Anda di halaman 1dari 27

BUKU PANDUAN MAHASISWA

EARLY CLINICAL AND COMMUNITY I EXPOSURE I

Pengelola blok :
1.
2.

dr. Nendyah Roestijawati, MKK


dr. Tri Lestari

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
2015
TUGAS DAN TATA TERTIB MAHASISWA

A. Tugas Mahaasiswa adalah :


1) Mentaati semua tata tertib dan peraturan yang berlaku
2) Mentaati kesepakatan kontrak pembelajaran blok
3) Mengikuti semua kegiatan pembelajaran >75%
4) Ijin ketidakhadiran diperhitungkan sebagai ijin apabila disebabkan oleh hal-hal
berikut ini :
a) Sakit yang dibuktikan oleh surat keretangan dokter
b) Keluarga sekandung meninggal dunia yang dibuktikan dengan surat
dari wali/orang tua
c) Kepentingan keluarga sekandung yang dibuktikan dengan surat dari
wali/orang tua
d) Melaksanakan tugas dari Jurusan Kedokteran UNSOED, misalnya
mewakili Jurusan Kedokteran UNSOED untuk lomba karya ilmiah,
disertai surat keterangan dari asisten III
5) Menjaga nama baik diri sendiri, dosen dan fakultas kedokteran UNSOED
6) Berpenampilan rapi seperti penampilan seorang dokter
a) Tidak memakai kaos
b) Tidak memakai celana dan bahan jeans
c) Mahasiswi memakai rok panjang dibawah lutut
d) Mahasiswa memakai hem yang dimasukkan kedalam celana dan
menggunakan ikat pinggang
e) Tidak diperkenankan memakai asesori yang berlebihan
- mahasiswa tidak boleh memakai anting-anting atau giwang
- mahasiswi tidak boleh memakai asesori pada hidung atau bagian
tubuh lain yang tidak semestinya dan menimbulkan kesan seronok
B. Tata Tertib Kuliah
1) Mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti semua kegiatan perkuliahan
2) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir di ruang kuliah 10 menit sebelum
perkuliahan dimulai
3) Mahasiswa diwajibkan mengisi daftar hadir kuliah setiap kali mengikuti
perkuliahan
4) Mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti perkuliahan dengan tertib, tidak
berbicara diluar konteks perkuliahan yang sedang berlangsung dan atau

melakukan kegiatanlain di luar ruang kuliah yang dapat menganggu proses


perkuliahan
5) Mahasiswa yang berhalangan hadir dalam perkulliahan wajib memberitahukan
secara tertulis kepada seksi akademik atau ketua blok
6) Ketidakhadiran dalam perkuliahan harus diertai dengan alasan yang dapat
diterima
C. Tata Tertib Diskusi dan Tutorial
1) Mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti semua kegiatan diskusi kelompok dan
tutorial problem based learning (PBL) sesuai dengan jadwal yang telah
ditetapkan
2) Mahasiswa diwajibkan untuk hadir diruang diskusi kelompok dan tutorial PBL
sebelum kegiatan dimulai
3) Mahasiswa diwajibkan mengisi daftar hasil setiap kali mengikuti diskusi
kelompok dan tutorial PBL
4) Mahasiswa diwajibkan untuk mengikuti diskusi kelompok dan tutorial PBL
dengan tertib, dan tidak berbicara diluar konteks diskusi, role playing dan
tutorial PBL yang sedang berlangsung atau melakukan kegiatan lain yang
dapat menganggu proses diskusi kelompok, role playing dan tutorirfauntuk
mengikuti diskusi kelompok dan tutorial PBL dengan tertib, dan tidak
berbicara diluar konteks diskusi, role playing dan tutorial PBL yang sedang
berlangsung atau melakukan kegiatan lain yang dapat menganggu proses
diskusi kelompok, role playing dan tutorial PBL
5) Mahasiswa wajib mengikuti petunjuk teknis pelaksanaan diskusi kelompok
dan tutorial PBL
6) Mahasiswa yang berhalangan hadir dalam diskusi kelompok dan atau tutorial
PBL wajib memberitahukan secara tertulis kepada seksi akademik atau ketua
blok
7) Ketidakhadiran dalam diskusi kelompok, role playing dan atau tutorial PBL
harus disertai dengan alasan yang dapat diterima

D. Tata Tertib Ujian Tulis, SOCA, OSCE


1) Harap hadir maksimal 10 menit sebelum ujian

2) Tidak ada toleransi untuk keterlambatan, terlambat datang pada waktu ujian

DESKRIPSI UMUM BLOK


dianggap tidak mengikuti ujian
3) Syarat untuk mengikuti ujian adalah absensi total tidak kurang dari 75%, tidak
memenuhi syarat tersebut tidak dapat mengikuti ujian dengan alasan apapun
4) Tidak diperkenankan mencontek, memberikan informasi soal, mencuri atau
menyalin soal dengan metode apapun
5) Apabila mahasiswa melakukan point 4 akan dikenakan sanksi pengguguran
blok dan mengulang tahun depan
6) Dilarang membawa alat komunikasi saat ujian
Tabel. Pembobotan Penilaian Blok ECCE I
Komponen Penilaian
1/ Ujian tulis komprehensif
2/ OSCE

