Anda di halaman 1dari 4

ANALISIS DAN AUDIT LAPORAN KEUANGAN

Dalam bagian sebelumnya mengenai analisis akuntansi kami menuliskan


pentingnya penilaian kualitas informasi yang ada dalam catatan-catatan
perusahann yang diterbitkan. Pembaca yang bijak harus menilai
kecukupan pengukuran akuntansi yang dipergunakan dan menghilangkan
penyimpangan yang disebabkan oleh penggunaan metode-metode
akuntansi yang tidak tepat. Untuk itu sekarang akan membahas fungsi
audit atau pembuktian dan peran yang dimainkannya dalam analisis
laporan keuangan internasional.
Fungsi Pembuktian
Para auditor independen melakukan fungsi pembuktian dalam
laporan keuangan. Mereka meninjau informasi keuangan yang diberikan
oleh direksi suatu perusahaan dan kemudian membuktikan reliabilitas,
kewajaran dan aspek-aspek kualitas lainnya. Proses ini menentukan dan
mempertahankan integritas informasi keuangan tersebut
Pertumbuhan audit sebagai profesi yang terpisah dan berbeda
selama abad 19 didorong oleh perundangan di Inggris kira-kira pada
tahun 1845 (persyaratan bahwa perusahaan menyimpan catatan-catatan
yang harus diaudit oleh orang lain selain direktur. Dewan akuntansi
pertamanya adalah Society of Accountant di Edinburgh
Para penanam modal dan pembaca laporan keuangan yang lain
mempertaruhkan pembuktian pada auditor profesional.
Selain keputusan dan pengaruh minat masyarakat, audit
independen membawa efisiensi kedalam proses laporan keuangan. Jika
pengguna informasi keuangan harus mendapatkan informasinya sendiri
dan menguji informasi per nomor , per pengguna akan menghasilkan
proses yang memakan biaya yang sangat tinggi. Pembagian tanggung
jawab akan sangat berguna. Direksi memiliki keuntungan komparatif
dalam mempersiapkan dan menawarkan informasi keuangan yang
diperlukan oleh pengguna dari luar perusahaan sedangkan auditor
memiliki keuntungan komparatif dalam memastikan representasi
keuangan direksi cukup terbebas dari penyimpangan.
Pembuktian independen mereka memungkinkan para pembaca
laporan diseluruh dunia membedakan praktik akuntansi yang diterima dan
tidak diterima secara umum untuk menilai kualitas laporan keuangan
pada biaya yang lebih rendah dari orang lain.

Laporan Audit
Pembuktian auditor biasanya disampaikan kepada para pembaca
laporan keuangan melalui laporan audit.

Laporan Audit di Amerika : menentukan pendapat auditor


Laporan Audit Jerman : mengembangkan tatanan informasi untuk
mencakup informasi tentang perkembangan selanjutnya seperti
deksripsi sistem manajemen risiko perusahaan

Perbedaan laporan yang paling jelas adalah pada pendapat-pendapat


yang diutarakan.

Audit dan Kredibilitas


Kredibilitas laporan audit memiliki beberapa landasan yaitu tidak
terbatas pada, sumber standar audit, pelaksanaannya, profesionalisme
individu atau kelompok yang melakukan audit.
Standar audit berasal dari legislasi nasional (tampilan 9-7) seperti
Companies Act/ atau asosiasi akuntansi profesional swasta.Standarstandar audit biasanya diumumkan oleh kelompok-kelompok akuntan
profesional swasta dibanyak negara.
Pelaksanaan standar-standar audit dan perubahan-perubahan audit
terbukti sulit pada tingkat internasional. Standar yang dikembangkan
secara profesional biasanya kurang memiliki kekuatan hukum,
kemungkinan sanksi ekonomi dan yang lebih umum politik internasional
dan pengakuan diplomatis.
Kewajiban auditor bagi pihak ketiga karena tindakan yang tidak sah
menggambarkan betuk pelaksanaaan pasar. Disebagian besar negara,
para aiuditor bisa dianggap bersalah karena kelalaian atau kecurangan
yang besar.
Kredibiltas audit adalah tanggung jawab orang yang melakukan
audit. Para pembaca laporan keuangan harus bisa membedakan antara
dua kelas akuntan. Tampilan 9-10 berisi contoh-contoh perbedaan auditor
di beberapa negara.
Selanjutnya adalah masalah mengenai kualifikasi dan lisensi auditor.
Nilai seorang auditor terletak pada kemandiriannya dari perusahaan yang
diauditnya.
Mekanisme Penanggulangan
Kita telah melihat bahwa laporan audit berbeda diseluruh dunia
dalam isi informasinya. Kita juga telah melihat keragaman landasan yang
memberikan kredibilitas fungsi pembuktian. Perbedaan tersebut
mendukung panggilan untuk upaya harmonisasi internasional yang kuat
dalam audit. Sebuah organisasi yang memiliki misi untuk harmonisasi
standar audit global adalah IFAC.
Bila tidak adanya harmonisasi standar audit, para anlis harus bisa
memahami syarat-syarat audit yang ada di negara dengan entitas bisnis
dimana laporan keuangannya sedang benar-benar diteliti.
Audit Internal
Audit eksternal yang aman dari sebuah entitas adlah sebuah syarat
yang diharuskan untuk menjamin kredibilitas komunikasi manajemen
dengan pihak-pihak luar. Namun itu sja tidak cukup, efektivitas sistem
kontrol internal sama pentingnya karena sistem tersebut memberikan
lebih banyak sistem periksa dan perhitungan yang tepat waktu daripada
yang diberikan oleh auditor diluar perusahaan. Aktivitas jasa yang

