Anda di halaman 1dari 51

OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI

MANAJEMEN PENDIDIKAN (SIMP)


PADA SMK NEGERI 2 BAWANG
KABUPATEN BANJARNEGARA
Makalah Tugas Kelompok
Mata Kuliah Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
Dosen Pengampu: Dr. I Made Sudana, M.Pd.

Oleh:
Kelompok I
Agus Saefudin
Syahriyati

/ 0102514057
/ 0102514040

PROGRAM PASCASARJANA
PROGRAM STUDI MANAJEMEN PENDIDIKAN
KONSENTRASI KEPENGAWASAN SEKOLAH
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
OKTOBER
2015

PRAKATA

Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa
yang telah memberikan banyak kenikmatan, utamanya nikmat iman, sehat,
sempat dan diberi kekuatan tetap setia mengabdi pada bidang pendidikan
untuk berperan dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Berkat rahmat
Tuhan Yang Maha Kuasa pula makalah dengan judul Optimalisasi Sistem
Informasi Manajemen Pendidikan pada SMK Negeri 2 Bawang
Kabupaten Banjarnegara dapat diselesaikan dengan baik. Makalah ini
disusun untuk memenuhi Tugas Kelompok Mata Kuliah Sistem Informasi
Manajemen Pendidikan dengan dosen pengampu Dr. I Made Sudana,
M.Pd.
Banyak bantuan yang diberikan oleh berbagai pihak dalam
penyusunan makalah ini, untuk itu disampaikan terima kasih kepada:
1. Dr. I Made Sudana, M.Pd. yang telah memberikan bimbingan dan
banyak ilmu tentang Sistem Informasi Manajemen Pendidikan kepada
kami;
2. Teman-teman mahasiswa S2 Manajemen Pendidikan (Kepengawasan
Sekolah) Program Pascasarjana Universitas Negeri Semarang yang
merupakan mitra diskusi dan berbagi pengalaman yang luar biasa.
Semoga semua kebaikan yang telah diberikan mendapatkan imbalan
pahala yang berlipat dari Tuhan Yang Maha Pengasih dan Penyayang.
Kami menyadari sepenuhnya bahwa sebagaimana kata pepatah tak
ada gading yang tak retak, makalah ini pun masih terdapat kekurangan.
Saran dan masukan demi perbaikan sangat dinantikan. Kami berharap
semoga makalah ini membawa manfaat bagi kita semua dalam mengabdi
bagi kemajuan pendidikan di Indonesia. Amin.

Semarang, 05 Oktober 2015


Agus Saefudin
/ NIM. 0102514057
Syahriyati
/ NIM. 0102514040

ii

DAFTAR ISI

Halaman Judul ..............................................................................................


Prakata ..........................................................................................................
Daftar Isi ........................................................................................................
Daftar Gambar ...............................................................................................
Abstrak ..........................................................................................................

hlm.
i
ii
iii
iv
v

BAB I

PENDAHULUAN ...........................................................................
A. Latar Belakang .........................................................................
B. Rumusan Masalah ...................................................................
C. Tujuan .....................................................................................
D. Manfaat ...................................................................................

1
1
4
4
5

BAB II

KAJIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ........


A. Hakikat Sistem Informasi Manajemen ......................................
1. Pengertian Sistem Informasi Manajemen Pendidikan .........
2. Tujuan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan ...............
3. Manfaat Sistem Informasi Manajemen Pendidikan .............
4. Jenis Sistem Informasi Manajemen Pendidikan ..................
5. Prinsip Dasar Sistem Informasi Manajemen Pendidikan .....
B. Komponen-komponen Sistem Informasi Manajemen ...............
1. Sistem (System) .................................................................
2. Informasi (Information) ........................................................
3. Manajemen (Management) ...............................................

6
6
6
7
9
11
12
12
12
13
15

BAB III

PEMBAHASAN ...............................................................................
A. Gambaran Bentuk Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
SMK Negeri 2 Bawang .............................................................
B. Kelebihan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan SMK
Negeri 2 Bawang ......................................................................
C. Kendala Penerapan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
SMK Negeri 2 Bawang .............................................................
D. Solusi Pengembangan Sistem Informasi Manajemen
Pendidikan SMK Negeri 2 Bawang ..........................................

17

SIMPULAN DAN SARAN .............................................................


A. Simpulan ..................................................................................
B. Saran .......................................................................................

44
44
45

BAB IV

DAFTAR PUSTAKA

iii

17
27
29
32

DAFTAR GAMBAR

hal.
Gambar 1.

Fungsional SIM Pendidikan SMK Negeri 2 Bawang ...

20

Gambar 2.

Alamat Website SMK Negeri 2 Bawang .....................

21

Gambar 3.

Tampilan Bagian Atas ................................................

21

Gambar 4.

Tampilan Bagian 2 (Sisi Tengah Pertama) .................

23

Gambar 5.

Tampilan bagian 3 (Sisi Tengah Kedua) ....................

24

Gambar 6.

Tampilan Bagian 4 (Bawah) .......................................

25

Gambar 7.

Tampilan Bagian Paling Bawah .................................

26

Gambar 8.

Fungsional Pengembangan SIMP SMK Negeri 2


Bawang ......................................................................

Gambar 9.

34

Tampilan Halaman Beranda (Home) Pengembangan


SIMP ..........................................................................

35

Gambar 10.

SIM Kurikulum dan Akademik ....................................

36

Gambar 11.

SIM Kesiswaan ..........................................................

37

Gambar 12.

SIM Humas dan UPHI ................................................

39

Gambar 13.

SIM Sarana dan Prasarana ........................................

41

Gambar 14.

SIM Manajamen Mutu ................................................

42

iv

ABSTRAK
OPTIMALISASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN
PADA SMK NEGERI 2 BAWANG KABUPATEN BANJARNEGARA
Oleh:
Agus Saefudin
/ 0102514057
Syahriyati
/ 0102514040
Program Pascasarjana Program Studi Manajamen Pendidikan
Konsentrasi Kepengawasan Sekolah Universitas Negeri Semarang
Tujuan penulisan makalah ini adalah mengkaji gambaran bentuk
Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMP) pada SMK Negeri 2
Bawang untuk selanjutnya dianalisis kelebihan, kendala dan
kekurangannya serta ditawarkan solusi pengembangan untuk membangun
Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang lebih baik.
Gambaran bentuk website sekolah sebagai implementasi sistem
informasi manajemen pendidikan memberikan informasi kepada
pengunjung tentang profil sekolah, visi dan misi, program dan kegiatan
pengembangan sekolah, kegiatan kurikulum dan kesiswaan, hubungan
masyarakat dan dunia usaha/industri serta manajemen. Keunggulan
website sebagai media informasi manajemen, diantaranya: accessable,
kelengkapan informasi, tools translater, penggunaan bahasa yang
komunikatif, buku tamu sebagai media interaksi dan umpan balik, web
statistik, tersedianya link dengan lembaga terkait, dan informasi kegiatan
yang selalu diperbaharui.
Kendala yang dihadapi dalam implementasi sistem informasi
manajemen berkaitan dengan praksis manajemen pendidikan. Kelemahan
website sebagai implementasi sistem informasi manajemen, diantaranya:
waktu pembaharuan informasi, tidak ada filter, data base yang tidak
terbaharui, e-learning yang tidak tergarap, tampilan halaman tidak efektif,
belum terdapat pemilahan informasi, link ganda, dan belum terdapat
menu/fitur tentang kerja sama dunia usaha/industri dan unit produksi dan
jasa (UPJ). Solusi pengembangan, melalui: (a) pendekatan human
centered, (b) arsitektur fungsional SIMP, (c) tampilan halaman beranda
(home) (d) diberlakukan login, dan (e) pengembangan lima SIMP yaitu:
kurikulum dan akademik, kesiswaan, humas dan UPHI, sarana dan
prasarana, serta manajemen mutu

Kata Kunci: optimalisasi, sistem informasi manajemen pendidikan

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang
Sistem informasi manajemen merupakan keseluruhan jaringan
informasi yang ditujukan kepada pembuatan keterangan-keterangan
bagi pimpinan, ketua-ketua unit kerja, dan para pengguna lainnya yang
berfungsi untuk pengambilan keputusan atau kebutuhan lain dalam
cakupan organisasi sekolah ataupun perorangan. Informasi merupakan
data yang telah diolah dan dianalisis melalui suatu cara sehingga
memiliki makna (worth). Sedangkan data adalah fakta atau fenomena
yang belum dianalisis, seperti: jumlah, angka, nama, lambang yang
menggambarkan suatu obyek, ide, kondisi ataupun situasi.
SMK Negeri 2 Bawang menetapkan persyaratan agar informasi
yang dibutuhkan dapat berfungsi dan bermanfaat bagi pengambilan
keputusan, yaitu: uniformity, lengkap, jelas dan tepat waktu. Untuk
menjamin ketepatan informasi maka dalam mengelola sistem informasi
manajemen memperhatikan hal-hal berikut:
1. Mengidentifikasi informasi yang dibutuhkan;
2. Menentukan sumber data dan informasi yang dibutuhkan;
3. Menentukan siapa yang membutuhkan informasi dan kapan
informasi itu dibutuhkan;
4. Mengkomunikasikan informasi secara tepat dan dapat dipercaya
oleh para pengguna.
SMK

Negeri

www.smkn2bawang.sch.id

Bawang
dan

alamat

memiliki
surat

domain
elektronik

web
(email)

smkn2bawang@yahoo.co.id serta SMS gateway sebagai media


informasi sekolah yang pengelolaannya dimanajemen secara baik dan
tertib untuk mendukung layanan pembelajaran, pengembangan diri, dan
optimalisasi potensi siswa serta warga sekolah lainnya. Konsep sistem

informai manajemen yang diterapkan memiiki beberapa karakteristik,


yaitu:
1. Tim Manajemen Informasi Sekolah (MIS) sebagai satu unit kerja
yang

bertugas

secara

khusus

mengelola

sistem

informasi

manajemen;
2. Sistem informasi manajemen merupakan jalinan lalu lintas data dan
informasi dari setiap bagian dan unit-unit kerja di dalam organisasi
sekolah yang terpusat di bagian Tim MIS;
3. Sistem informasi manajemen merupakan jalinan jalinan hubungan
antar bagian dan unit kerja dalam organisasi sekolah melalui satu
bagian SIM;
4. Sistem informasi manajemen merupakan segenap proses yang
mencakup beberapa bagian, yaitu:
a. Pengumpulan data;
b. Pengolahan data;
c. Penyimpanan data;
d. Pngambilan data; dan
e. Penyebaran informasi dengan cepat dan tepat.
5. Sistem informasi manajemen bertujuan agar para pelaksana dapat
melaksanakan tugas dengan baik dan benar serta pimpinan dapat
membuat keputusan dengan cepat dan tepat.
Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi maka sistem
informasi manajemen yang diterapkan SMK Negeri 2 Bawang juga
berbasis pada teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Pemanfaatan
sistem informasi manajemen diimplementasikan dalam pengelolaan
administrasi akademik, kepegawaian, administrasi pelaporan, sarana
dan prasarana, konten pembelajaran, data kesiswaan, pengembangan
diri siswa, dan masih banyak lagi bidang-bidang lain yang membutuhkan
layanan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan. Kebutuhan aplikasi
database yang dapat mengelola data dan informasi sekolah,
manajemen sekolah dan komite-komite pengajaran dan pembelajaran,
juga mengangkat kebutuhan untuk menjadikan laporan-laporan dari

sekolah secara cepat dan valid kepada instansi terkait seperti laporan
ke

Dinas

Pendidikan

Kabupaten/Kota

maupun

ke

Kementrian

Pendidikan dan Kebudayaan.


