Anda di halaman 1dari 22

Dasar Evaluasi

Achmad R. Muttaqien SKM., M.Kes (MARS)

A.q.

Pengertian Evaluasi
Evaluasi yang dalam bahasa Inggris dikenal
dengan istilah Evaluation.
Secara umum, pengertian evaluasi adalah suatu
proses untuk menyediakan informasi tentang
sejauh mana suatu kegiatan tertentu telah
dicapai, bagaimana perbedaan pencapaian itu
dengan suatu standar tertentu untuk mengetahui
apakah ada selisih di antara keduanya, serta
bagaimana manfaat yang telah dikerjakan itu bila
dibandingkan dengan harapan-harapan yang
ingin diperoleh

A.q.

Pengertian Evaluasi (2)


Dalam pengertian yang lain, evaluasi adalah suatu
proses yang sistematis untuk menentukan atau
membuat keputusan, sampai sejauh mana tujuan
program telah tercapai.
Pendapat yang sama juga dikemukakan
oleh Wrightstone, dkk (1956) yg mengemukakan
bahwa pengertian evaluasi adalah penaksiran
terhadap pertumbuhan dan kemajuan ke arah
tujuan atau nilai-nilai yang telah ditetapkan.

A.q.

Pengertian Evaluasi (3)


Evaluasi dapat juga diartikan sebagai proses
menilai sesuatu yang didasarkan pada kriteria
atau tujuan yg telah ditetapkan, yg selanjutnya
diikuti dengan pengambilan keputusan atas
obyek yg dievaluasi.
Sebagai contoh evaluasi proyek, kriterianya
adalah tujuan & pembangunan proyek
tersebut, apakah tercapai atau tidak, apakah
sesuai dengan rencana atau tidak, jika tidak
mengapa terjadi demikian, dan langkahlangkah apa yg perlu ditempuh selanjutnya.

A.q.

Pengertian Evaluasi (4)


Hasil dari kegiatan evaluasi adalah bersifat
kualitatif.
Sudijono (1996) mengemukakan bahwa
pengertian evaluasi adalah interpretasi atau
penafsiran yg bersumber pada data
kuantitatif, sedang data kuantitatif merupakan
hasil dari pengukuran

A.q.

Pengertian Evaluasi (5)


Evaluasi merupakan salah satu rangkaian
kegiatan dalam meningkatkan kualitas,
kinerja, atau produktifitas suatu lembaga dlm
melaksanakan programnya
Evaluasi adalah suatu proses yang teratur dan
sistematis dalam membandingkan hasil yang
dicapai dgn tolak ukur atau kriteria yang telah
ditetapkan kemudian dibuat suatu kesimpulan
dan penyusunan saran pada setiap tahap dari
pelaksanaan program (Azwar, 1996).

A.q.

Evaluasi (WHO, 1990)


1. Cara sistematis untuk belajar dari pengalaman2
yg dimiliki dalam meningkatkan perencanaan yg
baik dengan melakukan seleksi yang cermat
terhadap alternatif yg akan diambil;
2. Merupakan proses berlanjut dengan tujuan
kegiatan pelayanan kesehatan menjadi lebih
relevan, efisien & efektif;
3. Proses menentukan suatu keberhasilan atau
mengukur pencapaian suatu tujuan dengan
membandingkan terhadap standar/ indikator
menggunakan kriteria nilai yang sudah ditentukan
4. Didukung oleh informasi yg sahih, relevan & peka.

A.q.

Tujuan Evaluasi
Tujuan Evaluasi ad/ meningkatkan mutu
program, memberikan justifikasi atau
penggunaan sumber-sumber yg ada dalam
kegiatan, memberikan kepuasan dalam
pekerjaan & menelaah setiap hasil yg telah
direncanakan.

A.q.

Tujuan Evaluasi (Suprihanto,1988)


1. Sebagai alat u/ memperbaiki & perencanaan
program yg akan datang,
2. U/ memperbaiki alokasi sumber dana, daya &
manajemen saat ini serta dimasa yg akan
datang,
3. Memperbaiki pelaksanaan & faktor yg
mempengaruhi pelaksanaan program
perencanaan kembali suatu program melalui
kegiatan mengecek kembali relevansi dari
program dalam hal perubahan kecil yg terusmenerus & mengukur kemajuan target yg
direncanakan

A.q.

Tujuan Evaluasi (Lavinghouze,2007)


Menyediakan pertanggungjawaban kegiatan
kepada masyarakat, stakeholder, & lembaga donor
Membantu menentukan tujuan yg telah
ditentukan pada perencanaan;
Meningkatkan program implementasi;
Memberikan kontribusi u/ pemahaman ilmiah
tentang hasil suatu program
Meningkatkan kesadaran &dukungan terhadap
masyarakat
Menginformasikan kebijakan.

