Anda di halaman 1dari 11

LAPORAN PRAKTIKUM KOMPUTASI PROSES

BAB I. DEFERENSIASI NUMERIK

DISUSUN OLEH :
Nama

: Risky Andi

Nim

: 13521119

Kelas

:D

Asisten

: 1. Heni Anggorowati
2. Andry Septian
3. Agus Kurniawan
4. Khuriyati Amalina

LABORATORIUM KOMPUTASI PROSES


JURUSAN TEKNIK KIMIA
FAKULTAS TEKNOLOGI INDUSTRI
UNIVERITAS ISLAM INDONESIA
YOGYAKARTA
2015

BAB I
PENDAHULUAN
A. Tujuan
Agar mahasiswa dapat menyelesaikan bentuk persamaan deferensial sederhana dengan
menggunakan penyelesaian numerik.
B. Dasar Teori
Metode numerik adalah teknik yang digunakan untuk memformulasikan persoalan
matematik sehingga dapat dipecahkan dengan operasi hitung / aritmatik biasa. Dimana
differensial ini banyak digunakanun untuk keperluan perhitungan geometrik dan
perhitungan yang berhubungan dengan perubahan nilai per-satuan waktu atau jarak. Secara
kalkulus atau matematik,

Metode Numerik Solusi angka yang didapatkan dari metode numerik adalah solusi
yang mendekati nilai sebenarnya / solusi pendekatan (approximation) dengan
tingkat ketelitian yang kita inginkan.

Karena tidak tepat sama dengan solusi sebenarnya, ada selisih diantara keduanya
yang kemudian disebut galat / error.

Differensial didefinisikan sebagai perbandingan perubahan tinggi (selisih tinggi) dan


perubahan jarak, dan dituliskan dengan:
= ()
+ = ( + )
= ()
= ( + ) ()
:

( + ) ()
=

= 0
(())
=

= lim
0

Hampir semua fungsi kontinu dapat dihitung nilai differensialnya secara mudah,
sehingga dapat dikatakan metode numerik dianggap tidah perlu digunakan untuk
keperluan differensial ini. Pada pemakaian computer sebagai alat hitung, permasalahan
differensial merupakan salah satu bagian dari penyelesaian.
Hubungan antara nilai fungsi dan perubahan fungsi untuk setiap titik didefinisikan
sebagai berikut :
= () + (). ()
=

(())

Didefinisikan sebagai berikut:


(())
( + ) ()
= lim

Algoritma :
1. Menentukan = ()
Missal : 2 + 5 = 2
5 = 2 2
2 2
=
5
2. Menentukan nilai X0
3. Menentukan nilai

4. Menghitung dengan cara :


a) Cara Forward
b) Cara Backward
c) Cara central
Backward
(0 )

Forward
(0 )

Central

(0 )

Misalnya diketahui : y = f(x)

Dan ingin dicari harga pada x = x


Berdasar definisi matematika :

= lim

(+)()

. . (1.1)

Pada diferensiasi numeris yang sederhana, harga 0, didekati dengan bilangan kecil
, sehingga didapatkan :
Cara Forward

| = 0

(0 +)(0 )

. (1.3)

Cara Backward

| = 0

(0 )(0 )

. (1.3)

Cara Central

| = 0

(0 +)(0 )
2

. (1.4)

Menurut teori, cara central adalah yang terbaik.


Prinsip-Prinsip Metode Numerik

Metode numerik ini disajikan dalam bentuk algoritma-algoritma yang dapat dihitung
secara cepat dan mudah.

Pendekatan yang digunakan dalam metode numerik merupakan pendekatan analisis


matematis, dengan tambahan grafis dan teknik perhitungan yang mudah.

Algoritma pada metode numerik adalah algoritma pendekatan maka dalam algoritma
tersebut akan muncul istilah iterasi yaitu pengulangan proses perhitungan.

Dengan metode pendekatan, tentunya setiap nilai hasil perhitungan akan mempunyai
nilai error (nilai kesalahan).

Terdapat tiga macam kesalahan dalam differensiasi numeris :

Kesalahan bawaan: merupakan kesalahan dari nilai data.


Misal kekeliruan dalam menyalin data, salah membaca skala atau kesalahan karena
kurangnya pengertian mengenai hukum-hukum fisik dari data yang diukur.

Kesalahan pembulatan: terjadi karena tidak diperhitungkannya beberapa angka terakhir


dari suatu bilangan, artinya nilai perkiraan digunakan untuk menggantikan bilangan
eksak.

Kesalahan pemotongan: terjadi karena tidak dilakukan hitungan sesuai dengan prosedur
matematik yang benar. Sebagai contoh suatu proses tak berhingga diganti dengan
proses berhingga.
Contoh fungsi dalam matematika yang dapat direpresentasikan dalam bentuk
deret tak terhingga yaitu:
ex 1 x

x 2 x3 x 4

..........
2! 3! 4!

Nilai eksak dari diperoleh apabila semua suku dari deret tersebut diperhitungkan.
Namun dalam prakteknya,sulit untuk menghitung semua suku sampai tak terhingga.
Kesalahan karena hanya memperhitungkan beberapa suku pertama disebut dengan
kesalahan pemotongan.
Mengapa menggunakan Metode Numerik

Tidak semua permasalahan matematis atau perhitungan dapat diselesaikan dengan


mudah.

Dibutuhkan metode yang menggunakan analisisanalisis pendekatan persoalanpersoalan non linier untuk menghasilkan nilai yang diharapkan.

