Anda di halaman 1dari 28

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

ILMU PENGETAHUAN SOSIAL (IPS) KELAS VI SD SEMESTER 2


Disusun Guna Memenuhi Tugas Mata Kuliah Pendidikan IPS SD 2
Dosen Pengampu :
Drs. Sadiman, M.Pd.

Disusun Oleh:
Ambar Febriyanti

(K7112012)
6A

PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR


FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET
SURAKARTA
2015

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


(RPP)
Nama Sekolah

Mata pelajaran

: Ilmu Pengetahuan Sosial

Kelas/ semester

: VI/ 2

Alokasi waktu

: 2 X 35 menit

A. Standar Kompetensi
3. Memahami peranan Indonesia di era globalisasi
B. Kompetensi dasar
3.2 Mengenal manfaat ekspor dan impor di Indonesia sebagai kegiatan ekonomi
antar bangsa.
C. Indikator
1. Menjelaskan bentuk-bentuk kegiatan pertukaran barang-barang antara
Indonesia dan luar negeri.
2. Menemutunjukkan barang yang diekspor dan diimpor oleh Indonesia.
3. Menunjukkan manfaat adanya pertukaran barang antara Indonesia dan Luar
negeri.
D. Tujuan Pembelajaran
1. Setelah mendengarkan penjelasan dari guru tentang kegiatan ekonomi antar
bangsa, Siswa dapat menjelaskan bentuk-bentuk kegiatan pertukaran barangbarang antara Indonesia dan luar negeri dengan benar.
2. Setelah membaca materi tentang kegiatan ekspor impor, siswa dapat
menemutunjukkan barang yang diekspor dan diimpor oleh Indonesia dengan
tepat.
3. Setelah mendengarkan penjelasan tentang kegiatan ekspor, impor, Siswa
dapat Mengenal manfaat ekspor dan impor di Indonesia sebagai kegiatan
ekonomi antar bangsa dengan benar.

Karakter siswa yang diharapkan :


Disiplin ( Discipline ), Rasa
hormat dan perhatian (respect ),
Tekun ( diligence ) , Jujur ( fairnes )
dan Ketelitian ( carefulness)
E. Materi Pembelajaran
1. Kegiatan ekspor dan impor antar bangsa
2. Barang-barang ekpor-impor
3. Manfaat ekspor dan impor.
F. Strategi, Metode, dan Model Pembelajaran
1. Strategi
Cooperative Learning
2. Metode
Ceramah, Tanya jawab, diskusi, dan penugasan
3. Model
Team Game Tournament (TGT)
G. Langkah Pembelajaran
Kegiatan Guru dan Siswa

Pegorganisasian
Kelas
Waktu

Pengendalian Diri

Kegiatan Awal

Guru membri salam dan menanyakan


kabar siswa.

Mengajak semua siswa berdoa sesuai


dengan agama dan kepercayaannya masing- Klasikal

5 menit

Religius

masing untuk mengawali pelajaran.

Guru menanyakan kehadiran siswa


Motivasi :

Guru mengajak siswa bernyanyi bersama.


Apersepsi :

Mengingatkan pembelajaran sebelumnya


Orientasi :

Guru menyampaikan tujuan dan materi


yang akan dipelajari hari ini.
Guru memberikan cerita tentang ekspor

Disiplin

impor.

Kegiatan Inti
Eksplorasi
1. Guru menampilkan gambar aktivitas di
pelabuhan.
2. Guru menggali informasi dari siswa Klasikal
tentang gambar yang ditampilkan.
3. Guru menjelaskan tentang kegiatan ekspor

