Anda di halaman 1dari 22

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang Masalah


Kini manusia hidup dalam era informasi teknologi untuk memudahkan
pekerjaan-pekerjaan manajerial maupun transaksi-transaksi bisnis. Pihak yang
mampu menguasai teknologi informasi akan memenangkan persaingan bisnis
yang semakin ketat dari waktu ke waktu. Informasi adalah kekuatan (power).
Kecepatan dan efisiensi dalam komunikasi bisnis juga ditentukan oleh
kemampuan suatu organisasi dalam megakses dan memanfaatkan informasi.
Untuk memudahkan pekerjaan manajerialnya, mendapatkan informasi, dan
mengatur kegiatan bisnis, suatu perusahaan menggunakan sistem informasi
manajemen. Sistem informasi Manajemen merupakan suatu sistem yang
diciptakan untuk melaksanakan pengolahan data yang akan dimanfaatkan
oleh suatu organisasi. Pemanfaatan data disini dapat berarti penunjang pada
tugas-tugas rutin, evaluasi terhadap prestasi organisasi, atau untuk
pengambilan keputusan oleh organisasi tersebut.
Dengan kecanggihan teknologi, kini proses jual beli barang dilakukan dengan
menggunakan sistem elektronik yang biasa disebut dengan e-commerce. Ecommerce merupakan bagian dari e-business, di mana cakupan e-business
lebih luas, tidak hanya sekedar perniagaan tetapi mencakup juga
pengkolaborasian mitra bisnis, pelayanan nasabah, lowongan pekerjaan dll.
Selain teknologi jaringan www, e-commerce juga memerlukan teknologi
basis data atau pangkalan data (databases), surat elektronik (e-mail),dan
bentuk teknologi non komputer yang lain seperti halnya sistem pengiriman
barang, dan alat pembayaran untuk e-dagang ini.
OLX.co.id merupakan perusahaan yang bergerak dalam sistem E-business
yang kegiatan usahanya bergerak dengan menyelenggarakan sebuah situs
yang bertindak sebagai media perantara periklanan yang meneruskan
informasi iklan dari penjual kepada calon pembeli melalui situs
www.olx.co.id. Pengguna adalah para pihak yang menggunakan jasa
OLX.co.id, termasuk dan tidak terbatas pada pemasang iklan, calon pembeli
ataupun pihak yang sekedar berkunjung melihat-lihat situs.

1.2 Rumusan Masalah


Dalam makalah ini akan dibahas masalah-masalah mengenai:
1. Bagaimana profil dari perusahaan OLX?
2. Bagaimana peranan sistem informasi dalam bisnis OLX?
3. Bagaimana OLX menjalankan e-business dan melakukan kolaborasi?
4. Bagaimana sistem informasi, bentuk organisasi, dan strategi OLX?
5. Apa saja isu sosial dan etika sistem informasi yang dihadapi dan dimiliki
oleh OLX?
1.3 Tujuan
Tujuan dari pembuatan makalah ini adalah:
1. Untuk mengetahui profil dari perusahaan OLX
2. Untuk mengetahui peranan sistem informasi dalam bisnis OLX
3. Untuk mengetahui bagaimana OLX menjalankan e-business dan
melakukan kolaborasi?
4. Untuk mengetahui bagaimana sistem informasi, bentuk organisasi, dan
strategi OLX
5. Untuk mengetahui isu-isu sosial dan etika sistem informasi yang dihadapi
dan dimiliki oleh OLX.

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 Sistem Informasi Dalam Kegiatan Bisnis Saat Ini


Peranan sistem informasi dalam bisnis saat ini
Sistem informasi merupakan dasar bagi jalannnya bisnis saat ini. Dibanyak
industri, kelangsungan hidup perusahaan sangatlah sulit tanpa penggunaan
luas dari teknologi informasi. Sistem informasi menjadi penting dalam
membantu jalannya perusahaan dalam ekonomi global. Organisasi mencoba
unntuk menjadi lebih kompetitif dan efisien dengan mengubah dirinya
menjadi perusahaan digital yang menggunakan teknologi digital dalam hal
proses

bisnis

inti,

hubungan

pelanggan,

pemasok,

dan

karyawan.

Perusahaan bisnis berinvestasi lebih pada sistem informasinya secara khusus


untuk mencapai enam tujuan bisnis strategis yaitu:
1. Keunggulan operasional
2. Produk, jasa dan model bisnis baru
3. Hubungan pelanggan dan pemasok
4. Pengambilan keputusan yang semakin baik
5. Keunggulan kompetitif
6. Kelangsungan usaha
Sistem Operasi
Sistem informasi ( information system) secara teknis dapat didefinisikan
sebagai sekumpulan komponen yang saling berhubungan, mengumpulkan
( atau mendapatkan), memproses, menyimpan, dan mendistribusikan
informasi untuk menunjang pengambilan keputusan dan pengawasan dalam
suatu organisasi. Selain menunjang proses pengambilan keputusan,
koordinasi, dan pengawasan, sistem informasi juga dapat membantu manajer
dan karyawan menganalisis permaslahan, menggambarkan hal-hal yang
rumit, dan menciptakan produk baru.
Dimensi Sistem Operasi
Dimensi dari sistem informasi adalah organisasi, manajemen, dan teknologi
informasi.

