Anda di halaman 1dari 5

Role play

Karu

: Selamat pagi Ns. Ayu, seperti yang kita rencanakan kemarin hari ini kita akan
melakukan supervisi, apakah Ns. Ayu ada waktu?

PP

: Baik Ns. Kebetulan pagi ini semua tugas sudah saya kerjakan. Dimana kita akan
adakan supervisi tersebut Ns?

Karu

: Bagaimana kalau kita adakan di Nurse Station saja. Apakah Ns. Ayu setuju?

PP

: Baik Ns. Saya setuju.

Menuju ke ruang Nurse Station ..


Karu

: Baik Ns. Ayu, kita sudah berada di Nurse station. Bisa dimulai supervisi kali ini?

PP

: Bisa Ns. Silakan dimulai.

Karu

: Baik sebelum supervisi kali ini dimulai, mari kita berdoa sejenak agar supervisi
kali ini berjalan dan mencapai tujuan yang diharapkan. Berdoa dimulai.... Berdoa
selesai.

Karu

: Baik saya buka dengan panganjali umat Om Swastiastu. Baik Ns. Ayu, kali ini
masalah yang akan dibahas adalah mengenai penulisan doku mentasi pasien.
Disini saya lihat bahwa penulisan dokumentasi yang Ns. buat ada beberapa
kekeliruan. Kira-kira apa Ns. Ayu mengetahui kekeliruan tersebut?

PP

: Mohon maaf Ns. Jujur saya belum mengetahui kesalahan yang saya buat. Karena
dokumentasi yang saya buat tersebut sudah sering saya lakukan selama saya
menjadi perawat primer.

Karu

: Iya, Ns. Ayu saya mengerti. Dokumentasi yang anda buat memang sudah baik.
Hanya saja, agar kekeliruan tersebut tidak berlarut-larut, ada beberapa hal dari
dokumentasi yang tersebut yang perlu saya koreksi.

PP

: Baik Ns. Apa saja yang perlu dikoreksi kalau boleh tahu?

Karu

: Kalau begitu saya jabarkan satu persatu. Pertama, pada penulisan SOAP, pada
bagian O yaitu Objektif, anda menuliskan sebagai berikut. Suhu badan pasien
normal. Itu kurang relevan harusnya ditulis berapa suhu pasien sekarang setelah
pengukuran. Kemudian segala hasil lab yang diperlukan dan tercantum dalam
outcome pada askep. Ditulis pada hasil dokumentasi agar bisa ditentukan apakah
intervensi yang anda lakukan sudah mencapai outcome atau tujuan yang anda
tentukan.

PP

: Oh seperti itu ya Ners. Baik saya mengerti. Apakah ada hal lain Ners yang
dikoreksi.

Karu

: Satu hal lagi Ners Ayu, pada outcome yang anda tentukan disini, anda mengatakan
bahwa skala nyeri pasien setelah dilakukan perawatan 3 x 24 jam adalah 3.
Kemudian pada dokumentasi bagian O yaitu Objektif anda menulis skala nyeri
pasien saat ini adalah 5. Tetapi, pada A atau Assesment anda menulis Tujuan
tercapai seluruhnya. Tentu saja itu kurang tepat. Harusnya anda menulis Tujuan
tercapai sebagian karena masih ada outcome yang belum tercapai. Kemudian
pada P atau Planning ditulis tindakan yang akan dilakukan selanjutnya. Apakah itu
melanjutkan interversi atau melakukan intervensi yang lain. Bagaimana bisa
dimengerti?

PP

: Baik Ners. Saya mengerti. Terima kasih atas penjelasannya. Saya menjadi banyak
belajar bagaimana menulis dokumentasi dengan baik. Selanjutnya akan saya
terapkan hal tersebut.

Karu

: Baik Ners Ayu. Saya juga senang bisa berbagi semoga kita bisa menjadi perawat
yang lebih profesional. Untuk mengakhiri supervisi kali ini mari kita berdoa
semoga bisa membawa manfaat untuk kita semua. Berdoa mulai..... Berdoa
selesai.
Saya tutup dengan parama santhi Om Santhi Santhi Santhi Om

Di Ruangan Pasien, Perawat Dian sedang melakukan terapi water tepid sponge pada pasien
Tn. Agus. Pada saat bersamaan, Ns. Ayu sebagai perawat primer sedang melakukan
pengawasan tindakan. Dalam pengamatan, Perawat Dian tidak melakukan tindakan yang
sesuai yaitu memberikan kompres di bagian dahi.
Dian

Baik bapak Agus, saya sudah selesai melakukan kompresnya. Bagaimana


perasaannya pak?

Agus

Sudah mendingan suster. Tapi masih merasa kurang nyaman karena masih
sakit

Dian

dibagian perut.

Baik pak, nanti lagi 30 menit saya akan datang kembali untuk megukur suhu
tubuh bapak. 10 menit lagi, Perawat Anom nanti akan datang untuk
memberikan tindakan relaksasi untuk mengurangi rasa sakit bapak.

Agus

Baik sus. Apa saya tidak diberikan obat untuk menurunkan panas dan rasa sakit
karena saya merasa tidak nyaman.

Dian

Obatnya sudah diberikan oleh Perawat Anom jam 8 pagi. Nanti akan diberikan
lagi sesuai jadwal yaitu jam 4 sore.

Agus

Iya sus. Terimakasih.

Dian

Iya sama-sama pak. Ada yang ingin bapak tanyakan lagi?

Agus

Tidak suster.