Kreatif
5 menit

Gemar membaca
Rasa ingin tahu

impor.
4. Guru bertanya jawab dengan siswa tentang
kegiatan ekspor impor.
5. Siswa menjawab pertanyaan guru
Elaborasi
1. Guru

membagi

siswa

kelompok.
2. Guru memberikan
tentang

ke

dalam

5
Kemitraan

petunjuk-petunjuk

Tournament

yang

akan

dilakukan.
3. Guru menyuruh siswa untuk membaca,

Kerja sama
Kelompok

belajar dalam kelompok dan berdiskusi


tentang materi ekspor impor pada buku.
4. Siswa
mempelajari
materi
dan
mempersiapkan mengikuti Tournament
5. Diskusi selesai, guru mempersiapkan
untuk Tournament.
6. Setiap kelompok memilih tiga siswa untuk
menjadi

wakil

tersebut.
7. Pelaksanaan

dalam

Gemar membaca
15
menit

Disiplin
Gemar membaca
Ulet

Tournament
Kreatif

Tournament.

(Setiap

kelompok mendapatkan soal wajib dan


rebutan).
8. Soal dibacakan oleh guru dan siswa

Komunikatif

menjawab secara lisan.


9. Siswa yang menjawab

Kreatif

benar

akan

mendapatkan skor. Skor diakumulasi dan

kelompok yang mendapat skor terbanyak

Rasa ingin tahu

akan menjadi pemenangnya.


Tanggung jawab
Konfirmasi
1. Guru mengumumkan pemenangnya dan
memberikan reward.
2. Siswa kembali ke

tempat

duduknya

masing-masing.
3. Guru memberikan ulasan atau konfirmasi
Menghargai

terhadap hasil eksplorasi dan elaborasi.


4. Guru bertanya kepada siswa jika ada yang

Menghormati

belum jelas.
5. Guru menjawab pertanyaan peserta didik
yang

menghadapi

kesulitan,

Disiplin

dengan

menggunakan bahasa yang baku dan


benar;
6. Guru memberi informasi kepada peserta

Individu

10

Kreatif

menit

Jujur

didik untuk berekplorasi lebih jauh.


7. Guru memberikan motivasi kepada peserta
didik

yang

kurang

atau

belum

berpartisipasi aktif.

Kegiatan Penutup
1. Guru memberikan soal evaluasi secara
individu.
2. Guru melakukan penilaian.
3. Bersama-sama dengan peserta didik, guru
menyimpulkan materi yang dipelajari.
4. Guru memotivasi siswa agar senantiasa
belajar dengan sungguh-sungguh.
5. Guru memberikan Pekerjaan rumah.
6. Guru menyuruh salah satu siswa untuk
memimpin berdoa.
7. Guru mwngucaokan salam.

Jujur
Ketelitian

Individu

Klasikal

5 menit

H. Sumber dan Media Belajar


1. Sumber
- Suranto, Tri Jaya dan A. Dakir.2009.Ilmu Pengetahuan Sosial Untuk
SD/MI Kelas VI.Jakarta: Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan
-

Nasional.
Sutoyo dan Leo Agung.2006. IPS 6 Untuk SD.MI Kelas VI

(BSE).Jakarta:Depdiknas.
2. Media belajar
- LCD
- Laptop
- Gambar kapal yang sedang bongkar muat barang di pelabuhan
- Soal Tournament
I. Penilaian
1. Prosedur
a. Proses
b. Hasil
2. Jenis penilaian Kognitif
a. Teknik
: tes
b. Bentuk
: tertulis
c. Instrumen
: soal pilihan ganda dan isian (Terlampir)
3. Penilaian Afektif
a. Teknik
: Non tes
b. Bentuk
: Unjuk kerja
c. Instrumen
: Rubrik (Terlampir)
4. Penilaian Psikomotor
a. Teknik
: Non tes
b. Bentuk
: Unjuk kerja
c. Instrumen
: Rubrik (Terlampir)

5. Kisi-kisi
No
1.

Indikator
Menjelaskan bentuk-bentuk kegiatan

Tertulis:

Jenis Tes

Keterangan
(No. 1,3,6)

pertukaran barang-barang antara

Pilihan Ganda dan isian

(Terlampir)

Menemutunjukkan barang yang

Tertulis : Pilihan Ganda

(2,4,7,8)

diekspor dan diimpor oleh Indonesia.

dan Isian

Indonesia dan luar negeri.