1. Organisasi
Sistem informasi merupakan bagian yang tak terpisahkan dari organisasi.
Elemen kunci dari organisasi adalah orang-orang didalamnya, struktur,
proses bisnis, dan budaya.
2. Manajemen
Tugas manajemen adalah untuk berusaha memahami banyak keadaan
yang dihadapi oleh organisasi, mengambil keputusan, dan merumuskan
rencana

kegiatan

Umumnya,

para

untuk
manajer

memecahkan
harus

permasalahan

memiliki

organisasi.

kepemimpinan

yang

bertanggung jawab. Teknologi informasi dapat memainkan peranan


penting dalam membantu manajer untuk merancang dan menciptakan
produk dan jasa baru dan mengelola serta merancang kembali organisasi.
3. Teknologi
Teknologi informasi adalah satu dari banyak alat yang digunakan
manajer untuk menghadapi perubahan. Teknologi membutuhkan manusia
untuk menjalankan dan mengelolahnya, mewakili sumber daya yang
dapat dibagi ke seluruh organisasi dan membentu infrakstruktur
teknologi informasi.
Pendekatan Teknis
Pendekatan teknis terhadap sistem informasi menekankan model matematika
untuk mempelajari sistem informasi, serta penekanan pada teknologi secara
fisik dan kemepuan format dari sistem tersebut. Disiplin ilmu yang
berkontribusi adalah ilmu komputer, metode kuantitatif, dan riset operasi.
Ilmu computer berfokus pada pengembangan teori perhitungan, metode
perhitungan dan metode akses dan penyimpanan data yang efisien. Metode
kuantitatif menekankan pada pengembangan model untuk pengambilan
keputusan dan praktik manajemen. Riset operasi berfokus pada teknis
matematika untuk mengoptimalkan parameter terpilih dari organisasi, seperti
transportasi, pengawasan persediaan, dan biaya transaksi.
Pendekatan Perilaku
Bagian penting bidang sistem informasi melibatkan isu perilaku yang mucul
dalam pengembangan dan pengelolaan jangka panjang dari sistem informasi.
Isu seperti integrasi bisnis strategi, perancangan, implementasi, penggunaan,

dan manajemen tidak dapat dijelajahi dengan menggunakan model dari


pendekatan teknis. Misalnya : ahli sosiologi mempelajari sistem informasi
dengan melihat bagaimana kelompok dan organisasi memengaruhi individu,
kelompok, dan organisasi.

Ahli psikologi mempelajari sistem informasi

dengan ketertarikaan terhadap bagaimana pengambilan keputusan manusia


mengenal dan menggunkan informasi formal. Ahli ekonomi mempelajari
sistem informasi dengan ketertarikan dalam memahami proses produksi
barang-barang digital, dinamika dari pasar digital, dan pemahaman bagaimna
sistem informasi baru mengubah pengawasan dan struktus biaya di dalam
perusahaan.
Pendekatan perilaku sebenarnya tidak mengabaikan teknologi, teknologi
sistem informasi sering menjadi penyebab bagi permasalahan atau isu
perilaku. Tetapi fokus dari pendekatan ini umumnya bukan pada solusi
teknisnya, sebaliknya pendekatan ini berkonsentrasi pada perubahan tingkah
laku, kebijakan manajemen, organisasi, dan perilaku.
2.2 E-bisnis global dan kolaborasi
Proses Bisnis dan Sistem Informasi
Proses bisnis adalah arus kerja dari bahan baku, informasi dan perngetahuan
seperangkat aktivitas. Proses juga mengacu pada cara unik dimana
manajemen memilih untuk mengoordinasikan pekerjaan. Setiap bisnis dapat
dilihat sebagai sekumpulan proses bisnis. Sistem informasi mengotomatiskan
banyak tahap pada proses bisnis yang sebelumnya dilakukan secara manual.
Seperti pengecekan kredit klien, atau memperoleh tagihan, dan pesanan
pengiriman. Namun saat ini, teknologi informasi dapat melakukan lebih
banyak lagi. Teknologi baru dapat benar-benar mengubah arus informasi,
menggantikan langkah berurutan dengan tugas yang dapat dilakukan secara
bersamaan secara paralel, dan menghilangkan penundaan pada pembuatan
keputusan. Dengan kta lain informasi dapat memungkinkan secara
keseluruhan proses bisnis yang baru. Informasi bahkan dapat mengubah cara
bisnis bekerja dan mendorong model bisnis yang sepenuhnya baru.
Sistem pemrosesan transaksi

Sistem pemrosesan transaksi menyediakan jenis informasi ini. Sebuah sistem


pemrosesan transaksi adalah sistem terkomputerisasi yang menjalankan dan
mencatat transaksi rutin harian yang diperlukan untuk menjalankan bisnis,
seperti memasukkan pesanan penjualan, pemesanan, penggajian, pencatatan
karyawan dan pengiriman. Tujuan utama dari sistem pada tingkat ini adalah
untuk menjawab pertanyaan rutin untuk melacak arus transaksi yang melalui
organisasi.
Sistem Intelejen bisnis untuk mendukung keputusan

Sistem pendukung keputusan (Decision support system-DSS) menunjang


pembuatan keputusan yang tidak rutin untuk menajemen tingkat menengah.
Sistem ini berfokus pada masalah yang unik dan cepat berubah, di mana
prosedur untuk mendapatkan solusi belum tentu ditentukan sebelumnya.
Sistem ini menggunakan beragam model untuk menganalisa data, atau
memadatkan data dalam jumlah besar kedalam bentuk yang pembuat
keputusan dapat menganalisisnya.
Sistem pendukung eksekufif
Sistem pendukung eksekutif (executive support system-ESS) membantu
manajemen senior membuat keputusan ini. ESS menangani keputusan tidak
rutin yang membutuhkan penilaian, evaluasi dan pendekatan karena tidak
terdapat prosedur yang disetujui untuk mencapai solusi. ESS menyediakan
perhitungan umum dan kapasitas komunikasi yang dapat diterapkan pada
berbagai perubahan masalah.
Aplikasi perusahaan
Aplikasi perusahaan, yang merupakan sistem yang melingkupi area
fungsional, berfokus pada menjalankan proses bisnis di dalam perusahaan
bisnis dan termasuk seluruh tingkatan manajemen. Aplikasi perusahaan
membantu bisnis untuk menjadi lebih fleksibel dan produktif dengan
mengoordinasikan proses bisnis dengan lebih dekat dan mengintegrasikan
sekelompok proses agar mereka berfokus pada pengelolaan sumber daya yang
efisien dan pelayanan pelanggan.
Sistem Perusahaan
Sebuah organisasi besar umumnya memiliki banyak sistem informasi berbeda
yang dibangun sekitar fungsi, tingkatan organisasi, dan proses bisnis yang
berbeda yang tidak dapat bertukar informasi secara otomatis. Manajer
mungkin mengalami waktu yang sulit untuk menyatukan data yang
dibutuhkan untuk gambaran komprehensif dan menyeluruh dari operasi
organisasi.
Sistem manajemen rantai pasokan

