Anda di halaman 1dari 19

BIOPROSES

BIOPROSES
Perhitungan
Perhitunganmikroba
mikroba

Kelompok9:
9:
Kelompok
1.
Agustina
Eka
1. Agustina Eka
P.
P.
2.Ayu
AyuDiah
DiahO.
O.
2.

Perhitungan Jumlah
Mikroba
Terdapat 2 macam pengukuran dasar:
1. Penentuan Jumlah sel

mikroorganisme bersel tunggal


2. Penentuan massa sel

mikroorganisme bersel tunggal dan


mikroorganisme berfilamen

Metode hitungan mikroorganisme


secara mikroskopis:
Metode Petroff-Hauser
Metode Hitungan Cawan
Metode MPN (Most Probable Number)
Metode Hitungan Turbidimetri
Metode Hitungan Berat Massa Sel

Metode petroff-Hauser: Bantuan Skala


(menggunakan hemasitometer)

1. Ukuran skala 1 mm
2.Terdapat 25 kotak besar (0.04 mm)
3. Kedalaman 0.1 mm
4. Terdapat 9 area

Hemasitometer

Contoh perhitungan: (metode petroff-hauser)


Area:
I
= 30 sel
II
= 30 sel
III
= 20 sel
IV
= 40 sel
V
= 30 sel
Jumlah total sel 150
150 x 5= 750 sel / mm
Luas 1 area adalah 1 mm dan kedalaman hemasitometer 0.1 mm
volume 1 area = 1 mm x 0.1 mm =0.1 mm
1 ml = 1 cm
1 cm = 1000 mm
Sehingga:
=750 sel/0.1 mm
=7500 sel/mm
=7500 sel/mm = 7.500.000 sel/cm = 7.500.000 sel/ml

Kelemahan metode Petrof-Hauser:


Sel yang mati dan hidup tidak bisa dibedakan
Perlu ketelitian yang tinggi
Untuk mempertinggi ketelitian , jumlah sel di
dalam suspensi harus cukup tinggi . (karena setiap bidang

pandang harus terdapat jumlah sel terhitung)


Tidak dapat digunakan pada bahan yg mengandung debris

atau ekstrak makanan

Metode hitungan cawan


(menggunakan colony counter):
Metode ini merupakan cara yang paling sensitif untuk menentukan

jumlah jasad renik:


1. Hanya sel hidup yg dapat dihitung
2. Beberapa jasad renik dapat dihitung
3. Dapat digunakan untuk isolasi mikroba

Kelemahan metode ini :


1. Hasil tidak menunjukkan perhitungan sel
sebenarnya
2. Jika medium dan kondisi inkubasi berbeda maka jumlah
berbeda
3.Waktu persiapan dan inkubasi lama

Catatan:
Jumlah koloni yang dapat dihitung 30-300 koloni

Colony Counter

Contoh perhitungan hitungan (SPC):


Biakan

10^
-2

10^
-3

10^
-4

SPC

175

15

=(17500+20800)/2 Data lain < 30

208

20

=1,9 x 10^4

135

45

163

45

=(13500+16500)/2 45000/13500 > 2


40000/28000 < 2,
1,5 x 10^4
maka dilaporkan
pengenceran
terendah

275

35

285

40

290

25

305

28

=(27500+35000)/2
=a
=(28500+40000)/2
=b
(a+b)/2=3,3 x
10^4

Keterangan

35000/27500 < 2
40000/28500 < 2,
maka dilaporkan
hasil rata-rata

=(29000+30500)/2 25 < 30, dirata rata


=3 x 10^4
meskipun 305 > 300

Metode perhitungan MPN ( Most


Probable Number)
Metode hitungan cawan menggunakan medium padat tetapi metode

MPN menggunakan medium cair dalam tabung reaksi


Berdasarkan jumlah tabung reaksi positif (mengamati kekeruhan/

terbentuknya gas dalam tabung durham.


Pengenceran sampel harus tinggi hingga beberapa tabung terdapat

hanya 1 jasad renik,beberapa tabung lain >1 sel, dan tabung lain tidak
ada sel
Metode ini dapat digunakan untuk mengitung mikroba tertentu dalam

campuran mikroba lain


Rumus :
Nilai MPN dari tabel x 1/pengenceran tabung tengah

Metode perhitungan Turbidimeteri:


Menggunakan alat nephelometri (alat

pengukur pemantulan cahaya [turbidimeteri]


yang dapat mengukur cahaya yang terserap
pada suspensi bakteri)
Keuntungan Lebih praktis
Jumlah bakteri dinyatakan dalam OD (Optical

Density Load)
Rumus : OD=Log 100-Log G
G=pembacaan pada alat

Metode perhitungan berat sel


kering
Mengukur berat kering sel/filamen miselium
Cara kerja:

1. Sampel (media cair)


2.Disentrifugasi / disaring
3.Dicuci
4.Dikeringkan
5.Beratnya ditimbang

Terimakasih

Risky : metode yang terbaik


Marita: kelamahan turbidimetri
Roby : kelebihan dan kekurangan setiap metode