membentuk dan mengawasi sistem kontrol internal suatu perusahaan


adalah fungsi audit internal.
Banyak penjelasan yang berhubungan dengan peningkatan internal
audit , salah satunya yaitu pertum uhan komite audit dari dewan korporasi
direktur yang fenomenal. Komite ini berperan aktif dalam hal pengaturan
perusahaan dan sering kali menggunakan fungsi audit internal sebagai
alatnya. Sehingga hal ini makin mempermudah para auditor internal.
Faktor lainnya adalah pertumbuhan dalam kebutuhan kontrol
perusahaan yang belum pernah ada sebelumnya. Masalah keamanan
yang melekat pada sistem informasi terkomputerisasi yang sekarang ini
membuat audit internal efektif menjadi sebuah aktivitas yang wajib.
Faktor-aktor lain yang membantu menjelaskan pertumbuhan dan
pengakuan serta pentingnya audit internal :

Akuntabilitas direksi yang semakin meningkat


Meningkatnya kompleksitas organisasi (perusahaan multi nasional)
Banyaknya penggabungan,akuisisi dan restrukturisasi perusahaan
Meningkatnya penggunaan pembayaran elektronik dan transfer lain
untuk tujuan terlarang (pencucian uang)
Kepercayaan semakin meningkat pada audit internal oleh auditor
luar
Meningkatnya persyaratan regulasi kinerja audit internal yang
sejajar dengan SOX

Organisasi Profesional
Profesional yang berfokus pada audit internal disediakan oleh
Institute of internal Auditor (IIA) bermarkas di Amerika dan memiliki
keanggotaan internasional. IIA bertanggung jawab untuk :
Memberikan pada tingkat internasional aktivitas perkembangan
profesional yang komprehensif, standar-standar untuk praktik audit
internal dan sertifikasi
Mengadkan pertemuan diseluruh dunia untuk mendidik anggotanya
dan orang lain mengenai praktik audit internal
Mengumpulkan auditor internal dan memberikan pendidikan
dibidang audit internal
Mengembangkan Peran Audit Internal
Pricewaterhouse Coopers memberikan perintah bagi para auditor
internal untuk meningkatkan nilai mereka pada perusahaan-perusahaan
yang berjalan dalam dunia pasca-Enron antara lain :
1. Meningkatkan dialog dengan direksi atas dan direktur untuk
menentukan sasaran audit internal dengan nilai yang bertambah
dengan jelas.

2. Meluruskan untuk memenuhi harapan para pemegang saham utama


3. Berpikir dan bertindak secara strategis
4. Memperluas cakupan audit untuk mencakup tone set at top
perilaku direksi eksekutif untuk melindungi perusahaan
5. Menilai dan memperkuat keahlian untuk menagudit bisnis kompleks
6. Mengangkat teknologi dalam area beresiko tinggi
7. Berfokus pada kemampuan manajemen resiko perusahaan
8. Membuat proses audit menjadi dinamis
9. Memperkuat proses jaminan kualitas
10.
Mengukur kinerja yang meningkat terhadap harapan para
pemegang saham.
Pemikiran disini adlah jika fungsi audit internal hanya dianggap
sebagai sebuah fungsi kebijakan semata, dukungan direksi akan terus
sebatas hangat-hangat kuku seperti yang ditnujukkan oelh pertanyaan
mereka tentang biaya audit internal yang terus ada. Hal ini akan tidak
baik bagi perusahaan dan konstiuante. Berbeda, jika auditor dipandang
sebagai anggota tim manajemen yang berkontribusi dan memberikan
nasihat manajerial yang membantu.