2.

3.

Menunjukkan manfaat adanya


pertukaran barang antara Indonesia dan

Terlampir
(5,9,10)

Pilihan ganda dan isian

Luar negeri.

Surakarta, April 2014


Mengetahui
Kepala Sekolah

Guru Mapel IPS

..................................

Ambar Febriyanti

NIP :

NIM : K7112012

Terlampir

LAMPIRAN
1) Materi Ajar
Kegiatan Ekspor Impor
Globalisasi

membawa

dampak

terjadinya

perdagangan bebas. Artinya para pedagang dari


luar negeri bebas menjual barang produksinya
ke Indonesia. Sebaliknya pedagang Indonesia
juga boleh menjual produksinya ke luar negeri.
Kegiatan jual beli antarnegara dikenal dengan
istilah ekspor dan impor. Kegiatan ekspor dan
impor barang dapat dilakukan dengan kapal
barang di pelabuhan.
a) Kegiatan Ekspor
Ekspor adalah cara menjual barang dan jasa kepada pihak yang ada di
luar negeri. Contoh, kita menjual barang hasil kerajinan (barang asongan,
ukir-ukiran) ke Jepang. Ini berarti kita melakukan ekspor ke negara Jepang.
Barang yang kita jual ke luar negeri disebut sebagai barang ekspor.
Sedangkan, lembaga atau orang yang melakukan ekspor disebut eksportir.
Jika suatu negara mengadakan ekspor, maka pemerintah akan
memperoleh pendapatan berupa devisa. Negara kita dikenal sebagai negara
yang kaya akan hasil alam. Indonesia memiliki banyak barang yang dapat
diekspor. Barang-barang yang diekspor Indonesia terdiri atas dua macam,
yaitu (a) minyak bumi dan gas alam (migas) dan (b) non migas. Minyak bumi
dan gas adalah merupakan hasil pertambangan, sedangkan non migas adalah
hasil sumber daya alam bukan migas. Termasuk hasil non migas antara lain
hasil pertanian, hasil perkebunan, hasil kehutanan, hasil perikanan, hasil
peternakan, dan hasil industri, serta jasa.
Komoditas ekspor tersebut antara lain:
Hasil tambang :Minyak bumi, gas alam, besi, baja, alumunium, emas,
tembaga, batu bara, dan timah.
Hasil pertanian :Sayursayuran, kacang kacangan dan buahbuahan.
Hasil perkebunan :Teh, minyak sawit, coklat, lada, kina, kopi, jagung,
dan karet

Hasil industri :Tekstil, pakaian jadi, semen, dan pupuk.