Mengingat peran sistem informasi manajemen yang begitu
penting sangat diperlukan oleh suatu lembaga/satuan pendidikan.
Upaya dan usaha menerapkan IT dalam menunjang kelancaran
kinerjanya, dengan kondisi semacam itu seluruh tenaga kependidikan
dan pendidik terus melakukan upaya-upaya untuk memperbaiki sistemsistem yang sudah ada.
Dalam rangka memberdayakan semua warga negara Indonesia
berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga mampu dan
proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah. Sebuah
komitmen terhadap kualitas pendidikan. Terkait dengan visi tersebut
telah ditetapkan serangkaian prinsip penyelenggaraan pendidikan untuk
dijadikan

landasan

dalam

pelaksanaan

reformasi

pendidikan.

Pergeseran paradigma proses pendidikan, yaitu dari paradigma


pengajaran ke paradigma pembelajaran. Pembelajaran adalah proses
interaksi peserta didik dengan guru dan sumber belajar pada suatu
lingkungan

belajar.

Proses

pembelajaran

perlu

direncanakan,

dilaksanakan, agar efektif dan efisien.


Sesuai dengan amanat Peraturan Pemerintah Nomor 19 tahun
2005 tentang Standar Nasional Pendidikan salah satu standar yang
harus dikembangkan adalah standar proses. Standar proses meliputi
perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran,
penilaian hasil pembelajaran, dan pengawasan proses pembelajaran
untuk terlaksananya proses pembelajaran yang efektif dan efisien.
Sesuai dengan standar isi pendidikan yaitu sistem informasi manajemen
pendidikan (SIM) BIOSMK untuk mendukung proses manajemen
pendidikan. Pimpinan sebuah lembaga pendidikan (kepala sekolah)
pada dasarnya adalah pengolah informasi. Seorang pimpinan harus
memiliki kapabilitas untuk memperoleh, menyimpan, mengolah,
mengambil kembali, serta menyajikan informasi sebagai bahan dalam

proses pengambilan keputusan bidang pendidikan yang dapat


dipertanggung jawabankan secara moral.
Dengan memperhatikan uraian di atas maka menarik untuk dikaji
gambaran bentuk Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMP)
pada SMK Negeri 2 Bawang untuk selanjutnya dianalisis kelebihan,
kendala dan kekurangannya serta ditawarkan solusi pengembangan
untuk membangun Sistem Informasi Manajemen (SIM) yang lebih baik
untuk mendukung pengembangan sekolah berkesinambungan dalam
rangka mewujudkan lulusan berkualitas sesuai tuntutan dunia
usaha/industri dan perkembangan jaman.

B. Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang masalah maka rumusan masalah
sebagai berikut:
1. Bagaimana gambar bentuk Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
(SIMP) pada SMK Negeri 2 Bawang ?
2. Bagaimana kelebihan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
(SIMP) yang diiimplementasikan pada SMK Negeri 2 Bawang ?
3. Bagaimana

kendala

dalam

implementasi

Sistem

Informasi

Manajemen Pendidikan (SIMP) pada SMK Negeri 2 Bawang ?


4. Bagaimana tawaran solusi untuk pengembangan Sistem Informasi
Manajemen Pendidikan (SIMP) pada SMK Negeri 2 Bawang ?

C. Tujuan
Berdasarkan rumusan masalah di atas maka tujuan yang hendak
dicapai

dalam

pembahasan

makalah

ini

adalah

diperolehnya

pemahaman dan gambaran yang jelas tentang Sistem Informasi


Manajemen Pendidikan, meliputi:
1. Gambar bentuk Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMP)
pada SMK Negeri 2 Bawang;
2. Kelebihan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMP) yang
diiimplementasikan pada SMK Negeri 2 Bawang;

3. Kendala

dalam

implementasi

Sistem

Informasi

Manajemen

Pendidikan (SIMP) pada SMK Negeri 2 Bawang;


4. Tawaran solusi untuk pengembangan Sistem Informasi Manajemen
Pendidikan (SIMP) pada SMK Negeri 2 Bawang.

D. Manfaat
1. Manfaat Teoritis
Memberikan deskripsi teoritis tentang Sistem Informasi Manajemen
Pendidikan, meliputi: arti penting sistem informasi manajemen bagi
lembaga

pendidikan,

tahapan

sistem

informasi

manajemen

pendidikan, proses pengelolaan data sistem informasi manajemen,


pengembangan sistem informasi manajemen, serta Sistem Informasi
Manajemen Berbasis Komputer yang diterapkan dalam pendidikan
2. Manfaat Praktis
a. Bagi pemerintah terutama Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah
Raga Kabupaten Banjarnegara diperoleh gambaran nyata
tentang implementasi sistem informasi manajemen pendidikan
sehingga dapat disusun kebijakan untuk peningkatan kualitas
pendidikan.
b. Bagi sekolah diperolehnya hasil analisis implementasi sistem
informasi manajemen pendidikan baik kelebihan maupun
kekurangan dan tawaran solusi untuk peningkatan dapat
dijadikan pertimbangan dalam pengembangan sekolah secara
berkesinambungan sehingga dihasilkan lulusan yang berkualitas
sesuai dengan tuntutan dunia usaha/industri yang selalu
berkembang.
c. Bagi mahasiswa calon pengawas diperoleh gambaran nyata
tentang Sistem Informasi Manajemen Pendidikan berdasarkan
teori dan fakta empiris di lapangan sebagai contoh sehingga
diharapkan mempunyai konsep yang jelas tentang bagaimana
Sistem Informasi Manajemen Pendidikan diimplementasikan.

BAB II
KAJIAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN

A. Hakikat Sistem Informasi Manajemen


1. Pengertian Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
Amsyah (2003) menyatakan Sistem Informasi Manajemen
(SIM) berasal dari kata Management of Information System. Sistem
adalah elemen-elemen yang saling berhubungan membentuk satu
kesatuan atau organisasi. Lebih lanjut Putra dan Subiakto (2006)
mendefinisikan sistem sebagai sebuah cara, proses, atau prosedur
yang teratur. Hal ini sejalan dengan Sudibyo (1999) yang
menyatakan bahwa sistem adalah kumpulan bagian-bagian atau halhal yang berkaitan satu sama lain sehingga membentuk satu
kesatuan.
Informasi adalah bahan yang dihasilkan dari pengolahan data.
Data berorientasi pada kegiatan operasional, seperti transaksi
(pendaftaran siswa baru). Lebih lanjut Rohayati (2008) menyatakan
bahwa informasi adalah data yang telah diproses ke dalam suatu
bentuk yang mempunyai arti bagi penerima dan memiliki nilai nyata
yang dibutuhkan untuk proses pengemabilan keputusan saat ini
maupun saat mendatang. Informasi menurut Sudibyo (1999) adalah
data yang telah diolah melalui proses pengolahan menjadi sesuatu
yang menambah pengetahuan atau temuan yang mempunyai arti
baru bagi para pemakainya.
Terry (2009) menyatakan bahwa manajemen adalah suatu
proses atau kerangka kerja yang melibatkan bimbingan atau
pengarahan suatu kelompok orang-orang ke arah tujuan-tujuan
organisasi atau maksud-maksud yang nyata. Lebih lanjut Amsyah
(2003) menyatakan bahwa manajemen adalah pelaksanaan fungsifungsi unit-unit ke dalam organisasi dalam merencanakan,
menggerakkan, mengorganisasikan, mengarahkan, melaksanakan,
mengawasai, dan mengevaluasi pekerjaan unit masing-masing
6

untuk mencapai tujuan keseluruhan organisasi secara efektif dan


efisien.
Saefudin dan Makmun (2007) menyatakan bahwa pendidikan
merupakan upaya yang dapat mempercepat pengembangan potensi
manusia untuk mampu mengemban tugas yang dibebankan
padanya, karena hanya manusia yang dapat dididik dan mendidik.
Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan
suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara
aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kel\kuatan
spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan
dan akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya,
masyarakat, bangsa dan negara (UUSPN Nomor 20 Tahun 2003).
Sistem Informasi Manajemen (SIM) adalah komponenkomponen yang saling berhubungan dimana diperlukan suatu
pengambilan (collect), proses (process), dan penyimpanan (store)
dan menditribusikan (distribute) informasi untuk mendukung
pengambilan keputusan serta pengawasan dari organisasi (Putra
dan Subiakto, 2006). Gardon (1999) menyatakan bahwa sistem
informasi manajemen merupakan sub sistem manusia dan mesin
yang terpadu (integrative) untuk menyajikan informasi guna
mendukung

fungsi

operasi,

manajemen,

dan

pengambilan

keputusan dalam sebuah organisasi.

2. Tujuan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan


Comptrollers Handbook (1995) menyatakan bahwa Sistem
Informasi Manajemen adalah sebuah strategi informasi sistem
informasi yang membawa secara bersama tujuan bisnis dari
perusahaan (Lembaga Pendidikan), sebuah pemahaman dari
informasi dibutuhkan untuk mendukung tujuan dan harapan. Sistem
komputer untuk penyediaan dari Sistem Informasi dalam sebuah
ogasnisasi.

