Anda di halaman 1dari 15

6/22/14

Asesmen risiko untuk Pemeliharaan


Alat-alat Medis
(Risk Assessment to Maintenance
Medical Equipment)

Dr Arjaty W Daud MARS

Medical Equipment Management Plan

Pemilihan / Identifikasi Alat medis


Asesmen Risiko dan inventori
Strategi Pemeliharaan
Prosedur Emergency

ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

6/22/14

Medical Equipment Management Plan


Tujuan / Purpose
Sasaran / Goals
PIC / Responsible individual
Proses Asesmen Risiko / Risk Assessment process
Program Strategi / Program strategies
Monitoring data untuk meningkatkan program safety &

security / Monitoring data (measures) for improvements in


the safety and security program

Pelatihan / Program Edukasi - Training / Education Program


Evaluasi program tahunan / Annual program Evaluation
ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

Jenis Alat Medis


Menurut penggunaannya Alat medis tdd :
1. Treatment
2. Diagnostic,
3. Patient monitoring,
4. Direct patient care

Contoh Penggunaan Alat medis :

Life Support : Mesin anestesi, ventilator, DC Shock


Monitoring : Monitor di samping TT, Monitor Telemetri
Treatment : Electrosurgery, laser, Diatermi
Diagnostic : Laboratorium, Radiologi, Endoskopi
Patient Support : TT pasien,

ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

6/22/14

Apa yang harus diketahui tentang


Alat Medis sebelum digunakan ?
Training khusus

Asesmen Kompetensi
Penggunaan Alat medis

Ijin
menggunakan
alat

1. Kemampuan (Capabilities), keterbatasan (limitations) dan


aplikasi khusus (special aplications) alat

2. Operasional dan prosedur safety untuk pengguna alat


3. Apa yang membuat alat bekerja secara handal / dapat
dipercaya (reliable operation)

4. Berapa sering alat di inspeksi


5. Ketersediaan alat pendukung (backup equipment)
6. Langkah-langkah apa yang harus dikerjakan bila terjadi
malfungsi alat

ArjatyDaud/FMS/2013

Survey oleh Dept Teknik

6/22/14

Inspection, Maintenance, Testing &


Calibration

ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

6/22/14

Inspeksi Alat sebelum di gunakan


Setiap pengguna alat wajib melakukan Inspeksi fisik alat
sebelum digunakan.

Jangan digunakan jika terjadi malfungsi alat, kabel

terkelupas, bagian2 alat tidak lengkap / hilang, alat retak dll.

Segera tempelkan stiker Tag Repair agar tidak ada orang


yang menggunakan alat tsb.

Bagian Teknik menyiapkan Stiker Blank tags agar dapat


diisi jika alat memerlukan perbaikan.

Yang harus diisi : No Identifikasi alat, Nama unit tempat alat


digunakan dan masalah.

Hubungi bagian teknik untuk mengambil alat tersebut dan


meminta alat pengganti.

USERS - Front line to catch Potential safety issues


ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

INSPEKSI OLEH TEKNISI :


Memeriksa seluruh fungsi dan kondisi alat
yang dilakukan oleh petugas teknisi
elektromedik disetiap satuan kerja dengan
membawa lembar kerja dan memberikan
label yang tempel di body alat

Symbol
layak pakai
ArjatyDaud/FMS/2013

Symbol
layak tetapi
asesorisnya
tdk lengkap

Symbol Tidak
layak pakai
6/22/14

6/22/14

LABEL ALAT RUSAK


Laporan User :
Nama :...................... Tanggal :.. ........
Instalasi :.................. Ext No :...............
Nomor Serie Alat :................................
Kerusakan :..........................................
...............................................................
BFMK Isian Teknisi :
Nama :..................... Tanggal :............
Uraian Pemeriksaan :...........................

Do Not
Use

...............................................................
Accessoris yang dibutuhkan :............
...............................................................
Hasil Perbaikan :
...............................................................
Tanggal Pengembalian :....................
Nama User :..........................................
Tanda Tangan :...................................

lihat bagian belakang


ArjatyDaud/FMS/2013

LEMBAR ISIAN YANG HRS DIGANTUNG

6/22/14

Maintenance / Pemeliharaan Alat Medis


Peralatan medis dibawah pengawasan teknisi medis

tapi ada juga alat yang pemeliharaannya oleh Vendor

Beberapa alat yang pemeliharaannya oleh Vendor sesuai


Kontrak Peralatan mis.
Peralatan dialisis
Peralatan radiologi
Peralatan anestesi
Peralatan pelayanan rawat jalan

Menetapkan Peralatan medis pasien yang dibawa dari


rumah

Semua alat sebelum digunakan harus diidentifikasi dulu


dengan memberikan persetujuan dan Label / stiker dgn
Nomor Identifikasi khusus.

ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

10

6/22/14

CORECTIVE MAINTENACE
Perbaikan dilakukan oleh
teknisi elektromedik RS
atau teknisi outsourcing
(Vendor) disetiap satuan
kerja sesuai jadwal,atau
perbaikan darurat dengan
membawa lembar kerja
dan memberikan lebel
yang di gantung dibody
alat

Do
Not
Use

ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

11

PM ( PREVENTIVE MAINTENACE)
Program pemeliharaan
preventif dilakukan oleh
teknisi elektromedik RS
atau oleh teknisi
outsourcing
(vendor)disetiap satuan
kerja sesuai jadwal,
dengan membawa
lembar kerja dan
memberikan lebel yang
tempel di body alat

ArjatyDaud/FMS/2013

BFMK Pemeliharaan
Diperiksa Tgl

Diperiksa Oleh :

Pemeriksaan
berikutnya

Serial No

6/22/14

12

6/22/14

JADWAL PM
1

10

11

12

WARNA BULAN

Checked date: ____________

Checked by: _____________

Next due: _______________

Serial No: _______________

PM seUap Januari (1 kali /tahun )

PM seUap feb dan agustus (2 kali /


tahun )
6/22/14

ArjatyDaud/FMS/2013

13

JADWAL PM
1

10

11

12

Warna bulan

PM seUap maret, juli nov (3 kali /tahun )


ArjatyDaud/FMS/2013

PM seUap jan, apr, juli,okt (4 kali /tahun )


6/22/14

14

6/22/14

KALIBRASI
Kalibrasi dilakukan oleh InsUtusi pemerintah atau Vendor

yang sudah ditunjuk oleh pemerintah dengan jadwal minimal


1 tahun sekali.

ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

15

6/22/14

Indicators for CSSD

Biological Indicators
Chemical Indicators
Every Day / Every
Cycle

6/22/14

Kapan Alat Medis milik Pasien dapat digunakan ?


Keputusan boleh atau tidak alat2 medis milik pasien

digunakan di RS harus dibahas bersama antara Pimpinan,


staf klinis / dokter dan bagian teknis medis.

Jika diijinkan menggunakan alat medis pasien :


Alasannya harus tercatat dalam RM.
Dokter dan teknisi medis harus menetapkan bahwa alat aman
digunakan dan dimonitor.

Alat harus dicek oleh teknisi medis dibandingkan dengan alat


medis RS.

Pasien harus membuat pernyataan jika alat medisnya tidak


memiliki riwayat maintenance

Jika alat medis pasien tidak dapat digunakan :


Pasien harus menggunakan alat medis milik RS dan alat

medis milik pasien harus dikeluarkan dari area pelayanan.

Pasien diberikan penjelasan alasannya untuk memastikan


keselamatan pasien

Harus dijelaskan konsekuensi biayanya


ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

19

Kapan Alat Medis milik Pasien dapat digunakan ?

Jika staf terlatih dan kompeten menggunakan alat


yang dimiliki pasien

Jika alat milik pasien berfungsi dengan baik,

dilakukan maintenance sesuai hasil verifikasi


bagian teknis medis

Jika alat tsb bersih dan bebas kontamisasi. Untuk


memastikannya, teknisi medis harus melakukan
dekontaminasi alat tsb sebelum masuk ke RS

ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

20

10

6/22/14

Medical Equipment Notice and Recalls


Penarikan alat secara sukarela atau wajib yang
dikeluarkan oleh manufaktur, vendor atau
distributor

Surat edaran dari FDA


Health devices alert yang dikeluarkan ECRI

Medical Device Recalls List


Source: www.fda.gov/MedicalDevices/Safety/
RecallsCorrecUonsRemovals/default.htm
ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

21

Kebijakan Recall
RS harus membuat Kebijakan bagaimana proses Recall
Alat yang di recall berpotensi menyebabkan risiko
keselamatan yang serius pada pasien dan staf.
dikembalikan.

Bagian Pembelian dan Teknisi medis bertanggung jawab


terhadap semua Proses Insiasi dan koordinasi recall
produk dan alat.

