Anda di halaman 1dari 7

KONSEP PERAWATAN PAYUDARA IBU POST PARTUM

1. Definisi perawatan payudara


Merupakan suatu tindakan perawatan payudara yang dilaksanakan, baik oleh
pasien maupun dibantu orang lain yang dilaksanakn mulai hari pertama atau kedua
setelah melahirkan. Berdasarkan dari permasalah perawatan payudara itu disebabkan
ibu tidak menyusui, dikarenakan air susu tidak keluar dan akhirnya mengakibatkan
pembekakan payudara atau bendungan ASI. Bendungan ASI (Engorgement) itu
dikarenakan penyempitan pada duktus laktiferus, sehingga sisa ASI terkumpul pada
system

duktus

yang

mengakibatkan

terjadinya

pembekakan,

penyababnya

dikarenakan adanya kelainan pada puting susu, payudara bengkak, nyeri, dan panas.
Pembekakan biasanya terjadi pada hari ketiga dan keempat sesudah melahirkan. Jika
payudara masih membengkak, nyeri dan kemerahan dikarenakan infeksi maka terjadi
mastitis. Mastitis merupakan radang pada payudara, dan jika tetap masih
membengkak disertai ada nanah disebut abses. Abses payudara yang merupakan
kelanjutan dari mastitis. Hal ini dikarenakan meluasnya peradangan dan harus diinsisi
untuk mengeluarkannya (Anggraini Y., 2010). Masa nifas adalah waktu yang di
perlukan untuk pulihnya alat kandungan pada keadaan yang normal. Masa nifas
berlangsung selama 6 minggu atau 42 hari (Manauba, 1998). Sedangkan pengartian
lain masa nifas adalah masa pulih kembali, mulai dari persalinan sampai alat-alat
kandungan seperti pra hamil (Mochtar, 1998). Perawatan payudara sering disebut
Breast Care bertujuan untuk memelihara kebersihan payudara, memperbanyak atau
memperlancar pengeluaran ASI sehingga terjadi kesukaran dalam menyusukan
bayinya. Perawatan payudara dilakukan dengan cara pengurutan (Anggraini Y., 2010).
Perawatan payudara sangat penting dilakukan selama hamil sampai menyusui. Hal ini
karena payudara merupakan satu-satu penghasil ASI yang merupakan merupakan
makanan pokok bayi baru lahir sehingga harus dilakukan sedini mungkin (Azwar,
2008).
2. PERAWATAN PAYUDARA DENGAN MASALAH
a. Puting Lecet
Untuk mencegah rasa sakit, bersihkan puting susu dengan air hangat ketika
sedang mandi dan jangan menggunakan sabun, karena sabun bisa membuat puting
susu kering dan iritasi.
b. Penyumbatan Kelenjar Payudara
Sebelum menyusui, pijat payudara dengan lembut, mulailah dari luar kemudian
perlahan-lahan bergerak ke arah puting susu dan lebih berhati-hatilah pada area
yang mengeras. Menyusui sesering mungkin dan selama mungkin. Lanjutkan
dengan mengeluarkan air susu dari payudara itu setiap kali selesai menyusui jika

bayi belum benar-benar mengabiskan isi payudara yang sakit tersebut. Kompres
dengan menggunakan handuk hangat pada payudara yang sakit beberapa kali
dalam sehari.
c. Pengerasan Payudara
Menyusui secara rutin sesuai dengan kebutuhan bisa membantu mengurangi
pengerasan, tetapi jika bayi sudah menyusu dengan baik, ibu mungkin harus
melakukan sesuatu untuk mengurangi tekanan pada payudara. Sebagai contoh,
merendam kain dalam air hangat dan kemudian ditempelkan pada payudara atau
mandi dengan air hangat sebelim menyusui bayi. Untuk pengerasan yang parah,
gunakan kompres dingin atau es kemasan ketika sedang tidak menyusui untuk
mengurangi rasa tidak nyaman dan mengurangi pembengkakan.
3. DAMPAK TIDAK MELAKUKAN PERAWATAN PAYUDARA
ASI tidak lancar
Puting susu tidak menonjol,sehingga bayi sulit menghisap
Produksi ASI sedikit sehingga tidak cukup dikonsumsi bayi
Muncul bendungan payudara, mastitis, dan lain-lain (Saryono dan
Pramitasari,R.D, 2009).

STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR ( SOP )


PERAWATAN PAYUDARA IBU POSTPARTUM
1. Tujuan

Sebagai acuan dalam melaksanakan praktek laboratorium maternitas agar mahasiswa


2.
3.

4.
5.

6.

kompeten dalam perawatan payudara.


Ruang Lingkup
Semua mahasiswa semester 4 yang mendapatkan materi keperawatan maternitas.
Uraian Umum
3.1 Persiapan alat dan bahan praktikum
3.2 Pelaksanaan prosedur perawatan payudara
3.3 Evaluasi tindakan yang telah dilakukan
3.4 Penilaian terhadap performa mahasiswa
Petugas
Pembimbing / penguji praktek laboratorium keperawatan
Alat dan bahan
1) Handuk 2 buah
2) Waslap 2 buah
3) Sarung tangan
4) Baskom 2 buah yang berisi air hangat dan dingin
5) Termos air panas
6) Kapas dan minyak kelapa di tempatnya
7) Alat pengendali infeksi yang terdiri atas :
- Kom berisi cairan DTT
- Tempat sampah medis dan non medis
- Alat pelindung diri terdiri dari sarung tangan, masker, celemek
Instruksi Kerja
1. Menyiapkan alat yang sesuai dengan kebutuhan
2. Menjelaskan pada ibu dan keluarga terkait tindakan yang akan dilakukan, tujuan
tindakan, serta hasil tindakan
3. Melakukan persiapan perawat seperti mencuci tangan
4. Membuka pakaian atas ibu dan memasang handuk di atas punggung ibu
5. Bila payudara ibu bengkak dan sakit sebaiknya lakukan terlebih dahulu tehnik untuk
mengurangi rasa sakit dengan kompres hangat dan dingin pada payudara ibu
selama 15 menit

6. Memberikan posisi membungkuk pada ibu dengan menggunakan bantal sebagai


penyangga kepala
7. Menutup tubuh bagian depan dengan handuk dan meletakkan handuk yang lainnya
di pangkuan ibu
8. Licinkan kedua tangan dengan minyak
9. Melakukan pemijatan punggung dengan menggunakan kedua ibu jari (diolesi
minyak) di sisi tulang belakang mulai dari garis sejajar puting ke arah atas sampai
dengan leher ibu selama 20 30 kali atau 10 15 menit
10. Posisikan ibu duduk tegak dan pindahkan handuk untuk menutupi punggung ibu
11. Perawat berada di belakang ibu lalu lakukan pengurutan payudara yaitu dengan satu

tangan menyangga payudara lakukan sebanyak 20 30 kali atau selama 10 15


menit
12. Lakukan pengurutan payudara sebagai berikut :
Melakukan pemijatan ringan searah jarum jam pada payudara yang mengalami
bendungan dengan gerakan melingkar. Caranya dengan menggunakan salah satu
tangan untuk menyangga payudara, sedangkan tangan yang lain (jari tengah dan
telunjuk) untuk memijat, setelah sebelumnya jari jari tersebut diolesi minyak.

