larutan


dlm 50% alkohol

tak
berwarna

kuning

Metil kuning

2,9-4,0

1 tetes 0,1% larutan dlm


90% alkohol

merah

kuning

Metil oranye

3,1-4,4

1 tetes 0,1% larutan

merah

oranye

Bromfenol biru

3,0-4,6

1 tetes 0,1% larutan

kuning

biru-ungu

Tetrabromfenol biru

3,0-4,6

1 tetes 0,1% larutan

kuning

biru

Alizarin natrium
sulfonat

3,7-5,2

1 tetes 0,1% larutan

kuning

ungu

-Naftil merah

3,7-5,0

1 tetes 0,1% larutan dlm


70% alkohol

merah

kuning

p-Etoksikrisoidin

3,5-5,5

1 tetes 0,1% larutan

merah

kuning

Bromkresol hijau

4,0-5,6

1 tetes 0,1% larutan

kuning

biru

Metil merah

4,4-6,2

1 tetes 0,1% larutan

merah

kuning

Bromkresol ungu

5,2-6,8

1 tetes 0,1% larutan

kuning

ungu

Klorfenol merah

5,4-6,8

1 tetes 0,1% larutan

kuning

merah

Bromfenol biru

6,2-7,6

1 tetes 0,1% larutan

kuning

biru

p-Nitrofenol

5,0-7,0

1-5 tetes 0,1% larutan

tak
berwarna

kuning

Azolitmin

5,0-8,0

5 tetes 0,5% larutan

merah

biru

Fenol merah

6,4-8,0

1 tetes 0,1% larutan

kuning

merah

Neutral merah

6,8-8,0

1 tetes 0,1% larutan dlm


70% alkohol

merah

kuning

Rosolik acid

6,8-8,0

1 tetes 0,1% larutan dlm


90% alkohol

kuning

merah

Kresol merah

7,2-8,8

1 tetes 0,1% larutan

kuning

merah

-Naftolftalein

7,3-8,7

1-5 tetes 0,1% larutan


dlm 70% alkohol

merah
mawar

hijau

Tropeolin OOO

7,6-8,9

1 tetes 0,1% larutan

kuning

merah
mawar

Timol biru

8,0-9,6

1-5 tetes 0,1% larutan

kuning

biru

Fenolftalein (pp)

8,0-10,0

1-5 tetes 0,1% larutan


dlm 70% alkohol

tak
berwarna

merah

-Naftolbenzein

9,0-11,0

1-5 tetes 0,1% larutan


dlm 90% alkohol

kuning

biru

Timolftalein

9,4-10,6

1 tetes 0,1% larutan dlm


90% alkohol

tak
berwarna

biru

Nile biru

10,111,1

1 tetes 0,1% larutan

biru

merah

Alizarin kuning

10,012,0

1 tetes 0,1% larutan

kuning

lilac

Salisil kuning

10,012,0

1-5 tetes 0,1% larutan


dlm 90% alkohol

kuning

oranyecoklat

Diazo ungu

10,112,0

1 tetes 0,1% larutan

kuning

Ungu

Tropeolin O

11,013,0

1 tetes 0,1% larutan

kuning

oranyecoklat

Nitramin

11,013,0

1-2 tetes 0,1% larutan


dlm 70% alkohol

tak
berwarna

oranyecoklat

Poirrier's biru

11,013,0

1 tetes 0,1% larutan

biru

ungu-pink

Asam
trinitrobenzoat

12,013,4

1 tetes 0,1% larutan

tak
berwarna

oranyemerah

12.
Mutahajid
Apakah dalam titrasi asam basa hanya menghasilkan air dan garam
pada persamaan gravik titrasi?
( bagi kami,, iya ,, kita bias kembali melihat slide hasil dari reaksi
asam basa itu sendiri )