Anda di halaman 1dari 39

OBAT-OBAT KARDIOVASKULER

Adhisti Handarie Agung


Dede Yolla Maulidya
Mutiara Dwi Murni

Obat-obat penyakit kardiovaskular


Obat Gagal Jantung
Obat Anti aritmia
Obat Anti hipertensi
Obat Anti angina
Obat Anti hiperlipidemia

OBAT GAGAL JANTUNG

ACE Inhibitor
Bekerja menghambat konversi
angiostensin I menjadi angiostensin
II
Efek samping: Batuk, Hipotensi,
Gangguan fungsi Ginjal dan
Angioedema
Kontraindikasi: Wanita hamil dan
menyusui, pasien dengan stenosis
arteri ginjal bilateral atau
angioedema pada terapi dengan
ACE inhibitor sebelumnya

ACE Inhibitor
Obat

Dosis Awal

Dosis
Pemeliharaan

Captopril

6,25 mg

25-50 mg

Enalapril

2,5 mg

10-20 mg

Lisinopril

2,5 mg

5-20 mg

Ramipril

1,25 mg

2,5-5 mg

Trandolapril

1 mg

4 mg

Kuinapril

2,5 mg

5-10 mg

Fosinopril

5-10 mg

20-40 mg

Perindopril

2 mg

4 mg

AT1-Bloker
Bekerja menghambat konversi
angiostensin I menjadi
angiostensin II

Efek samping: Angioedema

AT1-Bloker
Obat

Dosis Awal

Dosis
Pemeliharaan

Kandesartan

4-8 mg

32 mg od

Losartan

25-50 mg

50-100 od

Valsartan

20-40 mg

160 bid

Diuretik
Bekerja untuk memobilisasi cairan
edema dengan mengubah
keseimbangan cairan sehingga
volume cairan ekstrasel menjadi
normal.
Diuretik kuat : menghambat
reabsorbsi Na+ K+ 2Cl di ansa
henle asendens
Interaksi obat diuretik kuat dengan
digitalis dapat meningkatkan resiko
aritmia.

Diuretik
Tiazid: Bekerja menghambat
simporter Na+ Cl- di hulu tubulus
ginjal
Indikasi tiazid: hipertensi, gagal
jantung, pengobatan jangka panjang
edema kronik, diabetes insipidus dan
hiperkalsiuria
Diuretik hemat kalium : menghambat
rearbsobsi NA+, sekresi K+ dan

sekresi H+

Diuretik
Dosis Awal

Dosis maksimal
sehari

Efek samping utama

Furosemid

20-40 mg

600 mg

Hipokalemia,
hipomagnesemia,
hiponatremia

Bumetanid

0,5-1 mg

10 mg

Hiperurikemia &
intoleransi glukosa

Torasemid

10-20 mg

200 mg

Gangguan asam basa

HCT

25 mg

200 mg

Hipokalemia,
hipomagnesemia,
hiponatremia

Klortalidon

12,5-25 mg

100 mg

sda

Indapamid

2,5 mg

5 mg

Gangguan asam basa

Diuretik kuat

Tiazid

Diuretik
Obat

Dosis Awal

Dosis
maksimal
sehari

Efek
samping
utama

Amilorid

2,5 mg

20 mg

Hiperkalemia
dan RUSH

Triamteren

2,5 mg

100 mg

Hiperkalemia

Diuretik
Hemat
Kalium

Antagonis Aldosteron
Aldosteron
- menyebabkan retensi Na dan
airnserta ekskresi K dan Mg udem
& peningkatan preload
- Bekerja memacu remodelling
jantung dan disfungsi ventrikel
melaliu peningkatan preliad
Obatnya : Spironolakton dan
eplerenon

Antagonis Angiostensin II
Bekerja menghambat aktivitas
angiostensin II hanya di reseptor
AT1 dan tidak di reseptor AT2 ,
mengurangu proses remodelling
jantung.

