Anda di halaman 1dari 3

Hipoglikemia adalah suatu keadaan dimana kadar gula darah (glukosa) secara abnormal

rendah. Dalam keadaannormal, tubuh mempertahankan kadar gula darah antara 70-110 mg/dL.
Sementara pada penderita diabetes, kadar gula darahnya tersebut berada pada tingkat terlalu
tinggi; dan pada penderita hipoglikemia, kadar gula darahnya berada pada tingkat terlalu
rendah. Kadar gula darah yang rendah menyebabkan berbagai sistem organ tubuhmengalami
kelainan fungsi. Otak merupakan organ yang sangat peka terhdap kadar gula darah yang rendah
karenaglukosa merupakan sumber energi otak yang utama. Otak memberikan respon terhadap
kadar gula darah yangrendah dan melalui sistem saraf, merangsang kelenjar adrenal untuk
melepaskan epinefrin (adrenalin). Hal in akanmerangsang hati untuk melepaskan gula agar
kadarnya dalam darah tetap terjaga. Jika kadar gula turun, maka akanterjadi gangguan fungsi
otak
PENYEBAB HIPOGLIKEMIA:
Menurut Sabatine (2004), hipoglikemia dapat terjadi pada penderita Diabetes dan
Non Diabetes dengan etiologi sebagai berikut
1. Pada Diabetes:
- Overdose insulin
- Asupan makanan << (tertunda atau lupa, terlalu sedikit, output yang ber>>an
(muntah, diare), diit ber>>an)
- Aktivitas berlebihan
- Gagal ginjal
- Hipotiroid

2. Pada Non Diabetes


- Peningkatan produksi insulin
- Paska aktivitas
- Konsumsi makanan yang sedikit kalori

File Hipo-Hiperglikemia/FKp
UNAIR/IYW@2012

- Konsumsi alkohol
- Paska melahirkan
- Post gastrectomy
- Penggunaan obat-obatan dalam jumlah besar (co.: salisilat, sulfonamide)

KLASIFIKASI & MANIFESTASI KLINIS HIPOGLIKEMIA:


Menurut Soemadji (2006) dan Rush & Louies (2004) klasifikasi dan manifestasi klinis
dari hipoglikemia sebagai berikut

JENIS

SIGN & SYMPTOMS

HIPOGLIKEMI
RINGAN

Dapat diatasi sendiri dan tidak mengganggu aktivitas


sehari-hari
Penurunan glukosa (stresor) merangsang saraf simpatis
sekresi adrenalin ke p.d: perspirasi, tremor,
takikardia, palpitasi, gelisah
Penurunan

glukosa

(stresor)

merangsang

saraf

parasimpatis lapar, mual, tekanan darah turun


SEDANG

Dapat diatasi sendiri, mengganggu aktivitas sehari-hari


Otak mulai kurang mendapat glukosa sebagai sumber energi
timbul gangguan pada SSP: headache, vertigo, gg.
konsentrasi, penurunan daya ingat, perubahan emosi,
perilaku irasional, penurunan fungsi rasa, gg. koordinasi
gerak, double vision

BERAT

Membutuhkan orang lain dan terapi glukosa


Fs. SSP mengalami gg. berat: disorientasi, kejang,
penurunan kesadaran