Anda di halaman 1dari 3

Anstesi blokg

Nerve block
Larutan anastesi lokal disuntikan pada atau disekitar batnag saraf utama,sehingga
mampu menganastesi daerah yang luas yang mendapat inervasi dari percabangan
saraf utama tersebut.Teknin ini sering digunakan di rongga mulut khususnya
dairahang bawah.Kerugian ini adlahbahwa biasanya pembuluh darah letaknya
berdekatan dengan batng saraf ,maka kemungkinan terjadi penetrasi pembuluh
darah cukup besar contoh :inferior alveolar nerve block
Field block
Larutan anastesi lokal disuntikan pada atau disekitar cabang saraf terminal
dengan tujuan untuk memblokir semua persarafan sebelah distal dari temapt
injeksi cairan anastesi .Efek anastesi meliputi darah yang terbatas (tidak seluas
pada teknik nerve block )contoh :injeksi disekitar apeks akar gigi rahang atas

Teknik Anestesi Blok Mandibula


Teknik Anestesi Gigi - Obat anestesi disuntikkan pada suatu titik di antara otak
dan daerah yang dioperasi, menembus batang saraf atau serabut saraf pada titik
tempat anestesi disuntikkan sehingga memblok sensasi yang datang dari distal.

Keuntungannya adalah hanya dengan sedikit titik suntikan dapat diperoleh daerah
anestesi yang luas dan dapat menganestesi tempat-tempat yang merupakan
kontraindikasi injeksi supraperiosteal.

Blok anestesi biasanya paling efektif pada molar kedua bawah.


Jika blok menyeluruh pada salah satu sisi mandibular tidak diperlukan, atau bila
karena alasan tertentu injeksi mandibular menjadi kontraindikasi, blok sebagian
bisa dilakukan dengan injeksi mentalis.

Teknik Blok Anestesi untuk Pencabutan Gigi Rahang Bawah


Anestesi blok rahang bawah biasanya dilakukan apabila kita memerlukan
daerah yang teranestesi luas misalnya pada waktu pencabutan gigi posterior
rahang bawah atau pencabutan beberapa gigi pada satu quadran.
Tabel 1. Teknik Blok Anestesi untuk Pencabutan Gigi Rahang Bawah
Teknik
Saraf yang dituju
Daerah yang teranestesi
Gow-Gates
N. Mandibularis
Gigi mandibula setengah quadran,
mukoperiosteum
bukal
dan
membran mukosa pada daerah
penyuntikan, dua pertiga anterior
lidah dan dasar mulut, jaringan
lunak lingual dan periosteum,
korpus mandibula dan bagian bawah
ramus serta kulit diatas zigoma,
bagian posterior pipi dan region
temporal
Akinosi dan Fisher N. Alveolaris
Gigi-gigi
mandibula
setengah
inferior dan N.
quadran, badan mandibula dan
Lingualis
ramus
bagian
bawah,
mukoperiosteum
bukal
dan
membrane mukosa didepan foramen
mentalis, dasar mulut dan dua
pertiga anterior lidah, jaringan lunak
dan periosteum bagian lingual
mandibula
Teknik Inferior Alveolar Nerve Blok
Blok nervus alveolar inferior biasanya digunakan untuk injeksi
anestesi mandibula. Menganestesi pada gigi mandibula dari garis midline
diinjeksikan pada corpus mandibula., mukosa bukal, dan tulang pada gigi
anterior ke molar pertama mandibular, dua pertiga anterior lidah dan dasar
mulut, serta dasar mukosa dan tulang daerah daerah lingual ke gigi mandibula
di sisi injeksi. Gunakan jarum dengan panjang 25 gauge.

Jaringan harus menembus pada batas medial ramus mandibular di


puncak coronoid notch di pterygomandibular raphe. Titik suntikan harus
sekitar 1,5 cm diatas garis occlusal mandibula dengan bersudut kearah tulangtulang. Barrel jarum harus sejajar dengan bidang oklusal molar mandibula,
dan tiba di premolar kuadran yang berlawanan. Jarum harus maju pelan-pelan,
menaruh beberapa tetes anestesi dan aspirating sampai tulang. Biasanya pada
pasien orang dewasa, jarum akan dimasukkan 20-25 mm (sekitar 2/3 panjang
jarum). Pemberian anestesi akan tepat dikirimkan di atas foramen mandibular.