Anda di halaman 1dari 9

RANCANGAN BISNIS

Merintis Wirausaha Baru Melalui Penggemukan Sapi Potong yang Prospektif

Diusulkan oleh :
Ahmad Najib Yakini (135080500111077)

UNIVERSITAS BRAWIJAYA
MALANG

RANCANGAN BISNIS
A. JUDUL PROGAM
Merintis Wirausaha Baru Melalui Penggemukan Sapi Potong yang Prospektif
B. LATAR BELAKANG MASALAH
Usaha penggemukan sapi di Indonesia saat ini sangat berkembang dilihat
dengan semakin banyaknya masyarakat maupun daerah yang mengusahakan
penggemukan sapi. Hal ini disebabkan oleh peningkatan jumlah penduduk yang diikuti
peningkatan penghasilan per kapita menjadikan masyarakat semakin menyadari arti gizi
yang menyebabkan pergeseran pola makan masyarakat dari mengkonsumsi kabrohidrat
ke protein (hewani), berupa daging, telur dan susu. Sapi memberikan peran yang sangat
besar (khususnya ternak ruminansia) dalam memproduksi bahan makanan protein
hewani yang dibutuhkan bagi peningkatan mutu sumber daya manusia, namun besarnya
biaya dalam pakan sangat dirasakan oleh peternak serta lahan penanaman hijauan terus
mengalami penurunan. Untuk mendukung produksi sapi harus diupayakan mencari
pakan alternatif yang potensial, murah dan mudah didapat serta selalu tersedia.
Sistem pemeliharaan ternak sapi di Indonesia pada umumnya adalah
tradisional, dimana pemberian pakan tergantung pada hijauan tanaman pakan ternak
yang tersedia di alam dengan sedikit atau tidak ada pakan tambahan. (Ahmadi dan
Simanjuntak, 2003). Hal ini akan menyebabkan produksi sapi rendah. Salah satu untuk
mengatasinya adalah dengan memperbaiki kualitas pakan, namun pakan komersil yang
berkualitas harganya relatif mahal, disamping itu penggunaan pakan komersil tidak
selalu menjamin penambahan pendapatan dari usaha penggemukan tersebut. Maka
untuk itu perlu dicari bahan pakan yang relatif murah dan mengandung nilai nutrisi
yang baik serta mudah diperoleh.

C. PERUMUSAN MASALAH
Rumusan Masalah dalam Rancangan bisnis ini adalah:
1. Bagaimana mengawali kegiatan wirausaha baru menggemukkan sapi potong
2. Bagaimana Analisa Bisnis Penggemukan Sapi Potong.
D. TUJUAN PROGAM
Tujuan dari Rancangan Bisnis ini adalah:
1. Merintis wirausaha baru yang inovatif melalui usaha penggemukan sapit
potong.
2. Dapat menunjukkan bahwa bisnis ini sangat Feasible untuk dijalankan
mengingat besarnya potensi dari bisnis ini..
E. LUARAN YANG DIHARAPKAN
Sedangkan Luaran yang dapat diperoleh dalam jangka panjang adalah:
1. Terwujudnya ketrampilan berwirausaha bagi mahasiswa, sehingga mahasiswa
dapat memberikan kontribusi nyata untuk mengurangi pengangguran dengan
menyerap tenaga kerja melalui usaha penggemukan sapi potong.
2. Terbentuknya swasembada bahan pangan.
3. Terciptanya masyarakat yang sehat dengan mengkonsumsi daging.
4. Terbentuknya kepedulian mahasiswa serta masyarakat terutama dalam upaya
pelestarian dan eksplorasi sumber daya bahan pangan.
F. KEGUNAAN
1. Meransang kreativitas dan daya inovasi mahasiswa untuk menghasilkan produk
innovatif yang bermanfaat
2. Membuka wawasan mahasiswa dan meningkatkan keterampilan dalam
berwirausaha sehingga mampu mengadapi pesaingan bebas dengan cara menjadi
entrepreneur muda indonesia.
3. Membantu memberikan kontribusi positif bagi pemerintah dalam usaha
swasembada pangan yang seimbang antara ekonomis-sustainable

4. Memberikan stimulus untuk menciptakan lapangan pekerjaan secara mandiri


terutama bagi masyarakat sekitar.
G. GAMBARAN UMUM USAHA
1.