Adapun tujuan dari Sistem Informasi Manajemen Pendidikan


yang dikemukakan oleh Eti Rohayati (2005) menyatakan bahwa:
menghasilkan informasi yang tepat waktu (timely) bagi manajemen
tentang lingkungan ekternal dan operasi internal dan mendorong
serta mempercepat proses Pengambilan keputusan baik pada saat
perencanaan, Penggerakan, Pengorganisasian, dan pengendalian.
Management Information System / MIS merujuk kepada suatu
sistem berbasis komputer yang menyediakan suatu alat bagi
manajer untuk menyusun, mengevaluasi, dan mengelola berbagai
departemen dalam organisasi secara efisien. Untuk menyediakan
informasi baik informasi lama, baru, dan masa depan, sistem
informasi manajemen dapat menggunakan softwareyang membantu
dalam membuat keputusan, sumber daya seperti database,
hardware sistem, sistem pendukung keputusan, manajemen sumber
daya manusia dan proyek, dan berbagai proses terkomputerisasi lain
yang membantu departemen dalam bekerja secara lebih efisien.
Ada beberapa tujuan dibentuknya suatu sistem informasi
manajemen sekolah, antara lain :
a. Bagi pihak sekolah
1) Mempermudah proses pengelolaan data akademik dan non
akademik.
2) Menyediakan suatu laporan perkembangan siswa dalam
proses pengajaran.
3) Menyediakan suatu laporan perkembangan pengajar dalam
kegiatan pembelajaran.
4) Menjadi panduan untuk membuat peraturan sekolah.
5) Berperan sebagai sarana komunikasi antara masyarakat dan
orang tua siswa tanpa batasan waktu dan tempat.
6) Menjadi media promosi yang memperkenalkan sekolah.
7) Sebagai sarana perluasan informasi / pengetahuan.
8) Bagi pihak orang tua siswa

9) Mempermudah orang tua dalam memonitor perkembangan


anak (siswa) di sekolah.
b. Bagi siswa
1) Menyediakan suatu media bagi siswa untuk memantau
perkembangan baik dari sisi akademik maupun non
akademik.
2) Membantu siswa dalam memperoleh informasi mengenai
mata pelajaran yang disajikan di sekolah dan meningkatkan
prestasi siswa melalui database bahan pelajaran dan soal
latihan.
3) Membantu siswa dalam persiapan sebelum memasuki
jenjang pendidikan selanjutnya, merencanakan karir, dan
mengembangkan kemampuan sosial atas dasar informasi
dan pengetahuan akan dirinya sendiri, sekolah, linkungan
kerja, dan masyarakat.

3. Manfaat Sistem Informasi Manajemen Pendidikan


Menurut konteks yang masih meluas mari kita bahas terlebih
dahulu internet, Internet adalah Satu alasan mengapa sistem
informasi memainkan peran yang sangat besar dan berpengaruh di
dalam organisasi adalah karena semakin tingginya kemampuan
teknologi komputer dan semakin murahnya biaya pemanfaatan
teknologi komputer tersebut. Jaringan yang terluas dan terbesar
yang digunakan adalah internet. Hampir setiap orang di seluruh
dunia ini, baik yang bekerja di dunia sains, pendidikan, pemerintah,
maupun kalangan pebisnis menggunakan jaringan internet untuk
bertukar informasi atau melakukan transaksi bisnis dengan orang
atau organisasi lain di seluruh dunia.
Internet menciptakan platform teknologi baru yang universal.
Oleh karena manfaat yang dapat diperoleh dengan penggunaan
internet yang kemudian membuat manfaat tersendiri juga untuk ECommerce (Perdagangan melalui elektronik), diantaranya adalah:

a. Perbaikan Layanan Pelanggan, sebelum, selama, dan setelah


penjualan;
b. Perbaikan

hubungan

dengan

pemasok

atau

komunitas

keuangan; dan
c. Peningkatan imbalan hasil ekonomis atas pemegang saham dan
investasi pemilik.
Sistem

informasi

mempunyai

kemampuan

untuk

menghasilkan informasi yang konsisten, akurat, tepat waktu,


relevan, dengan cara yang efisien untuk digunakan oleh manajemen
guna pengambilan keputusan strategis, taktis, dan operasional.
Pada tingkat yang paling dasar sistem pengolahan transaksi harus
mampu menjaring semua data yang akan menjadi bahan mentah
Sistem Informasi Manajemen untuk diolah menjadi informasi. Untuk
itu upaya peningkatkan pelayanan Sistem Informasi Manajemen
Pendidikan menjadi faktor penting sekaligus penghematan bagi
Pendidikan yang kini telah menjadi salah satu standar mutu
Pendidikan. Untuk itu Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
mampu dengan mudah memberikan solusi yang tepat untuk
memecahkan masalah ini, banyak lembaga Pendidikan yang telah
mendapat manfaat dari sistem canggih ini. Oleh karena itu, dengan
kata lain menurut saya sistem informasi manajemen ini mampu
menaungi semua masalah-masalah keterbatasan antara di desa
ataupun dikota, bahkan keterbatasan-keterbatasan antar lembagalembaga pendidikan.
Raymond McLeod Jr (1996:54) mengemukakan bahwa SIM
adalah sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan
informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan serupa. Output
informasi digunakan oleh manajer maupun non manajer dalam
perusahaan untuk membuat keputusan dalam memecahkan
masalah.

Sedangkan

menurut

Komaruddin

dalam

Effendy

(1989:111) SIM adalah pendekatan yang terorganisir dan terencana

10

untuk memberikan eksekutif bantuan informasi yang tepat yang


memberikan kemudahan bagi proses manajemen.
Sistem Informasi Manajemen dibutuhkan di setiap lini
organisasi pendidikan karena sangat membantu proses-proses
pengambilan keputusan dalam berorganisasi. Begitu juga dengan
dunia pendidikan yang tidak jauh juga merupakan satuan organisasi
yang terintegrasi. Mulai dari murid, sekolah, hingga dinas
pendidikan. Sistem Informasi Manajamen (SIM) sendiri memiliki
fungsi

dalam

mengolah

data-data

yang

ada

sehingga

mempermudah pihak pengambil keputusan dalam mengambil


keputusan yang diperlukan.

4. Jenis Sistem Informasi Manajemen Pendidikan


Raymond dan Schel (2008) menyatakan bawa ada tiga jenis
sistem

yang

ditawarkan

bagi

Lembaga

Pendidikan

untuk

Implementasikan IOS (Inter Organizational System) sebagai Sistem


Informasi Manajemen Pendidikan, yaitu sebagaimana berikut:
a. Intranet,

Jaringan

Internal

Lembaga

Pendidikan

yang

menghubungkan antara kantor pusat dan kantor cabang yang


terpisah secara geografis, baik lokasi maupun regional.
b. Internet, jaringan komputer publik yang berpotensi sebagai
penghubung lembaga pendidikan dengan para pengguna
program pendikan atau calon siswa atau mahasiswanya.
c. Ekstranet, jaringan yang dibangun sebagai alat komunikasi antar
lembaga pendidikan dan lembaga pendukungnya, seperti
departemen pendidikan, masyarakat, pemerintah, dan dunia
usaha.
Lembaga pendidikan yang tertarik untuk melakukan IOS yang
merupakan strategi dari unsur-unsur yang dikaitkan dalam Transmisi
data elektronik. IOS adalah set peluang investasi yang berfungsi
sebagai

predictor

pertumbuhan

perusahaan

atau

lembaga

pendidikan, sering juga disebut dengan EDI yang berarti bahwa

11

pertukaran data elektronik. Kedua istilah tersebut sering digunakan


bergantian, tetapi jika dibuat perbedaan EDI dianggap subset dari
IOS, petukaran data elektronik adalah suatu cara untuk mencapai
system antar organisasi

5. Prinsip Dasar Sistem Informasi Manajemen Pendidikan


Adapun prinsip dasar yang dikeluarkan oleh Comptrollers
Handbook (1995) menyebutkan bahwa prinsip yang mendasar yang
berbunyi untuk resensi Sistem Informasi Manajemen termasuk
pengendalian

internal

yang

tepat,

prosedur

pengoprasian,

keselamatan dan jaringan audit. Prinsip ini dijabarkan melalui Hand


Book ini, sebagai berikut:
a. Sistem Informasi manajemen dari himpunan pengambilan resiko.
Pengambilan

resiko

menggambarkan

kesanggupan,

kemungkinan-kemungkinan, atau harapan atau dugaan dari


kejadian yang dapat merugikan dan mempengaruhi pendapatan
daerah (Lembaga).
b. Sistem Informasi Manajemen untuk penilaian/penaksiran terkena
serang. Berfungsi untuk ketidak gunaan dalam bergaul,
bersangkut paut, dan keadaan saling bergantungdari umpan
balik manajemen dan pekerja, Sistem Informasi Manajemen
harus bermanfaat.
c. Resensi

Sistem

Informasi

Manajemen.

Oleh

karena

ini

kelaziman, Manajemen Informasi adalah bentuk dari pandangan


penyelidikkan kebutuhan dari perorangan dalam lembaga.

B. Komponen-komponen Sistem Informasi Manajemen


1. Sistem (System)
Komponen pertama dalam Sistem Informasi Manajemen
(SIM) adalah sistem. Sistem adalah seperangkat komponen yang
terdiri dari dua atau lebih, yang saling ketergantungan satu sama
lain, untuk mencapai tujuan bersama. Pengertian ini sejalan dengan

12

yang dikemukakan Atmosudirdjo (1979) bahwa sistem adalah setiap


sesuatu yang terdiri atas obyek-obyek, atau unsur-unsur, atau
komponen-komponen yang tertata-kaitan dan bertata-hubungan
satu sama lain sedemikian rupa sehingga unsur-unsur tersebut
merupakan suatu kesatuan pemrosesan atau pengolahan yang
tertentu. Jika suatu sistem tertentu diidentifikasi, maka sering
terdapat sejumlah sistem yang lebih kecil, yaitu yang dinamakan
subsistem. Bila terus dianalisis akan sampai pada elemen-elemen
dasarnya. Hal ini sejalan dengan pernyataan Burch dan Strater
(1979) bahwa suatu sistem dapat dirumuskan sebagai setiap
kumpulan bagian-bagian atau subsistem-subsistem yang disatukan,
yang dirancang untuk mencapai suatu tujuan.
Setiap

bagian

dalam

organisasi

selalu

membutuhkan

keputusan yang cepat dan tepat. Juga membutuhkan bagian-bagian


yang lain untuk pembuatan keputusan, apalagi top managernya.
Keputusan yang dicetuskan sangat tergantung pada data-data dan
informasi dari berbagai subsistem sehingga perlu dirancang sistem
informai manajemen. Dengan menggunakan pendekatan sistem
dalam proses manajemen, diharapkan pengelolaan data dapat
dihasilkan informasi yang cepat, tepat, dan akurat dengan melalui
analisis yang rasional dan ilmiah. Terutama sangat dibutuhkan pada
organisasi besar yang memiliki berbagai divisi/bagian dan semuanya
tertuju pada tujuan yang sama.