3/ SOCA
4/ Praktek lapangan
- Presentasi (Lapangan & Fakultas)
- Laporan
TOTAL

Pembobotan
30%
10%
40%
10%
10%
100%

NAMA

: EARLY CLINICAL AND COMMUNITY EXPOSURE (ECCE) I

KREDIT

: 4 SKS

JADWAL

: SEMESTER V

KODE

: KUB 153

ORGANISASI PENGELOLA
PIC (Person in Charge) 1

: dr. Nendyah Roestijawati, MKK

PIC 2

: dr. Tri Lestari

Administrasi

: Sri Wahyuningsih, SH

GAMBARAN SINGKAT
Blok ECCE I merupakan bagian pertama dari rangkaian Blok Early Clinical and
Community Exposure yang menurut rancangan Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK)
UNSOED 2005 akan berlangsung dalam 3 blok dari semester 5 sampai dengan semester 7.
Blok ECCE I pada hakikatnya merupakan blok yang lebih menekankan aplikasi dari
pengetahuan dan keterampilan mahasiswa baik klinis maupun non-klinis dalam peranannya
sebagai dokter layanan primer yang mampu menerapkan prinsip-prinsip pendekatan layanan
Family Medicine. Prinsip-prinsip pendekatan layanan Family Medicine meliputi :
1. Personal care
2. Primary care & Post hospitalization
3. Comprehensive care
4. Continuity of care
Prinsip-prinsip tersebut dielaborasi lebih lanjut sehingga mahasiswa nantinya mampu
menjadi Dokter Layanan Primer (DLP) yang memiliki kriteria sebagai berikut :
1.

Menjadi kontak pertama dengan pasien

2.

Membuat diagnosis holistic (multi aspek) dan penangannnya,

3.

Memberi dukungan personal bagi setiap pasien dengan berbagai latar belakang
dan berbagai stadium penyakit

4.

Mengkomunikasikan informasi tentang pencegahan, diagnosis, pengobatan,


dan prognosis, dan

5.

Melakukan pencegahan dan pengendalian penyakit kronik dan kecacatan


melalui penilaian risiko, pendidikan kesehatan, deteksi dini penyakit, terapi preventif,
dan perubahan perilaku.
Masalah kesehatan yang akan dipelajari mahasiswa pada blok ECCE I diutamakan

pada penyakit-penyakit yang mempunyai dampak luas ke masyarakat (beban kesehatan), dan
disesuaikan dengan pola epidemiologis yang ada. Selain itu dipertimbangkan pula aspek
prior knowledge dari mahasiswa, mengingat mahasiswa masih dalam tahapan pendidikan
sarjana kedokteran semester V. Sehingga masalah kesehatan yang diambil adalah masalahmasalah kesehatan atau diagnosis dengan level kompetensi 4 menurut Standar Kompetensi
Dokter Indonesia (SKDI).
JADWAL PBL BLOK ECCE I
N
HARI/TGL
O
1
Selasa /10 November
2015
2
Jumat / 13 November
2015
3
Selasa / 17 November
2015
4
jumat / 21 November
2015

JAM

TUTORIAL KE

10.00 11.50

1.1

09.00 10.50

1.2

10.00 11.50

2.1

09.00 10.50

2.2

JADWAL PRAKTEK LAPANGAN (HOME VISIT) & DISKUSI


N
HARI/TGL
JAM (HOME
DISKUSI
O
VISIT)
1
Senin/16 November
09.00 selesai
Selasa /17 November
2015
2015
Jam 13.00-14.50
2
Rabu/18 November
08.00 selesai
Rabu/18 November 2015
2015
jam 14.00-15.50
DAFTAR TUTOR PBL DAN PERCEPTOR PRAKTEK LAPANGAN BLOK ECCE I
KELOMPOK PBL
dan PRAKTEK
NAMA TUTOR PERCEPTOR
LAPANGAN
dr. Viva Ratih Bening Ati
1
dr. Tri Okmawati Handini
2
dr. Thianti Sylviningrum, MPd.Ked., MSc.,
SpKK
3
dr. Retno Widiastuti, MS
4
dr. Nendyah Roestijawati, MKK
5
dr. Mohamad Fakih, MM
6
dr. Madya Ardi Wicaksono, M.Si
7
dr. Joko Mulyanto, MSc
8
dr. Fatiha Sri Utami Tamad
9

dr. Fajar Wahyu Pribadi, MSc.


dr. Dwi Arini Ernawati, MPH
dr. Agung Saprasetya Dwi Laksana,
MSc.PH
Tutor cadangan
1)
2)
3)
4)
5)

dr.
dr.
dr.
dr.
dr.

