Anda di halaman 1dari 15

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Guruan
Mata Pelajaran
Kelas/ Semester
Materi Pokok
Alokasi Waktu
A.
KI 1
KI 2

: SMP Negeri 3 Malang


: Bahasa Indonesia
: VIII/ Semester Satu
: Teks Fabel (kelompok)
: 5 pertemuan (5 x 2 Jam Pelajaran)

Kompetensi Inti
: Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
: Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli
(toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif
dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
KI 3
: Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena
dan kejadian tampak mata
KI 4
: Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
B. Kompetensi Dasar
No
Kompetensi Dasar
Indikator Pencapaian
1. 1.1 Menghargai dan mensyukuri
1.1.1 Dapat menggunakan bahasa Indonesia di
keberadaan bahasa Indonesia
dalam kelas dengan baik dan benar saat
sebagai anugerah Tuhan Yang Maha
pembelajaran teks fabel
Esa untuk mempersatukan bangsa
1.1.2 Dapat menggunakan bahasa Indonesia di
Indonesia di tengah keberagaman
luar kelas dengan baik dan benar.
bahasa dan budaya
1.2 Menghargai dan mensyukuri
1.2.1 Dapat memahami informasi berbahasa
keberadaan bahasa Indonesia
Indonesia secara lisan dengan baik dan
sebagai anugerah Tuhan yang Maha
benar saat pembelajaran teks fabel.
Esa sebagai SARANA
1.2.2 Dapat memahami informasi berbahasa
MEMAHAMI INFORMASI lisan
Indonesia secara tulisan dengan baik dan
dan tulis
benar saat pembelajaran teks fabel.
1.3 Menghargai dan mensyukuri
1.3.1 Dapat menyajikan informasi berbahasa
keberadaan bahasa Indonesia
Indonesia secara lisan dengan baik dan
sebagai anugerah Tuhan yang Maha
benar saat pembelajaran teks fabel.
Esa sebagai SARANA
1.3.2 Dapat menyajikan informasi berbahasa
MENYAJIKAN INFORMASI lisan
Indonesia secara tulis dengan baik dan
dan tulis
benar saat pembelajaran teks fabel.
2. 2.4 Memiliki perilaku jujur dan kreatif
2.4.1 Selalu berperilaku jujur dalam
dalam memaparkan LANGKAHmemaparkan langkah-langkah suatu
LANGKAH SUATU PROSES
proses berbentuk linear.
BERBENTUK LINEAR
2.4.2 Selalu berperilaku kreatif dalam
memaparkan langkah-langkah suatu
proses berbentuk linear
3. 3.1 Memahami teks fabel baik melalui
3.1.1 Menjelaskan isi teks fabel
lisan maupun tulisan.
3.1.2 Menjelaskan struktur teks fabel
3.1.3 Menentukan ciri bahasa teks fabel