2. Informasi (Information)
Komponen kedua dalam Sistem Informasi Manajemen (SIM)
adalah informasi. Informasi sangat erat hubungannya dengan data
karena informasi berasal dari data. Data adalah hal, peristiwa, atau
kenyataan lainnya apapun yang mengandung sesuatu yang
mengandung sesuatu pengetahuan untuk dijadikan dasar guna
penyusunan keterangan, pembuatan kesimpulan atau penetapan
keputusan. Data adalah ibarat bahan mentah yang melalui

13

pengelolaan tertentu lalu menjadi informasi. Jelaslah kiranya bahwa


data merupakan sumber informasi, merupakan bahan informasi dan
dengan sendirinya erat hubungannya dengan informasi.
Pengertian data dalam SIM, merupakan hasil dari kajiankajian ilmiah dan dapat didapatkan secara ilmiah pula. Oleh karena
itu dijelaskan pula oleh N.A. Ametembun ( 1980:137), bahwa : Data
adalah fakta-fakta yang diperoleh melalui penelitian empirik atau
observasi. Sedangkan yang dimaksud dengan informasi adalah
behavior initiating, stimuli yang terjadi antara pengirim dan
penerima, dalam bentuk tanda atau sandi merupakan output dari
pengolahan data. Setelah dijelaskan apa makna data dan apa
informasi, perlu memahami bahwa informasi yang diterima
pembuat keputusan, melalui tata cara, urutannya yang jelas/tertentu,
yang melibatkan pelbagai bagian yang saling berhubungan, saling
ketergantungan, saling memerlukan satu sama lainnya.
Proses penyajian informasi yang dimulai dari pengumpulan
data, pengolahan data, penyimpanan, sampai kepada terciptanya
informasi yang diterima pembuat keputusan, perlu dikelola dengan
baik, direncanakan, diorganisasikan,

digerakkan dan diawasi

sehingga terbentuk suatu informasi yang efektif, yaitu informasi yang


akurat, cepat, fungsional, relevan, ringkas dan lengkap untuk
pembuatan keputusan.
Kriteria bagi suatu SIM yang efektif adalah sistem tersebut
dapat memberikan data yang cermat, tepat waktu, dan yang paling
penting artinya bagi perencanaan, analisis, dan pengendalian
manajemen untuk mengoptimalkan pertumbuhan organisasi. Perlu
dipahami bahwa bahwa informasi yang dimaksud dalam penelitian
ini adalah data-data yang telah diolah menjadi bentuk yang
bermakna bagi penerima dan berguna bagi pembuat keputusankeputusanm, sekarang dan yang akan datang.
Dikatakan data adalah fakta-fakta kegiatan ogranisasi dengan
unitnya. Untuk keperluan penulisan data dikertas atau kartu dan

14

pemasukan data ke komputer, maka data dapat dikelompokkan


menjadi dua bagian yaitu yang pertama data statis, dan yang kedua
data dinamis. Data statis adalah jenis data yang umumnya tidak
berubah dan jarang berubah, misalnya identitas nama (orang,
organisasi, atau tempat), kode-kode nomor, dan lain sebagainya.
Sedangkan data dinamis adalah jenis data yang selalu berubah baik
dalam frekuensi waktu yang singkat (harian), atau agak lama
(semesteran) dan lain-lain. Data jenis ini sering mengalami
peremajaan (updating) data. Contoh data tersebut seperti buku
tabungan, data gaji, data kepangkatan, data nilai siswa, Indeks
Prestasi Kumulatif (IPK) mahasiswa dan sebagainya.

3. Manajemen (Management)
Komponen ketiga dalam SIM adalah Manajemen yang
merupakan proses pengelolaan, pengumpulan data, hingga menjadi
informasi termasuk proses pentransferan informasi kepada yang
memerlukan. Unsur manajemen ini merupakan serangkaian proses
pengelolaan seperti yang diungkapkan oleh George R. Terry
(1997:4) bahwa manajemen adalah suatu proses yang terdiri dari
perencanaanm pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan,
yang dilakukan untuk menentukan dan mencapai tujuan yang telah
ditetapkan dengan menggunakan manusia dan sumber daya
lainnya. Dalam hubungannya dengan istilah sistem informasi
manjemen, manajemen dipandang sebagai orang-orang, yakni
semua orang yang mempunyai fungsi atau kegiatan pokok sebagai
pemimpin-pemimpin kerja. Dengan kata lain, yang dimaksud dengan
manjemen di sini adalah manajer.
Manajer memiliki tugas untuk melaksanakan semua kegiatan
yang dibebankan organisasi kepadanya. Sebagaimana dalam
Websters New World Dictionary dijelaskan bahwa : manajer adalah
seseorang yang memimpin semua hal dari suatu perusahaan, badan
atau lembaga, team, dan sebagainya. Manajemen dapat pula

15

dipandang sebagai serangkaian pengelolaan yang menggunakan


fungsi manajemen. Dalam sistem informasi, manajemen berarti
proses informasi selalu memerlukan penerapan fungsi-fungsi
manajemen

dari

mulai

perencanaan,

pengumpulan

data,

penyimpanan, sampai dengan penyebaran informasi. Dengan


demikian penerapan manajemen sebagai proses terhadap sistem
informasi manajemen adalah penyerapan fungsi-fungsi manajemen,
yaiut

perencanaan,

pengorganisasian,

penggerakan,

dan

pengawasan yang dilakukan dalam setiap kegiatan informasi


manajemen.
Dalam sistem informasi manajemen, seorang pemimpin tidak
akan mampu bekerja tanpa dibantu oleh bawahannya. Karena SIM
tidak menerima data dari atasan atau satu bagian dari organisasi
saja, tetapi dari semua bagian. Sehingga diperlukan bawahan
secara spesifik menagani informasi yang diterima dari bagian-bagian
lain. Dengan demikian terjadilah pembagian tugas oleh pimpinan
kepada bawahan untuk mencapai tujuan organisasi.

16

BAB III
PEMBAHASAN

A. Gambaran Bentuk Sistem Informasi Manajemen Pendidikan SMK


Negeri 2 Bawang
SMK

Negeri

www.smkn2bawang.sch.id

Bawang
dan

memiliki

alamat

surat

domain
elektronik

web
(email)

smkn2bawang@yahoo.co.id serta SMS gateway sebagai media


informasi sekolah yang pengelolaannya dimanajemen secara baik dan
tertib untuk mendukung layanan pembelajaran, pengembangan diri, dan
optimalisasi potensi siswa serta warga sekolah lainnya. Konsep sistem
informasi manajemen yang diterapkan memiiki beberapa karakteristik,
yaitu:
1. Tim Manajemen Informasi Sekolah (MIS) sebagai satu unit kerja
yang

bertugas

secara

khusus

mengelola

sistem

informasi

manajemen;
2. Sistem informasi manajemen merupakan jalinan lalu lintas data dan
informasi dari setiap bagian dan unit-unit kerja di dalam organisasi
sekolah yang terpusat di bagian Tim MIS;
3. Sistem informasi manajemen merupakan jalinan hubungan antar
bagian dan unit kerja dalam organisasi sekolah melalui satu bagian
Sistem Informasi Manajemen Pendidikan;
4. Sistem informasi manajemen merupakan segenap proses yang
mencakup beberapa bagian, yaitu:
a. Pengumpulan data;
b. Pengolahan data;
c. Penyimpanan data;
d. Pengambilan data; dan
e. Penyebaran informasi dengan cepat dan tepat.

17

5. Sistem informasi manajemen bertujuan agar para pelaksana dapat


melaksanakan tugas dengan baik dan benar serta pimpinan dapat
membuat keputusan dengan cepat dan tepat.
Pengembangan website SMK Negeri 2 Bawang merupakan
sebuah tuntutan, seiring dengan perkembangan teknologi informasi dan
ilmu pengetahuan. Dengan website ini sekolah dapat menyampaikan
berbagai informasi tentang kegiatan sekolah mulai dari pembelajaran
sampai perkembangan pendidikan dan dapat menjalin komunikasi yang
baik, selain dapat mendukung pelaksanaan pembelajaran mandiri untuk
mengembangkan potensi diri siswa dengan berbasis internet sebagai
salah satu model pendekatan pembelajaran yang efektif dan efesien.
SMK Negeri 2 Bawang menetapkan persyaratan agar informasi
yang dibutuhkan dapat berfungsi dan bermanfaat bagi pengambilan
keputusan, yaitu: uniformity, lengkap, jelas dan tepat waktu. Untuk
menjamin ketepatan informasi maka dalam mengelola sistem informasi
manajemen memperhatikan hal-hal berikut:
1. Mengidentifikasi informasi yang dibutuhkan;
2. Menentukan sumber data dan informasi yang dibutuhkan;
3. Menentukan siapa yang membutuhkan informasi dan kapan
informasi itu dibutuhkan;
4. Mengkomunikasikan informasi secara tepat dan dapat dipercaya
oleh para pengguna.
Mengingat peran sistem informasi manajemen yang begitu
penting sangat diperlukan oleh suatu lembaga/satuan pendidikan.
Upaya dan usaha menerapkan IT dalam menunjang kelancaran
kinerjanya, dengan kondisi semacam itu seluruh tenaga kependidikan
dan pendidik terus melakukan upaya-upaya untuk memperbaiki sistemsistem yang sudah ada.
Dalam rangka memberdayakan semua warga sekolah agar
senantiasa berkembang menjadi manusia yang berkualitas sehingga
mampu dan proaktif menjawab tantangan zaman yang selalu berubah.
Sebuah komitmen terhadap kualitas pendidikan. Terkait dengan visi

18

tersebut

telah

ditetapkan

serangkaian

prinsip

penyelenggaraan

pendidikan untuk dijadikan landasan dalam pelaksanaan reformasi


pendidikan. Pergeseran paradigma proses pendidikan, yaitu dari
paradigma pengajaran ke paradigma pembelajaran. Pembelajaran
adalah proses interaksi peserta didik dengan guru dan sumber belajar
pada

suatu

lingkungan

belajar.

Proses

pembelajaran

perlu

direncanakan, dilaksanakan, agar efektif dan efisien.


Sejalan dengan perkembangan teknologi informasi maka sistem
informasi manajemen yang diterapkan SMK Negeri 2 Bawang juga
berbasis pada teknologi informasi dan komunikasi (TIK). Pemanfaatan
sistem informasi manajemen diimplementasikan dalam pengelolaan
administrasi akademik, kepegawaian, administrasi pelaporan, sarana
dan prasarana, konten pembelajaran, data kesiswaan, pengembangan
diri siswa, dan masih banyak lagi bidang-bidang lain yang membutuhkan
layanan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan. Kebutuhan aplikasi
database yang dapat mengelola data dan informasi sekolah,
manajemen sekolah dan komite-komite pengajaran dan pembelajaran,
juga mengangkat kebutuhan untuk menjadikan laporan-laporan dari
sekolah secara cepat dan valid kepada instansi terkait seperti laporan
ke

Dinas

Pendidikan

Kabupaten/Kota

maupun

ke

Kementrian

Pendidikan dan Kebudayaan.