Galuh Yulieta
Lieza Dwianasari S., M.Kes
Susiana Candrawati, SpKO
Tisna Sendy Pratama
Tutik Ida Rosanti, M.Kes.

DAFTAR PUSKESMAS PRAKTEK LAPANGAN


PUSKESMAS
KELOMPOK
KEMBARAN 1
1 dan 7
KEMBARAN 2
2 dan 8
PATIKRAJA
3 dan 9
BATURADEN 1
4 dan 10
BATURADEN 2
5 dan 11
KALIBAGOR
6 dan 12

10
11
12

JADWAL ECCE 1 TA 2015/2016


MINGGU 1
WAKTU
07.00
07.50
08.00
08.50
09.00
09.50
10.00
10.50

SENIN
9 Nov 2015
K.8 Lab Skill Klasikal
UKK (dr.Ismiralda Oke
Sp.KK)
K.1 Principles, central
value and roles of FamMed
(dr.Yudhi Wibowo,M.PH)
K.2 Dx holistic &
penanganan komprehensif
pd praktik Fam Med
(dr.Yudhi Wibowo,M.PH)

SELASA
10 Nov 2015
K.78Labskills Klasikal
Thorax (dr.Indah
Rahmawati,Sp.P)
K.4
Pemeriksaan
penunjang darah rutin
dan urin rutin pada
praktik dokter keluarga
(Dr.dr.Wahyu
Siswandari,Sp.PK)

14.00
14.50
15.00
15.50

Istirahat
K.18 Penatalaksanaan
komprehensif
Rhinofaringitis (dr Bagus
Chondro p,Sp.THT.KL)

KAMIS
12 Nov 2015
K.17 Penatalaksanaan
komprehensif TB
(dr.Indah
Rahmawati,Sp.P)

JUMAT
13 Nov 2015
K.9 Lab skill Klasikal
Pemeriksaan THT
(dr Sekti Joko
SI,Sp.THT.KL)

K.3 Respon imun


tubuh terhadap proses
infeksi & alergi
(dr Susiana
Candrawati Sp.KO)

K.15 Peresepan obat


Rasional
(dr Setiawati,M.Sc)

PBL 1.2

PBL 1.1

11.00
11.50

12.00
12.50
13.00
13.50

RABU
11 Nov 2015
K.19 Penatalaksanaan
komprehensif
Gastroenteritis
(dr.Supriyanto,Sp.A)

Istirahat
K10 Penatalaksanaan
komprehensif Mikosis
Superfisialis
(dr.Ismiralda Oke
Sp.KK)

K.11
Pembekalan OPE
(praktek lapangan) dan
penyusunan
laporannya (PIC blok)
Istirahat

Istirahat

SKILL LAB

SKILL LAB

Sholat Jumat

K.6 Labskills Klasikal


Pemeriksaan
kepala
leher
(dr.Pudug S,Sp.PD)
K.5 Penatalaksanaan
komprehensif Sindrom
Metabolik (dr.Pudug
S,Sp.PD)

SABTU
14 Nov 2015
K.16
Penatalaksanaan
komprehensif HT
(dr.Aditiyawarman,Sp.PD)

MINGGU 2
WAKTU

SENIN
16 Nov 2015

07.00 07.50
K.14Penatalaksanaan komprehensif
PMS (dr.Ismiralda Oke Sp.KK)
08.00 08.50

09.00 09.50
10.00 10.50
11.00 11.50
12.00 12.50
13.00 13.50

SELASA
17 Nov 2015
K.12 Labskills Klasikal
Pemeriksaan status generalis
(Dr.dr.I. Gede Arinton Sp.PD)
K.13 Labskills Klasikal
Pemeriksaan abdomen
(Dr.dr.I. Gede Arinton Sp.PD)

RABU
18 Nov 2015

KAMIS
19 Nov 2015

JUMAT
20 Nov 2015

Ujian Tulis
Komprehensif

PBL 2.2

Praktek Lapangan 2
(kelompok 7-12)

Praktek Lapangan 1
(kelompok 1-6)
PBL 2.1

Sholat Jumat
Istirahat
Istirahat

Istirahat
Konsultasi hasil home visit dg
preceptor OPE
(kelompok 1-6)

14.00 14.50

Presentasi akhir hasil OPE


(Pembimbing Fakultas

Konsultasi hasil home visit


dg preceptor OPE
(kelompok 7-12)

15.00 15.50

MINGGU 3
WAKTU

SENIN
23 Nov 2015

SELASA
24 Nov 2015

RABU
25 Nov 2015

KAMIS
26 Nov 2015

07.00 07.50
08.00 08.50
09.00 09.50
10.00 10.50
11.00 11.50
12.00 12.50
13.00 13.50
14.00 14.50

