Anda di halaman 1dari 2

the revision of modernism

through the inclusion of hitherto excluded elements, a new concept of modenism is


being formulated. the total break with history is retracted , along with the all-too
rigorous innovation of the surviving traditions. the reorientation introduces breaches
in architectural practice and architectural theory that no longer allow us to speak of
continous development of modenism. the 'unfinished modern' (habermas) can be
brought to completion only when it takes into consideration some values that at the
time of that definition were considered inimical to modernism
Melaui dimasukkannya elemen yang ditiadakan hingga kinis, sebuah konsep baru
mengenai moderenisme sedang diciptakan. Sejarah dicabut, bersama dengan
inovasi yang terlalu ketat dari tradisi yang masih hidup. Reorientasi
memperkenalkan pelanggaran dalam praktek arsitektur dan teori arsitektur yang
tidak lagi memungkinkan kita untuk berbicara tentang pengembangan
berkelanjutan dari modenism. Sebuah moderen yang belum selesai"(Habermas)
dapat dibawa untuk menyempurnakan hanya ketika hal tersebut membawa
kedalam pertimbangan terhadapa beberapa nilai yang pengertian pada waktu itu
dianggap bertentangan dengan modernisme
the revision of modernism is the precondition for its future validity. where just
yesterday irreconcilable, mutually exclusive claims existed, now many a synthesis
will have to be achieved. thesecorrections can take place only if we follow the lead
of history have to be responded to exactly at the points where modernism had
thrown out the baby with the bathwater--where its pursuit of innovation had turned
into an addiction to the new and where it had unhesitatingly torn the thread of
continuity.
revisi modernisme adalah prasyarat untuk validitas masa depan. di mana baru
kemarin dapat didamaikan, kini klaim saling eksklusif bermunculan, sekarang
banyak sintesis-sintesis yang harus dicapai. koreksi ini dapat terjadi hanya jika kita
mengikuti jejak sejarah yang harus direspon dengan tepat pada titik-titik di mana
modernisme telah membuang bayi dengan air mandi - di mana mengejar inovasi
telah berubah menjadi kecanduan dan di mana telah tanpa ragu merobek benang
kontinuitas.
seen against the heroics of the 1920s , postmodernism appears to be an epoch of
interrelation and mediation. in contrast to the opposites that claimed exclusive
validity in thta earlier period, it attempts a synthesis- a fact that, to some , makes it
appear to be only bad compromise and maneuve of escape from the clear , pure ,
consistent demands of classical modernism. the offer of mediation seems to be a
weakness when contrasted with the forcefulness of the revolutionary avant-garde.
yet the combining of apparent opposites, the equalization , the relativization of
absolutes in the realm of ideas and programs, are preconditions for not becoming
life-denying , as modernism has become
Dilihat dari perjuangan tahun 1920-an, post-modernisme tampaknya menjadi
zaman timbal balik dan penengah. berbeda dengan lawan yang diklaim validitas
axclusive di awal periodenya , hal tersebut membutuhkan sebuah sintesis- sebuah
fakta bahwa, untuk beberapa, membuatnya tampak hanya kompromi buruk dan

manuver untuk melarikan diri dari kejelasan, kemurnian,dan tuntutan ketetapan


modernisme klasik. tawaran mediasi tampaknya menjadi kelemahan bila
dibandingkan dengan ketidakmampuan revolusioner avant-garde. Sekalipun begitu
untuk penggabungan yang berbeda, pemerataan, kaitan mutlak dalam dunia ide
dan program, merupakan prasyarat untuk tidak menjadi penyangkalan hidup,
seperti modernisme yang telah tercipta