Anda di halaman 1dari 3

1

BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar belakang
Sayap merupakan komponen untuk menghasilkan daya angkat pada pesawat terbang,
Pada bidang penerbangan, sayap pesawat mempunyai berbagai bentuk yang bervariasi
dengan tujuan meningkatkan kinerja sayap. Diantara berbagai bentuk rekayasa aerodinamika
yang ada adalah slotted / flapped wing yang bertujuan untuk menambah CLmax dan luasan
sayap pada saat tertentu seperti take off, climbing, ataupun landing
Penambahan winglet dan endplate berguna untuk menghindari terjadinya aliran dari
lower side sayap yang mempunyai tekanan tinggi menuju upper side yang mempunyai
tekanan rendah. Aliran udara dari lower side tersebut menuju upper side melalui bagian
wingtip akan bertemu dengan aliran dari upper side membentuk trailing vortex pada
downstream. Hal ini menimbulkan induced downwash velocities yang akan mempengaruhi
effective angle of attack, hal ini disebabkan karena induced downwash velocities akan
mempengaruhi sudut serang efektif aliran fluida melewati trailing edge. Perubahan pada
effective aspect ratio dan effective angle of attack berpengaruh pada lift yang mampu
dihasilkan sayap.
Winglet dalam hal efisiensi bahan bakar sangat berpengaruh di karenakan dapat
mengurangi konsumsi bahan bakar sampai 7% dalam hal ini perusahaan penerbangan
komersial, angka 7% tentu sangatlah berarti dan besar. Apalagi bila pesawat itu terbang
dalam jarak yang terhitung jauh, maka semakin besar pula efisiensi bahan bakar yang
dilakukan. Untuk itu sangat wajar jika banyak pesawat terbang komersial yang memasang
Winglet pada ujung sayapnya.
Selain bentuk winglet keunikan bentuk Airfoil juga membantu sayap untuk
melakukan penerbangan, sebagaimana kita ketahui bahwa Airfoil merupakan struktur
aerodinamika yang apabila terkena kontak dengan molekul aliran fluida akan menghasilkan
gaya angkat. Gaya angkat dapat dihasilkan dari keunikan bentuk airfoil tersebut.
Untuk AOA (angel of attack) atau disebut sudut serang sangat berpengaruh untuk
menghasilkan gaya lift dan drag pada Airfoil, sebagaimana kita ketahui bahwa sudut serang
adalah sudut yang mana airfoil secara permanen menentukan longitudinal axis penerbangan
Iwan (1991), dalam penelitian yang mencoba sayap model dengan berbagai variasi
peletakan twin winglet atau sepasang sayap tambahan yang berada diujung sayap menyatakan

2
bahwa untuk sayap dengan aspek rasio rendah, winglets mampu menaikan efektifitas sayap
dengan baik, sedangkan pada aspek rasio besar, didapatkan bahwa kinerja sayap tiga dimensi
mendekati keadaan ideal dua dimensinya. Selanjutnya disimpulkan bahwa winglet yang
terbaik memiliki ciri dapat menutup kebocoran dari bagian bawah sayap dan menghalangi
aliran dari bawah yang menggangu aliran di luasan di bagian atas sayap.
Saat ini kami menganalisa airfoil NACA 2415 ini dalam bentuk sayap dengan
penambahan sudut tekuk winglet diujung sayap dengan sudut tekuk winglet masing-masing
berbeda, dengan penambahan sudut tekuk winglet di ujung sayap dalam tiga dimensi maka
diharapkan mengecilnya distribusi drag dan meningkatkan koefisien lift atau gaya angkatnya.
Pada penelitian ini hasil analisa sayap dengan penambahan sudut tekuk winglet
diharapkan berpengaruh terhadap peningkatan efisiensi pada kinerja sayap pesawat tersebut.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, dapat dirumuskan tentang judul penelitian sebagai
berikut.
Bagaimana pengaruhnya penambahan variasi sudut tekuk Winglet menggunakan
sayap Airfoil NACA 2415 terhadap kinerja Aerodinamikanya (Lift dan Drag)
1.3 Batasan Masalah
Untuk menjawab rumusan masalah di atas dan memberikan solusi permasalahan yang
ada, maka penelitian ini diberikan batasan masalah sebagai berikut :
1. Benda yang diuji menggunakan sayap Airfoil NACA 2415
2. Fluida yang dipakai adalah gas ideal
3. Penelitian ini meneliti koefisien lift dan drag
4. Kondisi batas menggunakan kecepatan 15 m/s
1.4 Tujuan Penelitian
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menentukan variasi winglet yang paling tinggi
nilai aerodinamikanya (Lift dan Drag).

1.5 Manfaat Penelitian

3
Manfaat yang dapat diperoleh dari penelitian ini antara lain :
1. Memanfaatkan mata kuliah yaitu mekanika fluida khususnya external flow dan beberapa
tentang fisika modern secara umum sehingga kita dapat mengambil manfaat dari ini.
2. Dapat mengetahui dan mempelajari tentang seluk beluk komputasi dinamika fluida
terutama simulasi ANSYS Fluent 14.5.
3. Dapat mengetahui hasil yang diperoleh dari bermacam macam variasi sudut tekuk pada
winglet mana yang lebih bagus hasilnya