Anda di halaman 1dari 18

RESPONSI MATA

GLAUKOMA ABSOLUT &


GLAUKOMA KRONIS SIMPLEKS
Mark Ch. Bolla, S.Ked
07700195
Pembimbing:
dr. Bagas Kumoro, SpM.

IDENTITAS PASIEN

Nama
: Ny. M
Umur
: 49 Tahun
Alamat
: Jatian RT 4/7 Pakusari
Pekerjaan
: Petani
No. RM
:Tgl pemeriksaan
: 24 Agustus 2012

ANAMNESA
o
o

K.U : Mata kanan cekot-cekot sejak 3 hari yang lalu.


RPS :
OD: Sekitar 2 bulan yang lalu mata kanan pasien mulai sedikit kabur,
tetapi masih bisa untuk beraktivitas sehari hari pergi ke sawah, pada
saat itu mata tidak merah, tidak terasa ngeres, tidak keluar air mata,
tidak nyeri, tidak melihat ganda , tidak ada perubahan bentuk

pada benda yang dilihatnya, tidak ada gangguan pada warna,


tidak melihat adanya gambaran seperti kilat, tidak memakai
kacamata sebelumnya.Tidak merasa seperti melihat dalam
terowongan. Tidak pernah mengalami trauma. Semenjak
kurang lebih sebulan yang lalu mata kanan pasien tidak bisa
dipake untuk melihat sama sekali. Setelah itu selama 3 hari ini
pasien merasa cekot cekot di mata kanannya. Setelah itu
pasien kontrol ke poli mata setelah mata kanannya tidak bisa
melihat.
.

ANAMNESA
OS: sejak kurang lebih satu bulan yang lalu pasien
mengeluh mata kirinya kabur. Kaburnya secara
perlahan dan makin progresif. Pasien merasa mata
kiri pasien seperti ada nyamuk yang lewat sejak
hampir sebulan yang lalu. Pasien tidak merasa nyeri,
tidak gatal,tidak silau,tidak melihat bahwa
pandangannya dihalangi oleh sesuatu,tidak
bertambah parah dan bayangan itu kelihatan terus
menerus. Sebelumnya Pasien juga merasa mata
kirinya cekot-cekot tapi setelah kontrol ke poli mata
keluhan itu sudah tidak dirasan lagi.

ANAMNESA
o

o
o

RPD

: Hipertensi disangkal , DM disangkal,


riwayat penggunaan kaca mata (-),
RPK : Disangkal
RPO : Dikasih timolol dan yang lainnya. pasien
lupa nama obatnya.

STATUS INTERNA
KU : Baik
Kesadaran : Compos mentis
Vital Sign =
TD : 130/80 mmHg
RR : 20 x/menit
T : 36.5C
HR : 84 x/ menit
Thorak : cor/ pulmo dbN
Abdomen : dbN
Extremitas : AH +/+, Oedem -/-

OD

OS

LP(-),BSA : tidak
bisa

Pin hole maju

STATUS OFTALMOLOGI
visus
4/60

Oedem(-)

Palpebra

Oedem(-)

Hiperemi
konjungtiva (+)

Konjungtiva

Hiperemi (-)

putih

Sklera

putih

Agak keruh,arcus
senilis (+)

Kornea

Jernih, arcus
senilis(+)

dangkal

BMD

dangkal

Coklat,reguler

Iris

5mm,reguler,RP
(-),leukokorea(-)

Pupil

3mm,reguler,RP(+
),leukokorea(-)

Agak keruh

Lensa

Jernih

Hitam pada
hampir seluruh
bagian dengan
daasar orange
(-)

Fundus Reflek

Hitam pada
bagian inferior
dengan dasar
orange
(+)

STATUS OPTALMOLOGI
Pemeriksaan tambahan:

Tonometri
OD : 1/10 (69,3mmHg)
OS : 3/10 (50,6 mmHg)

Tes konfrontasi
OD: (-)
OS: mata kiri lap. Pandang menyempit
pada bagian lateral, superior dan inferior.