Efek samping : angioedema

Antagonis Angiostensin II
Obat

Dosis Awal

Dosis
Maksimal

Kandesartan

4-8 mg

32 mg

Losartan

25-50 mg

50-100 mg

Valsartan

20-40 mg

160 mg

Beta Blocker
Menghambat penglepasan
renin menghambat aktivasi
sistem RAA penurunan
hipertrofi miokard, apoptosis,
fibrosis miocard dan
remodelling miokard.

Efek samping : retensi


cairan, hipotensi ,
bradikardi, rasa lelah

Beta Blocker
Obat

Dosis Awal

Bisoprolol
Metoprolol Suksinat CR

1,25 mg
12,5/25 mg

Karvedilol

3,125 mg

Digoksin
Inotropik positif
Kronotropik negatif
Mengurangi aktivasi saraf simpatis

Efek samping :
penurunan konduksi AV, peningkatan
automatisitas jantung,
anoreksia, mual muntah,nyeri lambung
Penglihatan berwarna kuning

OBAT ANTI ARITMIA

Mekanisme Aritmia
Jantung
abnormal

Jantung Normal
Penekanan atau
pengeksitasian SA
Node oleh saraf
otonom
Sinus
bradikard
i

Sinus
takikardi

Gangguan
pd SA Node
Impuls
SA
yang
node
terbentu
gagal
k gagal
memb
keluar
entuk
dari SA
impuls
(SA
block)
Fokus
pembentukan
impuls diambil alih
pacemaker lain
Kemungkin
an
bradikardi

Gangguan
pd
pacemaker
lain
Pacemaker
lain lebih
aktif dari
pada SA
node
sehingga
fokus
pembentuk
an impuls
berubah
Kemungkin
an takikardi

Gangguan
pd
perjalanan
impuls
AV Block,
Bundle
Branch
Block
Kemungkin
an
bradikardi

Anti aritmia
Klasifikasi
obat

Mekanisme kerja

Tanggapan

Obat

IA

Penyekat kanal Na+

Memperlambat
depolarisasi fase
O

Kuinidin,prokaina
mid,disopiramid,li
dokain

IB

Penyekat kanal Na+

Memperpendek
Meksiletin,tokaini
repolarisasi fase 3 d

IC

Penyekat kanal Na+

Memperlambat
depolarisasi fase
O secara nyata

Flekainid,
propafenon

II

Penyekat beta
adrenoreseptor

Menekan
depolarisasi fase
4

Propanolol,metopr
olol,pindolol,esmo
lol

III

Penyekat kanal K+

Memperpanjang
Sotalol,bretilium,a
repolarisasi fase 3 miodaron

IV

Penyekat kanal Ca+


+

Memperpendek
potensial aksi

Verapamil,diltiaze
m

Anti Hipertensi

Kriteria Hipertensi

DIURETIK
bekerja meningkatkan ekskresi natrium, air &
klorida sehingga menurunkan volume darah
dan cairan ekstraseluler.
Ex :
Golongan Tiazid
Diuretik Kuat (Loop Diuretics, Ceiling
Diuretics)
Diuretik Hemat Kalium

Golongan Tiazid
Mekanisme
kerja
menghambat
reabsorbsi NaCl di tubulus
distal ginjal,
sehingga
ekskresi Na+
dan Clmeningkat.

Waktu
Kontraindik
Efek samping
paruh
asi
bendroflu gangguan
hipokalemia,
metiazid
fungsi ginjal hiponatremi,
memiliki
hipomagnesemia
waktu
dan hiperkalemia.
paruh 3
jam,
menghambat
hidrokloro
ekskresi
asam
tiazid 10urat dari ginjal.
12 jam
dan
indapamid
15-16 jam.

Diuretik Kuat
(Furosemid, torasemid, bumetanid dan asam
etakrinat)
Mekanisme
kerja
bekerja di ansa
Henle asenden
dengan
menghambat
kontransport
Na+ , K+ , Cldan
menghambat
resorpsi air dan
elektrolit.