3.4 Mengidentifikasi kekurangan teks 3.4.1 Menjelaskan kekurangan isi teks fabel
fabel bail melalui lisan maupun 3.4.2 Menunjukkan hal-hal yang kurang dari
tulisan
suatu teks fabel
3.4.3 Menunjukkan cara memperbaiki teks
fabel
4.2 Menyusun teks fabel baik secara 4.2.1 Menyusun teks fabel rumpang
lisan maupun tulisan
4.2.2 Menyusun teks fabel sesuai struktur
4.2.3 Menyusun teks fabel sendiri
4.3 Menelaah dan merevisi teks fabel
4.3.1 Menjelaskan kekurangan dan kelebihan
baik secara lisan maupun tulisan
teks fabel berdasarkan isi, struktur dan
penggunaan bahasa
4.3.2 Menjelaskan bagian-bagian teks fabel
yang harus diperbaiki
4.3.3 Merevisi teks fabel sehingga menjadi
teks fabel yang benar dari segi isi,
struktur, dan penggunaan bahasa
4.4 Meringkas teks fabel baik secara 4.4.1 Menjelaskan isi teks fabel dari segi isi,
lisan maupun tulisan
struktur, dan penggunaan bahasa
4.4.2 Menjelaskan cara membuat ringkasan
teks fabel dengan memperhatikan
kaidahnya
4.4.3 Membuat ringkasan teks fabel
C. Tujuan Pembelajaran
Kompetensi sikap
1. Dapat menggunakan bahasa Indonesia di dalam kelas dengan baik dan benar saat
pembelajaran teks fabel.
2. Dapat menggunakan bahasa Indonesia di luar kelas dengan baik dan benar.
3. Dapat memahami informasi berbahasa Indonesia secara lisan dengan baik dan benar
saat pembelajaran teks fabel.
4. Dapat memahami informasi berbahasa Indonesia secara tulisan dengan baik dan benar
saat pembelajaran teks fabel.
5. Dapat menyajikan informasi berbahasa Indonesia secara lisan dengan baik dan benar
saat pembelajaran teks fabel.
6. Dapat menyajikan informasi berbahasa Indonesia secara tulis dengan baik dan benar
saat pembelajaran teks fabel.
7. Selalu berperilaku jujur dalam memaparkan langkah-langkah suatu proses berbentuk
linear.
8. Selalu berperilaku kreatif dalam memaparkan langkah-langkah suatu proses berbentuk
linear
Pertemuan ke-1
Setelah membaca teks fabel peserta didik mampu,
1. Dapat memahami struktur teks fabel.
2. Dapat menyebutkan ciri-ciri bahasa teks fabel.
3. Dapat menjelaskan isi teks fabel.
4. Dapat menjelaskan kekurangan isi teks fabel
5. Dapat menunjukkan hal-hal yang kurang dari suatu teks fabel.
6. menunjukkan cara memperbaiki teks fabel
Pertemuan ke-2
Setelah membaca teks fabel peserta didik,
1. Dapat menyusun teks fabel rumpang
2. Dapat mengamati dan menentukan objek
3. Dapat menyusun kerangka

Pertemuan ke-3
Setelah mengamati kerangka yang telah dibuat peserta didik mampu,
1. Dapat mengembangkan kerangka menjadi teks fabel
Pertemuan ke-4
Setelah membaca teks fabel peserta didik mampu
1. Dapat menjelaskan kekurangan dan kelebihan teks fabel berdasarkan isi, struktur dan
peng-gunaan bahasa
2. Dapat menjelaskan bagian-bagian teks fabel yang harus diperbaiki
3. Dapat merevisi teks fabel sehingga menjadi teks fabel yang benar dari segi isi,
struktur, dan penggunaan bahasa
4. Dapat menjelaskan bagian-bagian teks fabel yang harus diperbaiki
Pertemuan ke-5
Setelah membaca teks fabel peserta didik mampu
1. Dapat menjelaskan isi teks fabel dari segi isi, struktur, dan penggunaan bahasa
2. Dapat menjelaskan cara membuat ringkasan teks fabel dengan memperhatikan
kaidahnya
3. Dapat membuat ringkasan teks fabel
D. Materi Pembelajaran
Pertemuan ke-1
Teks fabel
Contoh
Pengertian teks fabel
Struktur teks fabel
Secara garis besar struktur teks Fabel adalah sebagai berikut:
a. Judul.
b. Orientasi
c. Komplikasi
d. Resolusi
e. Koda
STRUKTUR TEKS FABEL
JUDUL

Orientasi

Komplikasi
Resolusi
Koda

Ciri kebahasaan teks Fabel


Ciri bahasa teks Fabel adalah sebagai berikut
a. Menggunakan kata kerja aktif dan kata kerja pasif
b. Menggunakan kata sandang Si dan Sang
c. Penggunaan keterangan waktu
d. Penggunaan kata hubung lalu, kemudian, dan akhirnya