Mata kanan dan kiri


pasien.

RESUME
Ny. M 49 tahun
Pasien

mengeluh sejak dua bulan yang lalu mata


kanannya kabur tetapi masih bisa dipakai buat
aktivitas sehari - hari, dan sejak sebulan yang lalu
mata kanan pasien tidak bisa dipake melihat.
sejak 3 hari lalu pasien merasakan mata kanannya
cekot cekot dan matanya kemerahan
Sejak mata kanannya tidak bisa melihat mata kiri
pasien mulai kabur. Pasien merasa mata kirinya
seperti ada nyamuk beterbangan dan sebelumnya
mata kiri pasien juga terasa cekot cekot
Pasien kontrol ke poli mata dan mendapat obat
seperti timolol dan sebagainya

RESUME
Pasien sebelumnya tidak pernah sakit seperti
ini dan tidak ada riwayat DM dan Hipertensi.
Pada pemeriksaan ditemukan TIO pada mata
pasien :
OD: 69,3 dan OS: 50,6. tes konfrontasi pada
mata kiri pasien didapatkan lapangan pandang
menyempit pada bagian superior,lateral dan
inferior

DIAGNOSA

DIAGNOSA :

OD Glaukoma Absolut
OS Glaukoma Kronik Simpleks

Plan (Terapi) :
Timolol Maleat 0.50 % ED 2 x 1 tetes/ hari [OS]
Pilocarpin 2% ED 6 x 1 tetes/ hari [OS]
Acetazolamide 250 mg 2x1 tablet/hari
Aspar K 2x1 tablet/hari

PLAN OF ACTION
(POA)
DIAGNOSA
Slit lamp ODS
Funduskopi
Gonioskopi
USG

POA TERAPI

Pemeriksaan
Slit
lamp
ODS
bertujuan
mengetahui apakah terdapat kelainan pada
segmen anterior seperti . Jika dengan
pemeriksaan slit lamp ODS ditemukan kelainan
segmen anterior terapi sesuai penyebab
Pemeriksaan Funduskopi OD untuk mengetahui
apakah
terdapat
perubahan
penggaungan/
cupping papil atau degenerasi saraf optik/ atrofi
terapi sesuai penyebab
Pemeriksaan Gonioskopi OS, untuk mengetahui
apakah BMD tertutup/ terbuka, terapinya dengan
iridektomi perifer/ bedah filtrasi.
Pemeriksaan USG OD, untuk mengetahui apakah
terdapat pada kelainan pada segmen posterior
Operasi filtrasi pada mata kiri agar tidak terjadi

POA EDUKASI
Mata kanan pasien tidak bisa melihat oleh karena adanya
sarafnya mati pada mata kanan.
2. Menjelaskan
kepada pasien jika obat-obatan hanya
menurunkan tensi mata atau mengurangi produksi cairan
bola mata. Mata kiri harus dioperasi karena jika tidak
dioperasi akan menjadi buta seperti mata kanan.
3. Operasi filtrasi yang dilakukan untuk mempertahankan
sisa penglihatan yang ada sekarang.
4. Pasien
harus teratur untuk kontrol berobat karena
penyakit ini tidak dapat sembuh hanya terkontrol dengan
obat.
5. Menjelaskan kepada pasien kalau obat harus diminum
teratur, tidak boleh putus obat
6. Jika tekanan bola mata tetap tinggi, dapat terjadi
kerusakan total
pada saraf penglihatan yang akhirnya
dapat menyebabkan kebutaan pada kedua matanya.
1.

POA REHABILITASI
Bila

pada
mata
kiri
terdapat
penurunan ketajaman penglihatan
dianjurkan untuk memakai kacamata.
Bila mata kanan sampai diangkat
protese bola mata.

PROGNOSIS
OD : Malam
OS : Dubia

TERIMA KASIH