Dian

Baik kalau begitu saya akan kembali ke nurse station. Bila bapak ada keluhan,
bisa

cari saya ke nurse station. Permisi pak.

10 menit kemudian perawat Anom datang ke ruang rawat tuan Agus untuk melakukan teknik
relaksasi nafas dalam. Pada saat melakukan tindakan perawat Ayu melihat bahwa perawat
Anom tidak sesuai dalam melakukan tindakan.
Anom

Baik bapak, masih terasa sakitnya bapak sekarang?

Agus

Masih pak, masih sakit seperti tadi

Anom

Baik bapak, kita akan gunakan teknik nafas dalam untuk mengurangi sakitnya

ya pak. Nanti bapak tarik nafasnya itu tarik dari hidung dan dikeluarkannya lewat mulut ya
pak. Sebelum dihembuskan lewat mulut, bapak tahan 5 detik saja. Dan ini diulangi ya pak
hingga merasa nyaman ( tanpa memberikan contoh )
Agus

Baiklah pak, akan saya coba

Anom

Baik bapak silahkan dilakukan sekarang Bapak, tarik nafas sendiri agar rasa

sakit bapak berkurang. Kemudian nanti melakukannya sebanyak 3 kali pengulangan.

Agus

(menarik nafas)

Anom

Bagaimana pak perasaannya setelah melakukan teknik tersebut? Apakah

sudah mendingan pak?


Agus

Masih pak, masih sakit rasanya pak

Anom

Nanti teknik ini bisa diulang beberapa kali sampai bapak merasa nyaman.
Sekarang saya akan melakukan perawatan pada pasien lain ya pak.

Agus

Iya pak. Terima kasih

Anom

Baik sebelum saya ke ruang pasien lain, apakah bapak ada yang ingin
ditanyakan?

Agus

Tidak pak

Di nurse station pada saat perawat Dian dan Anom sedang berbincang- bincang....
Perawat primer ayu

: bu dian dan pak anom sedang sibuk ya?

Perawat dian dan anom: tidak bu....


Perawat primer ayu

bu

dian

dan

pak

anom

sekarang

saya

akan

melakukan

supervisi.apakah bu dian dan pak anom sudah siap sekarang?


Dian

saya siap bu.

Anom

saya juga siap bu.

Perawat primer ayu

: bapak,ibu disini saya akan melakukan supervisi mengenai tindakan

yang pak anom dan bu dian lakukan pada pasien Tn agus.


Dian,anom

Perawat primer ayu

baik bu.
: yang pertama saya akan mensupervisi tindakan dari bu dian yang telah

melakukan WTS pada pasien Tn agus. Pengamatan saya tadi,saya lihat ibu melakukan
pengompresan di bagian dahi ya bu? Ibu tidak membaca SOP ya bu? kenapa melakukan
kompresnya disana?
Dian

iya bu maaf,saya masih terbiasa untuk melakukan kompres pada dahi sehingga

saya lupa prosedur yang ada di rumah sakit ini.saya tidak akan mengulangi tindakan tersebut
dan membaca SOPnya dengan teliti lagi bu.
Perawat primer ayu: iya bu sudah seharusnya begitu.bu dian harus memperhatikan tindakantindakan yang ibu lakukan pada pasien.jangan sampai nantinya pasien komplain dengan
tindakan yang ibu lakukan.
Dian

baik bu saya minta maaf.

Perawat primer ayu: sekarang saya akan mensupervisi perawat anom.tadi saya lihat bapak
melakukan tindakan relaksasi nafas dalam ya pada pasien Tn agus? Bagaimana pak sudah
benar rasanya mengajarkan tehnik tersebut pada pasien?

Anom :

iza bu saya melakukan relaksasi nafas dalam tadi pada pasien Tn agus.saya rasa

sudah benar bu melakukan tindakannya,namun tadi Tn agus masih merasakan sakit dan saya
sudah KIE pasien untuk melakukan relaksasi nafas dalam kembali.
Perawat primer ayu: tentu pasien pasti merasa nyerinza tidak berkurang pak.bapak tadi tidak
memberikan contoh bagaimana melakukan tehnik relaksasi dengan benar.kalau bapak terus
seperti ini pada pasiennya, pasien akan tetap bertahan dengan penyakitnnya.tolong ya
pak,pelajari lagi SOPnya dengan teliti.jangan seperti itu lagi pak ya.
Anom

iya bu,untuk lain kali saya akan lebih teliti lagi melakukan tindakan.saya
sedang banyak pikiran bu untuk itu saya tidak focus.

Perawat primer ayu: iya pak saya mengerti,setiap orang pasti punya masalah masingmasing,namun jangan sampai bapak membahayakan atau mengesampingkan profesi bapak
karena masalah tersebut.ini bukan hanya untuk bapak anom,,namun bagi perawat
semua.karena tindakan dan pelayanan yang diberikan berpengaruh pada mutu pelayanan
rumah sakit.
Anom

baik bu saya minta maaf dan terima kasih bu sudah mengingatkan.


Perawat primer ayu: iya sama.-sama pak.baik bapak dan ibu sekalian,kegiatan
supervise kali ini sudah selesai dan saya berharap kesalahan-kesalahan yang
sudah dilakukan tidak terulang kembali.

Dian,anom : iya bu
Perawat primer ayu: baik bapak dan ibu sekarang boleh kembali bertugas.terima kasih atas
kesediaannya meluangkan waktu hari ini.selamat siang.
Dian,anom: selamat siang bu