Anda di halaman 1dari 5

SAMBUTAN

KEPALA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL


KABUPATEN BOGOR
PADA ACARA PENYERAHAN AKTA KELAHIRAN BAGI
MASYARAKAT DESA PASAREAN, KECAMATAN PAMIJAHAN,
KABUPATEN BOGOR
TAHUN 2015
Bogor, 4 November 2015

Assalamualaikum Wr.Wb.
Selamat Pagi dan Salam Sejahtera Bagi Kita Semua.
Yth:
- Pimpinan Institut Kewarganegaraan Indonesia
- Kepala Desa Pasarean
- Para Pejabat dan Undangan yang berbahagia.
Pada hari ini, marilah kita persembahkan puji syukur ke
hadirat Allah SWT, Tuhan Yang Kuasa, karena atas rakhmat
dan ridhoNya, kita dapat berkumpul bersama di tempat ini
dalam acara Penyerahan Akta Kelahiran Bagi Masyarakat
Desa Pasarean, Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor
yang merupakan Kerjasama antara Dinas Kependudukan
dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bogor dengan Institut
Kewarganegaraan Indonesia dan Desa Pasarean dalam
Program Pembuatan Akta Kelahiran Bagi Masyarakat
Kabupaten Bogor.
Hadirin dan Peserta Undangan yang berbahagia
Kegiatan yang diselenggarakan pada hari ini, yaitu
Penyerahan Akta Kelahiran Bagi Masyarakat Desa Pasarean,
Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor merupakan salah
satu program pelayanan akta kelahiran yang sangat baik

guna mewujudkan pemenuhan hak atas identitas hukum


bagi masyarakat dengan mudah, cepat, dan murah
terutama membantu masyarakat yang tidak mampu secara
ekonomi dan terpinggirkan dalam memperoleh hak akan
identitas hukum.
Undang undang dasar 1945 pada pasal 28b
menyatakan bahwa, setiap orang berhak atas pengakuan
jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil
serta perlakuan yang sama di hadapan hukum.
Selain itu, Hak akan kewarganegaraan atau identitas
bagi seorang anak termuat dalam undang undang nomor
23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dimana pada
pasal 5 menyebutkan bahwa setiap anak berhak atas suatu
nama sebagai identitas diri dan status kewarganegaraan,
serta dalam pasal 27 yang menyatakan bahwa identitas diri
setiap anak harus diberikan sejak kelahirannya yang
dibuktikan dengan akta kelahiran.
Mengacu pada beberapa aturan perundang undangan
tersebut, kepemilikan akta kelahiran sebagai sebuah
pengakuan negara kepada penduduk atas status sipil dan
kewarganegaraannya merupakan sesuatu yang wajib
dipenuhi oleh Pemerintah, sehingga pelaksanaan program
program seperti ini sangat perlu untuk terus ditingkatkan
secara berkelanjutan dalam rangka mendukung program
Pemerintah baik Pemerintah Pusat maupun Daerah dalam
rangka percepatan kepemilikan akta kelahiran bagi seluruh
penduduk.
Hadirin dan Peserta Undangan yang berbahagia
Telah kita ketahui bersama bahwa pada tanggal 24
Desember 2013 yang lalu telah disahkan Undang-undang
Nomor 24 Tahun 2013 tentang perubahan atas Undangundang Nomor 23 Tahun 2006 tentang administrasi
kependudukan, hal ini dilakukan dalam rangka peningkatan
pelayanan Administrasi Kependudukan sejalan dengan

tuntutan pelayanan Administrasi Kependudukan yang


profesional, memenuhi stadar teknologi informasi, tertib
dan tidak diskriminatif dalam pencapaian standar
pelayanan minimal menuju pelayanan prima yang
menyeluruh
untuk
mengatasi
permasalahan
kependudukan.
Salah satu hal mendasar terkait perubahan Undangundang tersebut adalah semua pengurusan dokumen
kependudukan, termasuk Kartu Keluarga dan KTP
elektronik, Akta Kelahiran, Akta Perkawinan, Akta Kematian,
Akta Perceraian, Akta Pengakuan Anak dan Akta
Pengesahan Anak di bebaskan dari pembiayaan.
Masyarakat selama ini kurang memahami mekanisme
pengurusan dokumen kependudukan, setelah di perlakukan
Undang-undang Nomor 24 Tahun 2013 ini, tentunya tidak
ada alasan lagi bagi masyarakat untuk tidak terdata
dikarenakan alasan permasalahan administrasi. Sebab
seluruh pelayanan tidak lagi dikenakan biaya alias gratis.
Untuk kabupaten Bogor sendiri sebenarnya sejak tahun
2009 telah menggratiskan seluruh pelayanan dokumen
kependudukan dengan penghapusan biaya retribusi terkait
pelayanan administrasi kependudukan, seiring dengan
diterbitkannya Peraturan Daerah Kabupaten Bogor Nomor
2009
tentang
Penyelenggaraan
Administrasi
Kependudukan.
Disamping itu, hal lainnya terkait dengan perubahan
Undang-undang tersebut adalah penerapan Stelsel Aktif
pelayanan,
yaitu
selain
pelayanan
administrasi
kependudukan dengan membuka loket di Kantor Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Pemerintah Daerah
juga melakukan pelayanan dengan pola jemput bola atau
pelayanan keliling, di Kabupaten Bogor sudah dilaksanakan
secara rutin mengikuti jadwal rebo keliling Ibu Bupati dan
hari kamis pelayanan terpadu akta kelahiran, Kartu
Keluarga, Pindah datang, dan KTP elektronik, selain itu juga
melakukan program kerjasama dengan instansi dan

organisasi lain seperti yang kita laksanakan pada acara ini.


Hadirin dan Peserta Undangan yang berbahagia
Atas
terlaksananya
kegiatan
ini
maka
Dinas
Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyampaikan
apresiasi kepada Institut Kewarganegaraan Indonesia atas
kepeduliannya dalam mendukung program Pemerintah
dalam percepatan kepemilikan akta kelahiran, serta
Pemerintah Desa Pasarean yang telah memfasilitasi
penyelenggaraan pelayanan akta kelahiran ini sehingga
acara ini dapat terselenggara dengan baik dan lancar.
Semoga apa yang telah kita lakukan ini menjadi motivasi
dan meningkatkan terus kinerja dalam melakukan
pengabdian melayani masyarakat khususnya masyarakat
Kabupaten Bogor.
Demikian yang dapat saya sampaikan dalam
kesempatan yang berbahagia ini, diiringi dengan doa
semoga acara ini dapat berjalan berkelanjutan dan
berkesinambungan, Semoga Allah Sub-hanahu Wa Taala,
Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan taufik dan
hidayah Nya kepada kita sekalian, Amiin.

Terima Kasih,
Wabillahi Taufik Walhidayah,
Wassalammualaikum Wr.Wb.

Bogor, 04 November 2015


KEPALA

DINAS

KEPENDUDUKAN
DAN PENCATATAN SIPIL KABUPATEN
BOGOR

Dr RH OETJE SUBAGDJA
SP