Langkah-langkah mengidentifikasi kekurangan teks fabel


Mengidentifikasi kekurangan teks fabel merupakan salah satu upaya
menghargai dan menghayati sebuah teks untuk menumbuhkan perilaku percaya diri
dan tanggung jawab dalam membuat tanggapan pribadi atas karya budaya
masyarakat Indonesia yang penuh makna. (Buku Bahasa dan Sastra Indonesia
SMP/MTs kelas VII, Endah tri, hal 48-50)
Langkah-langkah mengidentifikasi kekurangan teks fabel
Membaca teks fabel
Melihat bagian-bagian strukturnya. Apabila bagian struktur kurang tepat maka
susunan struktur teksnya perlu diubah.
Mencermati penggunaan bahasa. Apabila ada kata yang tidak baku, penulisan
yang kurang tepat, penggunaan tanda baca yang kurang tepat dan struktur kalimat
yang kurang tepat maka penggunaan bahasa perlu diperbaiki.
Pertemuan ke-2
Langkah-langkah menyusun kerangka tulisan yang akan dikembangkan menjadi teks
fabel
Langkah-langkah menyusun kerangka adalah sebagai berikut,
1) Tentukan objek yang akan diamati!
2) Amatilah detail tingkah laku objek!
3) Tulislah bagian-bagian penting!
4) Susunlah kerangka berdasarkan hasil pengamatan yang telah kalian lakukan!
Pertemuan ke-3
Langkah-langkah mengembangkan kerangka teks fabel menjadi teks fabel yang utuh.
1) Amatilah kerangka/peta konsep yang telah kalian buat!
2) Kembangkan bagian-bagian dari kerangka sesuai dengan struktur teks fabel!
3) Tentukanlah judul dari teks yang telah kalian susun!
Pertemuan ke-4
a. Ejaan
Penyuntingan tentang ejaan berpedoman pada Pedoman Umum Ejaan yang
Disempurnakan (EYD). Kesalahan yang sering dilakukan oleh para pemakai
bahasa adalah kesalahan penulisan huruf kapital dan pemakaian tanda baca.
Contoh:
Penulisan Setelah
Penulisan Sebelum Penyuntingan
Penyuntingan
Presiden melantik gubernur
Presiden melantik Gubernur
Mardiyanto menjadi mendagri
Mardiyanto menjadi Mendagri.
Paduka Sinuwun Pakubuwono ke-XIII
berkenan hadir dalam pertemuan itu.

Paduka Sinuwun Pakubuwono


XIII berkenan hadir dalam
pertemuan itu.

b. Keefektifan Kalimat
Kalimat disebut efektif apabila memiliki struktur yang tepat sehingga makna
kalimatnya mudah dipahami dan tidak menimbulkan penafsiran yang tidak sesuai
dengan maksud penutur kalimat.
Contoh:
Penulisan Sebelum Penyuntingan
Penulisan Setelah Penyuntingan
Lomba melukis pelajar akan
Lomba melukis untuk pelajar akan
dilaksanakan pada hari Minggu.
dilaksanakan pada hari Minggu.
Menurut para pakar sejarah
mengatakan bahwa Candi Borobudur
dibangun pada masa Kerajaan

Menurut pakar sejarah, Candi


Borobudur dibangun pada masa
Kerajaan Syailendra.

Syailendra.

c.

Pemilihan Kata
Sinonim dalam bahasa Indonesia tidak berlaku mutlak, artinya meski sebuah kata
memiliki arti yang hampir sama bukan berarti bisa saling bertukar tempat. Oleh
karena itu, pemakaian kata harus membertimbangkan ketepatan pemilihan kata
atau diksi.
Contoh:
Penulisan Sebelum Penyuntingan
Penulisan Setelah Penyuntingan
Di sekolah sedang diadakan
Di sekolah sedang diadakan
perlombaan sepak bola antar kelas.
pertandingan sepak bola antar kelas.
Kepada penceramah, seorang peserta
mempertanyakan bantuan dana yang
telah digulirkan pemerintah.

Kepada penceramah, seorang peserta


menanyakan bantuan dana yang telah
digulirkan pemerintah.

