Anda di halaman 1dari 16

REFERAT ORKITIS

Pembimbing :
Dr. Buih Amartiwi sp.KK
Oleh :
NUR AIN TAHTARINI RIAN AHADIYAH

DEFINISI
Orkitis adalah peradangan pada testis.
Orkitis berbeda dari infeksi traktus genitalia lain dalam dua hal, yaitu :
jalur utama infeksi adalah hematogen dan virus adalah organisme
penyebab orkitis yang paling sering

ETIOLOGI
Orkitis parotiditis adalah infeksi virus yang sering terlihat .Virus lain
memberikan gambaran klinis yang sama adalah Coxsakie B,
mononukleosis.
Orkitis bakteri piogenik disebabkan oleh bakteri (Brucellosis ,Escherichia
coli, Klebsiella pneumoniae, Pseudomonas aeruginosa) dan infeksi parasit
(malaria, filariasis, skistosomasis, amebiasis) atau kadang-kadang infeksi
riketsia yang ditularkan dari epididimis.

Faktor prediposisi
Infeksi diklasifikasikan sebagai orkitis viral , orkitis bacterial piogenik,
atau orkitis granulomatosa.
Orkitis viral
Virus merupakan penyebab tersering pada orkitis. Orkitis parotiditis
adalah infeksi virus yang paling sering terlihat. Virus lain yang dapat
menyebabkan orkitis dan gambaran klinis yang sama adalah virus coxsakie ,
varisella , dan mononucleosis.

Orkitis bakterial piogenik


Disebabkan oleh bakteri Brucellosis ,Escherichia coli, Klebsiella
pneumoniae, Pseudomonas aeruginosa.
Orkitis granulomatosa
Dapat disebabkan oleh sifilis ,penyakit mikobakterial , penyakit jamur ,
dan mycobacterium tuberculosis.

Orkitis viral infection

patofisiologi

Infeksi ini ditularkan melalui kontak langsung, droplet , atau


terkontaminasi fomites dan memasuki host melalui udara
Penyebaran utama melalui darah rute infeksi testis terisolasi
menyebar dengan cepat
di akhir masa inkubasi menyebabkan penyebaran virus ke organ,
sehingga infeksi sistemik ditandai dengan parotitis klasik atau
manifestasi klinis organ lain.

Orkitis bakterial piogenik


Disebabkan oleh bakteri Brucellosis ,Escherichia coli, Klebsiella
pneumoniae, Pseudomonas aeruginosa.dan infeksi parasitik ( malaria ,
filariasis , skistomisis , amebiasis ) atau kadang kadang infeksi riketsia
yang di tularkan dari epididimis

Ditularkan melalui aliran darah.

Orkitis granulomatosa
Menyebar dengan hematogen biasanya dimulai secara unilateral
Pada bagian bawah epididimis.
Infeksi dapat menyebar melalui funikulus spermatikus menuju testis.
Penyebaran selanjutnya melibatkan epididimis dan testis, kandung kemih,
dan ginjal.

DIAGNOSIS
Anamnesa
Demam tinggi , tackikardy
Mual dan muntah ,myalgia , sakit kepala
Penderita merasakan tidak nyaman duduk
Kadang penderita mengeluh sakit gondongan sebelumnya
Ketidaknyamanan ringan pada testiskular
Edema hingga nyeri di daerah testiskular
Gejala infeksi saluran kemih bagian bawah seperti frekuensi, urgensi, hematuria,
dan disuria.

PEMERIKSAAN FISIK

Pembesaran testis dan skrotum.


Skrotum eritematus
Terasa hangat
Konsistensi testis yang mengalami pembengkakan kenyal seperti karet
dan mungkin terdapat hubungan dengan kulit depan yang akhirnya
membentuk fistel kulit.

DIAGNOSIS DIFERENSIAL
Kondisi
Epididimitis

Subyektif
Nyeri,
kadang

Obyektif
Epididmis lokal teraba

Menyebar sampai

lunak dan bengkak juga

abdomen bawah,

terjadi pada testis, reflek


kremaster normal, nyeri
berkurang saat dilakukan

Orkitis

Prehns sign
Nyeri tiba-tiba pada Bengkak pada testis,reflek

Torsio testis

testis.
Nyeri bersifat

kremaster normal.
akut, Testis teraba melintang,

biasanya nyeri hebat

Reflek kremaster
mengalami abnormalitas,

Penatalaksanaan
Pengobatan harus dimulai berdasarkan kemungkinan patogen, Pengobatan
berfokus pada menyembuhkan infeksi,meningkatkan gejala, mencegah
penularan, dan mengurangi komplikasi.
Gonore atau klamidia Infeksi pengobatan harus terdiri dari ceftriaxone
(Rocephin), tunggal 250-mg dosis intramuskular, dan doxycycline
(Vibramycin), 100 mg secara oral dua kali sehari selama 10 hari.
Jika organisme enterik, seperti bakteri, pasien alergi terhadap sefalosporin
atau tetrasiklin, pengobatan harus mencakup ofloksasin 300 mg secara
oral dua kali sehari selama 10 hari, atau levofloxacin (Levaquin), 500 mg
per oral sekali sehari selama 10 hari.

Pasien yang immunocompromised (Misalnya, orang-orang dengan HIV)


harus menerima perlakuan yang sama sebagai orang-orang yang
imunokompeten.
Selain pengobatan antibiotik, analgesik, skrotum elevasi, pembatasan
kegiatan, dan penggunaan kemasan dingin membantu dalam pengobatan .
Pasien harus dianjurkan kemungkinan komplikasi, termasuk sepsis, abses,
infertilitas, dan perpanjangan infeksi.

Komplikasi
Atrofi testis.
Abses skrotum.
Infertilitas.

Prognosis

Sebagian besar kasus orkitis karena mumps menghilang secara spontan


dalam 3 10 hari. Dengan pemberian antibiotic yang sesuai , sebagian besar
kasus orkitis bakteri dapat sembuh tanpa komplikasi.

Anda mungkin juga menyukai