JUMAT
27 Nov 2015

Presentasi akhir hasil OPE


( Pembimbing Lapangan )
SOCA

OSCE

OSCE

OSCE

Sholat Jumat

SKENARIO PBL 1

Initial Visit:
Ny. E, 42 tahun, datang memeriksakan diri ke Dokter Keluarga (DK)
dengan keluhan keputihan. Keluhan keputihan dirasakan sejak 2 minggu terakhir.
Keputihan berupa cairan berwarna kekuningan disertai dengan gumpalan seperti
susu berwarna putih kekuningan. Cairan ini dirasakan keluar terus menerus
disertai dengan rasa gatal di daerah sekitar kemaluan, rasa panas, nyeri sesudah
kencing, dan rasa nyeri ketika berhubungan intim dengan suaminya. Keputihan
ini dirasakan sangat mengganggu aktivitas Ny.E sebagai seorang staf keuangan
di perusahaan otomotif. Ny. E merasa tidak nyaman karena rasa gatal yang
dideritanya, dan harus berulang kali mengganti pakaian dalam karena terkena
cairan keputihan. Selain itu Ny. E khawatir bahwa penyakitnya ini akan
mengganggu keharmonisan hubungan rumah tangga dengan suami. Ny. E
berharap

dapat segera sembuh dan aktivitas kerja serta kehidupan rumah

tangganya dapat kembali normal.


Riwayat Medis
Selain mengeluh keputihan, Ny. E merasakan dalam 1 tahun terakhir
sering buang air kecil, sering merasa haus dan banyak minum, serta bertambah
nafsu makannya. Ny. E belum pernah memeriksakan diri ke dokter karena
keluhan ini. Hasil medical check-up rutin terakhir dari perusahaan tempat Ny.E
bekerja 2 tahun yang lalu menunjukkan kadar GDS agak tinggi tetapi masih
dalam batas normal. Ny. E membantah mempunyai riwayat alergi. Ny. E pernah
dirawat di RS karena operasi sesar 7 tahun yang lalu karena berat badan bayi
yang dikandungnya melebihi normal.
Riwayat Keluarga
Ny. E adalah anak pertama dari 2 bersaudara. Ayah Ny,E meninggal akibat
gagal ginjal karena penyakit komplikasi penyakit kencing manis. Ibu Ny. E masih
hidup dan mengidap penyakit hipertensi. Tidak diketahui riwayat penyakit lain
pada keluarga.
Riwayat Sosial
Ny. E menikah, memiliki 1 orang anak yang berusia 7 tahun. Ny. E baru
mendapatkan keturunan setelah menikah selama 6 tahun.

Ny. E tinggal di

rumah milik sendiri di sebuah komplek perumahan sederhana. Rumah Ny. E


berukuran 6x8 m, permanen, dihuni bersama suami, 1 orang anak, dan 1 orang
pembantu. Ny. E bekerja sebagai staf keuangan sebuah perusahaan otomotif.
Ny. E bekerja di belakang meja, sering kali bekerja sampai dengan malam hari
karena harus menyelesaikan laporan keuangan.Ny.E tidak merokok, tidak
mengkonsumsi alkohol. Ny. E tidak pernah berolahraga karena kesibukannya,
sering

mengkonsumsi

makanan

ringan

dan

makanan

cepat

saji.

Ny.E

mengkonsumsi minimal 1 cangkir kopi setiap hari. Suami Ny. E bekerja sebagai
wiraswasta jual mobil bekas dengan penghasilan yang tidak pasti. Ekonomi
rumah tangga Ny. E lebih banyak ditanggung dari gaji Ny.E sebagai karyawan
yang berpenghasilan tetap. Suami Ny.E seorang perokok aktif dan sering
merokok di dalam rumah. Karena kesibukan Ny.E dan suaminya membuat
mereka hanya berinteraksi dan berkomunikasi langsung dalam waktu singkat
setiap harinya. APGAR skor keluarga Tn.M = 5.

SKENARIO PBL 2

Initial Visit:
Ny.N, 38 tahun, datang memeriksakan diri ke puskesmas dengan keluhan
batuk lama. Ny. N mengeluh batuk sudah berlangsung lebih dari 1 bulan. Batuk
berdahak disertai dengan darah. Selain itu Ny. N mengeluh merasa badan tidak
enak, nafsu makan menurun, badan agak demam (meriang) dan sering
berkeringat pada malam hari. Ny. N khawatir karena dalam 1 bulan ini berat
badannya turun 5 kg. Ny.N berpikir bahwa dia menderita penyakit ganas yang
sulit untuk disembuhkan. Ny. N masih bisa bekerja dan melakukan aktivitas
sehari-hari, tetapi mulai mengurangi karena merasa cepat lelah.
Riwayat Medis
Ny. N pernah mengalami keluhan yang sama 8 bulan yang lalu, setelah
diperiksa di puskemas, diberikan obat untuk diminum tiap hari. Ny N
menghentikan pengobatan setelah 3 minggu karena merasa kondisi tubuhnya
sudah membaik, selain itu Ny N takut karena kencingnya berubah menjadi
merah setelah minum obat tersebut, sehingga memutuskan untuk tidak
meneruskan minum obat.
Riwayat Keluarga

Ny. N adalah anak ke 3 dari 4 bersaudara. Ayah Ny.N sudah meninggal


karena penyakit DM, sedangkan ibu Ny. N masih hidup. Saudara perempuan Ny.N
yang tertua meninggal 2 tahun lalu karena penyakit kanker payudara. Anak Ny. N
yang berusia 4 tahun, sering sakit-sakitan, dan tampak kurus. Tidak diketahui
riwayat penyakit lain pada keluarga.