13. Melakukan kompres payudara dengan air hangat dan dingin pada kedua payudara
secara bergantian, masing masing selama 10 15 menit
14. Merangsang pengeluaran puting secara manual, terutama pada puting yang tidak
menonjol atau menggunakan alat pompa puting sederhana (dengan menggunakan
jarum suntik 10 cc)
15. Membersihkan payudara dengan waslap
16. Mengeluarkan ASI secara manual dan diolesi ke seluruh areola dan puting
17. Mencuci tangan dengan benar
18. Merapikan alat
19. Mencatat tindakan dan respon ibu
7. Indiksi
Keterampilan dilaksanakan dengan sistematis, tanpa bantuan dan tepat.
Dapat menyiapkan menu makanan kepada pasien dengan baik dan sesuai.
8. Daftar pustaka

PENILAIAN UJIAN PRAKTEK LABORATORIUM


Nama

NIM

Penguji

Hari / Tanggal :
Keterampilan : Perawatan Payudara Ibu Postpartum

No
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.

Kegiatan
I. ALAT DAN BAHAN
Handuk 2 buah
Waslap 2 buah
Sarung tangan
Baskom 2 buah yang berisi air hangat dan dingin
Termos air panas
Kapas dan minyak kelapa di tempatnya
Alat pengendali infeksi yang terdiri atas :
-

Kom berisi cairan DTT


Tempat sampah medis dan non medis
Alat pelindung diri terdiri dari sarung tangan, masker,

1.
2.

celemek
II. INSTRUKSI KERJA
Menyiapkan alat yang sesuai dengan kebutuhan
Menjelaskan pada ibu dan keluarga terkait tindakan yang

3.
4.

akan dilakukan, tujuan tindakan, serta hasil tindakan


Melakukan persiapan perawat seperti mencuci tangan
Membuka pakaian atas ibu dan memasang handuk di atas

5.

punggung ibu
Bila payudara ibu bengkak dan sakit sebaiknya lakukan
terlebih dahulu tehnik untuk mengurangi rasa sakit dengan
kompres hangat dan dingin pada payudara ibu selama 15

6.

menit
Memberikan posisi membungkuk pada ibu dengan

7.

menggunakan bantal sebagai penyangga kepala


Menutup tubuh bagian depan dengan handuk dan

Dilakukan
Ya
Tidak
1
0

Ket

8.
9.

meletakkan handuk yang lainnya di pangkuan ibu


Licinkan kedua tangan dengan minyak
Melakukan pemijatan punggung dengan menggunakan
kedua ibu jari (diolesi minyak) di sisi tulang belakang
mulai dari garis sejajar puting ke arah atas sampai dengan

10.

leher ibu selama 20 30 kali atau 10 15 menit


Posisikan ibu duduk tegak dan pindahkan handuk untuk

11.

menutupi punggung ibu


Perawat berada di belakang ibu lalu lakukan pengurutan
payudara yaitu dengan satu tangan menyangga payudara

12.

lakukan sebanyak 20 30 kali atau selama 10 15 menit


Lakukan pengurutan payudara sebagai berikut :
Melakukan pemijatan ringan searah jarum jam pada
payudara yang mengalami bendungan dengan gerakan
melingkar. Caranya dengan menggunakan salah satu
tangan untuk menyangga payudara, sedangkan tangan yang
lain (jari tengah dan telunjuk) untuk memijat, setelah

13.

sebelumnya jari jari tersebut diolesi minyak


Melakukan kompres payudara dengan air hangat dan
dingin pada kedua payudara secara bergantian, masing

14.

masing selama 10 15 menit


Merangsang pengeluaran puting secara manual, terutama
pada puting yang tidak menonjol atau menggunakan alat
pompa puting sederhana (dengan menggunakan jarum

15.
16.
17.
18.
19.

suntik 10 cc)
Membersihkan payudara dengan waslap
Mengeluarkan ASI secara manual dan diolesi ke seluruh
areola dan puting
Mencuci tangan dengan benar
Merapikan alat
Mencatat tindakan dan respon ibu
JUMLAH

Jumlah Ya
N Keterampilan =

x 100 =
36

x 100 =
36

N Responsi

= (N Keterampilan x 60%) + (N Responsi x 40%) =

Surabaya,
Penguji

NIP