Mengingat pendidikan termasuk yang dilaksanakan oleh SMK
Negeri 2 Bawang termasuk jasa (service) maka fungsional manajemen
pendidikan menekankan pada bagaimana jasa pendidikan dapat
disajikan, disampaikan, dan digunakan oleh para pemakainya
(pelanggan) baik warga sekolah meliputi siswa, guru, karyawan maupun
orang tua siswa, pemerintah, dan dunia usaha/industri selaku
stakeholder (Rochaety, 2008: 168). Setiap lembaga termasuk lembaga
pendidikan untuk mempertahankan eksistensinya harus berpegang
pada keputusan yang diambil berdasarkan pertimbangan yang matang
yang didasarkan atas sistem informasi yang kuat. Sistem informasi

19

manajemen pendidikan yang diimplementasikan pada SMK negeri 2


Bawang ditunjukkan oleh gambar berikut.
Profil
Sejarah
Visi dan Misi
Struktur Organisasi
Logo

Sistem Informasi
SDM
(Warga Sekolah)

Data Guru
Data Staff
Data Siswa
Data Alumni

E-Learning
Artikel
Link Akademik

Sistem Informasi
Akademik

Sistem Informasi
Kesiswaan

Sistem Informasi
Jurusan

DATA BASE SMK NEGERI 2 BAWANG

Sistem Informasi
Sekolah
(Official)

Sistem Informasi
Manajemen

PSB
Kegiatan Siswa
Prestasi

TAV
TEI
TSM
TKJ
TIPTL

PENGGUNA
JASA

SMM ISO 9001:2008

Gambar 1. Fungsional SIM Pendidikan SMK Negeri 2 Bawang


Bentuk website SMK Negeri 2 Bawang dalam pada laman
www.smkn2bawang.sch.id sebagai salah satu implementasi sistem
informasi manajemen pendidikan yang saat ini aktif digunakan
ditunjukkan oleh gambar 2 berikut.

20

Gambar 2. Alamat Website SMK Negeri 2 Bawang


Pada tampilan skala 1:1 (zoom 100 %) tampilan website dapat
dilihat dalam empat bagian, yaitu:
1. Bagian 1 (atas), berisi: menu bar dan sambutan dari kepala sekolah

a.

b.

c.

d.

Gambar 3. Tampilan Bagian Atas


a. Menu bar atas (top menu bar), terdiri dari: e-learning, link, artikel,
galeri dan buku tamu. E-learning merupakan pembelajaran
berbasis internet sebagai pembelajaran pengayaan dimana
siswa dapat belajar secara mandiri tanpa tatap muka secara
langsng dengan dengan guru pengajar. Link merupakan tautan
dengan web yang mendukung akademik, yaitu: padamu siapweb,
NISN kemdikbud, dan tukar link. Artikel berisi informasi tulisan
warga sekolah baik siswa maupun guru dan staff. Galeri berisi

21

foto-foto kegiatan yang telah dilaksanakan dan buku tamu


merupakan form interaktif yang ditujukan kepada pengunjung
website.
b. Menu bar utama (main menu bar), berisi: home, profil, info, warga
sekolah, jurusan, manajemen, PSB, dan daftar isi. Home
merupakan tampilan awal/beranda. Profil merupakan identitas
sekolah yang berisi antara lain: sejarah sekolah, visi dan misi,
sarana dan prasarana, struktur organisasi serta logo sekolah.
Informasi pada profil bersifat statis dan hanya diupdate sesuai
kondisi perubahan sekolah oleh admin. Info berarti informasi
yang berisikan informasi-informasi yang bersifat dinamis yang
mengalami pembaharuan secara berkala oleh tim MIS atau
admin. Info berisi antara lain: berita, agenda sekolah dan
pengumuman. Warga sekolah berisi data base baik data guru,
staff, siswa maupun alumni. Jurusan merupakan informasi
tentang program keahlian dan kompetensi keahlian yang
terdapat pada SMK Negeri 2 bawang, yaitu: Teknik Audio Video,
Teknik Elektronika Industri, teknik Sepeda Motor, Teknik
Komputer dan jaringan, serta Teknik instalasi dan Pemanfaatan
Tenaga Listrik. Manajemen berisi informasi implementasi Sistem
Manajemen Mutu ISO 9001: 2008. PSB berisi informasi
pendaftaran siswa baru secara online. Terakhir pada menu bar
adalah Daftar isi yang berisi daftar informasi-informasi yang
terdapat dalam website berdasarkan tanggal upload.
c. Sambutan Kepala SMK Negeri 2 Bawang berisi prakata
sambutan

tentang

keberadaan

website

www.smkn2bawang.sch.id sebagai keniscayaan dari tuntutan


perkembangan jaman dan harapan agar website dapat
memberikan manfaat.
d. Translator bahasa asing (Inggris, Prancis, Jerman, dan Spanyol)
merupakan translator yang menerjemahkan web dalam bahasa
asing.

22

2. Bagian 2 (sisi tengah pertama), berisi: berita terkini sekolah,


pengumuman, hubungi kami, dan berita populer

a.
b.

c.

d.

Gambar 4. Tampilan Bagian 2 (Sisi Tengah Pertama)

a. Berita terkini sekolah berisi berita-berita tentang kegiatan yang


telah dilaksanakan oleh SMK Negeri 2 Bawang. Berita ini
disampaikan kepada umum sebagai informasi tentang aktivitas
yang dilaksanakan oleh sekolah dalam mencapai visi, misi dan
tujuan sekolah. Dengan demikian diharapkan masyarakat
maupun stakeholder dapat mengetahui kegiatan yang telah
dilaksanakan sehingga diharapkan dapat memberikan masukan
dan support bagi pengembangan dan kemajuan sekolah.
b. Pengumuman berisi informasi sekolah yang ditujukan kepada
warga sekolah sebagaimana isi pengumuman, melalui model
online diharapkan warga sekolah dapat mengetahui informasi
sekolah secara realtime dan tidak ada yang tertinggal.
c. Hubungi kami berisi informasi tentang aktif (online) atau tidaknya
admin yang mengelola website sekolah.
d. Berita populer berisi informasi tentang berita-berita yang paling
sering diakses oleh pengunjung.

23

3. Bagian 3 (sisi tengah kedua), berisi: kegiatan siswa, agenda sekolah,


informasi sekolah, prestasi SMKN 2 Bawang dan link website yang
terkait dengan sekolah

b.

e.

a.

c.
d.
Gambar 5. Tampilan Bagian 3 (Sisi Tengah Kedua)
a. Kegiatan siswa berisi informasi tentng kegiatan kesiswaan yang
telah dilakukan dalam rangka pengembangan potensi siswa baik
melalui

kegiatan

intrakurikuler,

ekstrakurikuler,

maupun

pembentukan karakter. Informasi pada kegiatan siswa bukan


hanya berupa teks tetapi terdapat juga video-video kegiatan
siswa.
b. Agenda sekolah berisi daftar rencana kegiatan yang menjadi
agenda dalam pengembangan sekolah.
c. Informasi sekolah berisi tentang informasi-informasi sekolah
yang ditujukan bagi warga sekolah, stakehoder, maupun
pengunjung website.
d. Berita prestasi SMKN 2 Bawang berisi prestasi yang diraih oleh
siswa mapun guru baik pada lomba-lomba non akademik
maupun prestasi akademik.

24

e. Link berisi simbol-simbol website yang terhubung dengan


website sekolah yang mendukung kegiatan pengembangan
sekolah. Website yang menjadi tautan, diantaranya: kementerian
pendidikan nasional (www.kemdikbud.goid), dinas pendidikan
jawa

tengan

(www.pdkjateng.go.id),

BPDikjur

(www.bpdikjur.pdkjateng.go.id), Lembaga Penjaminan Mutu


Pendidikan Jawa Tengah (www.lpmpjateng.go.id), dan Dinas
Pendidikan, Pemuda, dan Olah Raga Kabupaten Banjarnegara
(www.dindikpora.banjarnegarakab.go.id).

4. Bagian 4 (bawah), berisi: komentar pembaca, lihat galeri sekolah,


kategori berita

Gambar 6. Tampilan Bagian 4 (Bawah)


a. Komentar pembaca berisi komntar-komentar yang diberikan oleh
pembaca yang telah mengunjungi website sebagai umpan balik
bagi sekolah untuk selalu mengembangkan diri agar menjadi
lebih baik dari waktu ke waktu.
b. Lihat galeri sekolah berisi data-data berbtuk gambar/foto
kegiatan yang telah dilaksanakan.
c. Kategori berita berisi kategorisasi berita-berita dan informasi
yang ditampilkan pada website sekolah.
25

5. Bagian paling bawah, beisi: agenda kegiatan sekolah, statistik web,


layanan online kami, link akademik, dan kontak akademik
a
.

b
.

d
.

c
.

Gambar 7. Tampilan Bagian Paling Bawah

a. Agenda kegiatan sekolah berisi rencana kegiatan yang menjadi


agenda dalam kegiatan sekolah.
b. Statistik web berisi informasi statistik yang berkaitan dengan
kinerja web, meliputi: total hits halaman, total pengunjung, hits
hari ini, pengunjung hari ini dan pengunjung yang tengah online.
c. Layanan online kami berisi layanan kegiatan yang dilaksanakan
secara online, meliputi: PSB jalur online, bursa kerja dan alumni,
e-learning, serta data base guru, karyawan dan siswa.
d. Link akademik berisi tautan yang berkaitan dengan kegiatan
akademik, yaitu: padamu siapweb, NISN kemdikbud dan saling
tukar link.
e. Kontak akademik berisi informasi alamat yang dapat dihubungi
untuk pelayanan yang berhubungan dengan akademik.

26

B. Kelebihan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan SMK Negeri 2


Bawang
SMK Negeri 2 Bawang memandang bahwa Sistem Informasi
Manajemen Pendidikan dengan mengoptimalkan peran teknologi
informasi merupakan salah satu unsur yang penting dalam mendorong
keunggulan di tengah era persaingan lembaga penyelenggara
pendidikan menengah kejuruan yang semakin kompetitif. Hal ini sesuai
dengan pendapat Rochaety (2008: 74) yang menyatakan bahwa banyak
sekali lembaga pendidikan yang telah berhasil mengembangkan
teknologi informasi dalam mendukung proses pembelajaran serta
mengembangkan

jaringan

dengan

pihak-pihak

terkait

seperti

Departemen Pendidikan dan Kebudayaan maupun lembaga-lembaga


yang berkaitan dengan penyeleggaraan pendidikan sehingga dapat
mengadopsi pola pembelajaran yang lebih mudah, cepat, memiliki nilai
tambah (value added), serta inovatif dalam mencari formulasi baru untuk
memberikan tambahan ilmu maupun keterampilan bagi peserta didik.
Website SMK Negeri 2 Bawang sebagaimana uraian di atas
terlihat mencoba menyediakan berita dan informasi yang diharapkan
berguna bagi peserta didik maupun stakeholder pengguna jasa
pendidikan sehingga diharapkan terjadi hubungan yang harmonis dan
saling mendukung dalam upaya mewujudkan visi dan misi sekolah
dalam mewujudkan lulusan yang berkualitas sebagai bagian tak
terpisahkan

dalam

memperhatikan

mencerdaskan

kehidupan

gambaran bentuk sistem

bangsa.