Pertemuan ke-5
Menentukan bagian-bagian penting dari struktur teks fabel.
Meringkas artinya mengambil intisari dari teks yang kita baca. Bagaimana cara
meringkas teks deskripsi? Nah, meringkas teks eksposisi tentu saja sangat mudah
kalau kalian masih ingat struktur isi teks eksposisi. Untuk meringkasnya, kalian perlu
mengambil intisari dari struktur tersebut. (Buku Bahasa dan Sastra Indonesia
SMP/MTs kelas VII, Endah tri, hal 62-63)
Cara membuat ringkasan
Baca keseluruhan teks.
Tentukan poin-poin penting dari tiap-tiap bagian struktur.
Rangkai butir-butir penting tersebut menjadi kalimat.
Rangkai kalimat-kalimat tersebut menjadi sebuah paragraf yang padu dengan
menggunakan pilihan kata, kata penghubung dan tanda baca yang tepat.
E. Pendekatan, Model, dan Metode Pembelajaran
Pertemuan ke-1
Pendekatan
: Saintifik
Model
: Problem Based Learning
Metode
: Inkuiri, Pemberian tugas dan tanya jawab
Pertemuan ke-2
Pendekatan
: Saintifik
Model
: Project Based Learning
Metode
: Fabel, tanya jawab
Pertemuan ke-3
Pendekatan
: Saintifik
Model
: Project Based Learning
Metode
: Fabel, tanya jawab
Pertemuan ke-4
Pendekatan
: Saintifik
Model
: Problem Based Learning
Metode
: fabel, tanya jawab

Pertemuan ke-5
Pendekatan
: Saintifik
Model
: Project Based Learning
Metode
: Pemberian tugas dan tanya jawab
F. Media, Alat dan Sumber Belajar
Pertemuan ke-1
1. Media
Power point: langkah-langkah mengidentifikasi kekurangan teks fabel
Teks fabel yang mempunyai kekurangan dari segi struktur dan ciri bahasa.
2. Alat
LCD
Laptop
3. Sumber belajar
Kemendikbud. 2014. Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas VII (Edisi
Revisi 2014). Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang,
Kemendikbud.
Endah Tri Priyatni, dkk.2013. Bahasa dan Sastra Indonesia SMP/MTs. Kelas VII.
Jakarta: Bumi Aksara.
Ismail, Marahimin. 2008. Penulisan Populer. Jakarta: Pustaka Jaya
Keraf, Gorys. 2004. Argumentasi dan Deskripsi. Ende Flores: Nusa Indah
Parera, J.P. 2003. Menulis Tertib dan Sistematis. Jakarta : Erlangga
Pertemuan ke-2
1) Media
Video : Tayangan video Power point: langkah-langkah mengamati menulis dan membuat kerangka
karangan/ peta konsep
Gambar : 2) Alat
LCD
Laptop
Teks fabel
3) Sumber Belajar
Kemendikbud. 2014. Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas VII (Edisi
Revisi 2014). Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Kemendikbud. 2014. Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas VIII (Edisi
Revisi 2014). Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Endah Tri Priyatni, dkk.2013. Bahasa dan Sastra Indonesia SMP/MTs. Kelas VII.
Jakarta: Bumi Aksara.
Harian Kompas.
Pertemuan ke-3
1) Media
Video : Tayangan video Power point: langkah-langkah mengembangkan kerangka menjadi teks fabel
Gambar : 2) Alat
LCD
Laptop
Teks fabel
3) Sumber Belajar

Kemendikbud. 2014. Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas VII (Edisi


