Anda di halaman 1dari 3

Warrant

Sama seperti Right, Warrant merupakan produk derivative dari saham yang
memberikan hak untuk memebeli sebuah saham pada harga yang telah ditetapkan
pada waktu yang telah ditetapkan pula. Namun, sifat dari Warrant melekat pada
obligasi.
contoh dari Warrant:
Misalkan Warrant I Indah Kiat, jatuh tempo pada November 2002, dengan
harga Rp. 1000. Artinya jika anda memiliki Warrant I Indah Kiat, maka anda
berhak untuk membeli atu saham biasa Indah Kiat pada bulan November 2002
pada harga Rp. 1000.

Waran adalah hak untuk membeli saham atau obligasi dari satu perusahaan dengan
harga yang telah ditentukan sebelumnya oleh penerbit waran/perusahaan emiten.
Harga pasar saham dapat berubah-ubah setelah penawaran umum perdana. Ketika
harga tersebut naik menjadi lebih tinggi, maka pemilik waran akan mendapat
keuntungan karena dapat membeli saham tersebut dengan harga awal. Sebaliknya
jika harga pasar turun menjadi lebih rendah dari harga awal, pemilik waran akan
mengalami kerugian sesuai harga waran, karena waran tersebut tidak dapat
digunakan untuk membeli saham dengan harga yang lebih rendah dari harga pasar.
Waran umumnya dapat diperdagangkan juga di bursa, sehingga pemilik waran dapat
juga mendapat keuntungan (capital gain) jika bisa menjual waran tersebut lebih tinggi
dari harga beli. Waran hampir mirip dengan Opsi, sama-sama merupakan suatu jenis
kontrak dari pasar modal, hanya saja Waran lebih bersifat pribadi, sedangkan Opsi
lebih ke khayalak umum dan terbuka.

Warrant adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh perusahaan yang memberikan hak
kepada pemegangnya untuk membeli saham perusahaan dengan persyaratan yang telah
ditentukan sebelumnya. Persyaratan tersebut biasanya mengenai harga, jumlah, dan
masa berlakunya warrant tersebut. Warrant juga merupakan surat berharga yang
memberi hak kepada pemegangnya untuk membeli saham/surat berharga dari penerbit
waran tersebut dengan harga tertentu. Waran biasanya merupakan instrumen jangka
panjang, karena tanggal jatuh temponya umumnya lebih dari setahun. Waran mirip
dengan opsi call/beli. Namun masa berlakunya waran biasanya tahunan, sedangkan
masa berlakunya opsi call/beli biasanya bulanan. Lebih jauh lagi, waran biasanya
diterbitkan dan dijamin oleh perusahaan, sedangkan opsi adalah instrumen pertukaran
dan tidak diterbitkan oleh perusahaan. Waran adalah hak (bukan kewajiban) kepada
pemiliknya untuk membeli saham biasa pada harga pelaksanaan (exercise price) tertentu
dan jangka waktu tertentu. Biasanya waran diberikan secara cuma-cuma kepada pembeli
saham yang baru diterbitkan tersebut. Waran ini dapat diperjualbelikan
layaknya saham.Akan tetapi bila harga saham kedepan justru berada pada level dibawah

harga IPO misal Rp 1500. Maka jangan wujudkan hak waran tersebut. Karena bila
diwujudkan lalu kerika dijual akan membuat anda menjadi Rugi .Keputusan untuk
mengambil waran ini amat tergantung dari ekspektasi dari investor itu sendiri. Bila
investor mempunyai ekpektasi bahwa saham BBNI akan melesat kedepan maka
segeralah ambil waran tersebut. Akan tetapi bila investor mempunyai ekspektasi yang
pesimistis akan BBNI maka sebaiknya waran tersebut tidak diambil oleh investor. Selain
itu pengetahuan investor untuk melakukan valuasi saham juga amat menentukan dalam
berinvestasi di waran ini. Bila investor mempunyai valuasi saham BBNI kedepan berada
pada harga wajar lebih besar dari Rp 2.200 maka sebaiknya investor mengambil waran
tersebut. Lalu misalkan valuasi dari investor tersebut menunjukan bahwa harga wajar
BBNI adalah berada lebih rendah dari Rp 2200, maka sebaiknya investor tidak
mengambil waran tersebut. Untuk itulah analisa yang cermat merupakan kunci sukses
dalam berinvestasi di watan. Warrant adalah pemberian jaminan hak kepada shareholder
untuk membeli saham pada waktu tertentu atau periode yang akan datang atas
kecenderungan harga. Berdasarkan definisi diatas warrant dapat dikatakan sebagai
option atau call option, karena pemberian hak kepada shareholder untuk membeli asset
atau stock. warrant adalah satu-satunya perjanjian jumlah penjualan secara tertulis. Lagi
pula, warrant tertulis oleh issuer dalam pesanan untuk menjual saham, dimana option
dapat ditulis oleh seluruh pedagang pasar untuk menjual saham terkrmuka di bursa.
Terakhir, meskipun warrant dan option adalah alat-alat perdagangan di pasar, warrant
biasanya dikeluarkan oleh issuers. warrant dianggap sebagai produk cash market,
karena diperdagangkan seperti saham. Namun demikian, covered warrant memiliki
beberapa kesamaan karakteristik dengan derivatif, di antaranya adanya leverage dan
memiliki nilai yang tergantung pada harga underlying asset yang ditetapkan. Terdapat
dua jenis waran, yaitu equity warrant dancovered warrant. Equity warrant memberikan
hakkepada pemiliknya atas saham Emiten atau Perusahaan Publik pada harga yang
telah ditentukan oleh Emiten atau Perusahaan Publik yang bersangkutan.
Waran adalah hak bukan kewajiban jadi investor boleh saj tidak meneksekusi hak ini
umumnya investor akan mengeksekusi waran apabila harga eksekusi waran ada
dibawah harga pasar. Jika investor tidak memiliki dana untuk mengeksekusi waran
tersebut atau tidak tertarik untuk meneksekusi investor dapat menjual waran tersebut di
bursa efek. Waran yang diperjual belikan di bursa saham dapat kita kenali dari kode W
yang ada di belakang kode saham.
Masa hidup waran enam bulan atau lebih. Masa hidup waran di mulai dari tanggal waran
tersebut dicatatkan di bursa efek sampai tanggal terakhir penembusan (redemption)
waran. Naik turn harga waran pada umumnya akan dipengaruhi juga oleh turun naiknya
harga saham.

Opsi
Opsi merupakan produk derivative dari saham yang memberikan hak kepada
pemiliknya untuk menjual atau membeli sejumlah aset finansial tertentu pada
harga dan jangaka waktu tertentu.
Jenis Opsi:
Hak menjual (Put Option)
Hak membeli (Call Option)
Berikut adalah contoh dari Call Option:
Misalkan anda memiliki Call Option yang memberikan anda hak untuk dapat
membeli saham suatu perusahaan dengan harga Rp. 1200 pada tanggal 25 Mei.

Ternyata pada tanggal 25 Mei harga saham tersebut naik menjadi Rp. 1300, maka
anda berhak untuk membeli saham tersebut hanya dengan harga Rp. 1200. Jika
anda menjual saham tersebut pada saat itu juga, maka anda akan mendapatkan
keuntungan Rp. 100 per lembar saham.