Sistem manajemen rantai pasokan (supply chain management-SCM) bisnis


mengelola hubungan dengan pemasok mereka. Sistem ini menyediakan
informasi untuk membantu pemasok, perusahaan pembeli, distributor dan
perusahaan logistic untuk berbagi informasi mengenai pemesanan, produksi,
tingkat persediaan, dan pengantaran produk dan jasa agar mereka dapat
mencari sumber, memproduksi dan mengirimkan barang dan jasa dengen
efisien. Tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan jumlah produk yang
tepat dari sumber mereka menuju titik konsumsi dengan jumlah waktu
tersingkat dan dengan biaya terendah.
Sistem manajemen Hubungan Pelanggan
Sistem manajemen hubungan pelanggan (Customer relationship
management-CRM) membantu perusahaan mengelola hubungannya dengan
pelanggan. Sistem CRM menyediakan informasi untuk mengoordinasikan
seluruh proses bisnis yang berhubungan dengan pelanggan dalam hal
penjualan, pemasaran dan pelayanan untuk mengoptimalkan pendapatan,
kepuasan pelanggan dan pemertahanan pelanggan. Informasi ini membantu
perusahaan mengenali, menarik dan mempertahankan pelanggan yang paling
menguntungkan; menyediakan pelayanan yang lebih baik kepada pelanggan
yang ada; dan diharapkan meningkatkan penjualan.
Sistem manajemen pengetahuan
Beberapa perusahaan berkinerja lebih dari yang lainnya karena memiliki
pengetahuan yang lebih baik mengenai bagaimana menciptakan,
memproduksi, dan mengirimkan produk dan jasa. Pengetahuan perusahaan
sulit untuk ditiru, unik, dan dapat ditingkatkan menjadi manfaat strategis
jangka panjang. Sistem manajemen pengetahuan memungkinkan organisasi
untuk lebih baik dalam mengelola proses pemerolehan dan penerapan
pengetahuan dan keahlian. Sistem ini mengumpulkan seluruh pengetahuan
dan pengalaman relevan dalam perusahaan, dan membuatnya tersedia
dimanapun dan kapanpun dibutuhkan untuk meningkatkan proses binis dan
keputusan manajemen. Sistem ini juga menghubungkan perusahaan ke
sumber pengetahuan eksternal.
Sistem untuk Kolaborasi dan Kelompok Kerja
Kolaborasi bekerja sama dengan orang lain untuk mencapai tujuan bersama
dan eksplisit. Kolaborasi berfokus pada tugas atau prestasi misi dan biasanya
terjadi dalam bisnis, atau organisasi lainnya, dan antara perusahaan.
Kolaborasi dapat berlangsung dalam waktu singkat, yang berlangsung
beberapa menit, atau jangka panjang, tergantung pada sifat dari tugas dan
hubungan di antara peserta. Kolaborasi dapat terjadi antara satu-ke-satu atau
banyak-ke-banyak.
Sebuah survei global terbaru dari bisnis dan sistem informasi manajer
menemukan bahwa investasi dalam teknologi kolaborasi menghasilkan

perbaikan organisasi yang kembali lebih dari empat kali jumlah investasi,
dengan keuntungan terbesar untuk penjualan, pemasaran, dan fungsi
penelitian dan pengembangan (Frost dan White, 2009 ).
Kolaborasi tidak akan terjadi secara spontan dalam suatu perusahaan bisnis,
terutama jika tidak ada budaya yang mendukung atau proses bisnis. organisasi
di mana para pemimpin puncak terpikir semua hal benar-benar penting, dan
kemudian memerintahkan karyawan tingkat rendah untuk melaksanakan
rencana manajemen senior. Tugas manajemen menengah seharusnya adalah
untuk menyampaikan pesan bolak-balik, hirarki atas dan bawah.
Mengelola sistem informasi
IT governance meliputi strategi dan kebijakan untuk menggunakan teknologi
informasi dalam suatu organisasi. itu menentukan keputusan dan kerangka
kerja akuntabilitas untuk Sistem Intelejen bisnis untuk mendukung
keputusan. Manajemen tingkat menengah membutuhkan sistem untuk
membantu mengawasi, mengendalikan, membuat keputusan dan aktivitas
administrasi. Sistem informasi manajemen (SIM) juga merancang kategori
khusus sistem informasi yang melayani manajemen tingkat menengah. SIM
menyediakan laporan kinerja baru perusahaan kepada manajemen tingkat
menengah. Informasi ini digunakan untuk mengawasi dan mengendalikan
bisnis dan memprediksi kinerja dimasa depan.
SIM merangkum dan melaporkan operasi dasar perusahaan menggunakan
data yang disediakan oleh sistem pemrosesan transaksi. Data transaksi dasar
dari TPS dipadatkan dan biasanya disajikan pada laporan yang dibuat
berdasarkan pada jadwal yang teratur. Saat ini banyak dari laporan ini yang
disampaikan secara online.
Sistem manajemen pengetahuan
Beberapa perusahaan berkinerja lebih dari yang lainnya karena memiliki
pengetahuan yang lebih baik mengenai bagaimana menciptakan,
memproduksi, dan mengirimkan produk dan jasa. Pengetahuan perusahaan
sulit untuk ditiru, unik, dan dapat ditingkatkan menjadi manfaat strategis
jangka panjang. Sistem manajemen pengetahuan memungkinkan organisasi
untuk lebih baik dalam mengelola proses pemerolehan dan penerapan
pengetahuan dan keahlian. Sistem ini mengumpulkan seluruh pengetahuan
dan pengalaman relevan dalam perusahaan, dan membuatnya tersedia
dimanapun dan kapanpun dibutuhkan untuk meningkatkan proses binis dan
keputusan manajemen. Sistem ini juga menghubungkan perusahaan ke
sumber pengetahuan eksternal.
2.3 Sistem informasi, organisasi, dan strategi
Sistem informasi dan organisasi memengaruhi satu sama lain. Sistem
informasi dibangun oleh manajer untuk melayani kepemtingan perusahaan.

