Anda di halaman 1dari 9

Perhitungan Harga pokok Produksi dan Laporan Laba/Rugi

1. Perhitungan Elemen Biaya Produksi


a. Perhitungan Biaya Bahan Baku Bahan baku yang digunakan oleh Pabrik Tahu dalam
pembuatan tahu adalah kedelai. Dalam pengadaan dan pengolahan bahan baku yaitu kedelai,
pabrik memperolehnya dari distributor kedelai. Perhitungan bahan baku Pabrik Tahu
ditentukan dengan cara mengalikan jumlah bahan yang dipakai dengan harga pokok bahan.
Adapun rincian pemakain bahan baku yang digunakan Pabrik Tahu selama proses produksi
sebulan adalah sebagai berikut: Kedelai yang digunakan untuk proses produksi selama
sebulan sebanyak 25,5

kw dengan harga Rp 700.000,-/kw. Pabrik Tahu rata-rata

memproduksi 85 kg sehari pada bulan tersebut. Jadi biaya untuk pemakain kedelai sebesar:
25,5 kw x Rp 700.000,- = Rp 17.850.000,- Berikut ini disajikan tabel bahan baku untuk
proses pembuatan tahu pada Pabrik dalam sebulan :
Tabel 1.
Penggunaan Bahan Baku
Jenis Bahan Baku

Kuantitas

Kedelai
25,5 kw
Bahan Bakar Sekam
240 karung
Padi
Air Garam
70 Liter (2 Jerigen)
Garam
60 Kg
Air
Total Biaya Bahan Baku
. Sumber : Data Primer Pabrik Tahu yang diolah

Harga Per Satuan


(Rp)
700.000
9.000

Total Biaya
(Rp)
17.850.000
2.160.000

35.000
5.000
-

70.000
300.000
Rp 300.000
Rp 20.380.000

b. Perhitungan Biaya Tenaga Kerja Langsung Pada Pabrik tenaga kerja langsung yang terlibat
dalam proses produksi adalah tenaga kerja dengan upah harian. Perhitungan biaya tenaga
kerja selama sebulan pada pabrik ini ditentukan dengan cara mengalikan jumlah hari kerja
dengan jumlah blabak dalam 1 hari serta mengalikan dengan tarif yang telah ditentukan.
30 x 42 x Rp 3000 = Rp 3.780.000
c. Perhitungan Biaya Ovehead Pabrik
Berikut ini disajikan tabel harga perolehan aktiva tetap setelah diadakan revaluasi:
Tabel 2.

Daftar Aktiva Tetap Pabrik Tahu


Dalam Sebulan
Jenis Aktiva

Tempat Produksi
Lagan
Mesin Giling
(Honda)
Dinamo
Ember Hitam
Ember Besar
Kelabang
Sorok
Wajan Alumunium
Drum Uap
Saringan
Pengepresan
Drum Plastik
Bak Cetak Tahu
Batu Pengepresan
Kain Pencetak
Kain Saringan

Jumlah
Aktiva
(Buah)
1
1
1

Harga
Perolehan
(Rp)
6.000.000
350.000
2.500.000

Umur
Ekonomis
(Tahun)
10
2
10

Nilai
Residu
(Rp)

1
30
15
40
40
2
1
2
1
2
2
6
4
2

1.300.000
900.000
675.000
480.000
360.000
1.400.000
250.000
150.000
500.000
400.000
250.000
300.000
48.000
18.000

10
3
3
8 bulan
8 bulan
10
10
1
10
5
3
10
6 bulan
2 bulan

Sumber : Data Primer Pabrik Tahu yang diolah

Pada Pabrik Tahu dalam perhitungan biaya penyusutan aktiva tetap, menggunakan
metode garis lurus untuk gedung dan peralatan pabrik.
Perhitungan biaya penyusutan aktiva tetap:
(a) Biaya penyusutan tempat produksi :

Biaya Penyusutan Layout Tempat Produksi:


=

6.000 .000
10 x 12

= Rp 50.000

Biaya Penyusutan Lagan

350.000
2 x 12

= Rp 14.500

(b) Biaya penyusutan mesin pabrik

Mesin Giling :
2.500 .000
=
9.720

x 105 = 27.000

Karena dalam sebulan mesin dipakai selama 105 jam, maka penyusutan mesin giling
dalam sebulan sebesar Rp 27.000,Dinamo ;
1.500 .000
=
9.720

x 105 =

16.203

Karena dalam sebulan dinamo dipakai selama 105 jam, maka penyusutan dinamo
dalam sebulandibulatkan sebesar Rp 16.500.
(c) Biaya penyusutan peralatan pabrik
Berikut ini tabel penyusutan peralatan pada Pabrik Tahu :
Tabel 3
Perhitungan Penyusutan Peralatan Pabrik Tahu Dalam Sebulan
Jenis

Harga

Nilai Sisa

Umur

Biaya

Biaya

Peralatan

Perolehan
(A)

(B)

Ekonomis
(C)

