Anda di halaman 1dari 2

PANDUAN PRAKTIK KLINIS (PPK)

CIDERA KEPALA
1. Pengertian ( Definisi)

2. Anamnesis

3. Pemeriksaan Fisik

4. Kriteria Diagnosis

Kerusakan neurologis yang terjadi akibat


adanya trauma pada jaringan otak yang terjadi
secara langsung maupun efek sekunder dari
trauma yang terjadi.
1. Riwayat trauma;
2. Nyeri kepala;
3. Mual;
4. Muntah.
1. Tanda vital;
2. Tingkat kesadaran dengan glasgow coma
scale atau pediatric coma scale;
3. Ada tidaknya cedera luar yang terlihat:
cedera pada kulit kepala, perdarahan hidung
ataupun telinga, hematom periorbital dan
retroaurikuler;
4. Tanda-tanda neurologis fokal seperti ukuran
pupil dan reaksi cahaya, gerakan mata, pola
aktivitas motorik dan fungsi batang otak;
5. Reflek tendon;
6. Fungsi sensorik dan serebeler perlu
diperiksa jika pasien sadar.
1. Memenuhi kriteria anamnesis (No 2);
2. Memenuhi kriteria pemeriksaan fisik No 2.

5. Diagnosis Kerja

1. Cidera Kepala Ringan (GCS :13-15);


2. Cidera Kepala Sedang (GCS : 9-12);
3. Cidera Kepala Berat (GCS < 8)

6. Diagnosis Banding

1. Stroke;
2. Tumor otak.

7. Pemeriksaan Penunjang

1.
2.
3.
1.

8. Tata Laksana

Rontgen tengkorak;
CT-Scan Kepala;
Darah Lengkap.
Tindakan terhadap peningkatan TIK
a.
Pemantauan TIK dengan ketat;
b.
Oksigenasi adekuat;
c.
Pemberian mannitol;
d.
Penggunaan steroid;

e.

Peningkatan

kepala

tempat

tidur;

Tindakan Operatif
Terapi Konservatif
Lama perawatan

f.
Bedah neuro.
2. Tindakan pendukung lain
a. Dukungan ventilasi;
b. Pencegahan kejang;
c. Pemeliharan cairan, elektrolit, dan
keseimbangan nutrisi;
d. Terapi antikonvulsan;
e. Klorpromazin menenangkan pasien;
f. Selang nasogastrik.

9. Edukasi
(Hospital Health Promotion)

1. Penjelasan diagnosa, diagnosa banding,


pemeriksaan penunjang;
2. Penjelasan rencana tindakan;
3. Resiko dan komplikasi;
4. Penjelasan alternatif tindakan.

10. Prognosis

Advitam
: dubia adbonam
Ad Sanationam : dubia adbonam
Ad Fungsionam : dubia adbonam
I/II/III/IV
A/B/C
1. SMF Neurologi;
2. SMF Bedah Saraf.

11. Tingkat Evidens


12. Tingkat Rekomendasi
13. Penelaah Kritis
14. Indikator
15. Kepustakaan

1.
2.
3.
1.

Keluhan berkurang;
Tidak ada peningkatan cidera;
Kesesuaiandenganhasil P3.
Brunner & Sudart. 2002. Buku Ajar
Keperawatan Medikal Bedah. Jakarta:
AGC.
2. Mansjoer, Arif. 2001. Kapita Selekta
Kedokteran Jilid 2. Jakarta Aesculapius.