Pada saat yang bersamaan, organisasi harus waspad dan terbuka terhadap
pengaruh sistem informasi untuk mendapatkan manfaat dari teknologi
tersebut. Ciri- ciri organisasi termasuk proses bisnis, budaya organisasi,
tujuan, pilihan, dan gaya kepemimpinan. Seluruh ciri ini memengauhi jenis
sistem informasi yang digunakan organisasi. Semua organisasi memiliki
bentuk atau stuktur. Klasifikasi Mintzbegt (1979) menunjukkan lima jenis
struktur organisasi: struktur wirausaha, birokrasi mesin, birokrasi dengan
divisi, birokrasi professional, adhocracy. Organisasi memiliki tujuan yang
menggunakan sarana yang berbeda untuk mencapainya. Beberapa organisasi
memiliki tujuan yang koersif (misalnya sebagai penjara) lainnya memiliki
tujuan manfaat (missal untuk bisnis). Yang lainnya lagi memiliki
tujuannormatif (universal, kelompok religious). Organisasi juga melayani
kelompok yang berbeda atau memiliki anggota yang berbeda,beberapa
menguntungkan anggotanya, yang lainnya menguntungkan klien, pemegang
saham atau masyarakat.
Bagaimana Sistem Informasi memengaruhi Organisasi dan Perusahaan
Sietem informasi telah menjadi alat yang integral, online, dan interaktif yang
sangat terlibat pada operasi menit ke menit dan pembuatan keputusanpada
organisasi besar. Selama decade terakhir, sitem informasi secara fundamental
telah mengubah ekonomi organisasi dan meningkatkan kemungkinan
mengelola pekerjaan. Teori dan konsep dari ekonomi dan sosiologi membantu
kita memahami perubahan yang di bawa TI.
Dampak Ekonomi, Organisasi, dan Prilaku
Dari sudut pandang ekonomi, TI mengubah balik biaya relatif modal maupun
biaya informasi. Teknologi sistem informasi dapat dilihat sebagai faktor
produksi yang dapat digantikan dengan modal dan tenaga kerja tradisional.
Sejalan dengan penurunan biaya TI, TI menggantikan tenaga kerja, yang
secara historis merupakan biaya yang terus meningkat. Maka, TI harus
menghasilkan penurunan jumlah menejer tingkat menengah dan pekerjaan
administrasi seiring dengan TI yang menjadi pengganti bagi tenaga kerja

Laudon (1990). Seiring dengan penurunan biaya TI, TI juga menggantikan


bentuk modal lainnya, seperti gedung dan mesin, yang tetap relatif mahal.
Maka, dengan berjalannya waktu kita dapat berharap para manajer untuk
meningkatkan investasi mereka pada TI karena penurunan biaya adalah relatif
terhadap investasi modal lain.
Teori yang berdasarkan sosiologi dari organisasi yang rumit juga memberikan
beberapa pengertian mengenai bagaimana dan mengapa perusahaan berubah
dengan penerapan aplikasi TI yang baru.
Perusahaan membangun kembali beberapa proses bisnis utamanya dengan
cepat berdasarkan teknologi internet dan membuat teknologi ini sebagai
komponen penting infrasetruktur TI-nya. Jika jaringan sebelumnya memiliki
bimbingan, hasilnya adalah proses bisnis yang lebih sederhana, karyawan
lebih sedikit, dan organisasi yang jauh lebih rata dari pada dimasa lalu.
Model Daya Kompetitif Portel
Model yang paling luas penggunaannya untuk mengerti keungulan kompetitif
adalah model daya kompetitif model ini menyediakan pandangan umum
terhadap perusahaan, persaingannya, lingkungan perusahaan. Model portel
seluruhnya adalah mengenai lingkungan bisnis umum perusahaan, pada
model ini, lima daya kompetitif membentuk nasib perusahaan: Persaingan
Tradisional, Pemain Baru di Pasar, Produk dan Jasa Pengganti, Pelanggan,
Pemasok.

Terdapat

strategi

umum

yang

masing-masing

sering

dimungkinkan dengan penggunaan teknologi dan sistem informasi:


Kepemimpinan Harga Rendah
Gunakan sistem informasi untuk mencapai biaya operasional terendah
dan harga terendah.
Diferensiasi Produk
Gunakan sistem informasi untuk memungkinkan produk dan jas baru,
atau mengubah kenyamanan pelanggan dalam menggunakan produk dan
jasa anda yang telah ada.

Berfokus pada peluang pasar


Gunakan sistem informasi untuk memungkinkan fokus pasar khusus, dan
layani pasar sasaran sempit ini lebih baik dari pesaing. Sistem informasi
mendukung strategi ini dengan memproduksi dan menganalisis data
untuk penjualan dan tekni pemasaran yang baik.
Menguatkan keakraban pelanggan dan pemasok
Gunakan sistem informasi untuk menjaga dan menguatkan hubungan
antara pelanggan dan pemasok.
Model Rantai Nilai Bisnis
Model rantai nilai menekankan aktifitas khusus pada bisnis dimana strategi
kompetitif dapat diterapkan dengan paling baik dan diman sistem informasi
paling mungkin memiliki dampak strategi. Aktifitas utama paling terkait
secara langsung dengan produksi dan distribusi produk dan jasa perusahaan,
yang menciptakan nilai bagi perusahaan. Aktifitas utama termasuk logistik
dari dalam, operasi, logistik dari luar penjualan dan pemasaran, dan jasa.
Aktifitas pendukung membuat pengiriman aktifitas utama dapat terjadi dan
terdiri atas infrastruktus organisasi, SDM, teknologi dan pembelian. Praktik
terbaik industri biasanya dikenali melalui perusahaan konsutan, organisasi
penelitian, agen pemerintah, dan asosiasi indutri sebagai solusi paling berhasil
atau metode pemecahan masalah untuk mencapai tujuan bisis secara
konsisten dan efektif.
Sinergi, Kompetensi Inti, Dan Strategi Berdasarkan Jaringan
Pemikiran mengenai sinergi adalah ketika output beberapa unit dapat
digunakan sebagai input untuk unit lain, atau dua organisasi menggabuangkan
pasar dan keahlian, hubungan ini mengurangi biaya dan menghasilkan
keuntungan. Satu penggunaan TI pada situasi sinergi ini adalah untuk
mengikat operasi unit bisnis yang terpisah agar dapat bertindak sebagai
kesatuan.
Kompetensi Inti adalaah aktifitas dimana perusahaan adalah pemimpin kelas
dunia. Sistem informasi yang mendorong pembagian pengetahuan diantara