Dengan

informasi manajemen

pendidikan sebagaimana uraian di atas dapat diidentifikasi keunggulankeunggulan SIM Pendidikan pada SMK Negeri 2 Bawang, yaitu:
1. Kemudahan Akses (accessable) yang ditunjukkan dengan semua
orang baik siswa, guru, staff, orang tua, dunia usaha/industri ataupun
siapapun yang menghendaki informasi tentang SMK Negeri 2
Bawang dapat langsung mengakses semua informasi yang
disediakan pada laman website karena tidak digunakan login
sebagai syarat masuk.

27

2. Kelengkapan Informasi yang berupa berita kegiatan, agenda, dan


galeri baik berbentuk dokumen teks, gambar maupun video dapat
diakses dan diunduh oleh siapapun yang membutuhkan.
3. Website dilengkapi dengan tools translator bahasa asing (Inggris,
Prancis, German, dan Spanyol) sehingga untuk pengunjung dari luar
negeri dapat langsung menerjemahkan informasi yang terdapat
dalam website sesuai dengan bahasa asing yang dikehendaki.
4. Informasi dan berita yang disediakan dalam website menggunakan
bahasa Indonesia yang sederhana dan komunikatif untuk pengguna
dari seluruh lapisan masyarakat sehingga informasi mudah dipahami
tanpa kesulitan yang berarti.
5. Buku Tamu sebagai sarana komunikasi yang interaktif antara
pengunjung dengan pihak sekolah. Buku tamu dapat digunakan leh
pengunjung untuk memberikan umpan balik berupa saran ataupun
masukan bagi sekolah untuk senantiasa meningkatkan kinerja dan
layanan bagi seluruh pelanggan dan stakeholder.
6. Web Statistik memberikan informasi berkaitan dengan aktivitas yang
terjadi dalam website. Informasi statistik yang diberikan meliputi: total
hits halaman, total pengunjung, hits hari ini, pengunjung hari ini dan
pengunjung yang tengah online sehingga pengunjung dapat melihat
kinerja website dengan baik.
7. Tersedia Link dengan institusi terkait sehingga pengunjung maupun
pengguna yang membutuhkan informasi lebih lanjut berkaitan
dengan institusi pemerintah maupun lembaga lain yang tersedia link
tautan dapat langsung mengakses situs yang dimaksud untuk
memperdalam informasi.
8. Kegiatan kesiswaan yang telah dilaksanakan selalu dilaporkan
sehingga orang tua siswa, pemerintah, dunia usaha/industri maupun
pihak yang berkepentingan dapat langsung mengecek kebenaran
kegiatan kesiswaan yang telah dilaksanakan oleh siswa.

28

C. Kendala Penerapan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan SMK


Negeri 2 Bawang
Implementasi Sistem Informasi Manajemen Pendidikan pada
SMK Negeri 2 Bawang masih menghadapi kendala-kendala sehingga
belum optimal dalam memberikan layanan kepada siswa sabagai
pelanggan internal maupun kepada orang tua, pemerintah, dan juga
dunia usaha/industri sebagai stakeholder. Kendala-kendala dalam
penerapan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan di SMK Negeri 2
Bawang dilihat dengan pendekatan manajemen pendidikan dapat
diinventarisasi sebagai berikut:
1. Kendala yang berkaitan dengan sumber daya manusia (man), yaitu:
keterbatasan kinerja Tim MIS karena anggota tim adalah guru yang
tidak hanya bekerja untuk kepentingan SIM tetapi tugas utamanya
adalah mengajar sehingga pengelolaan SIM sebagai pekerjaan
sampingan (side job) sehingga kinerjanya menjadi tidak optimal.
2. Kendala yang berkaitan dengan sarana dan prasarana (matherial),
yaitu: keterbatasan sarana dan prasarana dalam implementasi SIM
Pendidikan terutama berkaitan denan piranti server yang kurang
powerfull serta software yang kurang optimal.
3. Kendala yang berkaitan dengan pendanaan (money), yaitu bukan
rahasia lagi bahwa salah satu keterbatasan lembaga pendidikan
menengah kejuruan negeri selalu berkaiatan dengan pendanaan
karena untuk operasional sekolah termasuk kegiatan praktik siswa
telah menggunakan porsi yang besar dalam pendanaan sehingga
penyelenggaraan SIM menggunakan porsi anggaran yang terbatas
sehingga untuk ekspansi dalam sistem yang lebih luas dan hebat
menghadapi keterbatasan.
4. Kendala yang berkaiatan dengan metode (methode), yaitu dalam
mengelola SIM dengan basis website diperlukan metode yang efektif
agar layanan berita dan informasi dapat optimal. Dengan
memperhatikan admin adalah guru teknik komputer dan jaringan (2

29

orang) serta anggota tim yang terdiri dari perwakilan unit-unit kerja
maka metode yang diterapkan selama ini adalah dengan pembagian
kerja sesuai dengan bidang keahlian masing-masing anggota. Model
seperti ini dirasakan belum optimal karena tidak semua anggota tim
memiliki irama dan kinerja kerja yang maksimal.
Sistem Informasi Manajemen Pendidikan pada SMK Negeri 2
Bawang ditinjau dari tampilan dan kinerja website memiliki beberapa
kelemahan, yairu:
1. Waktu pembaharuan informasi (information update timebound) yang
tidak pasti jadwalnya sehingga terkesan banyak informasi yang
kurang update bahkan kadaluwarsa.
2. Pengunjung dapat mengakses fitur manapun dalam website karena
tidak ada penyaringan untuk mengakses website yang ditunjukkan
dengan tidak adanya login bagi pengunjung.
3. Data base warga sekolah (belum terisi dan tergarap dengan baik),
meliputi: data guru, staff, siswa, dan alumni. Data base ini
sesungguhnya merupakan salah satu fitur yang penting bagi
pengunjung yang hendak melihat profil dari warga sekolah karena
berkaitan dengan akuntabilitas dan keunggulan warga sekolah yang
dapat

dibandingkan dengan penyelenggara

jasa

pendidikan

menengah kejuruan sejenis.


4. E-learning masih belum tergarap dengan baik padahal secara prinsip
dalam era informasi saat ini pembelajaran secara elektronik yang
tidak

lagi

dibatasi

oleh

sekat-sekat

kelas

sekolah

serta

mengedepankan kemandirian siswa dalam mengembangkan diri


menjadi ciri tuntutan kemajuan jaman. E-learning terkesan belum
digarap secara serius padahal di sinilah letak keunggulan suatu
sekolah sattu dibandingkan dengan sekolah yang lain termasuk
dalam sistem informasi manajemen kurikulum dan akademik lainnya.
5. Tampilan website halaman depan (home) terkesan terlalu penuh dan
tidak efektif. Pada zoom skala 1:1 tampilan website seperti terbagi

30

menjadi 5 bagian sehingga pengunjung dapat merasakan terlalu


ribet dan penat yang berarti memberi kesan kurang nyaman.
6. Berita dan informasi yang disajikan dalam tiap fitur tampil dalam satu
kesatuan satu sehingga belum terdapat pemilahan fungsi masingmasing bagian Sistem Informasi Manajemen Pendidikan secara
mandiri. Hal ini berakibat pada tidak optimalnya performance tiap
fitur karena menjadi tidak jelas sesungguhnya berada dalam
naungan payung bagian/unit kerja yang mana. Sistem akademik,
kesiswaan, humas dan unit produksi/jasa, sarana dan prasarana,
serta manajemen akan lebih efektif jika dibangun dalam sistem
mandiri yang saling berdiri sendiri baru dipayungi oleh official
sekolah.
7. Pada beberapa fitur dan menu terdapat link ganda yang dapat
menyebabkan pengunjung bingung dan fungsi link tidak optimal,
misalnya: (a) pada top menu terdapat menu Galeri dan pada sisi
bawah juga terdapat fitur Lihat Galery Sekolah, (b) pada sisi tengah
terdapat website yang menjadi link sedangkan pada sisi paling
bawah terdapat Link Akademik, (c) pada main menu terdapat ELearning dan PSB sementara pada sisi paling bawah juga terdapat
fitur Layanan Online Kami tentang PSB dan E-Learning.
8. Pada

sistem

informasi

manajemen

pendidikan

yang

diimplementasikan dalam website sekolah belum terdapat menu/fitur


tentang kerja sama dunia usaha/industri dan unit produksi dan jasa
(UPJ) yang dalam unit kerja termasuk pada tugas pokok dan fungsi
wakil kepala sekolah bidang hubungan masyarakat (humas) dan Unit
produksi/jasa. Keunggulan satu SMK dibandingkan dengan SMK
lainnya salah satunya adalah dilihat dari mitra dunia usaha/industri
sebagai institusi pasangan dalam penyelenggaraan pendidikan
vokasional. Dengan demikian fitur kerja sama dengan dunia
usaha/industri mempunyai arti penting dan nilai strategis bagi SMk
untuk mengembangkan potensi siswa dan juga lulusan untuk
bekerja.