Lokasi
Bertitik tolak dari potensi pembibitan/penggemukan sapi yang masih cukup

besar, saya berencanakan untuk mendirikan peternakan sapi terpadu di Desa


Banjardowo Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang. Lokasi tersebut cukup strategis
karena :
Tersedia lahan seluas 4Ha milik Pribadi.
Tersedia lahan pakan (jagung, rumput,padi dll)
Luas lahan yang ada cukup memadai, baik untuk kandang tertutup maupun terbuka
(koloni dan individu)
Iklim dan cuaca sangat mendukung untuk pertumbuhan pembibitan sapi maupun
penggemukan sapi.
Sumber air bersih tersedia cukup banyak
Tenaga kerja berpengalaman mudah didapat.
Akses jalan menuju lokasi sudah tersedia.
Tidak terjadi polusi baru karena berada di alam terbuka dan jauh dari pemukiman
penduduk serta tersedia fasilitas drainase yang memadai.
Daya tampung sapi (kapasitas) = 450 ekor sapi.
Pendirian peternakan sapi mendapat dukungan penuh dari masyarakat sekitar dan
pemerintah daerah.
Akses ke lokasi peternakan sapi dapat ditempuh dari arah Selatan yaitu dari Perak
Jombang, dari arah Timur yaitu dari Kota Jombang, dan dari arah Utara yaitu dari
Ploso Jombang, sehingga pasokan sapi bakalan yang akan masuk ke peternakan
dan distribusi sapi (yang telah digemukan) sangat didukung oleh sarana jalan yang
memadai.

2.

Pakan

Usaha peternakan sapi yang akan dijalankan, diproyeksikan harus mampu


menyediakan pakan yang cukup bagi ternaknya, baik yang berasal dari pakan
hijauan maupun pakan konsentrat.
Pakan hijauan berasal dari rumput, leguminosa, sisa hasil pertanian dan dedaunan
yang mempunyai kadar serat yang relatif tinggi dan kadar energi rendah. Kualitas
pakan hijauan tergantung umur pemotongan (bahan), palatabilitas dan ada
tidaknya zat toksik (beracun) dan anti nutrisi (purporium purpoides, penestrasi
purporium, Brachiaria decumbien, African Stergrands dll.
Pakan konsentrat yaitu pakan dengan kadar serat rendah dan kadar energi tinggi,
tidak terkontaminasi mikroba, penyakit, stimulant pertumbuhan, hormone, bahan
kimia, obat-obatan, mycotoxin melebihi tingkat yang dapat diterima oleh negara
pengimpor. Untuk itu kami akan membuat dan mencampur sendiri dari bahan
yang terpilih seperti pavor, bungkil, kedelai, jagung dll.
Air minum disediakan tidak terbatas (ad libitum)
Areal yang disediakan untuk lahan penanaman rumput gajah dan rumput lainnya,
adalah seluas 10.000 M2. Yang diperhitungkan berproduksi sebanyak 70 100 ton
per hektar.
3.

Tenaga Kerja

Tenaga kerja yang dipekerjakan harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:


1. Sehat Jasmani dan rohani
2. Tidak memiliki luka terbuka
3. Jumlah tenaga kerja sesuai kebutuhan
4. Telah mendapat pelatihan teknis pembibitan sapi potong.

3.

