Anda di halaman 1dari 16

SISTEMATIC REVIEW

Monalisa Ayu M (201310410311121)


Dinda Oni T.F.G (201310410311135)
Diryati Barin P
(201310410311256)
Vivi Yuniana W
(201310410311271)
Binti Durotun
(201110410311064)

Definisi
Systematic Review adalah suatu metode
penelitian untuk melakukan identifikasi,
evaluasi dan intrepetasi terhadap semua hasil
penelitian yang relevan terkait pertanyaan
penelitian tertentu, topik tertentu, atau
fenomena yang menjadi perhatian.
Pada prinsipnya systematic review adalah
metode penelitian yang merangkum hasil
hasil penelitian primer untuk menyajikan fakta
yang lebih komprehensif dan berimbang.

Ciri Systematic Review


Menggunakan pendekatan metodologi ilmiah untuk
merangkum hasil penelitian
Melibatkan tim peneliti
Menggunakan protokol penelitian
Pencarian hasil penelitian dan artikel dikerjakan
secara Sistematis
Ada kriteria yang jelas artikel mana yang akan
dimasukkan
Meminimalisir bias
Bisa direplikasi
Sintesis hasil: bisa dengan meta-analisis atau naratif
(metasintesis)

Ruang Lingkup
Systematic Review
Metode Kualitatif (metasyntesis)

Digunakan untuk mensintesis hasil


penelitian yang bersifat deskriptive
kualitatif. Merupakan tehnik melakukan
integrasi data untuk mendapatkan teori
maupun konsep baru atau tingkatan
pemahaman yang lebih mendalam dan
menyeluruh (Perry and Hammond, 2002)

Meta Agregasi, bertujuan


untuk menjawab pertanyaan
penelitian (review question)
dengan cara merangkum
berbagai hasil penelitan
(summarizing).

Meta etnografi, bertujuan


untuk mengembangkan
teori baru (new theory)
dalam rangka
melengkapi teori yang
sudah ada.

Metode kuantitatif (meta


analisis)

Digunakan untuk mensintesis


hasil-hasil penelitian dengan
pendekatan kuantitatif. (Perry
and Hammond, 2002)

RCT (Randomized
Control Trials), Cohort
Study, Case control
study. (Perry and
Hammond, 2002)

Urutan Proses Penulisan Systematic Review


NO

TAHAPAN PROSES

TUJUAN

1.

Identifikasi pertanyaan penelitian

Melakukan transformasi masalah kesehatan


menjadi pertanyaan penelitian.

2.

Mengembangkan protokol penelitian


systematic review

Memberikan penuntun dalam melakukan systematic


review

3.

Menetapkan lokasi data base hasil penelitian


sebagai wilayah pencarian (misalnya :
MEDLINE, PubMed)

Memberikan batasan wilayah pencarian terhadap


hasil penelitian yang relevan

4.

Seleksi hasil hasil penelitian yang relevan

Mengumpulkan hasil hasil penelitian yang


relevan dengan pertanyaan penelitian.

5.

Pilih hasil- hasil penelitian yang berkualitas

Melakukan eksklusi dan inklusi terhadap penelitian


yang akan dimasukkan dalam systematic review
berdasarkan kualitas.

6.

Ekstraksi data dari studi individual

Melakukan ekstraksi data dari studi individual


untuk mendapatkan temuan pentingnya

7.

Sintesis hasil dengan metode meta analisis


(kalau memungkinkan )atau metode narrative
(bila tidak memungkinkan)

Melakukan sintesis hasil dengan teknik analisis


(florest plot) atau teknik narrative (meta sintesis)

8.

Penyajian hasil

Menuliskan hasil penelitian dalam dokumen


laporan hasil systematic review.

Mengapa menggunakan
Systematic Review ??

Dengan mengkombinasikan sampel-sampel dari


masing-masing studi , ukuran sampel
keseluruhan menjadi lebih besar sehingga
meningkatkan kekuatan statistik dari analisis
dan juga presisi dari estimasi.

No.

Manfaat

1.

Memberi kita wawasan umum terbaru tentang suatu topik ilmiah


dengan cepat

2.

Memberitahu kita sampai di mana penelitian tentang suatu topik


telah dilakukan dan didiskusikan di dunia ini

3.

Memberitahu kita pendapat umum masyarakat ilmiah tentang suatu


topik ilmiah: apakah mereka sudah mencapai kesepakatan di dalam
hal itu, ataukah masih ada hal-hal yang mereka perdebatkan; apakah
topik itu sudah matang, ataukah masih ada data yang meragukan

4.

Memberitahu kita tahu kekuatan dan kelemahan metode-metode


penelitian yang telah digunakan oleh orang lain, dan mana metode
penelitian yang paling efektif dan realistis untuk kita ikuti

5.

Memberitahu kita celah mana dari topik ilmiah tersebut yang belum
diteliti oleh orang lain, sehingga memberi kita arah atau ide
penelitian berikutnya

6.

Memudahkan kita di dalam melacak kembali suatu data penting


(misalnya: gambar atau tabel) tanpa mencari publikasi asalnya

KELEBIHAN

Memberikan suatu summary of evidence bagi para klinisi dan


pembuat keputusan yang tidak memiliki banyak waktu untuk
mencari berbagai bukti primer.
Mendapatkan temuan yang valid dan dapat diaplikasikan dari
beberapa penelitian sebelumnya pada suatu fenomena yang spesifik.
Systematic review dapat menjawab masalah klinik dengan lebih
spesifik (Jones & Evans 2000)
Mengatasi bias yang berhubungan dengan suatu desain trial dengan
ukuran sampel yang kecil
Dapat diperbaharui apabila terdapat penelitian primer terbaru yang
dipublikasikan
Membantu dalam mengidentifikasi area yang memerlukan penelitian
lebih lanjut
Kesimpulan Systematic review ini lebih akurat dan powerful karena
data disintesa secara kuantitatif dan berdasarkan pada penelitian
yang memiliki evidence level yang tinggi, eg RCT (Cook et al 1997)

KEKURANGAN
1. Tidak dapat menjelaskan proses dan
manajemen dari sebuah masalah
klinik, dimana hal ini dapat terjawab
oleh NR (narrative reviews)

Cara Mencari Jurnal

Contoh Jurnal

Hasil dari Systematic


review:
Memperoleh kerangka yang jelas
untuk tinjauan pustaka
Mendapatkan variabel-variabel
Kerangka Konsep
Memperoleh sub-variabel di dalam
Kerangka Konsep

Kesimpulan
Hasil penelitian systematic review dan pengemasan hasil
penelitian menjadi actionable messages merupakan format
penyajian fakta yang komprehensif dan berimbang untuk
penentu kebijakan.
Systematic review mencakup teknik kuantitatif (meta-analisis)
dan teknik kualitatif (metasintesis).
Pendekatan meta-agregasi merupakan pendekatan systematic
review yang penting dalam menyajikan fakta yang
komprehensif dan berimbang kepada penentu kebijakan dalam
pengambilan keputusan.

TERIMA KASIH