Revisi 2014). Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Kemendikbud. 2014. Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas VIII (Edisi
Revisi 2014). Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Endah Tri Priyatni, dkk.2013. Bahasa dan Sastra Indonesia SMP/MTs. Kelas VII.
Jakarta: Bumi Aksara.
Harian Kompas.
Pertemuan ke-4
1. Media
Power point: langkah-langkah menelaah dan merevisi teks fabel.
Jenis-jenis teks fabel
2. Alat
Laptop
LCD
3. Sumber Belajar
Mulyadi, Yadi. 2013. Bahasa Indonesia untuk SMP-MTs Kelas VII. Bandung: Yrama
Widya (hal. 59-63 dan 85-89)
Kemendikbud. 2014. Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas VII (Edisi Revisi
2014). Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Kemendikbud. 2014. Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas VIII (Edisi Revisi
2014). Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Priyati, Endah Tri, dkk. 2014. Bahasa dan Sastra Indonesia SMP/MTs.. Jakarta: Bumi
Aksara (hal. 44-48 dan 59-61)
Ridwana, Inda.2012. Cara Menyunting Karangan. Tersedia di
http://gratisinda.blogspot.com/2012/08/cara-menyunting-karangan.html ,
diunduh minggu, 16 Maret 2014
Pertemuan ke-5
1. Media
Power point: langkah-langkah meringkas teks fabel
Teks fabel buku paket halaman 119120.
2. Alat
LCD
Laptop
3. Sumber belajar
Kemendikbud. 2014. Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas VII (Edisi
Revisi 2014). Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang,
Kemendikbud.
Kemendikbud. 2014. Bahasa Indonesia Wahana Pengetahuan Kelas VIII (Edisi
Revisi 2014). Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud.
Endah Tri Priyatni, dkk.2013. Bahasa dan Sastra Indonesia SMP/MTs. Kelas VII.
Jakarta: Bumi Aksara.
Ismail, Marahimin. 2008. Penulisan Populer. Jakarta: Pustaka Jaya
Keraf, Gorys. 2004. Argumentasi dan Deskripsi. Ende Flores: Nusa Indah
Parera, J.P. 2003. Menulis Tertib dan Sistematis. Jakarta : Erlangga
G. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran
Pertemua
Alokasi
Kegiatan Pembelajaran
n
waktu
Ke-1
a. Pendahuluan (10 menit )
1) Guru dan siswa melakukan apersepsi tentang materi yang akan
disampaikan.
2) Guru menyampaikan tujuan dan langkah langkah pembelajaran
yang akan dilakukan.
b. Kegiatan inti (60 menit)

Mengamati
Mengidentifikasi kembali teks fabel (pemodelan) untuk
memahami
struktur/bentuk teks serta unsur kebahasaan atau
ciri-ciri bahasa

Menanya:

Menanya tentang cara mengidentifikasi kekurangan teks fabel


yang disusun berdasarkan bentuk/struktur teks fabel

Mengumpulkan informasi
Mendiskusikan kembali bentuk/struktur teks fabel berdasarkan
teks model
Bertanya jawab tentang bentuk/struktur teks fabel dari hasil
membaca teks fabel yang lain untuk mempertajam
pemahaman
Berdiskusi tentang kekurangan teks fabel yang dibaca
berdasarkan bentuk/struktur dan unsur kebahasaan

Menalar/Mengasosiasi

Menemukan dan menguraikan kekurangan teks fabel


berdasarkan bentuk/struktur teks fabel untuk mempertajam
pemahaman tentang teks fabel
Mengidentifikasi kekurangan unsur kebahasaan yang digunakan
dalam teks fabel yang dibaca
Mengomentari dari segi kekurangan teks fabel yang dibaca

Mengomunikasikan
Menyampaikan hasil teks fabel yang telah diperbaiki secara

lisan
Menanggapi saran kelompok lain untuk perbaikan tulisan

Ke-2

c. Penutup (10 menit)


1)
Guru dan siswa melakukan refleksi tentang manfaat
belajar dan kesulitan belajar teks fabel.
2)
Guru memberikan tugas pengayaan tentang teks fabel.
3)
Guru memberikan informasi tentang materi yang akan
dipelajari pada pertemuan yang akan datang yakni menyusun
kerangka karangan teks fabel.
a.
Pendahulua
n (10 menit )
1) Guru dan siswa melakukan apersepsi tentang materi yang akan
disampaikan.
2) Guru menyampaikan tujuan dan langkah langkah pembelajaran
yang akan dilakukan.
b.
Kegiatan
inti (60 menit)
Mengamati
Mengurutkan isi teks fabel yang diacak berdasarkan
bentuk/struktur teks
Mengamati lingkungan sekitar (lingkungan alam atau sosial )
untuk bahan penyusunan teks fabel secara kelompok

Menanya:

Menanya tentang cara menyusun teks fabel

Mengumpulkan informasi

Berdiskusi dalam kelompok tentang topik dan sumber sumber


yang akan dijadikan bahan menyusun teks fabel

Melakukan kegiatan pengumpulan bahan/data untuk


penyusunan teks fabel
Berdiskusi tentang kerangka penulisan teks fabel berdasarkan
bentuk/struktur teks
Berdiskusi tentang unsur kebahasaan yang akan digunakan
dalam menyusun teks fabel

