Anda di halaman 1dari 2

Berita Ekonomi, Bisnis, Lifestyle & Jabar

Home

Bandung

Indeks Berita

Berita Jabar

Bola Jabar

Bisnis

Hape Bandung

Foto

Info Produk

Bisnis Hotel

Oleh: Anep Paoji

Bisnis Otomotif

Ragam

Saham

Gaya Hidup eMagazine

Tokoh

Umum

Kata Kunci Pencarian...


Minggu, 09 Maret 2014

Info Iklan

Bagikan:

7 Maret 2014 | 16:04 WIB

Produksi Padi di Tasikmalaya Surplus

Manchester City Juara Piala Liga


Inggris
Setelah Bebas, Schapelle Corby
Tinggal di Vila
Ronaldo Sabet Gelar FIFA BALLON
DOR 2013
Box Office: Ini 8 Film yang Siap
Menggebrak di 2014
Ramalan Bisnis di Tahun Kuda Kayu
2014, Seperti Apa Ya?
Sergio van Dijk Hengkang ke Sepahan
FC
Ini Daftar Film Yang Pernah
Dibintangi Paul Walker

ghifari on KOMUNITAS: Honda Vario


Rider Club (HVRC) Bandung yang
peduli sosial

Bisnis-jabar.com, TASIKMALAYAProduksi padi di Kabupaten Tasikmalaya selama tahun 2013


melebihi target bahkan surplus dari kebutuhan konsumsi.
Berdasarkan Data Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Tasikmalaya selama tahun
2013 produksi padi sebanyak 882.651 ton gabah kering giling (GKG), sementara target
produksi 777.710 GKG dari luas lahan sawah 49.327 hektare.
Target produksi beras di tahun yang sama, sebanyak 428.421 ton dan terealisasi sebanyak
519.568 ton. Jumlah tersebut masih surplus karena realisasi konsumsi beras penduduk
Kabupaten Tasikmalaya sebanyak 181.657 ton dari target komsumsi sebanyak 181.881 ton.
Kepala Bidang Produksi Padi dan Palawija pada Dinas Tanaman Pangan Kabupaten Tasikmalaya
Heti Heryati mengatakan dengan pencapaian produksi GKG yang melebihi target, kebutuhan
pangan untuk Kabupaten Tasikmalaya bisa tercukupi dan tidak haru mendatangkan dari luar
daerah.
Kecamatan yang menjadi lumbung padi antara lain Kecamatan Singaparna, Kecamatan
Leuwisari, dan Kecamatan Padakembang. Produksi padi di kecamatan tersebut sangat baik
karena sudah teraliri irigasi teknis, sepanjang tahun produksi padi maksimal karena tidak
terkendala air.

rudi on LOWONGAN KERJA LUAR


NEGERI: Kanada Jadi Tujuan Favorit
TKI
rifa on ARUMANISKU: Arumanis
Tradisional yang Kaya Varian Rasa
Peternak TM on USAHA AYAM: Sekali
Siklus, Udin Bisa Raup Rp40 Miliar
aizur on Puji Harsono, Kolektor Uang
Kuno yang Bertahan
Geger on TNI AL Bantu Pencarian
Pesawat Malaysia Airlines
rizaldi kulap on ARIEL NOAH: Sepatu
ARL Bisa Dipesan Online, Harga Mulai
Rp300.000

MOBIL DIJUAL HARI INI

INDEKS >>

Selain lumbung padi untuk Kabupaten Tasikmalaya, kecamatan tersebut menjadi lumbung
padi untuk Jawa Barat juga, ungkapnya, Jumat (7/3/2014).
Heti menambahkan produksi padi Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya jenis padi biasa,
melainkan padi organik dengan kualitas ekspor. Selama ini, ekspor dilakukan langsung oleh
Gapoktan Tasikmalaya antara lain ke Amerika, Singapura, Arab Saudi, dan Thailand.
Kendala yang dirasakan dalam produksi padi katanya, maraknya alih fungsi lahan terutama
untuk pemukiman setiap tahun menyusut sekitar 10%. Pihaknya tidak bisa melakukan upaya
penghentian alih fungsi tersebut, tetapi hanya mengantisipasi dengan mencetak lahan sawah
baru.
Tahun 2013, kami berhasil mencetak lahan baru, sawah seluas 25 ha di Kecamatan
Pancatengah dan 25 di Kecamatan Cipatujah, katanya.
Gangguan lain terhadap produksi padi, kata dia, cuaca ekstrem yang menyebabkan
pertumbuhan batang padi kurang baik. Kondisi tersebut diperparah dengan kehadiran
serangan hama membuat petani merugi karena terganggu.
Musim tanam tahun ini, setidaknya 194 ha tersebar di 22 kecamatan terserang hama blas. Bila
tidak diantisipai, mengancam kepada sekitar 800 ha padi yang berdekatan dengan sawah yang
terserang hama.

Dijual Cepat BU Honda


Rp. 140.000.000

CCTV KOTA BANDUNG (Update)

Hama tersebut menyerang daun padi membuat warna daun kuning menyebebkan padi mati
sebelum panen. Hama blas seringkali muncul ketika musim ekstrem seperti sekarang ini. Kami
memberantas hama dengan menyemprotkan pestisida organik yang lebih efektif dan aman bagi
lingkungan, katanya. (k55/k29)
Berita Terkait

Jl. Tegallega

Serangan Hama

Produksi Padi

FOTO: Petani di

2.763 Ha Sawah

Target Surplus

ke Kabupaten

Kab. Cianjur

Kab. Bandung

Di Jabar

Padi Tercapai,

Bandung Masih

Turun 25%

Mulai Melakukan

Terserang Hama

Asal Berkomitmen

Penanaman Padi

Wereng

Terkendali

Layanan ini terselenggara atas kerjasama


PT Jurnalindo Aksara Graka & PT Melvar Lintasnusa

CCTV Tampilan Mobile

Tag Terkait

Padi Produksi Padi

Berikan Komentar
DISCLAIMER : Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan
pendapat atau kebijakan redaksi BisnisJabar. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi
pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan
antargolongan.
Catatan : Email anda tidak akan ditampilkan. Hanya Nama dan Komentar yang akan ditampilkan.
Nama *

Email *

URL

Komentar

Kirim Komentar

Tampilan Mobile

Kembali Keatas

Tentang Kami | Kebijakan Privasi | Kode Etik | Info Iklan


2010-2014. Bisnis Jabar. Bisnis Indonesia Perwakilan Jawa Barat.