Riwayat Sosial
Ny.N menikah, memiliki 2 orang anak, berusia 14 tahun dan 4 tahun yang
semuanya ikut tinggal di rumah kontrakan tipe 21, semi permanen, di
perkampungan padat penduduk pinggiran kota. Ny. N bekerja sebagai buruh di
perusahaan tekstil. Suami Ny. N bekerja sebagai supir angkutan barang antar
kota, jarang berada di rumah karena sering bertugas ke luar kota. Hubungan
rumah tangga Ny.N dan suaminya kurang harmonis, karena kesibukan kerja
masing-masing. Skor APGAR keluarga Ny. N = 3. Rekan sekerja Ny. N ada yang
mempunyai keluhan yang sama yaitu batuk lebih dari 1 bulan, berdarah, dan
sampai sekarang belum diobati. Untuk mengakses pelayanan kesehatan Ny.N
dan keluarganya harus mengeluarkan biaya pribadi.

PANDUAN PRAKTEK LAPANGAN


EARLY CLINICAL AND COMMUNITY EXPOSURE I
(FAMILY MEDICINE)

FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
2015

DESKRIPSI UMUM BLOK


NAMA

: EARLY CLINICAL AND COMMUNITY EXPOSURE (ECCE) I

KREDIT

: 4 SKS

JADWAL

: SEMESTER V

KODE

: KUB 153

ORGANISASI PENGELOLA
PIC (Person in Charge) 1 : dr. Nendyah Roestijawati, MKK

PIC 2

: dr. Tri Lestari

GAMBARAN SINGKAT
Blok ECCE I merupakan bagian pertama dari rangkaian Blok Early Clinical
and

Community

Exposure

yang

menurut

rancangan

Kurikulum

Berbasis

Kompetensi (KBK) UNSOED 2005 akan berlangsung dalam 3 blok dari semester
5 sampai dengan semester 7. Blok ECCE I pada hakikatnya merupakan blok yang
lebih menekankan aplikasi dari pengetahuan dan keterampilan mahasiswa baik
klinis maupun non-klinis dalam peranannya sebagai dokter layanan primer yang
mampu menerapkan prinsip-prinsip pendekatan layanan Family Medicine.
Prinsip-prinsip pendekatan layanan Family Medicine meliputi :
5. Personal care
6. Primary care & Post hospitalization
7. Comprehensive care
8. Continuity of care
Prinsip-prinsip tersebut dielaborasi lebih lanjut sehingga mahasiswa nantinya
mampu menjadi Dokter Layanan Primer (DLP) yang memiliki kriteria sebagai
berikut :
6.

Menjadi kontak pertama dengan pasien

7.

Membuat diagnosis holistic (multi aspek) dan penangannnya,

8.

Memberi dukungan personal bagi setiap pasien dengan berbagai


latar belakang dan berbagai stadium penyakit

9.

Mengkomunikasikan informasi tentang pencegahan, diagnosis,


pengobatan, dan prognosis, dan

10.

Melakukan pencegahan dan pengendalian penyakit kronik dan


kecacatan melalui penilaian risiko, pendidikan kesehatan, deteksi dini
penyakit, terapi preventif, dan perubahan perilaku.
Masalah kesehatan yang akan dipelajari mahasiswa pada blok ECCE I

diutamakan

pada

penyakit-penyakit

yang

mempunyai

dampak

luas

ke

masyarakat (beban kesehatan), dan disesuaikan dengan pola epidemiologis yang


ada. Selain itu dipertimbangkan pula aspek prior knowledge dari mahasiswa,
mengingat mahasiswa masih dalam tahapan pendidikan sarjana kedokteran
semester V. Sehingga masalah kesehatan yang diambil adalah masalah-masalah
kesehatan

atau

diagnosis

dengan

Kompetensi Dokter Indonesia (SKDI).

