Anda di halaman 1dari 21

AGLUTINASI

K ELO M P O K II.4

Miftahul farid
Dewi fitria
Khairunnida
Luthfia nurhidayah
Riska ariyani

Pendahuluan
Salah satu syarat untuk reaksi
aglutinasi adalah antigen harus berupa
sel atau partikel yang larut, sehingga
apabila direaksikan dengan antibodi
spesifik,
akan
terjadi
gumpalan
daripada partikel atau sel tersebut.

Aglutinasi
ini
berkaitan
dengan
keberadaan suatu antigen pada sel-sel
darah merah dan suatu antibodi di
dalam serum

U jiAglutinasi
Antibody dengan salah satuantigen

binding site(Fab) bereaksi dengan


antigen Fab yang lainnya berikatan
dengan Antigen lain yg sudah
berikatan
dengan
Antibody
gumpalan (lattice). Faktor yang
mempengaruhi:
Muatan
listrik
protein,molaritas medium,vaksositas
media,dan
fenomena
prozone,
jumlah antigen dan antibodi harus
seimbang.

ReaksiAglutinasi
Jika

suatu partikel dicampurkan


dengan antibodi di dalam elektrolit
pada suhu dan pH yang cocok,
partikel ini akan di gumpalkan atau
di aglutinasikan. Cara ini lebih peka
dari pada cara presipitasi dalam
mendeteksi suatu antibodi.

U jiaglutinasilangsung
Mikroaglutinasi:
Dikerjakan pada sebuah gelas alas
bersih dengan mencampurkan satu tetes
serum anti dengan satu tetes suspensi
antigen. Reaksi ini akan segera terjadi,
dipergunakan untuk mendeteksi antigen
kuman, penentuan golongan dan tipe
darah
dll.

U jiaglutinasilangsung
Makroaglutinasi:
Dikerjakan sebagai uji kuantitatif
untuk menghitung titer antibody dan
untuk
memastikan
hasil
mikroaglutinasi.

M acam -m acam Aglutinasi


Aglutinasi Direk

Untuk menetapkan Antibodi terhadap


Antigen yang berupa partikel atau sel
Prinsip: Antigen yang terdapat dalam
sampel darah bereaksi dengan antibody
(monoklonal) yang terikat pada partikel,
reaksi ditunjukkan dengan adanya
aglutinasi pada partikel latex.

M acam -m acam Aglutinasi


Aglutinasi Indirek

Untuk menetapkan antibodi terhadap Ag yang larut


dengan melekatkan dengan antigen ini terlebih
dahulu pada suatu partikel yang di sebut carrier.
Prinsip: Mula-mula serum dicampur dengan antibody
kemudian ditambahkan Antigen yang dilekatkan pada
partikel latex.
Bila serum mengandung antibody
maka pada waktu penambahan antigen yang
dilekatkan pada latex tidak akan terjadi aglutinasi.
Tetapi bila serum tidak mengandung antibody maka
pada waktu penambahan antigen tidak terjadi
netralisasi sehingga akan terbentuk aglutinasi

M acam -m acam Aglutinasi


Hambatan aglutinasi

(Aglutination Inhibition)
Aglutinasi inhibisi adalah metode
yang
tepat
dalam
mendeteksi
kehadiran antibodi spesifik dalam
serum yang terinfeksi atau dari
individu yang sembuh/ pulih dari sakit.
Selanjutnya,
dengan
mendilusi
(diencerkan) serum, jumlah komparatif
dari antibodi dapat ditentukan

M acam -m acam Aglutinasi


Aglutinasi Pasif Terbalik

Untuk menyatakan Ag yang larut


dalam serum atau partikel lain.
Ab
spesifik
terhadap
Ag
bersangkutan
dilekatkan
pada
permukaan
carrier,baik
eritrosit
maupun partikel lain.

faktor yang m em pengaruhi


aglutinasi,tahap satu:
Ikatan kimia , antara lain:

Ikatan polar
Ikatan hydrogen
Ikatan hydrogen
Ikatan hydrophobic
Ikatan van der Waals
Ikatan electrostatic/ion

faktor yang m em pengaruhiaglutinasi,tahap


satu:

Konstante :
Konstante keseimbangan antibodi
Reaksi antigen antibodi berlanjut
sampai
tercapai
keadaan
seimbang.tercapai
keadaan
seimbang.
Hal ini dikontrol oleh kecepatan
konstante Assosiasi(ka) dan disosiasi
(kd)

faktor yang m em pengaruhiaglutinasi,tahap


satu:
Keseimbangan antibodi :
Reaksi antigen antibodi reversible.
Banyaknya komplek antigen antibodi pada
keseimbangan akan bervariasi tergantung dari
kondisi reaksinya dan konstante kondisi
reaksinya dan konstante keseimbangannya.
Makin tinggi konstante keseimbangan makin
banyak jumlah antibodi yang mengadakan
ikatan dengan antigennya pada keseimbangan.
Makin tinggi konstante keseimbangan makin
baik ikatan antigen antibodi

faktor yang m em pengaruhiaglutinasi,tahap


satu:

Temperatur:
Sebagian besar antibodi golongan

darah reaktivitasnya pada batasbatas


tertentu.
Ada
yg
reaktivitasnya
pada
batas-batas
tertentu. Ada yg bereaksi baik pada
4C/kurang dari 37C dan ada yg
bereaksi baik pada 37C

faktor yang m em pengaruhiaglutinasi,tahap


satu:

pH:
pH optimal untuk reaktivitas
antibodi sistem golongan darah
belum
diketahui.
diperkirakan
mendekati pH fisiologis.
Untuk pemeriksaan rutin sebaiknya
pH ialah 7.0

faktor yang m em pengaruhiaglutinasi,tahap


satu:

Waktu inkubasi:
Waktu inkubasi yg dibutuhkan untuk

mencapai keseimbangan berbeda


untuk antibodi yang berbeda.

Faktor
yang
mempengaruhitemperatur,kelas immunoglobulin.

faktor yang m em pengaruhiaglutinasi,tahap


satu:

Kekuatan ion:
Kekuatan ion ialah intensitas muatan
listrik Ion-ion suatu larutan
Sel darah merah mempunyai muatan
Sel darah merah mempunyai muatan
negatif pada permukaannya,hal ini
menyebabkan sel darah merah tidak
menggumpal secara spontan. Muatan
permukaan disebabkan oleh carboxyl
group dari asam sialic.

faktor yang m em pengaruhiaglutinasi,tahap


satu:
Proporsi antigen antibodi:
Kecepatan antibodi mengadakan ikatan
dengan antigen dan banyaknyaantibodi yg
mengadakan
ikatan
tergantung
pada
konsentrasi sel dengan antibodi.
Konsentrasi yg baik untuk menimbulkan
aglutinasi 2-5%.
Prozone phenomen ialah suatu keadaan
dimana terdapat ekses antibodi dan antigen
terlalu sedikit
sehingga aglutinasi tidak
terlihat.

faktor yang m em pengaruhiaglutinasi,tahap


kedua:

Yang mempengaruhi aglutinasi:


Molekul
antibodi,Konsentrasi antigen
pada sel,jarak antara sel-sel,jarak antara
sel
Untuk meningkatkan aglutinasi:
Sentrifugasi,Indirek
antiglobulin
test,metode lain mengurangi lapisan
hydration sekeliling sel,menggunakan
makromolekul muatan positip yang
menggumpalkan sel.

TERIMA
KASIH