Aspek Keuangan
Pembahasan mengenai aspek keuangan ini diprioritaskan kepada aspek budidaya

pembibitan/penggemukan. Dalam menentukan layak tidaknya suatu usaha, perlu diuji


dengan beberapa analisis yang sering digunakan. Oleh karena itu perlu dikaji, apakah
usaha pembibitan/penggemukan sapi tersebut layak untuk dikembangkan dengan
catatan bahwa usaha tersebut menggunakan sapi bakalan yang mempunyai berat badan
5

rata-rata 400 kg. Parameter teknis yang digunakan dalam menentukan hasil
pembibitan/penggemukan sesuai dengan asumsi dasar yang disajikan dalam tabel
dibawah ini.
No Keterangan
1
Periode
Penggemukan
2

Pengadaan Sapi

Tenaga Kerja

Lahan

Penggemukan Sapi

Pakan

Obat - obatan

Satuan
Hari
Bulan
Dalan Kali

Jumlah
180
6
2

a
b
c

Hari Kerja
Bulan
Frekuensi

a
b
c

Setahun
Sapi Yang Dibutuhkan 6 Bulan
Sapi Yang Dibutuhkan 1 Tahun
Rata Rata Bobot kg

450
900
400

d
a
b
c
d
e
a

Sapi
Harga Sapi
Manajemen
Bagian Administrasi
Bagian Lapangan
Gaji Administrasi
Gaji Lapangan
Lahan
Yang

Rp
Orang
Orang
Orang
Bulan/Orang
Bulang/Orang
Ha

15 Jutaan
1
2
45
1.500.000
1.000.000
5

b
a
b
c
a
b
c
d

Dibutuhkan
Harga Lahan
Pertambahan Bobot
Pertambahan Bobot
Harga Jual
Konsumsi Rumput
Biaya Rumput
Konsumsi Konsentrat
Harga Konsentrat

Rp
Kg/hari
Kg/ 6 bulan
Rp
Kg/hari/ekor
Rp/hari/ekor
Kg/hari/ekor
Rp/hari/ekor
Rp/ekor

3.350.000.000
1.0 kg
180 kg
24.000.000
8
100
2
1.500
6.000

H. NAMA DAN BIODATA


1. Pelaksana Kegiatan:
a. Nama Lengkap

: Ahmad Najib Yakini

b. NIM

: 135080500111077

c. Fakultas/Progam Studi

: FPIK/BUDIDAYA PERAIRAN

d. Perguruan Tinggi

: Universitas Brawijaya

e. Waktu Untuk Kegiatan

: 6 Bulan

I. NAMA DAN BIODATA DOSEN PEMBIMBING


1. Nama Lengkap dan Gelar

: Dr. Ir. Agus Tjahjono, MS

2. NIP

: 196308201988021001

3. Jabatan Fungsional

: Lektor

4. Jabatan Struktural

:-

5. Fakultas/Progam Studi

: FPIK / Sosial Ekonomi Perikanan

6. Perguruan Tinggi

: Universitas Brawijaya

7. Bidang Keahlian

: Manajemen Agribisnis Perikanan

Business Plan Merintis Wirausaha Baru Melalui Penggemukan Sapi Potong yang
Prospektif

Nama usaha

: CV. Maju Jaya

Pemilik usaha : Ahmad Najib Yakini.


Lokasi usaha : Banjardowo Jombang .

Besar Modal : Rp.10,000,000,000.00


Asal Modal

: Dana Pribadi dan dana Lain.

Jenis usaha

: Penggemukan Sapi

Produk Utama : Sapi siap potong


Target pasar

:Suplai kebutuhan pasar, perusahaan pengolahan daging sapi.

Kapasitas produksi /hari :


450 kg/hari = 13500 kg /bulan = 81000 kg/6 bulan.
Pemasaran

Dengan melalui relasi yang telah terbentuk.


Analisis SWOT:
1. Strength

2. Weekness

Jaringan pemasaran kuat.

Mendapat dukungan pemerintah dengan program swasembada

Mudah mencari sapi bakalan di Jawa Timur.

Banyak Pesaing

Modal sangat besar

Jumlah tenaga produksi terbatas.

panen hanya terjadi 2 kali dalam setahun.

Dapat dengan mudah memasuki target pasar, karena kebutuhan akan

3. Opportunity:

daging sapi yang tinggi.

Harga daging sapi yang bersaing dengan harga daging dari


perusahaan besar.

4. Threath

:
8

Timbul usaha yang sejenis dengan tingkat inovasi yang lebih baik.

Jaringan pemasaran yang belum luas