Jika sudah ditentukan Alat Recal maka End user harus


diberitahu / Notice tentang Instruksi prosedur Recall.

ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

22

11

6/22/14

Responding to a Medical Equipment Failure during Use

RS mempunyai Kebijakan jika terjadi Malfungsi Alat


medis.

Jika terjadi Malfungsi / Kerusakan alat :

Lakukan tindakan emergency untuk meminimalkan


cedera, ketidaknyamanan dan threat to life bagi
pasien dan staf.

Lakukan tindakan emergency sebagai back up jika

terjadi malfungsi alat.Mis ventilator rusak harus


bisa hand ventilate

Lakukan tindakan untuk meminimalisasi kerusakan


alat dan lingkungan

Beritahu dokter atau petugas lain yang bertugas


Sediakan alat cadangan
ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

23

Responding to a Medical Equipment Failure


during Use

Tempatkan semua alat yang malfungsi pada satu ruang


atau satu kamar.

Jangan ubah posisi fisik alat atau menyambung kabel


kecuali jika perlu, untuk menghindari cedera atau
kerusakan lanjut.

Amankan produk sekali pakai yang mungkin terhubung


(drap, set tube, elektroda)

Gantungkan kartu / Tag sedang dalam perbaikan


pada alat dan singkirkan debris dari alat

Hubungi bagian teknik medis untuk mengambil alat

tersebut. Jangan mengirim alat ke bagian teknik medis

Segera laporkan insiden ke manajer risiko


ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

24

12

6/22/14

Device Failure vs Device related Event


Apakah Insiden akibat kerusakan alat atau hanya sebagai
salah satu faktor kontributor harus diputuskan oleh staf yang
familiar dengan alat tsb dan mengetahui bagaimana jika alat
tsb berfungsi normal dan capabilitynya
Laporan ke Bagian Teknisi dan Manajer Risiko

Device Failure

Device related Event

Alat gagal berfungsi sesuai


yang diharapkan termasuk
semua deviasi yang terjadi
pada alat tsb

ArjatyDaud/FMS/2013

Alat berfungsi tidak benar,


gagal akibat kehilangan
sistem atau secara temporer
diakibatkan faktor
lingkungan mis. Listrik atau
EMI
6/22/14

25

Kebijakan tentang Alat2 yang dilarang


digunakan di Area tertentu RS
Buat kebijakan safe area u/ daerah yg dilarang

menggunakan Handphone karena dapat memancarkan


electromagnetic interference (EMI) mis. OK, IGD, ICU
dan semua area risiko tinggi.

Alat2 medis yang dapat terganggu akibat EMI :


Apnea monitor
Infus pumps
Ventilator

Contoh alat-alat yang dilarang :


Beberapa alat radio frekuensi seperti wireless atau Alat

pemanas elektrik seperti selimut elektrik, bantal pemanas,


alat masak
Alat elektronik personal (komputer, stereo, video game, dll)
ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

26

13

6/22/14

Personal Electrical Equipment


Pasien dan staf tidak dapat membawa barang2
elektrikal ke dalam RS

Contoh :
Coffeemaker
Microwave heating
Toaster oven

Setiap unit harus melakukan Isnpeksi terhadap

barang2 pribadi yang dapat menimbulkan bahaya.

Jika menggunakan Microwave heating atau Toaster


oven harus ada APAR 20 feet disekitarnya

ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

27

Kapan Diperbolehkan Kabel Tambahan


Semua extension cords untuk penggunaan pribadi
dilarang. Kecuali untuk pelayanan pasien pada
kondisi2 :
Penggunaan alat sementara di OK yang tidak

dilengkapi dengan OR type plug


Penggunaan sementara alat yang dilengkapi dengan
OR type plug di area lain
All STAT carts
Pada situasi emergensi, bila perlu dan mendapat ijin
dari yang berwenang
Semua extension cords harus dibeli oleh bgn EOC
untuk memastikan ukuran, tipe sambungan dan
dapat direpair. Di cek deterioration dan defect setiap
tahun. Semua harus grounded

ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

28

14

6/22/14

1. bagaimana kondisi medical equipment di?


2. bagaimana preventive maintenance check listnya?
3. bagaimana kalibrasinya?
4. kalau terdapat kerusakan, apakah yang dilakukan
staff?

5. apakah peralatan disana aman untuk anak-anak?

ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

29

ArjatyDaud/FMS/2013

6/22/14

30

15