P. 1
Kenaikan Tarif Dasar Listrik 15%

Kenaikan Tarif Dasar Listrik 15%

|Views: 163|Likes:
Dipublikasikan oleh Alfian

More info:

Published by: Alfian on Mar 25, 2010
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/21/2010

pdf

text

original

Kenaikan Tarif Dasar Listrik 15%

PT. PLN Persero berencana ingin menaikkan tarif dasar listrik sebesar 15% pada pertengahan tahun ini sekitar bulan Juli, namun hal ini masih dalam tahap perencanaan dan semuanya akan diserahkan kembali kepada pemerintah dan belum pasti kapan bisa terealisasikan, kenaikan TDL (Tarif Dasar Listrik) tersebut tentunya akan membantu pemerintah untuk mengurangi subsidi listrik. Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan pemerintah berencana untuk menaikkan tarif dasar listrik (TDL) sebesar 15% pada semester kedua 2010, tepatnya pada Juli. Kenaikan TDL itu merupakan rata-rata secara keseluruhan dari semua golongan. Meski demikian Menkeu menyatakan kebijakan ini tidak otomatis menaikkan TDL untuk konsumen golongan bawah yang mengkonsumsi listrik antara 450-900 volt amore. (http://www.mediaindonesia.com), Keputusan pemerintah untuk menaikkan TDL, sebenarnya tidak memberikan dampak yang signifikan terhadap keuangan PLN. Kenaikan TDL dilakukan lebih karena supaya pemerintah bisa menekan subsidi listrik yang harus dikeluarkannya. Menaikkan TDL merupakan wacana yang sangat sensitif, oleh karena itu pemerintah harus mempertimbangkan beberapa faktor penting seperti dana subsidi listrik, isu prorakyat hingga menyangkut sisi politik. Dengan begitu penilaian tentang kebijakan itu belum bisa dipastikan. Saat ini PLN lebih berkonsentrasi tentang pelayanan publik agar masyarakat sebagai konsumen merasa puas terhadap kinerja dan bentuk pengabdiannya kepada masyarakat. .( http://www.riaupos.com) Menteri Keuangan Sri Mulyani mengisyaratkan akan adanya kenaikan TDL pada bulan Juli. Hal itu merupakan konsekuensi dari minimnya anggaran subisidi listrik. Sri Mulyani mengaku sudah menambah anggaran subsidi listrik sebesar Rp16,70 triliun, yaitu dari Rp37,80 triliun dalam APBN 2010 menjadi Rp54,50 triliun dalam APBNP 2010. Total anggaran subsidi energi tahun ini mencapai Rp143,79 triliun, naik Rp37,26 triliun dari alokasi APBN 2010. (http://www.riaupos.com). Apabila Pemerintah menyetujui kenaikan TDL maka anggara subsidi listrik bisa di tekan dan anggraannya bisa di alokasikan ke sector lain yang perlu mendapat anggaran, selain itu pemerintah juga bisa mendanai PLN untuk membeli mesin – mesin baru dari dari sisa anggaran subsidi kepada PLN agar pasokan listriknya bertambah.

Sementara itu, Dirjen Listrik dan Pemanfaatan Energi (LPE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Jacobus Purwono menyatakan, rencana kenaikan tarif dasar listrik sebesar 15 persen merupakan kenaikan rata-rata berdasarkan golongan. “Kenaikan rataratanya 15 persen, jadi ada yang kecil dan ada yang besar. Tergantung golongannya. Purwono mengungkapkan, saat ini pemerintah tengah melakukan simulasi penerapan tarif baru itu. Sebab hal itu merupakan amanat dari Undang-Undang APBN 2010. Mengenai penambahan subsidi listrik tahun ini, Purwono menuturkan, itu merupakan konsekuensi dari molornya kenaikan tarif listrik yang seharusnya awal tahun. (www.riaupos.com) Apabila TDL telah direalisasikan mungkin ada banyak dampak negatif yang ditimbulkan, misalnya saja ancaman Inflasi yang tinggi, hal ini disebabkan karena kenaikan TDL akan mempengaruhi lemahnya daya beli masyarakat, menurunnya pendapatan riil bagi masyarakat sehingga menyebabkan lemahnya terhadap permintaan terhadap barang yang ditawarkan, karena harga barang di pasar telah mengalami kenaikan, menurunnya pertumbuhan ekonomi, dan kenaikan biaya produksi, apabila dilihat dari sisi daya saing produk domestik, kenaikan TDL memicu naiknya biaya produksi dan industri pun akan dihadapkan kepada naiknya biaya tinggi. Kenaikan TDL ini berlaku pada semua golongan, tetapi tidak pada golongan bawah yang memiliki daya 400-900VA. Tetapi kenaikan TDL tidak berlaku pada industri yang mempunyai daya 6600 VA, karena kenaikan TDL berlaku pada rumah tangga golongan atas, instansi pemerintahan dan kelas bisnis, apabila kenaikan tarif listrik dibebankan kepada industri, maka bisa jadi akan memberatkan industry tersebut, karena Indonesia baru saja terkena krisis ekonomi yang menyebabkan banyak bahan – bahan baku yang melonjak mahal, namun perlahan – lahan masih dalam masa pemulihan ekonomi, selain itu krisis listrik juga masih sering di alami oleh para industry yang membutuhkan energy listrik, belum lagi dengan adanya perdagangan bebas ACFTA membuat para industry harus mengoptimalkan produksinya mereka. Namun apabila dilihat dari tanggapan saya sendiri kenaikan TDL sebesar 15% memiliki sisi positif dan sisi negatifnya, apabila dilihat dari sisi positifnya mungkin pemerintah bisa menekan subsidi listrik sehingga anggaran pemerintah bisa di alokasikan ke sektor lain yang perlu mendapat anggaran lebih sehingga dapat saling menutupi kekurangan sector – sector tersebut, tapi apabila dilihat dari sisi negatifnya cenderung banyak sekali menimbulkan dampak