level

kompetensi

4 menurut Standar

PRAKTEK LAPANGAN - Home Visit


Home visit merupakan salah satu bentuk pendekatan pelayanan Family
Medicine yang komprehensif. Primary Care Physician (PCP)/Family Medicine
memandang pasien bukan sebagai satu individu yang soliter, tetapi merupakan
bagian yang tak terpisahkan dari keluarga dan lingkungannya. Konsep ekologi
kedokteran dan kesetimbangan antara host, agent dan environment dipegang
teguh dalam pendekatan pelayanan Family Medicine. Home visit dilakukan
bertujuan untuk melihat berbagai faktor risiko yang berhubungan dengan kondisi
kesehatan seseorang.
Home Visit ini merupakan kelanjutan dari

penanganan pasien secara

klinis di ruang periksa. PCP/Family Medicine perlu mempertimbangkan apakah


pasien-pasien tertentu memerlukan penelusuran faktor risiko yang melekat pada
kondisi kesehatannya. Misalnya mengapa anak balita berulang-ulang menderita
pneumonia, hipertensi pasien wanita umur 42 tahun tidak bisa terkontrol dengan
baik, kadar gula darah laki-laki usia 55 tahun sangat fluktuatif ekstrem setiap kali
diperiksa. PCP/Family Medicine perlu memiliki kepekaan dan keahlian untuk
menggali berbagai faktor risikonya, baik dari aspek pengetahuan, gaya hidup
keluarga, situasi rumah, pola bermain, nutrisi sehari-hari dan sebagainya.
Melalui Home Visit ini akan semakin jelas bahwa seorang pasien tidak
boleh dipandang sebagai individu yang soliter, melainkan harus dipandang
sebagai bagian integral dari keluarga dan komunitasnya, termasuk lingkungan
kerjanya. Hal ini sekaligus menegaskan bahwa selain sebagai klinisi yang handal
PCP/Family Medicine diharapkan mampu menjembatani berbagai permasalahan
klinis dan permasalahan kesehatan masyarakat.
Secara

umum

diperlukan

kemampuan

mengidentifikasikan

dan

menganalisis hal-hal yang berhubungan dengan kasus klinis berdasarkan konsep


bio-psiko-sosio-kultural-spiritual. Kemampuan mengidentifikasi hal-hal kunci dari
aspek tersebut yang berpengaruh terhadap proses terjadinya penyakit, proses
penanganan dan proses pencegahan pada masa yang akan datang, baik bagi
individu yang sedang menderita penyakit maupun keluarganya dan anggota
komunitasnya.
TEKNIS PELAKSANAAN PRAKTEK LAPANGAN
1. Mahasiswa telah terbagi ke dalam 12 kelompok diskusi dengan masingmasing kelompok beranggotakan 11-12 orang.

2. Satu kelompok diskusi akan terbagi lagi menjadi tiga kelompok kecil,
sehingga masing-masing kelompok kecil terdiri dari 3-4 orang mahasiswa,
disebut sebagai kelompok 1a, 1b, 1c, 2a, dst.
3. Enam kelompok kecil akan melaksanakan praktek lapangan pada satu
Puskesmas.
4. Masing-masing kelompok kecil akan mendapatkan satu orang pasien yang
telah terdiagnosis, dengan penyakit dengan kompetensi sesuai level 4
SKDI, yaitu:
a. Hipertensi primer
b. Tuberkulosis tanpa komplikasi
c. Bronkhitis akut
d. Asma bronkhial
e. Kandidiasis oral
f. Gastritis
g. Gastroenteritis
h. Hepatitis A
i. Hepatitis B tanpa komplikasi
j. Cacingan
k. Alergi makanan dan obat-obatan
l. Infeksi saluran kemih
m. Vulvo-vaginitis
n. Anemia defisiensi Fe
o. Diabetes Mellitus tipe 2 tanpa komplikasi
p. Gizi kurang dan gizi buruk
q. Defisiensi vitamin
r. Obesitas
s. Dislipidemia
t. Rhinitis
u. Faringitis
v. Tonsilitis
w. Dermatitis kontak (alergika dan iritan)
x. Mikosis superfisialis
y. Infeksi kulit akibat bakteri, virus, dan parasit
z. Arthritis
5. Masing-masing kelompok kecil melakukan home visit ke rumah pasien,
dan menerapkan kedokteran keluarga (family medicine):
a. Menggali riwayat penyakit pasien
b. Menggali faktor risiko yang ada pada pasien (genetik, lingkungan,
kondisi rumah, pekerjaan, dsb)
c. Melakukan pemeriksaan fisik sederhana (bila memungkinkan).
Apabila tidak memungkinkan, hasil pemeriksaan fisik diperoleh dari
rekam medis Puskesmas
d. Menilai family dynamic, menentukan skor skala fungsi sosial, dan
menyusun genogram
e. Membuat resume sesuai ketentuan
f. Mempresentasikan hasil home visit kepada preceptor lapangan
untuk mendapatkan penilaian

LAMPIRAN
PELAPORAN HASIL HOME VISIT DENGAN FORMAT DOKTER KELUARGA
IDENTITAS PASIEN
Nama
Usia
Jenis Kelamin
Status
Agama
Suku bangsa
Kewarganegaraan
Pekerjaan
Penghasilan/bulan
Alamat
Pengantar