31

D. Solusi Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan


SMK Negeri 2 Bawang
Sistem informasi manajemen pendidikan (SIMP) sebagai salah
satu alat (tools) bagi SMK Negeri 2 Bawang dalam rangka meningkatkan
kualitas pelayanan pembelajaran secara berkesinambungan (continous
improvement). Pengembangan SIMP merupakan keniscayaan bagi
sekolah agar dapat menjaga eksistensi dan meningkatkan kualitas
dalam persaingan penyelenggaraan jasa pendidikan yang semakin
kompetetif. SMK Negeri 2 Bawang sebagai penyelenggara pendidikan
menengah kejuruan mengemban amanah agar menghasilkan lulusan
paripurna yang memiliki bukan hanya kecerdasan intelektual tetapi juga
cerdas emosi dan spiritual sehingga dapat diterima pada saat terjun di
masyarakat dan sanggup menghadapi tantangan jaman yang selalu
berkembang.
Untuk menghasilkan lulusan yag memiliki kompetensi sesuai
dengan kebutuhan dunia kerja saat ini, salah satu masalah yang harus
diatasi dalam proses pendidikan adalah bagaimana mengelola lembaga
pendidikan agar mampu memenuhi tuntutan pasar kerja. Solusi yang
paling tepat adalah dengan meningkatkan kualitas pembelajaran yang
mengadopsi praktik manajemen yang dipadukan dengan kemajuan
teknologi informasi. Salah satunya adalah memfasilitasi praktik
pembelajaran dengan menggunakan berbagai infrastruktur teknologi,
misalnya: perpustakaan digital, pembelajaran elektronik (e-learning),
fasilitas pembelajaran dengan memadukan persobal computer, internet,
dan fasilitas teknologi pembelajaran lainnya. Dengan demikian
pengembangan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMP)
merupakan kebutuhan yang tidak dapat diabaikan.
Dengan memperhatikan kendala-kendala yang ditemui dan
kelemahan website www.smkn2bawang.sch.id sebagaimana uraian di
atas maka kami menawarkan solusi pengembangan Sistem Informasi

32

Manajemen Pendidikan (SIMP) yang diimplementasikan pada SMK


Negeri 2 Bawang, sebagai berikut:
1. Kendala yang berhubungan dengan permasalahan manajemen
pada implementasi SIMP dapat direduksi bahkan diselesaikan
dengan baik dengan menggunakan pendekatan human centered
dalam manajemen pendidikan. Dengan pendekatan ini maka
manajemen informasi yang diimplementasikan menekankan pada
pemikiran bagaimana orang menggunakan informasi. Dalam human
centered teknologi dan proses didesain untuk membuat sistem kerja
manusia menjadi lebih efektif dan memuaskan (Rochaety, 2008).
Tim MIS yang telah dikukuhkan dengan SK Kepala Sekolah perlu
dioptimalkan dengan melibatkan perwakilan tiap unit kerja yang
diberi kepercayaan untuk mengelola sesuai dengan tugas pokok dan
fungsi masing-masing divisi/unit kerja tersebut. Admin pada tingkat
pusat berfungsi sebagai koordinator dan controller sehingga waktu
pembaharuan berita dapat dilaksanakan sesuai jadwal yang telah
ditetapkan serta jika ada pembaharuan yang sifatnya irealtime dapat
diselesakan dengan baik.
2. Arsitetur fungsional Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
dikelompokkan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi unit-unit kerja
sesuai dengan implementasi Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO
9001: 2008 tetapi dalam satu kesatuan SMK Negeri 2 bawang
sehingga satu akun pengguna (user) dapat digunakan untuk
mengakses informasi sesuai kebutuhan pengguna. Pengguna
dibedakan menjadi 3 (tiga), yaitu: pengguna umum yang hanya
dapat mengakses informasi mum yang terdapat pada halaman
beranda (home), pengguna siswa yang dapat mengakses semua
Sim kecuali pada sistem manajemen mutu, serta pengguna guru dan
staff yang dapat mengakses semua SIM. Gambar fungsional
pengembangan Sistem Informasi Manajemen Pendidikan (SIMP)
ditunjukkan gambar 8 berikut.

33

Sistem Informasi
Sekolah
(Official)

Sistem Informasi
Kesiswaan

Sistem Informasi
Humas dan UPHI

Identitas Siswa
Kurikulum
Jadwal PBM
E-Learning
Rapor

Ekstrakurikuler
Pendidikan Karakter
BP/BK
Informasi Beasiswa

Kerja sama DU/DI


Prakerin
BKK
UPJ

Data dan Image


Sarana dan
Prasarana
Alat dan Bahan
Praktik

DATA BASE SMK NEGERI 2 BAWANG

Sistem Informasi
Kurikulum dan
Akademik

Sejarah
Profil Sekolah
Profil Jurusan (TAV,
TEI, TSM, TKJ, dan
TIPTL)
Visi dan Misi
Struktur Organisasi
Logo dan
Maknanya
Agenda Sekolah
Catatan Prestasi

Sistem Informasi
Sarana dan
Prasarana

Sistem Informasi
Manajemen
Mutu

Pedoman Mutu
SOP
Instruksi Kerja
Form

PENGGUNA
UMUM

PENGGUNA
SISWA, GURU
DAN STAF

PENGGUNA
GURU DAN
STAF

Gambar 8. Fungsional Pengembangan SIMP SMK Negeri 2 Bawang

34

3. Tampilan website bagian depan merupakan cermin diri dan kualitas


sekolah sehingga perlu dibuat bagus dan berkualitas. Semua berita
dan informasi tidak perlu ditampilkan semuanya dalam satu halaman
beranda (home) yang menjadikan tampilan semrawut dan tidak enak
dipandang. Direncanakan tampilan halaman beranda (home) adalah
informasi umum sekolah (official sites) dalam bentuk menu yang
terdiri dari: sejarah, profil sekolah dan jurusan, visi dan misi, logo dan
maknanya, agenda sekolah, dan catatan prestasi, serta tampilan
image dan berita singkat kegiatan sekolah yang dapat diakses untuk
informasi lengkapnya. Dengan demikian, informasi-informasi yang
bersifat umum dan dapat diakses oleh seluruh pengunjung
ditampilkan pada halaman beranda (home) ini. Pada beranda
terdapat isian (login) bagi pengguna yang akan mengakses lebih
lanjut sistem informasi manajemen yang disediakan. Desain
tampilan halaman beranda (home) ditunjukkan oleh gambar 9
berikut.

Sejarah

Profil Sekolah

Profil Jurusan

Struktur

Visi & Misi

Logo

Agenda

Prestasi

Web Translator

Gambar 9. Tampilan Halaman Beranda (Home) Pengembangan SIMP

35

4. Login diisi oleh peserta didik dan warga sekolah selaku pengguna
yang

mempunyai

hak

untuk

mengakses

sistem

imformasi

manajemen yang disediakan, meliputi: kurikulum dan akademik,


kesiswaan, humas dan uphi, serta sarana dan prasarana. Model
login seperti ini dimaksudkan agar tidak sembarang pengunjung
dapat memasuki layanan sistem informasi manajemen pendidikan
yang diperuntukkan bagi peningkatan kualitas pelayanan dan
pembelajaran peserta didik.
5. Sistem Informasi Manajemen Pendidikan menggunakan pendekatan
pemisahan berdasarkan unit kerja untuk optimalisasi pelayanan.
Terdapat 5 (lima) sistem induk yang di dalamnya terdapat beberapa
sub sistem, yaitu:
a. SIM Kurikulum dan Akademik, berisi: identitas siswa, kurikulum,
jadwal pembelajaran dan kehadiran, e-learning, dan lembar hasil
belajar (rapor).

SIM KURIKULUM DAN AKADEMIK (SIKURA)

LOGIN KE
Official Sites
Identitas Siswa

Jadwal PBM

E-Learning

SIM Kesiswaan
SIM Humas & UPHI
SIM Sarpras

Kurikulum

Kehadiran

Rapor

Gambar 10. SIM Kurikulum dan Akademik

36

LOG OUT

Keterangan:
1) Identitas Siswa berisi data siswa dengan ketentuan sesuai
dengan data pada Buku Laporan Hasil Belajar (rapor).
2) Kurikulum berisi mata pelajaran pada semester berjalan.
3) Jadwal Pembelajaran berisi Jadwal Pelajaran Regular yang
harus diikuti sesuai dengan jam pembelajaran.
4) Kehadiran berisi jumlah akumulasi kehadiran dalam tiap
pertemuan harian tiap mata pelajaran.
5) E-Learning berisi kegiatan pembelajaran elektronik di
dalamnya

dimuat

sumber

belajar

berupa

modul

pembelajaran, lembar kerja (job sheet), tugas mandiri,


evaluasi penguasaan kompetensi, dan form untuk umpan
balik dan interaksi dengan guru mata pelajaran.
b. SIM Kesiswaan, berisi: kegiatan ekstrakurikuler, pendidikan
karakter, BP/BK, informasi beasiswa, dan agenda kegiatan.

SIM KESISWAAN (SIKESIS)

LOGIN KE
Official Sites
Ekstrakurikuler

BP/BK

Beasiswa

Kur. & Akademik


SIM Humas & UPHI
SIM Sarpras

Pend. Karakter

Kerohanian

Agenda Kegiatan

Gambar 11. SIM Kesiswaan

37

LOG OUT

Keterangan:
1) Ekstrakurikuler berisi kegiatan ekstra kurikuler yang diikuti
oleh peserta didik untuk mengembangkan bakat dan minat.
Ekstrakurikuler terdiri dari empat bidang, yaitu: (a) olah raga,
meliputi: atletik, bola basket, sepak bola, futsal, bola voli,
pencak silat, dan sepak takraw; (b) pengembangan minat dan
bakat non olah raga dan seni, meliputi: pramuka, palang
merah remaja (PMR), patroli keamanan sekolah (PKS),
pecinta alam sipakawa, majalah dinding, BTA dan rebana,
seni tari, serta seni lkis dan kerajinan; (c) akademis, meliputi:
kelompok ilmiah remaja (KIR), fisika terapan, kimia terapan,
dan matematika terapan; serta (d) kompetensi keahlian dan
LKS, meliputi: electronic aplication, pembuatan film, radio
broadcasting, elektronika industri, skill contest dan LKS TSM,
networking, animasi, desain web, desain grafis, dan IT
support.
2) Pendidikan karakter berisi serangkaian kegiatan, seperti:
religius, jujur, disiplin, toleran, kerja keras, cinta damai,
tanggung-jawab, dan sebagainya. Nilai-nilai tersebut perlu
ditumbuhkembangkan peserta didik yang pada akhirnya akan
menjadi pencerminan hidup bangsa Indonesia. oleh karena
itu, sekolah memiliki peranan yang besar sebagai pusat
pembudayaan melalui pengembangan budaya sekolah
(school culture).
3) BP/BK berisi kegiatan layanan bimbingan dan penyuluhan
serta bimbingan konseling dan karir melalui layanan
bimbingan individual maupun kelompok dalam rangka
mengoptimalkan

potensi

siswa

agar

berhasil

dalam

melaksanakan kegiatan pembelajaran dan juga orientasi


setelah lulus sekolah.
4) Kerohanian berisi kegiatan yang berhubungan dengan
peningkatan iman dan takwa kepada Tuhan Yang maha Esa

38

melalui aktivitas ibadah baik ibadah rutin mislanya sholat


dzuhur dan ashar berjamaah, maupun kegiatan perayaan
hari besar keagamaan.
5) Beasiswa berisi informasi beasiswa yang tersedia baik oleh
ekolah, pemerintah maupun lembaga swasta yang bekerja
sama

dengan

sekolah.

Beasiswa

diharapkan

dapat

membantu siswa dalam menyelesaikan pembelajaran tanpa


dibebani dengan biaya sekolah bagi siswa yang kurang
mampu.
6) Agenda kegiatan berisi rencana kegiatan yang menjadi
agenda dalam kegiatan sekolah.

c. SIM Humas dan UPHI (unit produksi dan hubungan industri),


berisi: kerja sama du/di, prakerin (praktik kerja industri), bursa
kerja khusus (BKK), dan unit produksi/jasa.