A.q.

Ruang Lingkup Evaluasi (Azwar,2000)


1. Evaluasi terhadap masukan (input) meliputi
pemanfaatan berbagai sumber daya, sumber
dana, tenaga & sarana,
2. Evaluasi terhadap proses (process)
dititikberatkan pada pelaksanaan program,
apakah sesuai dengan rencana yg ditetapkan
atau tidak,
3. Evaluasi terhadap keluaran (output) adalah
penilaian terhadap hasil yg dicapai,
4. Evaluasi terhadap dampak (impact) mencakup
pengaruh yang timbul dari program yg
dilaksanakan.

A.q.

Jenis Evaluasi Secara Umum


Mantra (1997)

Evaluasi Formatif
Evaluasi Proses
Evaluasi Sumatif
Evaluasi Dampak Program
Evaluasi Hasil

A.q.

Jenis Evaluasi Secara Umum


Mantra (1997) (2)
Evaluasi formatif yaitu evaluasi yg dilakukan pada
saat merencanakan suatu program dengan tujuan
menghasilkan informasi yg akan dipergunakan
untuk mengembangkan program agar program
sesuai dgn masalah atau kebutuhan masyarakat.
Evaluasi proses adalah proses yang memberikan
gambaran tentang apa yang sedang berlangsung
dalam suatu program dan memastikan
keterjangkauan elemen fisik dan struktural dari
program tersebut

A.q.

Jenis Evaluasi Secara Umum


Mantra (1997) (3)
Evaluasi sumatif yaitu memberikan pernyataan
efektif suatu program selama kurun waktu
tertentu dan dimulai setelah program berjalan.
Evaluasi dampak program yaitu menilai
keseluruhan efektifitas program dalam
menghasilkan target sasaran.
Evaluasi hasil yaitu menilai perubahan-perubahan
atau perbaikan dalam hal morbiditas, mortalitas
atau indikator status kesehatan lainnya untuk
sekelompok penduduk tertentu.

A.q.

Proses evaluasi pada umumnya memiliki


tahapan-tahapannya sendiri.
Walaupun tidak selalu sama, tetapi yang lebih
penting adalah bahwa prosesnya sejalan
dengan fungsi evaluasi itu sendiri

A.q.

Tahapan Evaluasi

Menentukan apa yang akan dievaluasi


Merancang (desain) kegiatan evaluasi
Pengumpulan data
Pengolahan dan analisis data
Pelaporan hasil evaluasi

A.q.

Menentukan Apa Yang Akan Dievaluasi


Dalam bidang apapun, apa saja yang dapat
dievaluasi, dapat mengacu pada suatu
program kerja.
Di sana banyak terdapat aspek-aspek yang
sekiranya dapat dan perlu dievaluasi.
Tetapi, umumnya yang diprioritaskan untuk
dievaluasi adalah hal-hal yang menjadi
key-success factors-nya

A.q.

Merancang (Desain) Kegiatan Evaluasi


Sebelum evaluasi dilakukan, harus ditentukan
terlebih dahulu desain evaluasinya agar data
apa saja yang dibutuhkan, tahapan-tahapan
kerja apa saja yang dilalui, siapa saja yang
akan dilibatkan, serta apa saja yang akan
dihasilkan menjadi jelas.

A.q.

Pengumpulan Data
Berdasarkan desain yang telah disiapkan,
pengumpulan data dapat dilakukan secara
efektif dan efisien, yaitu sesuai dengan kaidahkaidah ilmiah yang berlaku dan sesuai dengan
kebutuhan dan kemampuan.

A.q.

Pengolahan Dan Analisis Data


Setelah data terkumpul, data tersebut diolah
untuk dikelompokkan agar mudah dianalisis
dengan menggunakan alat-alat analisis yang
sesuai, sehingga dapat menghasilkan fakta
yang dapat dipercaya.
Selanjutnya, dibandingkan antara Fakta dan
harapan/rencana untuk menghasilkan gap.
Besar gap akan disesuaikan dengan tolok ukur
tertentu sebagai hasil evaluasinya.

A.q.

Pelaporan Hasil Evaluasi


Agar hasil evaluasi dapat dimanfatkan bagi
pihak-pihak yang berkepentingan, hendaknya
hasil evaluasi didokumentasikan secara
tertulis.

A.q.

Terima Kasih
Achmad R. Muttaqien SKM., M.Kes (MARS)

A.q.