Anda di halaman 1dari 3

BAB I

PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang
Ileus obstruksi adalah suatu penyumbatan mekanis pada usus dimana

merupakan penyumbatan yang sama sekali menutup atau menganggu jalannya isi
usus. Sekitar 20% pasien ke rumah sakit datang dengan keluhan akut abdomen karena
obstruksi pada saluran cerna, 80% obstruksi terjadi pada usus halus.1,2
Penyumbatan dapat terjadi dimana saja di sepanjang usus. Pada obstruksi usus
harus dibedakan lagi obstruksi sederhana dan obstruksi strangulata. Obstruksi usus
yang disebabkan oleh hernia, invaginasi, adhesi dan volvulus mungkin sekali disertai
strangulasi, sedangkan obstruksi oleh tumor atau askariasis adalah obstruksi
sederhana yang jarang menyebabkan strangulasi. Strangulasi adalah sumbatan disertai
gangguan aliran darah sehingga timbul nekrosis, gangren dan perforasi. 1,2,3,4 Obstruksi
usus merupakan salah satu kedaruratan dibidang medis yang membutuhkan
penegakan diagnosis yang cepat agar dapat ditatalaksana dengan segera.
Pemeriksaan radiografi polos dalam kasus kedaruratan, masih tetap dipakai
karena murah, mudah dan cepat untuk kasus tertentu. pemeriksaan foto radiografi
polos abdomen masih sangat bermanfaat dan bernilai tinggi apalagi jika dilaksanakan
secara baik, benar dan dengan profesionalisme yang tinggi serta kerjasama yang baik
dengan para klinisi di bagian gawat darurat. Apalagi penyebaran alat-alat yang lebih
canggih masih terbatas dikota besar saja.11
Di Indonesia dengan pengembangan program pemerintah pusat dan daerah
sudah banyak penempatan alat radiologi dasar di puskesmas besar sehingga dapat
membantu dokter yang bertugas dan tidak perlu merujuk ke kota atau rumah sakit
besar hanya untuk diagnosis penyakit tertentu.11

1.2.

Ruang Lingkup Pembahasan


Referat ini mengulas tentang ileus obstruksi.

1.3.

Tujuan
Referat ini disusun untuk melengkapi tugas kepaniteraan klinik bagian radiologi

di RSUD Arga Makmur dan diharapkan dapat menambah pengetahuan penulis serta
bahan informasi bagi para pembaca.