unit bisnis meningkatkan kompetensi. Sistem tersebut mungkin mendorong


atau meningkatkan kompetensi yang telah ada dan membentuk karyawan agar
waspada terhadap pengetahuan eksternal yang baru sistem tersebut juga dapat
membantu bisnis dapat mengangkat kompetensi yang ada terhadap pasar
terkait.
Ketersediaan internet dan teknologi jaringan telah memunculkan stategi yang
mengambil keuntunga dari kemampuan perusahaan menciptakan jaringan
satu sama lain. Strategi berdasarkan jaringan termasuk penggunaan ekonomi
jaringan, model perusahaan virtual dan ekosistem bisnis.
2.4 Isu Sosial dan Etika dalam Sistem Informasi
Sistem informasi secara online menimbulkan tantangan-tantangan baru yang
menciptakan

dilema

etika,

dimana

bisa

menciptakan

akuntabalitas

( pertanggung jawaban) atas konsekuensi sistem informasi, menetapkan


standar untuk kualitas sistem pengaman yang melindungi keamana individu
dan masyarakat serta melindungi nilai sosial dan etika yang sangat penting
bagi kualitas hidup dalam masyarakat informasi. Isu sosial berasal dari isu
etika sejalan masyarakat berharap pada diri seseorang untuk dapat melakukan
tindakan

yang

benar,

sedangkan

isu

politik

berasal

dari konflik

sosial yang pada umumnya berkaitan dengan penggunaan undang-undang


yang memberikan arahan dan panduan bagi individu atau organisasi dalam
beperilaku agar sesuai dengan tindakan yang benar. Isu etika, sosial dan
politis utama yang muncul oleh adanya informasi mencakup lima dimensi
moral diantaranya:
1. Hak dan kewajiban informasi
Berkaitan dengan perlindungan privasi seorang individu dengan tidak
mencampuri atau membatasi kebebasan individu tersebut, dengan
mencari informasi seperti data-data melalui teknologi tanpa seizin dan
sepengetahuan individu yan bersangkutan.
2. Kepemilikan hak dan kewajiban

Berkaitan dengan perlindungan kekayaan dan intelektual pribadi.


kekayaan interlektual sebagai kekayaan yang tidak berwujud yang
diciptakan oleh seorang individu atau organisasi. Dengan adanya
teknologi

informasi

interlektual

membuat

sulit

terkomputerisasi

perlindungan

terhadap

untuk

dilakukan,

karena

dapat

dengan

mudah

kekayaan

informasi

yang

menggandakan

atau mendistribusikan pada jaringan yang luas jangkauannya. Kekayaan


interlektual yang dilindungi meliputi rahasia dagang, hak cipta dan hak
paten.
3. Akuntabilitas dan pengendalian
Berkaitan dengan undang-undang privasi individu , di mana teknologi
informasi baru yang membawa tantangan bagi undang-undang liabilitas
dan dalam praktik sosial untuk menuntut tanggung jawab perorangan dan
organisasi, atas bahaya-bahaya yang terjadi dari informasi individu serta
hak-hak pribadi.
4. Kualitas sistem
Berkaitan dengan standar kualitas sistem data yang harus dipenuhi untuk
menghindari kesalahan dari sistem yang diterapkan untuk melindungi
data dalam suatu perusahaan agar tidak menyebabkan kekacauan dan
kerugian dalam bisnis.
5. Kualitas hidup
Teknologi bisa menjadi pedang bermata dua. Teknologi bisa menjadi
sumber keuntungan. Satu keuntungan besar dari system computer
kontemporer adalah kemudahan menganalisis, kemudahan mengirimkan,
dan berbagi pakai informasi digital diantara banyak orang. Namun pada
saat yang sama, kemampuan yang tangguh ini juga menciptakan peluangpeluang baru untuk berlawanan dengan hukum yang berlaku atau
merugikan orang lain. Keseimbangan antara kenyamanan dan implikasin
kebebasan pribadi dalam penggunaan teknologi m-commerce untuk
melacak pelanggan dan mengirimkan e-mail iklan yang tidak diinginkan,
merupakan salah satu isu etika yang menonjol yang ditimbulkan oleh
system informasi kontemporer.

Internet dan e-commerce memunculkan minat baru dalam hal dampak


etika dan social dari system informasi. Internet dan teknologi perusahaan
digital yang mempermudah segala pekerjaan yang berhubungan dengan
konstruksi,

integrasi,

dan

penyebaran

informasi

mengedepankan

perhatian-perhatian baru mengenai penggunaan secara tepat informasi


pelanggan, perlindungan kerahasiaan data pribadi, dan perlindungan hak
milik intelektual.
Memahami isu-isu etika dan social yang terkait dengan system
Etika adalah prinsip-prinsip mengenai kebenaran dan kekeliruan yang bisa
digunakan individu, bertindak sebagai agen-agen moral bebas, utnuk
membuat pilihan-pilihan untuk menuntun perilakunya. Teknologi informasi
dan system informasi mengangkat masalah-masalah etika baik untuk individu
maupun masyarakat karena menciptakan peluang-peluang untuk perubahan
social yang intens, sehingga mengancam kekuatan distribusi yang ada, uang,
hak-hak, dan kewajiban.
Model untuk mempelajari isu-isu etika, social dan politik
Isu-isu etika, social dan politik saling terkait erat. Dilema etika yang mungkin
anda hadapi sebagai seorang manajer biasanya tercermin dalam debat sosial
dan politik.