Waktu
paruh
waktu
paruh
diuretik
kuat
umumnya
pendek
sehingga
diperlukan
pemberian
2 atau 3
kali sehari.

Indikasi
pasien hipertensi
dengan
gangguan
funsgsi ginjal
(kreatinin serum
>2,5 mg/dL)

Efek samping
menimbulkan
hiperkalsiura
menurunkan
kalsium darah

PENGHAMBAT ADRENERGIK
-blocker (atenolol, metroprolol, Labelatol

dan karvedilol)
Penurunan frekuensi denyut jantung dan

kontraktilitas miokard sehingga menurunkan


curah jantung
penurunan produksi angiotensin II
mempengaruhi aktivitas saraf simpatis,
perubahan pada sensitivitas baroreseptor,
dan perubahan aktivitas neuron adrenergik
perifer.

PENGHAMBAT ADRENERGIK
-BLOKER (Prazosin, terazosin, bunazosin )
Vasodilatasi di arteriol dan venula sehingga

menurunkan resistensi perifer.


Menurunkan LDL, trigliserida dan
meningkatkan HDL
Menyebabkan hipotensi ortostatik pada
pemberian dosis awal atau peningkatan
dosis.
Menyebabkan sakit kepala, palpasi, edema
perifer, hidung tersumbat, mual.

PENGHAMBAT ADRENERGIK
Adrenolitik Sentral
Metildopa : menggantikan kedudukan DOPA

dalam SSP,menurunkan resistensi vaskular


tanpa banyak mempengaruhi frekuensi dan
curah jantung.
Klonidin : bekerja pada reseptor a2 di
susunan saraf pusat dengan efek
penurunan simpathetic outflow.

ACE INHIBITOR
(Captopril, benazepril, lisinopril)
Mekanisme
menghambat

Farmakokinetik
kaptopril.

Indikasi
efektif untuk

Efek samping
hipotensi, batuk

Kontraindikasi
wanita hamil

perubahan AI

Diabsorpsi

hipertens

kering,

karena bersifat

menjadi AII

dengan baik

ringan, sedang

hiperkalemia,

teratogenik. Ibu

sehingga terjadi

pada pemberian

maupun berat.

rush, edema

menyusui

vasodilatasi dan

oral dengan

Hipertensi

angioneurotik,

karena

penurunan

bioavailabilitas

dengan gagal

gagal ginjal

diekskresikan

sekresi

70-75%.

jantung

akut, proteinuri.

melalui ASI

aldosteron.

Pemberian

kongestif, adan

sehingga

Menghambat

bersama

hipertensi

berakibat buruk

degradasi

makanan akan

dengan

pada fungsi

bradikinin

mengurangi

diabetes,

ginjal bayi.

sehingga kadar

absorpsi sekitar

disiplidemia dan

Stenosis arteri

bradikinin

30%, maka dari

obesitas.

renalis bilateral

dalam darah

itu obat ini

meningkat dan

harus diberikan

berperan dalam

1 jam sebelum

atau unilateral.

VASODILATOR (HIDRALAZIN)
Mekanism
e kerja
langsung

Farmako
kinetik
diabsorpsi

Indikasi

merelaksa

baik

hipertensi

si oto

melalui

darurat

polos

saluran

seperti

arteriol.

cerna

pada

untuk

Sedangkan

glomerulo

otot polos

nefritis

vena

akut dan

hampir

eklampsia

tidak
dipengaru

Kontraindi Efek
kasi
samping
hipertensi
sakit
kepala,
dengan
mual,
PJK dan
flushing,
tidak
hipotensi,
dianjurka takikardia,
palpitasi
pada
angina
pasien
pektoris.
Iskemik
diatas 40
miokard
tahun
dapat
terjadi
pada

