Anda di halaman 1dari 4

Miniatur Circuit Breaker atau MCB

Apa MCB?
Saat ini kita lebih umum menggunakan miniatur circuit breaker atau MCB di jaringan listrik
tegangan rendah dibandingkan dengan fuse.
MCB memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan fuse.
1. Secara otomatis mematikan sirkuit listrik selama kondisi abnormal dari jaringan yang
menandakan dalam keadaaan beban lebih

serta kondisi rusak. Fuse tidak merasakan tapi

miniatur circuit breaker melakukannya dengan cara yang lebih diandalkan. MCB jauh lebih
sensitif terhadap arus lebih daripada fuse.
2. Keuntungan lain adalah, MCB akan mengoperasikan saklar pada posisi off selama trip, zona
rusak dari rangkaian listrik dengan mudah dapat diidentifikasi. Tapi dalam kasus fuse, kawat fuse
harus diperiksa dengan membuka fuse dari dasar fuse, untuk mengkonfirmasikan keadaan kawat
fuse.
3. Perbaikan cepat dari supply tidak dapat mungkin dalam kasus fuse karena kawat fuse harus
diganti untuk memulihkan supply. Tapi dalam kasus MCB, perbaikan cepat dapat dimungkin
dengan hanya mengubah posisi saklar pada operasi.
4. Penanganan MCB lebih aman daripada fuse.
Karena lebih banyak keuntungan MCB daripada fuse, pada saat modern ini untuk jaringan listrik
tegangan rendah, miniatur circuit breaker lebih banyak digunakan sebagai penggani fuse.
Satu kelemahan dari MCB daripada sekering yaitu bahwa sistem ini lebih mahal daripada
menggunakan fuse.

Prinsip Kerja Miniature Circuit Breaker


Ada dua pengaturan operasi pada miniatur circuit breaker. Pertamama karena efek termal arus
lebih dan lainnya karena efek elektromagnetik dari arus lebih. Operasi termal pada miniatur
pemutus sirkuit diperoleh dengan strip bimetal setiap kali arus lebih terus menerus mengalir
melawati MCB, strip bimetal akan panas dan melengkung. Pelengkungan strip bimetal akan
melepaskan kait mekanik. Karena kait mekanik ini melekat dengan mekanisme operasi, hal
tersebut menyebabkan membukanya kontak pada miniatur circuit breaker. Tetapi selama kondisi
hubung singkat, kenaikan arus secara tiba-tiba, menyebabkan perpindahan elektromekanis dari
plunger tersebut memutuskan koil atau solenoid dari MCB. Keadaan tersebut segera mentripkan
tuas akibat melepasnya kait mekanik dan membuka kontak pada miniature circuit breaker. Ini
merupakan penjelasan sederhana dari prinsip kerja miniatur sirkuit pemutus.
Konstruksi Miniatur Circuit Breaker
Konstruksi MCB sangat sederhana, kuat dan bebas perawatan. Umumnya MCB tidak diperbaiki
atau dipertahankan, hanya diganti dengan yang baru ketika diperlukan. Sebuah MCB biasanya
memiliki tiga bagian utama dalam konstrukisnya
Kerangka Miniature Circuit Breaker
Kerangka MCB adalah kaku, kuat, terisolasi dengan komponen lainnya yang terpasang.

Mekanisme operasi dari Miniature Circuit Breaker


Mekanisme operasi MCB dapat dilakukan secara manual dalam membuka dan menutup operasi
miniatur circuit breaker. MCB memiliki tiga posisi "ON", "OFF", dan "TRIP". Saklar kait luar
dapat di "TRIP" posisi, jika MCB yang trip pada saat arus lebih. Ketika secara manual
mematikan MCB , saklar kait akan di posisi "OFF". Dalam kondisi MCB close, saklar
diposisikan di "ON". Dengan mengamati posisi saklar kait satu dapat mengetahui kondisi MCB
apakah itu close, trip atau dimatikan secara manual.
Bagian Trip dari Miniature Circuit Breaker
Bagian trip adalah bagian utama, bertanggung jawab untuk kerja miniatur circuit breaker. Dua
jenis utama dari mekanisme trip yang terdapat

di MCB. Sebuah bimetal memberikan

perlindungan terhadap arus beban lebih dan elektromagnet memberikan perlindungan terhadap
arus hubung singkat.
Pengoperasian Miniature Circuit Breaker
Ada tiga mekanisme yang disediakan dalam sebuah MCB untuk membuatnya off. Jika kita
cermat mengamati gambar disamping, kita akan menemukan komponen utama satu bi - logam
strip, satu trip coil dan satu tuas operasi on-off. Jalur pembawa arus listrik MCB ditampilkan
dalam gambar seperti berikut. Pertama sisi kiri power terminal - kemudian bimetal Strip kemudian current coil atau trip coil- kemudian moving contact kemudian fixed contact dan terakhir power terminal disebelah sisi kanan. Semua diatur dalam seri.

Jika rangkaian dalam keadaan beban lebih untuk waktu yang lama, bi - metal strip menjadi lebih
panas dan berubah bentuk. Perubahan bentuk bi -metal strip ini menyebabkan, perpindahan latch
point. Moving contact dari MCB diatur dari tekanan pegas , dengan latch point ini, bahwa akibat
perpindahan kecil dari kait , melepaskan pegas dan membuat moving contact bergerak untuk
membuka MCB. Curret coil atau trip coil ditempatkan sedemikian rupa, sehingga selama
gangguan hubung singkat, mmf koil tersebut menyebabkan plunger MCB mengenai latch point
dan membuat kait berpindah. Oleh karena itu MCB akan open dengan cara yang sama. Ketika
tuas dari MCB dioperasikan dengan tangan, itu berarti ketika kita membuat MCB di posisi off
secara manual, latch point yang sama berpindah sebagai akibat dari moving kontak dipisahkan
dari fixed contact dengan cara yang sama. Jadi, apa pun mekanisme operasi, yang berarti,
mungkin karena perubahan bentuk bi -metal strip, karena peningkatan mmf current coil atau
mungkin karena operasi manual, sebenarnya latch point berpindah dan pegas terlepas, yang
akhirnya bertanggung jawab untuk pergerakan dari moving contact. Ketika moving contact
dipisahkan dari fixed contact ada kemungkinan terjadinya

busur dengan kesempatan yang

tinggi. Busur ini kemudian naik melalui arc runner dan masuk ke arc splitter dan akhirnya
padam. Ketika kita mengONkan MCB, kita benar-benar me-reset perpindahan kait ke posisi
sebelumnya dan membuat MCB siap untuk memutuskan kembali atau operasi trip.