Anda di halaman 1dari 3

PEMBAHASAN

Salep adalah sediaan setengah padat yang yang mudah dioleskan dan digunakan sebagai
obat luar.Bahan obatnya harus larut dan terdispensi dalam dasar salep yang cocok.Salep mata
adalah salep steril untuk pengobatan mata menggunakan dsar salep yang cocok .
Keuntungan dan kerugian dari salep mata adalah

Keuntungan:dapat memberikan bioavalabilitas lebih besar daripada sediaan larutan dalam


air yang ekuivalen,onsep dan waktu absorbsi lebih lama,waktu kontak yang lebih lama
sehingga jumlah obat yang diabsorsi lebih tinggi.
Kerugian:dapat menggangu penglihatan
Basis salep mata
Oculenta,sebagai bahan dasar salep mata sering menggunakan vaselin.vaselin merupakan
dasar salep mata yang banyak digunakan,Beberapa bahan dasar salep yang dapat menyerap
,bahan yang mudah dicuci dengan air dan bahan mudah larut dalam air.Bahan dasar salep seperti
ini memungkinkan dispersi obat larut air yang lebih baik,tetapi tidak boleh menyebabkan iritasi
pada mata.
Dalam praktikum kali ini kelompok kita menbuat tiga formula salep mata yang bahan utamanya
adalah chloramfenikol.Chloramfenikol adalah hablur halus berbentuk jarum atau lempeng
memanjang putih sampai putih kelabu atau putih kekuningan ,tidak berbau ,berasa agak pahit.
Pada formula pertama kloramfenikol ditimbang 0,1:adeps lanae 3g;paraffin cair 3,4;setil
alcohol 0,5 g;vaselin kuning 3g dengan cara kerja menyetarakan timbangan,menyiapkan alat dan
bahan;menara cawan,timbang paraffin cain 3,4 g masukkan cawan sisihkan;timbang adeps lanae
3g masukkan cawan yang berbeda;menimbang setil alcohol 0,5g masuk cawan yang nerisi
adeps ;menimbang vaselin flavum 3g masukkan cawan porselin lebur diatas waterbath sampai
meleleh dan tercampur;timbang kloramfenikol 0,1g masuk mortar gerus ad halus:masukkan hasil
leburan kedalam mortar sedikit demi sedikit sambil digerus ad homogeny.Masukkan ke dalam
mortar paraffin cair sedikit demi sedikt gerus sampai homogeny masuk dalam kemasam.se belum
dimasukkan semua kealam wadah diambil untuk uji homogenitas yang hasilnya adalah homogen
pada formula 1 dengan cara ambil sediaan sedikit lalu oleskan pada kertas perkamen kemudiaan
diamati homogenitasnya.Untuk uji organoleptis cukup diambil secukupnya dan dilakukan
pengamatan.Pengujian daya sebar dengan cara diambil sedikit sediaan kemudiaan diletakkan
pada kaca sebar berskala tepat diangka 0 lalu ditutup menggunakan kaca Selma 1 menit
kemudiaan datambahkan beban secara berskla dan didapatkan hasil tanpa beban 5,2g ;beban 50g
adalah 5,5g;beban 100g adalah 5,5g dan nbeban 150g adalah 5,6g.Untuk pengujian yang terakhir
adalah uji pHdengan cara diambil sediian ,dilaritkan dengan auades 5ml aduk ad larut
kemudiaan dicelupkan pH universal ke larutan tersebut hasilnya adalah Ph 7.
Pada formula kedua yaitu kloramfenikol 0,1 g;adeps lanae 3,2g;paraffin cair 3,7g;setil
alcohol 0,4g; kuning vaselin 3,25g.Cara kerjanya yaitu menyetarakan timbangan ,menyiapkan
alat dan bahan;menara cawan ,menimbang paraffin cair 3,7g dicawan sisihkan;menimbang adeps
lanae 3,2g masukkan cawan berbeda;menimbang setil alcohol 0,4g masukkan cawan yang berisi

adeps lanae;menimbang vaselin kuning 3,25g masukkan ke cawan lebur diatas waterbath
sampain tercampur sempurna;menimbang kloramfenikol 0,1 g dimasukkan kemortir gerus ad
halus;masukkan hasil leburan ke dalam mortir sedikit demi sedikit sambil digerus sampai
homogeny,dimasukkan paraffin cair sedikit demi sedikit gerus ad homogen masukkan dalam
kemasan.Kemudiian diuji dngan uji organoleptis caranya ndiambil secukupnya dan dilakukan
Pengamatan.Yang ke dua uji homogenitas yaitu caranya diambi sedikt sediaan ,dioleskan padan
kertas perkamen ,lalu diamati homogenitasnyan dan hasil yang didapat adalah homogen.Yang
ketiga adalah uji daya sebar dengan cara diambil sedikit sediaan ,diletakkan pada kaca sebar
berskala tepat diangka 0,ditutup menggunakan kaca selama 1 menit,ditambahkan beban secra
berskala dan hasil yang didapat adalah tanpa beban 5,5g; beban 50g adalah 5,9g;beban 100g
adalah 5,10g;beban 150g adalah 5,10g.Uji yang terakhir adalah uji pH dengan cara diambil
sediaan sedikit,dilarutkan dengan aquades 5ml aduk ad larut,dicelupkan pH universal ke larutan
tersebut dan hasil yang didapat menunjukan ph 7.
Pada formula ketiga yaitu menimbang kloramfenikol 0,1g;adeps lanae o,5g;paraffin cair
3,7g;setil alcohol 0,2g;vaselin kuning 5,5g.Dengan cara kerja menyetarakan
timbangan,menyiapkan alat dan bahan;menara cawan ,menimbang paraffin cair 3,7g pada cawan
sisihkan;menimbang adeps lanae 0,5 masukkan kedalam cawan yang berbeda;menimbang setil
alcohol 0,2g masukkan cawan yang berisi adeps lanae;menimbang vaselin kuning 5,5g
masukkan cawan porsili lebur diatas water bath sampai tercampur sempurna;menimbang
kloramfenikol 0,1g masukkan mortar gerus ad halus;masukkan hasil leburan kedalam mortar
seikit demi sedikit sambil digerus ad homogeny,masukkan arafin cair seikit demi sedikit digerus
ad homogeny masukkan dalam kemasan.Setelah selesei diuji dengan uji organoleptis dengan
cara diambil sampel secukupnya dan dilakukan pengamatan.Yang kedua uji homogenitas yaitu
diambil sedikit sediaan kemudiaan dioleskan pada kertas perkamen lalu diamati homogenitasnya
dan hasil yang didapat adalah sedian yang homogen.Yang ketiga uji daya sebar yaitu diambil
sedikit sediaan ,diletakkan pada kaca sebar berskala tepat diangka 0,ditutup sengan kaca selama
1 menit kemudiaan ditambahkan beban berskala dan hasil yang didapat adalah tanpa beban
3,0g;beban 50g adalah 3,3g;beban 100g adalah 3,7g;beban 150g adalah 4,0g .Yang keempat
adalah uji pH dengan cara diambil sedikit sediaan ,dilarutkan dengan aquadest sebanyak 5ml
aduk ad larut,dicelupkan pH universal ke dalam larutan tersebut dan hasil yang didapat adalah
pH 7.