Penyusutan

Penyusutan

Per Tahun
(D) =

Per Bulan
D
(E) = 12

( AB)
C
Ember

900.000

3 Tahun

300.000

25.000

Hitam
Ember

675.000

3 Tahun

225.000

18.750

Besar

Kelabang
Sorok
Wajan

480.000
360.000
1.400.000

0
0
0

8 bulan
8 bulan
10 Tahun

140.000

60.000
45.000
11.667

Alumunium
Drum Uap
Saringan
Pengepresan
Drum

250.000
150.000
500.000
400.000

0
0
0
0

10 Tahun
1 tahun
10 Tahun
5 Tahun

25.000
150.000
50.000
80.000

2.083
12.500
4.167
6.667

Plastik
Bak Cetak

250.000

3 Tahun

83.333

6.944

Tahu
Batu

300.000

5 tahun

60.000

5.000

Pengepresan
Kain

48.000

6 bulan

8.000

Pencetak
Kain

18.000

2 bulan

9.000

Saringan
TOTAL

Rp 214.778

Sumber: Data Pabrik Tahu yang diolah


* = Dalam pembulatan

Berdasarkan tabel di atas menunjukan bahwa biaya penyusutan untuk peralatan


pabrik sebesar Rp 214.778,- atau dibulatkan menjadi Rp 215.000,-

(d) Perhitungan Biaya Listrik


Biaya listrik perbulan adalah sebesar Rp 150.000
Berikut ini disajikan tabel akumulasi biaya overhead pabrik setelah memperhitungkan
biaya penyusutan aktiva tetap dan biaya listrik yang telah dialokasikan serta biaya transport.
Tabel 4.
Perhitungan Biaya Overhead Pabrik Tahu Dalam Sebulan
Jenis Biaya
Overhead Pabrik
Biaya Penyusutan :
1. Biaya penyusutan layout tempat produksi
2. Biaya Penyusutan Lagan
3. Biaya Penyusutan Mesin Giling

Biaya (Rp)

Total (Rp)
Rp 323.000

Rp 50.000
Rp 14.500
Rp 27.000

4. Biaya Penyusutan Dinamo


5. Biaya Penyusutan Peralatan
Biaya Listrik
Biaya Transport
Total Biaya Overhead Pabrik

Rp 16.500
Rp 215.000
Rp 150.000
Rp 1.500.000
Rp 1.973.000

Sumber: Data Pabrik Tahu yang diolah

Tabel 4 di atas menunjukan bahwa total biaya overhead pabrik yang terjadi selama pada
Pabrik Tahu adalah sebesar Rp 1.973.000,- merupakan hasil penjumlahan dari biaya penyusutan
gedung pabrik, penyusutan mesin,penyusutan lagan, penyusutan peralatan, biaya listrik, biaya
transport.

2. Laporan Harga Pokok Produksi


Data Produksi
Produksi dalam proses awal
Dimasukan dalam proses

Produk Jadi
Produk dalam proses akhir

Jumlah produk yang dihasilkan

0 kg
2.550 kg
1.260
blabak
0 kg
1.260
blabak

Biaya yang dibebankan dalam


sebulan

Biaya Bahan baku

BDP Awal
(Rp)

1 bulan
(Rp)

Total
(Rp)

20.380.0

20.380.000

Biaya Tenaga Kerja Langsung

Biaya Overhead Pabrik

Jumlah

00
3.780.00
0
1.973.00
0
26.133.0
00

3.780.000
1.973.000
26.133.000

Perhitungan harga pokok


produksi per satuan
Unsur Biaya

Total Biaya
(Rp)
20.380.000
3.780.000
1.973.000
26.133.000

Biaya bahan Baku


Biaya Tenaga Kerja Langsung
Biaya Overhead Pabrik
TOTAL

Unit
Ekuivale
n (buah)
1.260
1.260
1.260

Biaya
Produksi
Per Satuan
(Rp)
16.174
3.000
1.565
20.739

Perhitungan Biaya :

Harga Pokok Penjualan (1.260 x Rp 20.739) Rp 26.133

Berdasarkan perhitungan elemen biaya produksi di atas maka disusun laporan harga pokok
produksi pada Pabrik Tahu sebagai berikut ini :

Dari table di atas dapat diketahui harga pokok produksi tahu per blabak pada Pabrik
menurut perhitungan sebesar Rp 20.739
3. Perhitungan Laba Penjualan
Berdasarkan data-data di atas maka dibuat Laporan Laba/Rugi pada Pabrik Tahu untuk
kegiatan usaha selama 1 bulan berdasarkan format Laporan Laba/Rugi perusahaan
manufaktur.

Tabel 5
Laporan Laba/Rugi
Dalam Satu Bulan Produksi Tahu
(dalam rupiah)

pendapatan penjualan

37.500.000

Harga Pokok Penjualan :


persediaan awal produk jadi

harga pokok produksi :


persd. Produk dalam proses awal

biaya produksi
biaya bahan baku

20.380.000

biaya tenaga kerja langsung

3.780.000

biaya overhead pabrik

1.973.000

persd. Produk dalam proses akhir

harga pokok produksi

26.133.000

HPPd yang tersedia untuk dijual

26.133.000

persediaan produk jadi akhir

harga pokok penjualan

(26.133.000)

laba bruto

11.367.000

pendapatan di luar usaha ( penjualan ampas tahu)

2.520.000

laba bersih sebelum pajak

13.887.000

Sumber: Data Pabrik Tahu yang diolah

Dari tabel 5 di atas dapat di tarik kesimpulan bahwa laba bersih usaha sebesar Rp
11.367.000,- atau Rp 9.021,5 per blabak. Terlihat jelas pada tabel di atas bahwa pendapatan
di luar usaha yang berupa penjualan ampas tahu sebesar Rp 2.520.000 berpengaruh pada laba
yang diperoleh pabrik.

LAPORAN HARGA POKOK PRODUKSI


DAN LAPORAN KEUANGAN PERIODE 1 BULAN

UD. BINA MAJU

NAMA PEMILIK:

MUSLEH

JENIS USAHA

Produksi Tahu Tempe

No.Hp

087765402777