Kesulitan menggunakan metode analitik untuk mencari solusi exact dengan jumlah data
yang besar, diperlukan perhitungan komputer, metode numerik menjadi penting untuk
menyelesaikan permasalahan ini

Pemakaian metode analitik terkadang sulit diterjemahkan ke dalam algoritma yang dapat
dimengerti oleh komputer. Metode numerik yang memang berangkat dari pemakaian alat
bantu hitung merupakan alternatif yang baik dalam menyelesaian persoalan-persoalan
perhittungan yang rumit.

BAB II
PERSOALAN DAN PENYELESAIAN

A. Latihan
1. Diketahui y x5 2x3 5 dengan 0 = 2 dan = 0.0001

Penyelesaian MS. Excel :

xo

2.0000

0.0001

xo
2.0000

FORWARD

xo +

xo -

2.0001

1.9999

f(xo)

f(xo + )

f(xo - )

21.0000 21.0056 20.9944

56.0068

BACKWARD 55.9932
CENTRAL

56.0000

2. Diketahui y 2 x 4

1 2 1
x dengan 0 = 1 dan = 0.0005
2
x

Penyelesaian MS. Excel :

xo

1.0000

0.0005

f(xo +
xo
1.0000

xo +

xo -

f(xo)

f(xo - )

1.0005

0.9995

1.5000

1.5050

1.4950

FORWARD

10.0058

BACKWARD
CENTRAL

9.9943
10.0000

3. Diketahui y 2 log(3x 2 )

5
3x dengan 0 = 3 dan = 0.0050
x

Penyelesaian MS. Excel :

xo

3.0000

0.0050
xo

xo +

xo -

3.0000

3.0050

2.9950 14.7495 14.7650 14.7340

FORWARD

3.0981

BACKWARD

3.0978

CENTRAL

3.0979

4. Diketahui y

f(xo)

f(xo + )

f(xo - )

1
4 3 x2

x 4 dengan 0 = 4 dan = 0.0050


2
x
3

Penyelesaian MS. Excel :

xo

4.0000

0.0050

f(xo +
xo
4.0000

xo +

xo -

f(xo)

f(xo - )

4.0050

3.9950

3.4114

3.4126

3.4101

FORWARD

0.2547

BACKWARD

0.2544

CENTRAL

0.2546

B. Tugas
1. Diketahui

1
3

2 = 2 2 2

1
3

+ dengan 0 = 3 dan = 0.0001

Penyelesaian MS. Excel :

1
3

(3

1
3

2 = 2 2 2
1 3
3)

= ( 2 2 + 3)

(2 4 )3
=
+ 3
27
xo

3.0000
0.0001

xo
3.0000

xo +
3.0001

FORWARD
BACKWARD
CENTRAL

27.7707
27.7689
27.7698

xo -
f(xo)
f(xo + ) f(xo - )
2.9999 28.5396 28.5424 28.5368

BAB III
A. Kesimpulan
1. Metode Numerik adalah teknik yang digunakan untuk memformulasikan persoalan
matematik sehingga dapat dipecahkan dengan operasi hitungan / aritmatika biasa.
2. Penggunaan metode numeris karena tidak semua persoalan matematis dapat
diselesaikan dengan mudah
3. Ada tiga cara menyelesaikan persoalan secara diferensiasi numeris:

Cara Forward

Cara Backward

Cara Central

4. Menurut teori, cara central adalah yang terbaik diantara dua cara yang lain
5. Hasil penyelesaian numerik adalah nilai perkiraan atau pendekatan dari penyelesaian
analitis atau esak
6. Dari persamaan y x5 2x3 5 dengan 0 = 2 dan = 0.0001, didapat :
Forward

= 56.0068

Backward

= 55.9932

Central

= 56.0000

7. Dari persamaan y 2 x 4
Forward

= 10.0058

Backward

= 9.9943

Central

= 10.0000

1 2 1
x dengan 0 = 1 dan = 0.0005, didapat :
2
x

8. Dari persamaan y 2 log(3x 2 )


Forward

= 3.0981

Backward

= 3.0978

Central

= 3.0979

9. Dari persamaan y

5
3x dengan 0 = 3 dan = 0.0050, didapat :
x

1
4 3 x2

x 4 dengan 0 = 4 dan = 0.0050, didapat nilai :


2
x
3

Forward

= 0.2547

Backward

= 0.2544

Central

= 0.2546

10. Dari persamaan

1
3

2 = 2 2 2

1
3

+ dengan 0 = 3 dan = 0.0001,

didapat :
Forward

= 27.7707

Backward

= 27.7689

Central

= 27.7698

B. Saran
1. Lebih mendalamin MS. Excel
2. Memperhatikan asisten komutasi proses saat menjelaskan
3. Tidak melakukan copy paste pekerjaan temen
4. Telitih dalam memasukan rumus pada MS. Excel

DAFTAR PUSTAKA

1. Modul Praktikum Komputasi Proses. 2006, Yoyakarta, Teknik Kimia UII


2. http://sayfudinblogz.blogspot.co.id/2014/01/contoh-metode-numerik-dengan.html
Diakses : 20 November 2015
3. http://www.slideshare.net/khuriyatimalina/laporan-praktikum-komputasi-proses
Diakses : 18 Novenber 2015
4. https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=1&ved=0CB4Q
FjAAahUKEwib9taPrdLIAhULI5QKHVlZCcM&url=http%3A%2F%2Falfaruqi.lecturer
.pens.ac.id%2Fmnumerik%2Fbab5tm.pdf&usg=AFQjCNG5x5CeyIdXPRG9wA1OCKqj
L0kEEA&cad=rja. Diakses : 18 Novenber 2015