Anda di halaman 1dari 5

Nama

NIM
Jurusa
n
Kelas
Kelom
pok

Arsyad Budi Rahman


155100300111070
TIP
F
F6

KALIBRASI MIKROMETER

PRE-LAB

1. Apa yang dimaksud dengan mikrometer? Jelaskan pula perananya


dalam pengamatan obyek mikroskopis!
Mikrometer adalah suatu keping kaca kecil dengan gari-garis kecil
sekali yang jaraknya sama dan dapat ditempatkan dengan lensa okuler
mikroskop. Mikrometer ini berfungsi sebagai pengukur obyek mikroskopis
yang kita amati dengan mikroskop. Mikrometer ini mempunyai dua jenis
yaitu mikrometer obyektif dan mikrometer okuler. Mikrometer okuler
dipasang pada lensa okuler mikroskop, sedangkan mikrometer objektif
berbentuk slide yang ditempatkan pada meja preparat mikroskop
(Kadaryanto, 2006).
Mikrometer objektif memiliki skala yang telah diketahui, menjadi tolak
ukur untuk menentukan ukuran skala mikrometer okuler. Satu skala
micrometer objektif = 0,01 mm / 10 m Lensa okuler terletak pada ujung
atas mikroskop, terdekat dengan mata. Lensa okuler biasanya mempunyai
perbesaran: 5X, 10X, 12,5X dan 15X. Lensa okuler terdiri dari lensa
plankonveks yaitu lensa kolektif dan lensa mata (Kadaryanto, 2006).
2. Apa beda mikrometer obyektif dan mikrometer okuler? Jelaskan!
Mikrometer okuler adalah suatu alat yang mempunyai satu keping
kaca kecil dengan garis-garis yang sangat kecil yang jaraknya sama dan
dapat ditempatkan pada lensa okuler. Di dalamnya terdapat skala-skala
kecil yang ukurannya dapat ditentukan dengan cara mengkalibrasikan
dengan mikrometer obyektif. Sedangkan mikrometer obyektif terbuat dari
kaca benda yang didalamnya terukir skala dengan ukuran tertentu.
Mikrometer okuler dipasang pada lensa okuler mikroskop , sedangkan
mikrometer obyektif berbentuk slide yang ditempatkan pada meja
preparat mikroskop (Yekti,2008).
3. Jelaskan prinsip kalibrasi mikrometer okuler! Mengapa perlu
dikalibrasi?
Kalibrasi adalah serangkaian kegiatan yang membentuk hubungan
antara nilai yang ditunjukkan oleh instrumen ukur atau sistem
pengukuran, atau nilai yang diwakili oleh bahan ukur, dengan nilai-nilai
yang sudah diketahui yang berkaitan dari besaran yang diukur dalam
kondisi tertentu. Dengan kata lain, kalibrasi adalah kegiatan untuk
menentukan kebenaran konvensional nilai penunjukkan alat ukur dan
Praktikum Biologi 2015-2016

bahan ukur dengan cara membandingkan terhadap standar ukur yang


mamputelusur (traceable) ke standar nasional untuk satuan ukuran
dan/atau internasional (Ratnawati, 2010).
Kalibrasi skala mikrometer okuler dilakukan dengan menempatkan
mikrometer objektif di atas kaca objektif dari objek yang diamati. Lensa
okuler dimasukkan ke tabung lensa okuler pada mikroskop. Posisi garis
skala mikrometer okuler diatur agar berimpitan dengan garis skala
mikrometer objektif, dengan cara memutar lensa okuler. kedua
mikrometer diimpitkan lalu hitung jumlah garis skala ada kedua
mikrometer yang berimpit tersebut (Ratnawati, 2010).
Kalibrasi dilakukan untuk mendapatkan skala yang sama yang akan
digunakan untuk standarisasi (Ratnawati, 2010).
4. Jelaskan maksud dari skala 1:100 pada mikrometer obyektif!
Maksud dari skala 1:100 pada mikrometer obyektif adalah skala
yang terdiri dari 1-100 dimana jarak antara garis memiliki nilai 0,01
mm atau 10 m (Charley, 2008).
Tangg
al

Praktikum Biologi 2015-2016

Nilai

Paraf
Asisten

DIAGRAM ALIR
a. Persiapan Kalibrasi Mikrometer
1 potongan huruf kertas koran

Diletakkan di atas meja obyektif

Lensa okuler diambil dari perangkat lensa okuler

Mikrometer okuler dimasukkan dalam perangkat lensa okuler

Mikrometer okuler dan obyektif siap/hasil

b. Kalibrasi Mikrometer Okuler


Mikrometer Okuler dan Mikrometer Obyektif

Dicari bayangan skalanya (perbesaran 100x)

Dicari skala mikrometer okuler dan obyektif yang


berhimpitan pertama kali dari sisi kiri

Dicari skala yang berhimpitan dua kali

Dihitung banyak skala mikrometer obyektif dan okuler


diantara dua mikrometer yang saling berhimpitan

Hasil

Praktikum Biologi 2015-2016

c. Pengukuran Diameter dan Luas Bidang Pandang


Mikrometer Obyektif

Diatur perbesaran 400x

Dihitung jumlah skala mikrometer obyektif dalam satu bidang pandang

Dihitung panjang diameter bidang pandang (mm)


Dihitung luas bidang pandang (mm2)
Mikrometer obyektif diambil dan diganti preparat mikroba
Dihitung jumlah sel dalam satu bidang pandang
Dihitung kerapatan sel

Hasil

Praktikum Biologi 2015-2016

DAFTAR PUSTAKA
Charley, H. 2008. Food Science. New York: Ronald Press
Kadaryanto. 2006. Biologi: Mengungkap Rahasia Alam Kehidupan. Jakarta: Yudhistira
Ratnawati. 2010. Petunjuk Praktikum Mikroteknik. Yogyakarta: FMIPA, UNY
Yekti, S. 2008. Biologi Umum. Jakarta: Erlangga

Praktikum Biologi 2015-2016