Kita bisa menggunakan model tersebut untuk menggambarkan dinamika yang


menghubungkan isu-isu etika, social, dan politik. Model ini juga berguna
untuk mengidentifikasi dimensi moral utama dari masyarakat informasi,
yang bisa memotong beragam level tindakan individu, social, dan politik.
Tren-tren teknologi yang mengangkat isu-isu etika
Isu-isu etika telah lama ada sebelum kehadiran teknologi informasi, isu-isu itu
merupakan perhatian yang terusa-menerus ada pada masyarakat bebas
dimanapun. Namun demikian, teknologi informasi semakin mempertinggi
perhatian atas etika, memberi tekanan pada pengaturan-pengaturan sosial
yang ada, dan membuat hukum yang telah ada menjadi kuno / tidak berlaku
secara luas atau sedikit pincang.

BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Profil OLX.co.id


OLX.co.id yang sebelumnya adalah Tokobagus.com merupakan situs online
classified terbesar di Indonesia. OLX.co.id menyediakan media yang mudah,
cepat dan gratis bagi para penjual untuk memasang iklan dan sekaligus bagi
pembeli untuk mencari beragam produk barang bekas dan barang baru untuk
kebutuhan sehari-hari. Barang yang dapat dicari mulai dari handphone,

komputer, perangkat rumah tangga, hingga mobil dan sepeda motor, rumah
dan properti, bahkan lowongan kerja dan layanan lainnya.
Sejak berdiri pada tahun 2005, kami telah meraih berbagai penghargaan,
antara lain Gold Brand Champion 2013 of Most Widely Used Brand dari
majalah MarkPlus Insight dan Marketeers, Situs e-commerce terbaik
kategori online shopping Top Brand Award 2012 dari Frontier Consulting
Group dan majalah Marketing, Situs e-commerce terbaik (The Great
Performing Website) kategori Communication, dalam Digital Marketing
Award 2012 dari majalah Marketing, dan lembaga survei independen
SurveyOne. Kemudian, pada awal Januari 2015, Berniaga.com sepakat untuk
bergabung dengan OLX.co.id dalam upaya kami untuk memberikan layanan
yang lebih baik kepada masyarakat Indonesia.
3.2 Sistem Informasi dalam kegiatan bisnis OLX.co.id
Sistem informasi merupakan dasar bagi jalannnya bisnis saat ini. Sistem
informasi menjadi penting dalam membantu jalannya perusahaan dalam
ekonomi global. Organisasi mencoba unntuk menjadi lebih kompetitif dan
efisien dengan mengubah dirinya menjadi perusahaan digital yang
menggunakan teknologi digital dalam hal proses bisnis inti, hubungan
pelanggan, pemasok, dan karyawan.
Peranan sistem informasi dalam bisnis OLX.co.id
Pemanfaatan teknologi informasi manjadi suatu keharusan yang tidak dapat
dihindarkan oleh setiap perusahaan yang ingin menempatkan dirinya pada
posisi paling depan dalam suatu industri. Terkait dengan hal ini, pengelolaan
sumber daya informasi memegang peranan yang sangat penting untuk
menunjang suksesnya sebuah bisnis.
OLX adalah situs website dalam hal jual beli online yang sudah banyak
dikenal oleh masyarakat Indonesia. Olx.co.id menyediakan media yang
mudah, cepat dan gratis bagi para penjual untuk memasang iklan dan
sekaligus bagi pembeli untuk mencari beragam produk barang bekas dan
barang baru untuk kebutuhan sehari-hari. Tempat atau ruang yang digunakan
untuk melakukan proses jual-beli di Olx adalah bersifat maya atau semu
(tidak nyata), pertemuan antara penjual dan pembeli di mediasi oleh
keberadaan perangkat komunikasi dan informasi modern, perangkat ini
berupa handphone, tablet, personal computer (PC), dan modem yang
terhubungkan dengan jaringan nirkabel. Namun dengan tempat dan ruang
bisnis yang seperti itu OLX.co.id menjadi lebih unggul karena pelanggan bisa
berbelanja dengan harga dan infomasi dengan kualitas andal 24 jam sehari.

Dengan kelancaran teknologi dan informasi saat ini, OLX.co.id optimis


mampu memuaskan pengguna situsnya dalam setiap transaksi.
Elemen perdagangan pada situs Olx.co.id
Terciptanya perdagangan antara pengguna situs Olx tidak terlepas dari
bagian atau elemen yang saling mendukung. Berikut merupakan elemen
perdagangan pada situs Olx.co.id:
Pembelian
Pembelian barang dan jasa diawali dengan proses pencarian melalui
search engine pada personal computer mengenai situs Olx oleh pengguna
jasa internet. Pengguna memilih kategori iklan dari barang dan jasa yang
akan dicari. Olx menyediakan 40 jenis kategori barang dan jasa. Setelah
menuliskan keyword pengguna memilih di daerah mana mereka
melakukan pencarian barang. Pemilihan daerah dilakukan untuk
memudahkan pengguna dalam mencari barang dan jasa pada lingkup
daerah yang tidak terlalu jauh dari tempat asal pencarian, sehingga
memudahkan untuk menjangkau letak penjual barang dan jasa.
Penjualan
Penjualan barang dan jasa hanya bisa dilakukan oleh member komunitas
online situs Olx. Penjual yang menggelar lapak iklan wajib untuk
menjadi anggota atau member dari situs Olx, syarat ini dilakukan untuk
menghindari penipuan yang dilakukan oleh pihak penjual. Member
dapat memasang iklan di situs Olx dengan cara meng-klik pasang iklan
gratis, lalu proses moderasi. Iklan yang telah dibuat tidak akan langsung
tampil pada situs Olx, namun akan melalui proses pengecekan dan
penyaringan (moderasi) terlebih dahulu. Tim support Olx memilih iklan
yang sesuai dengan peraturan umum di Olx untuk dapat ditampilkan
secepatnya.
Negosiasi
Dalam kegiatan jual beli pada situs Olx, pelaksanaan negosiasi ditujukan
untuk memperoleh kesepakatan atas kehendak pembeli dan penjual,
yaitu merundingkan masalah-masalah yang berkaitan dengan hak-hak
dan kewajiban pihak penjual dan pembeli, baik yang bersifat satu
kali transaksi maupun untuk transaksi yang berulang-ulang (terusmenerus).
Transaksi Jual-Beli
Transaksi merupakan puncak dari kegiatan jual-beli pada situs Olx.
Penjual dan pembeli sama-sama telah memperoleh apa yang diinginkan.
Terdapat beberapa cara untuk melakukan transaksi dalam jual-beli pada
situs Olx, cara tersebut berdasarkan cara pembayaran adalah :
a) Cash
b) Transfer ke rekening bank
c) Menggunakan kartu kredit