Menalar/Mengasosiasi

Ke-3

Mengidentifikasi hal-hal penting yang akan dituliskan dalam


teks fabel berdasarkan data/informasi yang diperoleh
Mengidentifikasi unsur kebahasaan yang akan digunakan
dalam teks fabel untuk mendukung tulisan
Menyusun kerangka teks fabel berdasarkan data/informasi
yang diperoleh dengan memperhatikan struktur/bentuk teks
fabel

Mengomunikasikan
Menyampaikan kerangka teks fabel secara lisan
Menanggapi saran kelompok lain untuk perbaikan tulisan
c.
Penutup (10
menit)
1)
Guru dan siswa melakukan refleksi tentang manfaat belajar
dan kesulitan belajar teks fabel.
2)
Guru memberikan tugas pengayaan tentang teks fabel.
3)
Guru memberikan informasi tentang materi yang akan
dipelajari pada pertemuan yang akan datang yakni
mengembangkan kerangka teks fabel menjadi teks fabel yang
utuh.
a.
Pendahulua
n (10 menit )
1) Guru dan siswa melakukan apersepsi tentang materi yang akan
disampaikan.
2) Guru menyampaikan tujuan dan langkah langkah pembelajaran
yang akan dilakukan.
b.
Kegiatan
inti (60 menit)
Mengamati
Mengamati lingkungan sekitar (lingkungan alam atau sosial )
untuk bahan penyusunan teks fabel secara kelompok

Menanya:

Menanya tentang cara menyusun teks fabel

Mengumpulkan informasi
Berdiskusi tentang unsur kebahasaan yang akan digunakan
dalam menyusun teks fabel

Menalar/Mengasosiasi

Mengidentifikasi hal-hal penting yang akan dituliskan dalam


teks fabel berdasarkan data/informasi yang diperoleh
Mengidentifikasi unsur kebahasaan yang akan digunakan
dalam teks fabel untuk mendukung tulisan
Menyusun teks fabel berdasarkan data/informasi yang
diperoleh dengan memperhatikan struktur/bentuk teks fabel

Mengomunikasikan
Menyampaikan hasil tulisan teks fabel secara lisan

Menanggapi saran kelompok lain untuk perbaikan tulisan


c.
Penutup (10
menit)
1)
Guru dan siswa melakukan refleksi tentang manfaat belajar
dan kesulitan belajar teks fabel.
2)
Guru memberikan tugas pengayaan tentang teks fabel.
3)
Guru memberikan informasi tentang materi yang akan
dipelajari pada pertemuan yang akan datang yakni menelaah dan
merevisi teks fabel.
a. Pendahuluan (10 menit )
1) Guru dan siswa melakukan apersepsi tentang materi yang akan
disampaikan.
2) Guru menyampaikan tujuan dan langkah langkah pembelajaran
yang akan dilakukan.
b. Kegiatan inti (60 menit)
Mengamati
Mengidentifikasi kembali teks fabel (pemodelan) untuk
memahami
struktur/bentuk teks serta unsur kebahasaan atau
ciri-ciri
Membaca teks fabel yang lain dari berbagai sumber dan
menentukan struktur/bentuk teks untuk mempertajam
pemahaman tentang teks fabel

Menanya:

Menanya tentang cara menelaah dan merevisi teks berdasarkan


struktur teks dan penggunaan bahasa

Mengumpulkan informasi

Mendiskusikan kembali bentuk/struktur teks fabel berdasarkan


teks model
Bertanya jawab tentang bentuk/struktur teks fabel dari hasil
membaca teks fabel yang lain untuk mempertajam
pemahaman
Berdiskusi tentang kekurangan teks fabel yang dibaca
berdasarkan keefektifan kalimat dan ejaan

Ke-4

Menalar/Mengasosiasi

Menelaah dan merevisi teks fabel berdasarkan struktur teks


Menelaah dan merevisi teks fabel berdasarkan unsur
kebahasaan

Mengomunikasikan
Menyampaikan hasil telaah dan revisi teks fabel

yang
disusun kelompok lain berdasarkan isi dan bentuk/struktur
teks serta penggunaan bahasa
Menanggapi saran kelompok lain untuk perbaikan tulisan

Ke-5

c. Penutup (10 menit)


