Anda di halaman 1dari 4

Beberapa Pertanyaan Seputar Ibu menyusui

Perempuan mendapat anugrah tuhan untuk mengandung, melahorkan dan menyusui.


Menyusui merupakan proses alamiah. Namun, sayangnya masih banyak ibu-ibu yang mudah
beralih dengan memberikan susu formula kepada bayinya. Padahal manfaat Air susu ibu (ASI)
sangat luar biasa baik bagi bayi maupun bagi ibu. Namun masih banyak ibu-ibu yang bertanyatanya seputar menyusui dan permasalahannya. Berikut ini akan dibahas beberapa permasalahan
yangseringkali menjadi pertanyaan bagi ibu-ibu terkait pemberian ASI.
1.Mengapa ASI lebih unggul bila dibandingkan dengan susu formula ?
Air susu ibu memiliki manfaat tidak hanya untuk bayinya saja namun juga untuk ibu
1. Manfaat ASI untuk bayi
1. Mengandung zat gizi yang sesuai untuk bayi
a. Lemak
Sumber kalori utama dalam ASI adalah lemak, lemak yang terkandung di dalam ASI lebih
mudah diserap oleh bayi. Lemak yang terkandung dalam ASI antara lain kolesterol, omega 6
dan omega 3. Omega 3 dan omega 6 merupakan sumber bagi pembentukan AA dan DHA yang
berperan penting bagi perkembangan otak bayi.
b. Karbohidrat
Karbohidrat utama adalah laktosa yang membantu proses penyerapam kalsium dan merangsang
pertumbuhan laktobasilus bifidus.
c. Protein
Protein yang terkandung dalam ASI diantaranya adalah whey dan kasein. Protein yang
terkandung dalam ASI lebih mudah diserap dibandingkan dengan protein yang terdapat dalam
susu sapi

d. Vitamin
Air susu ibu mengandung beberapa vitamin yang berguna untuk bayi yaitu, vitamin
E, D dan K. Vitamin E mayoritas didapat dalam kolostrum. Vitamin K sangat penting
peranannya untuk membantu proses pembekuan darah pada bayi.

2. ASI mengandung zat protektif


Bayi yang mendapat ASI lebih jarang menderita penyakit, karena adanya zat-zat
protektif. Zat-zat protektif yang terkandung dalam ASI antara lain :
- Laktobasilus bifidus : berfungsi menghambat pertumbuhan mikroorganisme seperti
e.coli yang seringkali menyebabkan diare pada bayi, shigela dan jamur.Sedangkan
susu sapi tidak mengandung zat tersebut
- Laktoferin
- Lisozim
- Faktor antostreptokokus
- Antibodi
3. Tidak menimbulkan alergi
4. Memperkuat ikatan batin antara ibu dan bayi
Sedangkan manfaat ASI bagi ibu diantaranya adalah : mencegah terjadinya perdarahan
setelah masa persalinan, dapat berperan sebagai keluarga berencana alami (dapat menunda
kehamilan), dan mampu membuat perasaan ibu menjadi lebih bahagia karena merasa lebih dekat
dengan bayinya.
2 Menyusui apakah sebaiknya dijadwal?
Sebaiknya bayi disusui secara on demand (Seusi permintaan bayi), karena bayi akan menentukan
sendiri kebutuhannya. Menyusui yang dijadwal akan mengakibatkan produksi ASI ibu kurang
lancer sehingga akan menimbulkan berbagai masalah menyusui. Ibu yang bekerja di luar rumah
dianjurkan untuk lebih sering menyusui pada malam hari dan lakukan pengosongan payudara
bila memungkinkan setiap 3-4 jam dengan memerahnya dengan menggunakan tangan atau mesin
pemerah payudara
3.Apakah yang dimaksud dengan sindrom ASI kurang?
Sindrom ASI kurang merupakan suatu kondisi di mana ibu merasakan ASI nya kurang sehingga
dianggap bayi kurang puas menyusu. Keadaan ini tidak sepenuhnya dapat dipungkiri. Namun ibu
-

dapat memperkirakan bahwa bayinya kurang mendapatkan cukup ASI apabila :


Berat badan bayi meningkat kurang dari rata-rata 500 gram per bulan
Berat badan lahir dalam waktu 2 minggu tidak kembali

Frekuensi buang air kecil perhari kurang dari 6 kali/hari , cairan urin pekat, beu atau berwarna
kuning.
Hal diatas dapat diatasi dengan memperbaiki posisi menyusui dan memperbaiki psikologi ibu
agar lebih percaya diri bahwa AS Inya akan berlimpah
4.Bagaimana cara mengatasi bayi yang mengalami bingung putting ?
Bingung putting umumnya terjadi karena bayi mendapat susu formula dalam botol berganti-ganti
dengan menyusu pada ibu. Bayi yang mengalami bingung putting seringkali menyusui hanya
sebentar-sebentar dan lebih banyak menolak menyusu. Hal ini dapat dicegaj dengan cara tetap
mengutamakan pemberian ASI dan tidak mudah memberikan ASI melalui dot. ASI dapat
diberikan dengan cara menggunakan cangkir atau pipet. Namun apabila ibu masih mengalami
kesulitan, ibu dapat meminta bantuan dokter ASI atau konselor laktasi untuk mengatasi masalah
tersebut.
5.Bagaimanakah tata cara penyimpanan ASI yang benar ?
ASI yang dikeluarkan dapat disimpan untuk beberapa saat. Ada perbedaan lamanya disimpan
dengan dikaitkan dengan tempat penyimpanannya .
-Di udara terbuka/bebas :6-8 jam
-Di lemari es
:24-48 jam
-Di lemari pendingin/beku : 6 bulan

ASI yang telah didinginkan tidak boleh direbus bila akan dipakai.Karena kualitas kekebalannya
akan menurun. ASI cukup didiamkan beberapa saat di dalam suhu kamar, agar tidak terlalu
dingin atau dapat pula direndam di dalam wadah yang telah berisi air panas.
6.Apakah pemberian pemberian herbal sebagai

lactagoge (pemicu produksi ASI)

bermanfaat ?
Sejak dahulu kala, ibu terkadang menggunakan bermacam-macam herbal untuk meningkatkan
produksi ASI. Hal ini tergantung budaya masing-masing daerah. Keadaan ini dapat memicu
produksi ASI namun harus hati-hati apabila digunakan secara berlebihan. Walau bagaimanapun
Kunci utama untuk meningkatkan produksi ASI adalah perlekatan dan posisi menyusui yang
baik, rasa nyaman pada ibu dan menyusui dan pemberian ASI tanpa jadwal pada bayi.