Anda di halaman 1dari 2

Analisa GBJ RIU, RIB dan RIO

Triwulan I Tahun 2007

BOR
AvLos
TOI
BTO

RI Umum

RI Bedah

RI Obgyn

TriWulan I

Triwulan I

Triwulan I

73,10
4,60
1,69
14,31

75,56
4,33
1,40
15,70

50,59
3,81
3,72
11,9

Nilai indikator pada Triwulan I tahun 2007 untuk 3 ruang rawat inap adalah sebagai berikut :
A. Rawat Inap Umum
Nilai indikator BOR RI Umum Triwulan I tahun 2007 sebesar 73,10 % dengan Rata 2
selang waktu tempat tidur kosong adalah 1 hari 16 jam 6 menit. Dan Rata 2 lama dirawat
seorang pasien adalah 4 hari 14 jam 4 menit. Indikator tersebut dengan jumlah Hari
Perawatan sebesar 1906 hari dan jumlah pasien 415 pasien. Dengan menempati 29 tt.
Dengan indikator tersebut diatas, bahwa Rawat Inap Umum belum masuk daerah
efisien karena nilai BOR lebih rendah 1,90 % dari nilai ideal yaitu 75% - 85 %. Dengan
demikian maka perlu adanya peningkatan kinerja dari jajaran petugas RI Umum dan
Management RSINU.

B. Rawat Inap Bedah


Indikator BOR RI Bedah untuk Triwulan I 2007 sebesar 75,56 % dengan Rata 2
selang waktu tempat tidur kosong 1 hari 9 jam 6 menit. Dan Rata 2 lama pasien dirawat
adalah 4 hari 7 jam 9 menit. Indikator tersebut dengan jumlah Hari Perawatan sebesar
680 hari dan dengan jumlah pasien sebesar 157 pasien dengan menempati 10 tt.
Indikator diatas menunjukkan bahwa RI Bedah sudah masuk daerah efisien Grafik
Barber Jhonson.dengan indikator BOR 75,6 %, TOI 1,40 dan AvLos 4,33.
C. Rawat Inap Obgyn
Indikator BOR untuk RI Obgyn mempunyai nilai 50,59 %. Ini dibawah nilai ideal.
Dengan rata2 selang waktu tempat tidur kosong 3 hari 17 jam 3 menit. Ini terlalu lama
dan tidak efisien. Dengan Rata2 lama seorang pasien dirawat 3 hari 19 jam 4 menit.
Indikator tersebut dengan jumlah hari perawatan 774 hari dan jumlah pasien 203
pasien. Indikator tersebut masih jauh diluar garis efisien. Perlu adanya evaluasi
terhadap kinerja para petugas RI Obgyn dan kelengkapan sarana dan prasarananya.