Anda di halaman 1dari 24

DOPAMIN DAN RESEPTOR

DOPAMINERGIK
1

KELOMPOK 4 :
N I N DY W A I I H O N O L H U L U
YO N G K I A L E X A N D E R
A S M A J U N I TA
FA J R I R O M A D H O N
ITIS ASMARIA
F R I S K A M U LYA D E W I TA

Kimia Medisinal

11/15/15

Dopamin
2

Dopamin adalah salah satu senyawa


katekolamin yang paling signifikan dalam
memainkan peranan sebagai neurotrrasmiter
yang dapat mempengaruhi fungsi otak.
Defisiensi dopamin dalam jaringan otak
menyebabkan gangguan neurologis seperti
pnyakit parkinson dan skizoprenia. Obat-obat
yang digunakan untuk terapi gangguan
tersebut pada umumnya adalah obat-obat
yang memodifikasi transmisi dopamin
Kimia Medisinal

11/15/15

Pengelompokan reseptor dopamin


3

Jenis Reseptor

D1 (CNS) DA1
(vaskuler)afinitas GTP
Ca 2+ afinitas tinggi
Ca2+ rendah (D3)

D2 (CNS) DA2
(neuronal) afinitas GTP
+ Na+ afinitas tinggi
Ca2+ rendah (D4, auto))

Efek terhadap AK

Pengaktifan

Pentidakaktifan

Agonis selektif

SK & F 38393 (4-103)

kuinpirol (4-106)
bromokriptina (4-108)
(-) apomorfina (4-101)

Antagonis selektif

SCH 23390 (4-104)


Butaklamol (4-126)

Sulpirida (4-127)
Spiroperidol (4-122)

Kimia Medisinal

11/15/15

Ciri utama untuk membedakan


reseptor adalah efektor pascasinap.

jenis

Reseptor D1 mengaktifkan adenilat siklase,

sedangkan reseptor D2 menghambatnya.

Kimia Medisinal

11/15/15

Reseptor

pengaktif-siklase secara selektif


dirusak oleh asam 5 kainat, suatu analog
glutamat yang kaku (yang secara kebetulan
dapat merusak reseptor muskarina pusat),
sedangkan reseptor D2 dan DA2 tidak
terganggu.

Kimia Medisinal

11/15/15

Pemetaan

reseptor DA didasarkan pada


antagonis DA yang6 kaku dan bersifat
antipsikotik, yaitu butaklamol dan sejumlah
besar analog telah dicoba oleh Humber dan
kelompoknya (1979).
Isolasi reseptor DA tidak semaju beberapa
reseptor lain. Reseptor D1 telah ditemukan
diberbagai bagian otak tikus(Kebabian dkk,
1986).
Reseptor D2 telah dimurnikan secara tidak
sempurna
dan
merupakan
suatu
glikoproteiin yang bermassa sekitar 110-190
kD.
Kimia Medisinal

11/15/15

Peran reseptor D1 di SSP idak dipahami


dengan baik, tetapi reseptor D2 mengtur
tonus otot polos pembuluh. Kontransmiter DA
adalah neurotensin, suatu tridekaptida, yang
nampaknya mengatur DA, tetapi tidak hanya
merupakan antagonis endogen.

Kimia Medisinal

11/15/15

Efek Prasinap Obat Dopaminergik


8

Obat golongan ini dapat dikelompokkan

dengan cara yang sama sebagaimana obat


adrenergik dikelompokkan pada pasal 3.5 :
1. zat penghambat sintesa dopamin
2. zat penghambat metabolisme dopamin
3. zat penghambat penyimpanan dopamin
4. zat penghambat pemungutan ulang
dopamin
5. agonis dopaminergik prasinap.
Kimia Medisinal

11/15/15

1. zat penghambat sintesa dopamin


9

Menggangu semua enzime yang terlibat, suatu

zat penghambat tirosina hidroksilase, dan metildopa. Dalam hal ini efek reseptor
adrenergik 2 tidak ada kaitannya, hanya efek
penghambat kompetitif klasik yang dihasilkan.

metildopa
Kimia Medisinal

11/15/15

10

Karbidopa suatu analog hidrazina senyawa metildopa,


merupakan
penghambat
DOPA
dekarboksilase yang penting. Zat inidigunakan
untuk melindungi DOPA yang diberikan dosis tinggi
pada penyakit parkinson dari dekarboksilasi perifer.
Karena itu, konsentrasi DOPA pada SSP akan
meningkat tanpa perlu pemberian DOPA dosis toksik
yang sangat tinggi.

karbidopa

Kimia Medisinal

11/15/15

2. zat penghambat metabolisme dopamin


11

Zat ini mengganggu monoamina oksidase dan

katekolamina-O-metiltransferase.
Contoh : - Amantadina
- y-Hidroksibutirat dan butirolakton 4-95

