Anda di halaman 1dari 9

ORGAN

REPRODUKSI
WANITA

Sumber : Purves et al.,Life: The Science of Biology, 4th


Edition

PRIA

PENGATURAN HORMONAL ORGAN


REPRODUKSI

Pengaturan fungsi
seksual pria
maupun wanita
diawali oleh
sekresi
gonadotropin
releasing hormone
(GnRH) dari
hipothalamus.
Sekresi GnRH akan
merangsang sel
gonadotrop di
hipofisis anterior
untuk mensekresi
Luteinizing
hormone (LH) dan
Foliclle Stimulating
Hormone (FSH)

Gambar. Kontrol hormon pada sistem reproduksi wanita.


Purves et al., Life: The Science of Biology, 4th Edition

PENGATURAN HORMONAL ORGAN


REPRODUKSI
Estrogen :
sebagai hormon wanita yang utama bersama dengan progesteron,
karena mempunyai peranan penting dalam pembentuk kan tubuh
wanita dan mempersiapkan fungsi wanita secara khusus seperti
terjadinya kehamilan, juga pertumbuhan payudara dan panggul
Progesteron :
Hormon ini diproduksi oleh korpus luteum. Progesteron
mempertahankan ketebalan endometrium sehingga dapat menerima
implantasi zygot
GnRH :
merupakan hormon yang diproduksi oleh hipotalamus di otak. GnRH
akan merangsang pelepasan FSH (Folicle Stimulating Hormon) di
hipofisis.
FSH :
menyebabkan pematangan dari folikel. Dari folikel yang matang akan
dikeluarkan ovum. Kemudian folikel ini akan menjadi korpus luteum
dan dipertahankan untuk waktu tertentu oleh LH

SIOLOGI MENSTRUASI
Siklus menstruasi normal pada manusia dapat dibagi menjadi dua
Siklus :
Siklus endometrium dan siklus ovulasi
SIKLUS
ENDOMETRIUM
Fase menstruasi
Fase Proliferasi
Fase Sekresi/Luteal
Fase Iskemi/Premenstrual
SIKLUS OVULASI
Meningkatnya hormon
estrogen dapat memicu
peningkatan LH, folikel
memproduksi progesteron.
Terjadi pematangan folikel
dan merangsang terjadinya
ovulasi yaitu lepasnya
ovum dari ovarium.

SIOLOGI MENSTRUASI

SIOLOGI MENSTRUASI

PENGATURAN HORMONAL
REPRODUKSI PRIA

JARINGAN LAIN PENGHASIL


HORMON
Memban mukosa usus yang membatasi ventriculus dan intestinum tenue
menghasilkan beberapa hormon.
Pada ventriculus dihasilkan gastrin yang merangsang sekresi enzim
atau cairan gastricus.
Pada intestinum tunue dihasilak :
Secretine. Yang berfungsi merangsang sekresi enzim-enzim pancreas
pada waktu makanan yang telah lunak dari ventriculus masuk ke
duodenum.
Enterogastrone. Berfungsi mengurangi sekresi dan mortilitas
ventriculus pada waktu hormon ini dibawa oleh darah kedalam
ventriculus.
Cholecystikin. Berfungsi menyebabkan kontraksi vesica vellia untuk
mencurahkan bilus yang telah ditimbun dalam intestinum tenue.
Hormon ini dilepaskan dari mukosa intestinalis yang dirangsang oleh
makanan yang berupa lipid.

PENGUKURAN KONSENTRASI
HORMON

Pengukuran kadar hormon dilakukan dengan banyak


cara yakni secara biologis, kimiawi , immunologis.

Cara yang banyak digunakan secara rutin adalah cara


immunoassay, umumnya menggunakan antibody berlabel
(immunometric).
radioimmunoassay, enzyme immunoassay, immunoradiometric assay,
immune-chemiluminescence assay.