d) Barter
Pengiriman
Jasa pengiriman yang dipercaya oleh informan selaku pengguna situs Olx
antara lain Jasa kurir, Tiki, dan JNE, Elteha, Pos Indonesia. Pengiriman
barang melalui perusahaan pengiriman dilakukan apabila jarak antara
penjual dan pembeli berjauhan. Biaya untuk pengiriman barang atau jasa
bisa ditanggung oleh penjual maupun pembeli dan bisa pula ditanggung
bersama. Demi keamanan pengiriman, untuk barang elektronik biasanya
menggunakan jasa asuransi untuk menjamin keamanan barang sampai ke
tujuan pengiriman.
Komplain
Komplain terjadi ketika terdapat ketidakcocokan antara hasil kesepakatan
negosiasi dan kenyataan yang diterima oleh penjual dan pembeli pada
situs Olx. Komplain dilakukan untuk memperoleh hak yang seharusnya
diperoleh melalui kesepakatan dari negosiasi yang telah dilakukan.
3.3 E-bussiness global dan kolaborasi
E-Business adalah Penggunaan teknologi Internet untuk menghubungkan dan
memperkuat proses-proses bisnis, perdagangan elektronis (electronic
commerce atau e-commerce), dan komunikasi serta kolaborasi antara sebuah
perusahaan dengan para pelanggan, pemasok, dan mitra kerja bisnis
elektronis lainnya.

Model Bisnis OLX.co.id


Model bisnis C2C adal model yang digunakan OLX INDONESIA yang
memiliki beberapa karakteristik yang dimana antara lain :
1. Pada lingkup konsumen ke konsumen bersifat khusus karena transaksi
yang dilakukan hanya antar konsumen saja, seperti Lelang Barang.
2. Internet dijadikan sebagai sarana tukar menukar informasi tentang
produk, harga, kualitas dan pelayanannya.
3. Konsumen juga membentuk komunitas pengguna atau penggemar suatu
produk. Sehingga jika ada ketidak puasan suatu produk, maka akan
segera tersebar luas melalui komunitas tersebut.
Model bisnis e-commerce OLX.co.id
Model
bisnis
e-commerce
OLX.co.id
Indonesia
adalah
Classifieds/listing/iklan baris. Ini adalah model bisnis e-commerce paling
sederhana yang cocok digunakan di negara-negara berkembang. Dua kriteria
yang biasa diusung model bisnis ini:
Website yang bersangkutan tidak memfasilitasi kegiatan transaksi online
Penjual individual dapat menjual barang kapan saja, dimana saja secara
gratis.

Pelaksanaan Aktivitas bisnis OLX.co.id


Situs www.olx.co.id adalah situs yang dioperasikan dan dimiliki oleh
OLX.co.id, suatu perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum Republik
Indonesia, serta tunduk terhadap hukum Republik Indonesia. Setiap
pertanyaan mengenai OLX.co.id atau situs web OLX.co.id dapat dikirim ke
info@olx.co.id.
Akses ke situs www.olx.co.id tersedia untuk umum. Namun, OLX.co.id
berhak menarik dan / atau mengubah layanan yang disediakan tanpa
pemberitahuan terlebih dahulu. Dari waktu ke waktu, OLX.co.id dapat
membatasi akses ke beberapa bagian dari situs dan / atau keseluruhan dari
situs www.olx.co.id kepada Pengguna. Apabila Pengguna memilih atau diberi
kode identifikasi pengguna, password atau bagian informasi lainnya sebagai
bagian dari prosedur keamanan OLX.co.id, maka Pengguna wajib menjaga
kerahasiaan informasi tersebut dan tidak diperbolehkan mengungkapkannya
kepada pihak ketiga. OLX.co.id berhak mematikan fungsi kode identifikasi
pengguna atau password, terlepas apakah dipilih oleh Pengguna atau
ditentukan oleh OLX.co.id dalam keadaan apapun dan dalam waktu
kapanpun.
Sewaktu menggunakan situs www.olx.co.id, Pengguna wajib mematuhi
ketentuan kebijakan penggunaan yang diterima dan disetujui dari OLX.co.id.
Pengguna bertanggung jawab melaksanakan semua pengaturan yang
diperlukan guna mengakses ke situs www.olx.co.id. Pengguna bertanggung
jawab memastikan bahwa semua orang yang mengakses situs OLX.co.id
melalui hubungan internet milik Pengguna, mengetahui Syarat & Ketentuan
Layanan ini dan mematuhinya.
Alur komunikasi pelanggan OLX.co.id