Amantadina
butirolakton
Kimia Medisinal

gamma-hydroksibutirat

11/15/15

3. zat penghambat penyimpanan dopamin


12

Penyimpanan dan pelepasan DA dapat diubah


secara terpulihkan oleh reserpina, sama seperti
dalam butiran yang berisi senyawa katekolamina
lain dan serotonin. Pelepasan dopamin dapat
dirintangi secara khusus oleh y-hidroksibutirat (495) atau prazatnya, butirolakton, yang dapat
melintasi sawar darah-otak. Senyawa amfetamina
dosis tinggi memang mengosongkan butiran yang
berisi simpanan, tetapi ini bukan cara kerja
utamanya. Amantadin obat antivirus untuk
parkinson, bekerja dengan melepas DA.
Kimia Medisinal

11/15/15

4. zat penghambat pemungutan ulang


dopamin
13
Benztropina suatu obat antikolinergik, dan
juga
oleh
senyawa
amfetamina
dan
turunannya.
Baru-baru
ini
ditemukan
beberapa zat penghambat pemungutan
ulang DA yang khas, seperti tandamina,
bupropion dan nomifensina.

Kimia Medisinal

11/15/15

14

benztropina

tandamina

bupropion
Kimia Medisinal

11/15/15

Semuanya merupakan
depresan kuat. yang
15
menarik, suatu analog tandamina, yaitu
pirandamina,merupakan
penghambat
pemungutan ulang serotonin yang selektif.
Tandamina juga menghambat pemungutan
NE.

pirandamina

Kimia Medisinal

11/15/15

5. agonis dopaminergik prasinap.


16

Seperti turunan N,N-dimetil senyawa tetralina


ADTN
dan
3-PPP,
kemungkinan
besar
merupakan zat antipsikotik karena dapat
mengendalikan pelepasan DA. Karena itu,
antagonis DA2 pascasinap, yang digunakan
dalam
pengobatan
skizofrenia
tetapi
menunjukan efek samping exterapiramid,
dapat diganti dengan zat baru ini.

Kimia Medisinal

11/15/15

Efek Obat Dopaminergik Pascasinap


17

1. Agonis Dopamin

Apomorfina dikenal karena efek emetiknya,


merupakan agonis atau agonis sebagian DA
prasinap maupun pasca sinap, tergantung
pada sistemnya. Kedua gugus hidroksilnya
penting untuk aktivitas. N-alkilasi, hidroksilasi
dan
subtisusi
-metil,
semuanya munurunkan aktivitas DA dipusat,
tetapi
meningkatkan
antraksi
dengan
adrenalin siklase perifer.
Kimia Medisinal

11/15/15

18

Apomorfina

Kimia Medisinal

11/15/15

Bromokriptina adalah contoh kelompok


senyawa yang baru 19yang sangat menarik
senyawa ini merupakan agonis D2 yang
agak khas pada dosis rendah. Zat ini
digunakan pada parkinsonisme dan untuk
menghambat ekskresi berlebihan prolaktin,
yaitu suatu hormon peptida pituitari yang
mengatur pembentukan air susu. Dan dapat
menghambat sekresi hormon pertumbuhan
dan sedang dicoba pada pengobatan
akromegali suatu bentuk keraksasaan.

Kimia Medisinal

11/15/15

20

bromokriptina

Kimia Medisinal

11/15/15

Penyakit parkinson
21

Merupakan kerusakan jalur saraf dopaminergik,


dikenal dengan nama penyakit parkinson,
terunngkap
dalam
kumpulan
gejala
neuromotor
yang
penyebabnya
belum
diketahui. Gejalanya berupa tremor awal, sulit
memulai gerakan(akinesia), kaku, dan sikap
tubuh bungkuk, sulit bicara, serta sakit
menelan. Fungsi kejiwaan tidak rusak,tetapi
penyakit
yang
berkembang
pelan
dan
taktersembuhkan
ini
mengakibatkan
kelumpuhan total.
Kimia Medisinal

11/15/15

22

Kadar dopamina pada pasien yang mati


akibat parkinsonisme ternyata rendah sekali
akibat kerusakan badan sel saraf doaminergik
dan kerusakan jalur yang menghubungkan
subtansia nigra dan korpus striatum.
Antagonis
dopamin
merupakan
obat
antipsikosis atau neuroleptika yang dipakai
pada
pengobatan
gejala
(bukan
penyembyhan) semua bentuk skizoprenia.
Kimia Medisinal

11/15/15

Contoh obat golongan neuroleptika


23

Beberapa contoh golongan neuroleptika


mengandung sistem cincin pertama yang asli
adalah cincin fenotiazina. Agar terdapat
aktivitas neuroleptik, nitrogen pada cincin dan
nitrogen pada rantai samping harus terpisah
oleh 3 cincin atom karbon. Rantai yang lebih
pendek hanyalah antihistamin dengan kerja
sedative kuat. Agar aktivitasnya optimum
subtituen cincin pada posisi 2 harus
merupakan penarik elektron.
Kimia Medisinal

11/15/15

24

TERIMA KASIH

Kimia Medisinal

11/15/15