dari kenaikan TDL, misalnya saja selama ini pelayanan PLN kepada masyarakat sebagai konsumen masih sangat kurang, hal ini disebabkan karena krisis listrik masih terjadi dimana – mana, sehingga tingkat kepuasan terhadap pelayanan PLN masih sangat kurang, setidaknya PLN harus bisa menambah pasokan listrik lagi kepada masyarakat, jika pelayanannya kepada masyarakat sudah membaik dan masyarakat bisa menerima mungkin PLN bisa menaikkan TDL. PLN perlu manajemen yang bagus untuk penigkatan pasokan listrik, apabila PLN masih kekurangan dana PLN bisa mengajak investor asing untuk membantu PLN, selain itu penggantian mesin – mesin lama yang tidak layak dipakai harap diganti dengan yang baru dalam penyediaan pasokan listrik. (http://www.mediaindonesia.com). Penyediaan pasokan listrik khususnya di daerah timur perlu mendapat perhatian bagi PLN, karena banyaknya permintaan terhadap listrik membuat pasokan listrik di daerah timur tidak mencukupi, oleh sebab itu peran pemerintah dan PLN dalam upaya mendukung penambahan pasokan listrik perlu ditingkatkan lagi. Pengawasan terhadap praktik pencurian listrik harus ditegakkan, banyak sekali orang – orang yang mencuri listrik secara ilegal masih banyak ditemukan, hal ini bisa saja membuat krisis listrik bagi para konsumen, oleh karena itu manajemen dan pengawasan yang bagus perlu di optimalkan, serta lemahnya hukum di negeri ini perlu dibenahi, karena lemahnya hukum sehingga para pelaku pencurian listrik merajarela di negeri ini, bila perlu memberi sanksi yang berat bagi oknum pencurian listrik tersebut agar hal semacam ini tidak akan terulang lagi. Daerah yang sering mengalami krisis energy listrik terutama di daerah timur misalnya NTB dan NTT, hal ini terjadi karena pesatnya pembangunan perumahan, pertokoan dan banyak perkantoran yang memerlukan energy listrik yang besar tetapi hal itu tidak di imbangi dengan pasokan listrik yang memadai sehingga pada akhirnya berdampak pada pemadaman listrik secara bergilir dan tentunya sangat menggagnggu aktifitas rumah tangga maupun produksi. Dalam hal ini PLN perlu memberi perhatian yang lebih kepada daerah yang sering dilanda krisis listrik agar krisis listrik dapat teratasi, misalnya saja PLN membangun pembangkit listrik baru untuk penyediaan pasokan listrik di daerah timur dengan tujuan mengatasi krisis listrik tersebut, apabila PLN telah memberi pelayanan kepada mesyarakat secara penuh mungkin untuk usulan kenaikan TDL bisa di rencanakan bersama pemerintah.

Sumber Referensi
1. http://www.mediaindonesia.com/read/2010/03/09/128189/4/2/PLN-TanggapiDingin-Rencana-Penaikkan-TDL-15-Persen

di akses pada hari Selasa, 09 Maret 2010
2. http://www.riaupos.com/berita.php?act=full&id=3503&kat=3

di akses pada tanggal 10 Maret 2010 3. http://www.mediaindonesia.com/read/2010/03/03/128458/4/2/Kenaikan_TDL_tak_Masu k_Akal di akses pada hari Rabu, 10 Maret 2010
4. http://www.antara.co.id/berita/1268199679/kenaikan-tarif-listrik-picu-inflasitinggi

di akses pada hari Rabu, 10 Maret 2010
5. http://economy.okezone.com/read/2010/03/08/320/310423/tdl-naik-15-padajuli-2010

di akses pada hari Senin, 8 Maret 2010

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->