1)
Guru dan siswa melakukan refleksi tentang manfaat
belajar dan kesulitan belajar teks fabel.
2)
Guru memberikan tugas pengayaan tentang teks fabel.
3)
Guru memberikan informasi tentang materi yang akan
dipelajari pada pertemuan yang akan datang yakni meringkas teks
fabel.
a.
Pendahuluan (10 menit )
1) Guru dan siswa melakukan apersepsi tentang materi yang akan
disampaikan.
2) Guru menyampaikan tujuan dan langkah langkah pembelajaran

yang akan dilakukan.


b.
Mengamati

Kegiatan inti (60 menit)

Mengidentifikasi kembali teks fabel (pemodelan) untuk


memahami
struktur/bentuk teks serta unsur kebahasaan atau
ciri-ciri bahasa
Membaca teks fabel yang lain dari berbagai sumber dan
menentukan struktur/bentuk teks untuk mempertajam
pemahaman tentang teks fabel

Menanya:

Menanya tentang cara meringkas teks fabel

Mengumpulkan informasi

Berdiskusi tentang cara meringkas teks fabel yang telah ditulis


sehingga pembaca memahami isi teks yang disusun

Menalar/Mengasosiasi

Meringkas teks fabel dengan memperhatikan isi sehinggga


pembaca dapat mengetahui isi teks

Mengomunikasikan
Menyampaikan hasil tulisan teks fabel yang diringkas secara

c.

lisan
Menyampaikan ringkasan teks fabel secara lisan

Menanggapi saran kelompok lain untuk perbaikan tulisan

Penutup (10 menit)


1) Guru dan siswa melakukan refleksi tentang manfaat belajar dan
kesulitan belajar teks fabel.
2) Guru memberikan tugas pengayaan tentang teks fabel.
3) Guru memberikan informasi tentang materi yang akan dipelajari
pada pertemuan yang akan datang.

a. Penilaian
a. Pengamatan Sikap
Lembar Pengamatan Sikap
No.

Nama Siswa

Jujur
3

Kreatif
2
3

1.
2.
3.
.
Rubrik penilaian sikap
Rubrik
Sama sekali tidak menunjukkan usaha sungguh-sungguh dalam
melakukan kegiatan
Menunjukkan sudah ada usaha sungguh-sungguh dalam melakukan
kegiatan tetapi masih sedikit dan belum ajeg/konsisten
Menunjukkan ada usaha sungguh-sungguh dalam melakukan kegiatan
yang cukup sering dan mulai ajeg/konsisten
Menunjukkan adanya usaha sungguh-sungguh dalam melakukan
kegiatan secara terus-menerus dan ajeg/konsisten

Skor
1
2
3
4

b. Penilaian Hasil
Pertemuan ke-1
a. Penilaian hasil
Lembar temuan kekurangan dalam teks fabel yang berjudul ........
Nama Kelompok :
Anggota
:
NO
Temuan kekurangan
Perbaikan
1.

Struktur isi

2.

Penggunaan bahasa

3.

Ejaan

Pertemuan ke-2
No.

Indikator

1. 4.2. 1 Dapat menentukan


objek
4.2.2 Dapat menyusun
kerangka teks fabel

Teknik
Bentuk
Butir Instrumen
penilaian penilaian
Tes tulis uraian
1. Tentukan objek yang
akan kalian susun
menjadi teks fabel!
2. Susunlah kerangka
teks fabel dengan isu
yang kamu tentukan!

Soal no. 1
Aspek
Siswa dapat menentukan objek teks fabel
Jawaban sempurna
Jawaban kurang sempurna
Jawaban tidak sempurna
SKOR MAKSIMAL
Soal no. 2

Skor
5
3
1
5

Aspek
Siswa dapat menyusun kerangka teks fabel
Jawaban sempurna
Jawaban kurang sempurna
Jawaban tidak sempurna
SKOR MAKSIMAL
Pertemuan ke-3
Instrumen
No.
Indikator
Teknik
Bentuk
penilaian penilaian
1. Dapat mengembangkan
Tes tulis uraian
kerangka menjadi teks fabel

Aspek
Siswa dapat menulis teks fabel
Jawaban sempurna
Jawaban kurang sempurna
Jawaban tidak sempurna
SKOR MAKSIMAL
Pertemuan ke-4
Indikator
Pencapaian
Kompetensi
Menelaah struktur
EYD, pilihan kata,
dan penggunaan
kalimat efektif dari
teks fabel.
Merevisi struktur,
EYD, pilihan kata,
dan
penggunaan kalimat
efektif dari teks fabel.
Soal no.1
No.
Aspek
1.
Judul
2.

orientasi

3.