:
:
:L/P
: Belum menikah/menikah/janda/duda
:
:
:
:
Pendidikan :
:
:
RT/RW
Kec :
Kab :
Prop :
:
Hubungan dengan pasien :

ANAMNESIS
KELUHAN UTAMA

RIWAYAT PENYAKIT SEKARANG

RIWAYAT PENYAKIT DAHULU

RIWAYAT PENYAKIT KELUARGA

FAMILY GENOGRAM

RIWAYAT SOSIAL DAN EXPOSURE

REVIEW OF SYSTEM

PEMERIKSAAN FISIK
KEADAAN UMUM :
TANDA VITAL
o TENSI
=
o RR
=
KEPALA
MATA

mmHg

NADI =
SUHU =

HIDUNG
GIGI & MULUT
TENGGOROK
TELINGA
LEHER
THORAKS
o JANTUNG
o

PARU

ABDOMEN
o Inspeksi
o Auskultasi
o Perkusi
o Palpasi
Hepar
Limpa
GENITALIA
ANOREKTAL
EKSTREMITAS
STATUS LOKALIS
STATUS NEUROLOGIS

HASIL PEMERIKSAAN LABORATORIUM PENUNJANG

ASSESSMENT
:
DIAGNOSIS BANDING :

PLAN

KARAKTERISTIK & DEMOGRAFI KELUARGA


1. IDENTITAS KK DAN PASANGANNYA
Nama KK
:_____________
Usia
:_____________
Jenis kelamin
:_____________
:___________
Agama
:_____________
:____________
Pendidikan
:_____________

Nama Pasangan
:___________
Usia
:___________
Jenis kelamin
Agama
Pendidikan

:____________

Alamat lengkap
Bentuk keluarga

:___________________________________________________
____________________________________________________
:_________________-

2. DAFTAR ANGGOTA KELUARGA(seluruh anggota keluarga yang tinggal satu


rumah)
Nama
Kedudukan dlm L / P Usia Pendidika Pekerjaa Ket
keluarga
n
n

Cara penilaian Fungsi Fisiologis Keluarga


Dengan metode penilaian APGAR Keluarga :
Adaptation (A) adaptasi tingkat kepuasan anggota keluarga dalam
menerima bantuan yang dibutuhkannya dari anggota keluarga lainnya.
Partnership (P) kemitraan tingkat kepuasan anggota keluarga terhadap
berkomunikasi, urun rembug dalam mengambil suatu keputusan dan atau
menyelesaikan suatu masalah yang sedang dihadapi dengan anggota
keluarga lainnya.
Growth (G) pertumbuhan tingkat kepuasaan anggota keluarga terhadap
kebebasan yang diberikan keluarga dalam mematangkan pertumbuhan dan
atau kedewasaan setiap anggota keluarga.
Affection (A) kasih sayang tingkat kepuasaan anggota keluarga terhadap
kasih sayang serta interaksi emosional yang berlangsung dalam keluarga.
Resolve (R) kebersamaan tingkat kepuasan anggota keluarga dalam
kebersamaan membagi waktu dan ruang antar anggota keluarga.
NO
1
2
3

PERNYATAAN
Saya puas bahwa saya dapat
kembali kepada keluarga saya,
bila saya menghadapi masalah.
Saya puas dengan cara-cara
keluarga saya membahas serta
membagi masalah dengan saya.
Saya puas bahwa keluarga saya
menerima
&
mendukung
keinginan saya melaksanakan
kegiatan & ataupun arah hidup
yang baru.
Saya puas dengan cara-cara
keluarga saya menyatakan rasa
kasih sayang & menanggapi

SERING
(2)

KADANG
(1)

JARANG
(0)

emosi.
5
Saya puas dengan cara-cara
keluarga saya membagi waktu
bersama.
Interpretasi :
Skor 7 10 keluarga yang dinilai sehat
Skor 4 - 6 keluarga yang dinilai kurang sehat
Skor 0 -3 keluarga yang dinilai tidak sehat
GAMBAR DENAH RUMAH:

FORMAT LAPORAN HOME VISIT BLOK ECCE I


Format laporan terdiri atas : bagian awal, bagian utama dan bagian
akhir.
A. Bagian Awal
a. Halaman judul
Judul laporan : tuliskan Laporan Praktek Lapangan Home Visit
Judul kasus : judul kasus dapat berupa diagnosis,
masalah aktif atau keluhan utama yang menyebabkan
pasien datang ke palayanan kesehatan. Contoh judul
kasus :
Tuberkulosis Paru
Batuk Kronik Berulang pada Anak Balita
Lambang Unsoed
Nama Mahasiswa dan NIM ditulis lengkap
Nama Pembimbing dan NIP ditulis lengkap
Unit Kerja (Puskesmas tempat praktek lapangan)
BLOK EARLY CLINICAL AND COMMUNITY EXPOSURE I
FAKULTAS KEDOKTERAN
UNIVERSITAS JENDERAL SOEDIRMAN
NOVEMBER 2015
b. Halaman pengesahan
Judul halaman : tuliskan Halaman Pengesahan
Judul laporan : tuliskan Laporan Home Visit
Judul kasus
Nama Mahasiswa dan NIM

