Anda di halaman 1dari 1

Assalamualaikum Warohmatullahi wabarokatuh

Yang terhormat Bapak Kepala Sekolah SMA Negeri 01 Batu


Ibu Istiqomah selaku guru Bahasa Indonesia yang saya hormati,
serta teman-teman yang saya sayangi,
Pertama-tama marilah kita panjatkan puji dan syukur kepada Allah SWT, karena rahmat
dan kehadirat-Nya kita bisa berkumpul di acara ini dalam keadaan sehat wal afiat.
Dalam jaman globalisasi seperti ini, tentu semua orang sudah pernah mengonsumsi mie
instan, bukan? Hal ini disebabkan oleh penyajiannya yang praktis, bumbu yang sedap, dan
juga, mie instan masih bisa tergolong makanan ringan untuk dikonsumsi sebagai camilan.
Namun, tahukah Anda, kandungan-kandungan apa saja yang ada dalam mie instan? Mie
instan mengandung berbagai jenis bahan kimia, seperti Monosodium Glutamate yang sering
dikenal dengan MSG sebagai bahan pengawet buatan, yang bisa menyebabkan kegemukan
dan kerusakan otak, serta mengandung HVP, yeast extract, dan lain-lain yang juga sama besar
bahayanya.
Di samping bahan-bahan pembuatnya, mie instan juga berbahaya apabila salah
mengolah. Bumbu instan yang dimasak atau direbus bersama mie instan berpotensi membawa
penyakit kanker, karena MSG yang dimasak dengan suhu diatas 120C akan berpotensi
menjadi bahan karsinogen. Tak hanya itu, bumbu mie instan juga mengandung dioksin
hormone yang bisa mengurangi jumlah sperma laki-laki, menekan pertumbuhan, dan
mengacaukan daya reproduksi.
Bahaya-bahaya tersebut tidak akan terlepas dari mie instan. Alangkah baiknya jika kita
mengurangi atau bahkan berhenti mengonsumsi mie instan. Di negara kita ini, banyak sekali
tersedia nasi, lauk-pauk, sayur-mayur, serta buah-buahan yang jauh lebih bermanfaat.
Jadi, hendaknya kita beralih dari mie instan ke makanan yang lebih bergizi. Dengan
demikian, kita dapat mengurangi resiko besar dalam tubuh kita. Demikian beberapa hal yang
dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi Anda. Saya memohon maaf yang sebesarbesarnya apabila terdapat perkataan yang kurang berkenan di hati Anda, serta terima kasih
atas perhatian Anda.
Wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.