Komplikasi
Resolusi

Teknik
Penilaian
Tes tertulis

Skor
5
3
1
5
Butir Instrumen
Kembangkanlah
kerangka yang telah
kamu buat menjadi
teks fabel yang utuh!
Skor
5
3
1
5

Bentuk
Penilaian
Tes uraian

Instrumen
1. Bacalah teks fabel yang telah
disusun oleh temanmu dalam
pertemuan sebelumnya kemudian
telaahlah struktur (judul, kalimat
topik/pengenalan, deskripsi/ rincian
objek), EYD, pilihan kata, dan
penggunaan kalimat efektif dari teks
fabel!
2. Revisilah teks fabel yang telah
ditelaahn oleh teman kalian!

Deskripsi Penilaian
Apakah judul yang ditulis sudah tepat?
Apakah judul yang ditulis memuat gambaran
keseluruhan teks?
Apakah sudah tepat kalimat yang
menunjukkan isu pada teks fabel yang telah
kalian baca?
Apakah komplikasi yang diungkapkan sudah
jelas dan benar?
Apakah resolusi yang diungkapkan sudah jelas
dan benar?

Ya

Tidak

4.

koda

Apakah dalam koda sudah mengandung pesan


moral?
Apakah dalam koda sesuai dengan isi teks
fabel yang telah dibaca?

5.

Penggunaan
ejaan

6.

Penggunaan
kalimat

Apakah penulisan tanda baca sudah tepat?


Apakah penulisan pemisahan kata sudah tepat?
Apakah penulisan penggabungan dan
pembentukan kata sudah tepat?
Apakah tidak ada kesalahan struktur kalimat?

Soal no.2
Aspek Penyuntingan
No.

Nama
siswa

Kesesuaian
isi dengan
topik

Penggunaan
kalimat

Penggunaan
ejaan

Pilihan
kata

Kesimpulan

1.
2.
3.
4.
Lampiran
Lembar skor siswa
LEMBAR PENILAIAN SISWA
Mata Pelajaran
Kelas/Semester
Tahun Ajaran
Waktu Penilaian
No

:.........................................................................................
:...........................................................................................
:............................................................................................
: ............................................................................................

Nama
Siswa

Soal
3

Jumlah
4

1.
2.
3.
4.
Pertemuan ke-5
1. Lembar penilaian penyusunan ringkasan
Aspek
Kesesuaian gagasan pokok tiap bagian
Keruntunan penyusunan gagasan pokok
Kesesuaian ringkasan (memperhatikan kohesi dan koherensi)
2. Rubrik penilaian penyusunan ringkasan
NO.
ASPEK

Skor
2
3

Ket

1.

Kesesuaian gagasan pokok tiap bagian


1 = dapat menyebutkan 1 bagian gagasan pokok secara tepat
2 = dapat menyebutkan 2 bagian gagasan pokok secara tepat
3 = dapat menyebutkan 3 bagian gagasan pokok secara tepat

2.

Keruntunan penyusunan gagasan pokok


1 = gagasan pokok disusun tidak runtun
2 = gagasan pokok disusun kurang runtun
3 = gagasan pokok disusun secara runtun

3.

Kesesuaian ringkasan
1 = ringkasan disusun tidak runtun dan tidak berkesinambungan
2 = ringkasan disusun tidak runtun tetapi berkesinambungan
3 = ringkasan disusun secara runtun dan berkesinambungan

Mengetahui.
Guru Pamong

Malang, 28 Juli 2015


Guru Mata Pelajaran,

Moch. Masud, S.Pd.


NIP19650702 198903 1 011

RezaFajri, S.Pd.

Mengetahui,
Kepala SMP Negeri 3 Malang

Tutut Sri Wahyuni, M. M.Pd