Pernyataan persetujuan dan tanggal dipresentasikannya


laporan
Telah dipresentasikan pada :
Hari
:
Tanggal :
Nama Preseptor Fakultas & NIP beserta tanda
tangannya
B. Bagian Utama
I. KARATERISTIK DEMOGRAFI KELUARGA
Berisi data demografi keluarga termasuk nama seluruh anggota keluarga,
usia, kedudukan di dalam keluarga, pekerjaan, pendidikan, keterang lain
dan alamat.
II. STATUS PENDERITA
Gambaran kasus meliputi identitas penderita, hasil
pemeriksaan fisik dan hasil laboratorium jika ada, resume.

anamnesis,

III. IDENTIFIKASI FUNGSI-FUNGSI KELUARGA


Berisi mengenai fungsi holistik, fungsi fisiologis, fungsi psikologik, fungsi
genetik dan fungsi interaksi.

IV.
IDENTIFIKASI
KESEHATAN

FAKTOR-FAKTOR

YANG

MEMPENGARUHI

Merupakan hasil identifikasi perilaku dan non perilaku, lingkungan rumah


penderita yang dapat mempengaruhi kesehatan. Perilaku dinilai dari
tingkat pengetahuan, sikap dan tindakan. Untuk faktor non-perilaku dilihat
dari Lingkungan rumah keluarga, Keturunan dan Pelayanan Kesehatan.
Kelompokaan factor risiko yang ada kedalam factor risiko internal dan
factor risiko eksternal.
V. DIAGNOSTIK HOLISTIK & PENANGANAN KOMPREHENSIF
Diagnostic holistic (Multi Aspek) meliput:
a)

Aspek Personal
Berisi alasan kedatangan pasien (reason for
encounter) seperti keluhan utama, symptoms & signs,
kegawatan dll.
Berisi Idea, Concern, Expectation & Anxiety pasien
dan keluarganya
b) Aspek Klinis
Berisi diagnosis dari aspek klinis yaitu diagnostic
definitive, dx sementara, diagnosis kerja dan DD-nya.
Contoh :
Diagnostic Kerja : Fungsional Dyspepsia
DD :
Gastritis
Ulkus Peptikum
Dst
c)
Aspek Faktor Risiko Internal (Intrinsik)
Berisi factor-faktor risiko internal yang dapat
mempengaruhi kondisi sehat sakit individu pasien dan
keluarganya
Meliputi : Usia, Jenis kelamin, Ras, Genetik, perilaku
indivisu sakit
Factor-faktor
risiko
internal
ini
merupakan
confounding factors terjadinya sehat-sakit
d) Aspek Faktor Risiko Eksternal (Extrinsik)
Berisi factor-faktor risiko eksternal yang dapat
mempengaruhi kondisi sehat-sakit individu pasien dan
keluarganya
Meliputi : perilaku sakit anggota keluarga lain,
hubungan interpersonal, sosek, pendidikan, lingkungan
rumah dan lingkungan local sekitarnya.
Factor-faktor eksternal ini merupakan determinant
factors terjadinya sehat-sakit.
e)
Aspek skala skor (derajat keparahan penyakit)
Penanganan Komprehensif meliputi :
a)
Personal carepenanganan terhadap individu sakit tentang
initial plan, pengobatan suportif & kausatif (medikamentosa),
pengobatan non-medikamentosa, KIE.

b) Family Carepenanganan terhadap berbagai masalah yang ada


di dalam keluarga tersebut yang dapat mempengaruhi kondisi
sehat-sakit.
c)
Local Community Care penanganan terhadap berbagai
masalah yang ada di dalam local community keluarga tersebut
yang dapat mempengaruhi kondisi sehat-sakit.
VI. TINJAUAN PUSTAKA
Prioritas masalah yang sudah ditentukan, kemudian
pembahasan berdasar tinjauan pustaka yang relevan.

dilakukan

VII. PENUTUP
Merupakan kesimpulan dan saran dari hasil pembahasan sebelumnya.
C. Bagian Akhir
DAFTAR PUSTAKA
Setiap tugas terstruktur harus dilengkapi dengan sumber-sumber
informasi / kepustakaan minimal 5 buah. Sumber-sumber informasi yang
dianggap memenuhi syarat adalah buku teks, buku referensi, jurnal ilmiah
dan sumber-sumber internet yang terpercaya (diambil dari website
lembaga-lembaga yang dapat dipercaya dan informasinya dapat
dipertanggungjawabkan).

LAMPIRAN
Berisi laporan home visit yang dipresentasikan di Puskesmas dan
sudah di-acc oleh preceptor lapangan (dokter Puskesmas).