Kolaborasi yang dilakukan OLX.co.id


Pada tanggal 20 Mei 2014 Tokobagus.com secara resmi berganti nama
menjadi OLX.co.id. OLX merupakan merk e-commerce global. OLX saat ini
dimiliki oleh Naspers sebagai investor dengan saham terbesar dengan
sokongan dana sekitar $40 juta. Nasper sendiri mengatakan sejak awal
bergabung dengan OLX akan melakukan langkah akuisisi beberapa situs jual
beli yang terdapat di dalamnya. Naspers melalui OLX masuk ke Indonesia
pada tahun 2010 dan menjadi investor yang mendukung sukses Tokobagus.
Setelah Tokobagus kini sukses sebagai marketplace terbesar di Indonesia,
Naspers mengakuisisi Tokobagus untuk menguatkan brand OLX.co.id.
Efektif per tanggal 14 Januari 2015, layanan pasang iklan di Berniaga.com
bergabung dengan OLX.co.id. Setelah joint venture ini, perusahaan akan
tetap menggunakan nama/merek OLX serta platform teknologi OLX,
sementara situs, aplikasi, dan pengguna Berniaga akan dipindahkan ke
platform OLX setelah semua proses persetujuan selesai dilakukan. Sampai
semua proses ini selesai, bisnis akan berjalan normal seperti biasa.
3.4 Sistem informasi, organisasi, dan strategi
Sistem informasi dan organisasi memengaruhi satu sama lain. Sistem
informasi dibangun oleh manajer untuk melayani kepemtingan perusahaan.
Pada saat yang bersamaan, organisasi harus waspad dan terbuka terhadap
pengaruh sistem Iformasi untuk mendapatkan manfaat dari teknologi tersebut.
Bagaimana sistem informasi mempengaruhi bisnis OLX.co.id
Sistem informasi tentunya diharapkan mampu membantu kegiatan bisnis
suatu usaha. Sitem informasi yang diterapkan oleh OLX.co.id terbukti
mampu memuaskan pelanggan karena telah menerapkan User Interface yang
baik dalam memberikan kemudahan akses kepada pengguna. Selain itu,
olx.co.id menyediakan fasilitas search untuk memudahkan pengguna dalam
mencari dan menemukan informasi yang dibutuhkan. Pengguna juga tidak
perlu repot-repot dalam memasukkan keyword dalam fasilitas search ini.
Karena ketika pengguna hanya dengan mengetikkan beberapa huruf saja dan
belum menyelesaikan keyword sepenuhnya, fasilitas ini mampu menampilkan
keyword yang dimaksud secara otomatis. Dengan memberikan opsi keyword
yang terkait pencarian informasi dapat lebih cepat dan efisien. Dengan
keseluruhan kemudahan yang didapat, terbukti bahwa sistem informasi sangat
mempengaruhi kelancaran aktivitas bisnis OLX.co.id.
Model Daya Kompetitif Portel pada bisnis OLX.co.id
Kepemimpinan Harga Rendah
Sistem informasi digunakan untuk mencapai biaya operasional terendah dan
harga terendah. OLX.co.id terus menjaga harga yang stabil dan rata-rata di isi
dengan baik menggunakan sistem pengisian kembali persediaan.

Diferensiasi Produk
Sistem informasi digunakan untuk memungkinkan adanya produk dan jasa
baru, atau mengubah kenyamanan pelanggan dalam menggunakan produk
dan jasa anda yang telah ada. Joint venture yang dilakukan oleh berniaga.com
telah memberikan lebih banyak variasi produk yang dibutuhkan dan dicari
pengguna situs tersebut. Selain itu, kerja sama dengan jasa pengiriman seperti
Tiki dan JNE membantu kelancaran pengiriman dalam transaksi jual-beli
barang.
Berfokus Pada Peluang Pasar
Sistem informasi digunakan untuk memungkinkan fokus pasar khusus, dan
layani pasar sasaran lebih baik dari pesaing. Sistem informasi OLX.co.id
mendukung strategi ini dengan memproduksi dan menganalisis data untuk
penjualan dan teknik pemasaran yang baik.
Menguatkan keakraban pelanggan dan pemasok
Kepuasan atau ketidakpuasan pelanggan merupakan konsep utama marketing
dan sistem informasi. OLX.co.id sangat mengutamakan privasi konsumen
seperti yang di jelaskan dalam kebijakan privasi yang di terpakan pada
situsnya, dimana setiap data konsumen akan dijaga kerahasianya. Konsumen
juga memeiliki hak untuk meminta kepada OLX.co.id untuk tidak memroses
data pribadinya untuk tujuan pemasaran. OLX.co.id biasanya akan
memberitahu konsumen (sebelum mengumpulkan data konsumen) apabila
bermaksud menggunakan data konsumen untuk tujuan tersebut atau apabila
OLX.co.id bermaksud mengungkapkan informasi konsumen kepada pihak
ketiga untuk tujuan tersebut. Konsumen dapat menggunakan hak untuk
mencegah pemrosesan tersebut dengan menghubungi layanan info yang
tersedia di situs OLX.co.id.
3.5 Isu Sosial dan Etika dalam Sistem Informasi

BAB IV
SIMPULAN DAN SARAN
4.1 Simpulan
Sistem informasi Manajemen merupakan suatu sistem yang diciptakan untuk
melaksanakan pengolahan data yang akan dimanfaatkan oleh suatu
organisasi. Pemanfaatan data disini dapat berarti penunjang pada tugas-tugas
rutin, evaluasi terhadap prestasi organisasi, atau untuk pengambilan
keputusan oleh organisasi tersebut.
Dengan menggunakan e-bisnis, maka memungkinkan tidak perlu keberadaan
kantor secara fisik sebab hanya akan tampil di internet dalam sebuah website.
Pihak yang terkait hanya membutuhkan layanan web sebagai perantara dan
membuat kerja sama dengan bank dan juga pelanggan. Hampir semua bisa
dilakukan dengan menggunakan internet sebagai medianya. Kecuali proses
produksi barang fisik dan proses pengirimannya. Kecuali barang yang dijual
merupakan berupa data.
Pasang iklan gratis adalah salah satu layanan yang disediakan oleh OLX
Indonesia untuk para penjual. Dalam melakukan transaksi di OLX Indonesia,
baik jual ataupun beli, juga tidak dikenakan biaya. Tidak hanya itu, OLX
Indonesia juga dapat menjadi search engine yang friendly karena bukan
hanya pengunjung situs yang dapat menemukan iklan yang dipublikasikan,
tetapi juga orang-orang yang mencari produk dan jasa melalui search engine
seperti Google juga akan menemukan iklan tersebut.
4.2 Saran
Disarankan kepada penulis selanjutnya agar membahas lebih rinci mengenai
alur komunikasi OLX.co.id dengan situs search engine yang lain yang dapat
membantu optimalisasi kerja OLX.co.id.