SIM HUMAS DAN UPHI (SIHUMHI)

LOGIN KE
Official Sites
Kerja Sama DU/DI

Bursa Kerja Khusus

Kur. & Akademik


SIM Kesiswaan
SIM Sarpras

Praktik Kerja Industri

Unit Produksi dan Jasa

Gambar 12. SIM Humas dan UPHI

39

LOG OUT

Keterangan:
1) Kerja sama DU/Di berisi informasi dunia usaha/industri yang
merupakan pasar kerja bagi lulusan SMK yang menjadi mitra
sekolah sebagai institusi pasangan dalam penyelenggaraan
pendidikan sistem ganda (link and match). Informasi tentang
dunia usaha/industri sebagaimana yang dibutuhkan oleh
siswa meliputi: alamat, jenis dan bidang usaha, keterkaitan
dengan kompetensi keahlian yang diajarkan di sekolah,
prosedur rekruitmen tenaga kerja, dan keterampilan yang
dibutuhkan.
2) Praktik kerja industri merupakan kegiatan pembelajaran di
dunia usaha/industri yang menjadi mitra sekolah sebagai
institusi pasangan dalam penyelenggaraan pendidikan sistem
ganda (link and match). SIMP dalam praktik kerja industri
berisi: identitas siswa, tempat DU/DI untuk prakerin, lama
waktu prakerin, nama pembimbing, dan jurnal harian.
3) Bursa Kerja Khusus adalah unit pelaksana teknis yang
memberikan

informasi

tentang

lapangan

kerja

serta

mempertemukan antara pemberi kerja dengan pencari kerja


agar mendapatkan pekerjaan sesuai dengan kebutuhan dunia
kerja/industri. Bursa Kerja Khusus, berisi: data siswa pencari
kerja,

informasi lowongan kerja, prosedur rekruitmen,

persyaratan, jenis pekerjaan, dan kompetensi keahlian yang


dibutuhkan.
4) Unit Produksi dan Jasa (UPJ) merupakan unit usaha yang
menjual produk-produk dan jasa yang dihasilkan oleh sekolah
kepada masyarakat secara umum dan dunia usaha/industri
secara umum. Informasi yang disediakan meliputi: jenis
produk dan spesifikasi teknis, jenis layanan jasa perbaikan
teknik sesuai dengan kompetensi keahlian, juga informasi
proyek yang dapat dikerjakan oleh siswa untuk menghasilkan
produk maupun jasa.

40

d. SIM Sarana dan Prasarana, berisi: data dan image sarana dan
prasarana pendukung kegiatan pembelajaran, alat dan bahan
praktik.

SIM SARANA DAN PRASARANA (SISARPRAS)

LOGIN KE
Official Sites
Ruang Teori

Laboratorium

Bahan Praktik

Kur. & Akademik


SIM Kesiswaan
SIM Humas & UPHI

Bengkel Praktik

Alat Praktik

Galery Sarpras

LOG OUT

Gambar 13. SIM Sarana dan Prasarana


Keterangan:
1) Ruang teori berisi informasi denah dan data tentang ruang
teori.
2) Bengkel praktik berisi informasi tentang fungsi penggunaan
bengkel

untuk

praktik

mata

pelajaran

sesuai

jadwal

penggunaan bengkel, denah dan data tentang bengkel


praktik.
3) Laboratorium berisi informasi tentang fungsi penggunaan
laboratorium untuk praktik mata pelajaran sesuai jadwal
penggunaan, denah dan data tentang laboratorium.

41

4) Alat praktik berisi infomasi tentang alat-alat praktik yang


digunakan untuk kegiatan praktik.
5) Bahan praktik berisi informasi tentang bahan-bahan praktik
yang digunakan untuk kegiatan praktik.
6) Galery sarana dan prasarana berisi image tentang sarana dan
prasarana yang dimiliki oleh sekolah untuk mendukung
kegiatan pembelajaran baik teori maupun praktik.

e. SIM Manajemen Mutu, berisi: Pedoman Mutu, SOP, Instruksi


Kerja, dan Form.

SIM MANAJEMEN MUTU (SIMAMU)

LOGIN KE
Official Sites
Pedoman Mutu

Instruksi Kerja

Kur. & Akademik


SIM Kesiswaan
SIM Humas & UPHI

SOP

Form

SIM Sarpras
LOG OUT

Gambar 14. SIM Manajemen Mutu


Keterangan:
1) Pedoman Mutu merupakan dokumen yang menggambarkan
bagaimana organisasi atau Sekolah mengimplementasikan
Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008. Pedoman Mutu ini

42

merupakan jawaban organisasi atau Sekolah terhadap


persyaratan Sistem Manajemen Mutu ISO 9001:2008 secara
garis besar.
2) SOP (Standard Operational Procedure) merupakan alur
bagaimana suatu kegiatan dilakukan oleh sekolah. Prosedur
digunakan sebagai acuan dalam mengelola kegiatan dalam
organisasi atau sekolah. Prosedur ini berlaku di seluruh unit
kerja.
3) Instruksi Kerja (IK) merupakan rincian dari SOP yang
digunakan sebagai acuan dalam melaksanakan suatu
pekerjaan.
4) Form-form

merupakan

formulir

yang

telah

dibakukan

berdasarkan kebijakan manajemen mutu yang harus diisi


sesuai dengan kerja yang dilakukan. Formulir yang telah terisi
menjadi dokumen.

43

BAB IV
PENUTUP

A. Simpulan
1. Gambaran bentuk website sekolah sebagai implementasi sistem
informasi manajemen pendidikan memberikan informasi kepada
pengunjung tentang profil sekolah, visi dan misi, program dan
kegiatan

pengembangan

sekolah,

kegiatan

kurikulum

dan

kesiswaan, hubungan masyarakat dan dunia usaha/industri serta


manajemen.
2. Keunggulan

website

sebagai

media

informasi

manajemen,

diantaranya: accessable, kelengkapan informasi, tools translater,


penggunaan bahasa yang komunikatif, buku tamu sebagai media
interaksi dan umpan balik, web statistik, tersedianya link dengan
lembaga terkait, dan informasi kegiatan yang selalu diperbaharui.
3. Kendala yang dihadapi dalam implementasi sistem informasi
manajemen berkaitan dengan praksis manajemen pendidikan
menyangkut aspek sumber daya manusia (man), sarana dan
prasarana (matherial), pendanaan (money), dan metode (method).
Kelemahan

website

sebagai

implementasi

sistem

informasi

manajemen, diantaranya: waktu pembaharuan informasi, tidak ada


saringan (filter) pengunjung, data base yang tidak terbaharui, elearning yang tidak tergarap dengan baik, tampilan halaman beranda
yang tidak efektif, belum terdapat pemilahan informasi tiap bagian
unit kerja, terdapat beberapa link ganda, dan sekolah belum terdapat
menu/fitur tentang kerja sama dunia usaha/industri dan unit produksi
dan jasa (UPJ).
4. Solusi pengembangan sistem informasi manajemen pendidikan
dilakukan,

melalui: (a) pendekatan

human

centered

dalam

implementasi manajemen pendidikan, (b) arsitektur funngsional


SIMP

dikembangkan

dengan

44

optimalisasi

fungsi

unit

kerja

berdasarkan Sistem Manajemen Mutu (SMM) ISO 9001: 2008, (c)


tampilan halaman beranda (home) beruapa official sites yang bebas
dikunjungi oleh pengguna siapapun, (d) diberlakukan login bagi
pengunjung sistem informasi manajemen, dan (e) pengembangan
lima sistem informasi manajemen, yaitu: kurikulum dan akademik,
kesiswaan, humas dan UPHI, sarana dan prasarana, serta
manajemen mutu.

B. Saran
1. Diharapkan pemerintah terutama Dinas Pendidikan, Pemuda dan
Olah Raga Kabupaten Banjarnegara mempertimbangkan kebijakan
untuk peningkatan kualitas pendidikan secara berkesinambungan
melalui optimalisasi implementasi sistem informasi manajemen
pendidikan di seluruh sekolah.
2. Diharapkan pihak sekolah dapat melakukan analisis lebih lanjut
berdasarkan kelebihan maupun kekurangan dan tawaran solusi
untuk peningkatan kualitas layanan bagi siswa selaku pelanggan
dan juga stakeholder sehinga pengembangan sistem informasi
manajemen pendidikan merupakan program unggulan sekolah
dalam upaya menghasilkan lulusan yang berkualitas sesuai dengan
tuntutan dunia usaha/industri yang selalu berkembang.
3. Diharapkan mahasiswa calon pengawas mempunyai konsep yang
jelas tentang bagaimana Sistem Informasi Manajemen Pendidikan
diimplementasikan berdasarkan teori dan fakta empiris di lapangan
sehingga dapat merekomendasikan satu sistem yang dapat
mengoptimalkan

kualitas

pelayanan

meningkatkan mutu pendidikan.

45

pembelajaran

untuk

DAFTAR PUSTAKA

Bachino, William A. (1972). Management Insformations Systems Tools and


techniques. New Jersey: Prentice-Hall Inc. Cliffs.
Davis, Gordon B. (1974). Management Information System Conceptual
Foundation, Structure, and development. Tokyo: McGRaw Hill,
Kogakusha Ltd.
Hussain, K.M. (1977). Management Information System for Higher
Education. France: OECD.
Laudon, Kenneth C. and Laudon, Jane P. (1998). Management Information
Systems: Organizationb and Technology. 4th Edition. New York:
Prentice Hall International.
Mintorogo, Sedarmayanti. (1992). Dasar-dasar Pengetahuan tentang
Manajemen Perkantoran. Bandung: Ilham Jaya.
Moekijat. (1991). Pengantar Sistem Informasi Manajemen. Bandung:
Remaja Rosda Karya.
Mudrick, Robert G. (1984). Information Systems for Modern management.
New Jersey: Prentice-Hall Inc.
Prabantoro, Gatot. (2003). Sistem Informasi Manajemen Berbasis
Komputer. Jakarta: Maximax.
Rochaety, Eti. Dkk. 2008. Sistem Informasi Manajemen Pendidikan.
Jakarta: PT. Bumi Aksara.
Raymond, McLeod. (2001). Management Information System. 8th Edition.
Ney York: Prentice Hall International.
Suhardan, Dadang. (1982). Administrasi Kantor Sekolah. Bandung: FIP
IKIP Bandung.
Suhardan, Dadang., dkk. (2012). Manajemen Pendidikan. Bandung:
Alfabeta.
Turban, McLeab and Wetherbe. (2001). Information Technology for
Management Making Connetions for Strategic Advance. 2nd Edition.
London: John Welley & Sons.
Zulkifli, Amsyah. (1997). Manajemen Sistem Informasi. Jakarta: Gramedia
Pustaka Utama.