Anda di halaman 1dari 3

PENGEMBANGAN EMPATI KONSELOR

Mind Mapping
disusun guna memenuhi tugas
mata kuliah Pengembangan Pribadi dan Profesi Konselor.
Dosen Pengampu : Dr. Awalya, M.Pd.,Kons. dan Carti, S.Pd.

oleh :
Sugesti Yoan Ahmad Yani

(1301413080)

BK SD Rombel 1

JURUSAN BIMBINGAN DAN KONSELING


FAKULTAS ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS NEGERI SEMARANG
2015

Pemantauan diri (self-monitoring) merupakan suatu proses konseli


mengamati dan mencatat segala sesuatu tentang dirinya sendiri dalam interaksinya
dengan lingkungan.
Tahap pemantauan diri: Menjelaskan rasional pemantauan diri,
Mendiskriminasi respon, Mencatat respon, Memetakan respon, Menanyakan data,
dan Analisis data.

Teknik Konseling Self-Management


Teknik
Konseling
SelfManagement merupakan seperangkat
aturan dan upaya untuk menjalankan
praktek bantuan profesional terhadap
individu
agar
mereka
dapat
mengembangkan
potensi
dan
memecahkan setiap masalahnya dengan
mengimplementasikan
seperangkat
prinsip atau prosedur yang meliputi :

Reinforcement yang positif (self-reward), digunakan untuk membantu


konseli mengatur dan memperkuat perilakunya melalui konsekuensi yang dihasilkan
sendiri.
Banyak tindakan individu yang dikendalikan oleh konsekuensi yang
dihasilkannya sendiri sebanyank yang dikendalikan oleh konsekuensi eksternal.

Penguasaan terhadap rangsangan (stimulus control)


Kendali stimulus menekankan pada penataan kembali atau modifikasi
lingkungan sebagai isyarat khusus (gues) atau anteseden atas respons tertentu.
Kendali stimulus dapat digunakan untuk mengurangi atau meningkatkan
perilaku tertentu. Untuk mengurangi perilaku tertentu, isyarat khusus yang merupakan
anteseden bagi perilaku tertentu harus dikurangi frekuensinya, ditata kembali, atau
diubah waktu dan tempat kejadiannya.

SELF-MANAGEMENT SEBAGAI STRATEGI DALAM


KONSELING
Self management adalah suatu strategi pengubahan perilaku
yang dalam prosesnya konseli mengarahkan perubahan tingkah
lakunya sendiri dengan suatu teknik atau kombinasi teknik terapetik.
Yang meliputi istilah self-directed (pengarahan diri) yang mempunyai
istilah sama dengan self-control (penguasaan diri).
DEFINISI
Self-Management
adalah
sebuah terminologi psikologi untuk
menggambarkan proses pencapaian
otonomi diri. Yang termasuk selfmanagement adalah goal setting,
planing, scheduling, task tracking,
self-evaluation, self-intervention, selfdevelopment.

KONSEP DASAR
SELF MANAGEMENT

TUJUAN SELF MANAGEMENT DALAM KONSELING


a. Memberikan peran yang lebih aktif pada siswa dalam proses
konseling;
b. Keterampilan siswa dapat bertahan sampai di luar sesi konseling
c. Perubahan yang mantap dan menetap dengan arah prosedur yang
tepat
d. Menciptakan keterampilan belajar yan baru sesuai harapan
e. Dapat mempola perilaku, pikiran, dan perasaan yang dinginkan.

Self-management
meliputi:
pemantauan diri (self-monitoring),
reinforcement yang positif (selfreward), kontrak atau perjanjian dengan
diri sendiri (self-contracting), dan
penguasaan
terhadap
rangsangan
(stimulus control).

Aspek-aspek yang dapat dikelompokkan ke dalam prosedur selfmanagement menurut Yates (1985:4) adalah:
a. Management by antecedent: pengontrolan reaksi terhadap
sebab-sebab atau pikiran dan perasaan yang memunculkan
respon.
b. Management by consequence: pengontrolan reaksi terhadap
tujuan perilaku, pikiran, dan perasaan yang ingin dicapai.
c. Cognitive techniques: pengubahan pikiran, perilaku daan
perasaan.
d. Affective techniques: pengubahan emosi secara langsung.