ANTAGONIS RESEPTOR ANGIOTENSIN II


(Angiotensin receptor blocker, ARB)
Mekanisme
Farmakokine
Indikasi
Kontraindika
Efek
kerja
tik
si
samping
menghambat
diabsorpsi
hipertensi
kehamilan
hipotensi,
semua efek dengan baik renovaskular
pada
hiperkalemia
melalui
AngII,
dan
trimester 2
, fetotoksik
saluran
seperti:
hipertensi
dan 3,
cerna, tidak
vasokontriksi dipengaruhi
genetik
wanita
oleh adanya
,
sekresi
menyusui
makanan di
aldosteron,
dan stenosis
lambung.
Waktu paruh
rangsangan
arteri renalis
1-2 jam.
saraf
bilateral atau
simpatis, dan
efek

sentral

stenosis
pada satu-

ANTAGONIS KALSIUM
Antagonis kalsium menghambat influx

kalsium pada sel otot polos pembuluh


darah dan miokard.Menimbulkan relaksasi
arteriol.
Indikasi: hipertensi dengan kadar renin
yang rendah seperti pada usia lanjut.
Nifedipin oral sangat bermanfaat untuk
mengatasi hipertensi darurat.

Obat antihipertensi

Dosis awal

ACE Inhibitor
Catopril

50

Enalapril

Lisinopril

10

Angiostesin reseptor blocker


Eprosartan

400

Kanbesartan

Losartan

50

Valsartan

40-80

Irbesartan

75

Beta Blocker
Atenolol

25-50

Metaprolol

50

Ca channel blocker
Amilodipine

2,5

Diltiazem

120-180

Nitrendipine

10

Tiazid
Bendroflumetiazid

Klortalidon

12,5

Hidroklorotizid

12,5-25

OBAT ANTI ANGINA

Patofisiologi Angina
Frekuensi denyut jantung
Kapasitas angkut oksigen
oleh eritrosit
Kelainan pb. Darah koroner

Suplai O2

Kontraksi Miokard
Tegangan
ventrikel kiri

Kebutuha
n O2
jantung

Anti angina
Nitrat Organik
menyebabkan relaksasi otot polos
vaskuler

Propanolol

Penyekat beta adrenergik


Bekerja menekan aktivitas jantung
dengan menghambat reseptor beta
1 serta mengurangi kerja jantung
dengan menurunkan isi sekuncup
jantung sehingga terjadi
penurunan ringan TD

diltiazem
Nifedipin
Verapamil

Penye
kat
beta
Penye
kat
kanal
kalsiu

Isosorbit dinitrat
Nitrogliserin

Nitrat
organi
k

Penyekat kanal kalsium


Bekerja menghambat masuknya
kalsium kedalam sel sel otot polos
koroner jantung.

OBAT ANTI HIPERLIPIDEMIA

Klasifikasi Klinis Dislipidemia


1. Hiperkolesterolemia
Kolesterol total > 200 mg/dl

2. Hipertrigliseridemia
Trigliserida > 200 mg/dl

3. Mixed hyperlipidemia
Kolesterol dan trigliserida > 200 mg/dl

Lovastatin,pravastatin,simvastatin dan fluvastatin

Menghambat oksidasi kolesterol sehingga reaksi oksidasi dan


pembentukan plak dapat dicegah

Inhibitor HMG-CoA Reduktase

Probukol

Niasin

Menghambat lipolisis dalam jaringan lemak penghasil utama


asam lemak bebas yang beredar.
Digunakan pada pengobatan hiperlipoproteinemia tipe II B dan
IV dengan peningkatan VLDL dan LDL

fibrat

Menyebabkan penurunan triasilgliserol plasma dengan memacu


aktivitas lipase lipoprotein sehingga menghidrolisis triasigliserol
pada kilomikron dan VLDL sehingga mempercepat pengeluaran
partikel

resin

Resin pengikat asam empedu menyebabkan penurunan total


kosentrasi kolestrol plasma

Anti hiperlipidemia