Hasil hutan :Kayu, kayu lapis, dan rotan.
Hasil perikanan :Udang, ikan laut, dan ikan air tawar.
1) Hasil Pertambangan
Indonesia banyak menghasilkan pertambangan, seperti minyak
bumi. Minyak bumi yang diekspor Indonesia berupa minyak mentah.
Indonesia merupakan salah satu penghasil minyak bumi paling besar di
dunia. Oleh karena itu, minyak bumi merupakan andalan utama
Indonesia untuk mendapatkan pemasukan. Ekspor minyak bumi
Indonesia terutama ke Jepang, Singapura, Cina, dan Australia. Sedangkan
untuk gas bumi, ekspornya terutama ke Jepang, Korea Selatan, Taiwan,
dan Singapura.
Indonesia juga mengekspor tembaga ke negara Jepang, Korea
Selatan, Thailand, dan Singapura. Untuk timah putihnya, kita ekspor ke
Singapura, Korea Selatan, Inggris, dan Belanda.
2) Hasil Pertanian
Hasil pertanian Indonesia terdiri atas hasil pertanian, perkebunan,
kehutanan, perikanan, dan peternakan.
a.Hasil pertanian yang dapat diekspor Indonesia antara lain: kacang
kedelai, tapioka, sayuran, jagung, dan beras.
b. Hasil perkebunan yang diekspor Indonesia antara lain: kelapa
sawit, kopra, karet, kopi, cokelat, tembakau, cengkeh, pala, dan lada.
Hasil kopra banyak kita ekspor ke Jepang, Singapura, Inggris, dan
Amerika Serikat. Karet banyak kita ekspor ke Singapura, Jepang,
Belgia, dan Amerika Serikat. Negara yang banyak membeli teh dari
Indonesia adalah Singapura, Timur Tengah dan Pakistan. Sedangkan
sasaran ekspor tembakau terutama ke Malaysia, Jepang, dan
Amerika Serikat.
c.Hasil kehutanan yang kita ekspor antara lain kayu, rotan, dan damar.
Sasaran ekspor kita adalah Hongkong, Taiwan, dan Jepang.
d. Hasil perikanan yang kita ekspor antara lain udang, ikan laut, dan
ikan kaleng. Negara sasaran ekspor kita terutama adalah Hongkong,
Singapura, Malaysia, dan Jepang.
e.Hasil peternakan yang menjadi barang ekspor antara lain berupa
daging kalengan.
3) Hasil Industri

Indonesia memiliki banyak ragam industri kualitas ekspor, antara lain


anyaman dan ukiran, pakaian jadi, tekstil, sepatu, rokok, dan semen.
Barang-barang hasil industri ini telah kita ekspor ke berbagai negara.
Untuk kain tekstil dan pakaian jadi tujuan ekspor kita yang utama adalah
Hongkong, Singapura, Jepang, dan Arab Saudi. Anyaman dan Ukiran
banyak kita ekspor ke Jepang, Eropa, dan Amerika Serikat.
4) Jasa
Selain barang, Indonesia juga mengirim tenaga kerja ke luar
negeri. Hal ini mengingat bahwa Indonesia memiliki jumlah penduduk
yang besar. Bahkan, Indonesia berada di peringkat empat dalam urutan
negara-negara yang memiliki jumlah penduduk paling banyak di dunia,
yakni (1) RRC, (2) India, (3) Amerika Serikat dan (4) Indonesia.
Dengan jumlah penduduk yang besar, berarti pula Indonesia
memiliki jumlah tenaga kerja yang besar pula. Beberapa di antaranya
bekerja di luar negeri. Orang-orang yang bekerja di luar negeri ini
disebut Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Selain itu, juga ada istilah Tenaga
Kerja Wanita (TKW).
Sebelum mereka berangkat ke luar negeri, para calon TKI dan TK
mendapat latihan di Balai Latihan Kerja (BLK)sesuai dengan pekerjaan
yang akan dihadapinya. Mereka akan belajar keterampilan dan bahasa.
Dengan demikian, sebelum mereka berangkat bekerja ke negara tujuan,
mereka telah mempersiapkan diri, baik keterampilan maupun bahasa.
Pengiriman tenaga kerja ke luar negeri ditangani secara resmi oleh
pemerintah dalam hal ini Departemen Tenaga Kerja. Negara-negara yang
banyak menerima tenaga kerja dari Indone-sia antara lain Arab Saudi,
Kuwait, Korea Selatan, Malaysia, Hongkong, dan Taiwan.
Secara rinci, negara tujuan ekspor barang-barang Indonesia antara
lain dapat dilihat pada tabel di bawah ini:

b) Kegiatan Impor
Impor adalah kegiatan memasukkan atau mendatangkan (membeli)
barang dan jasa dari luar negeri. Jika kita membeli barang-barang dari luar
negeri (seperti mobil, alat-alat elektronik), berarti kita melakukan impor.
Barang yang kita beli disebut sebagai barang impor. Sedangkan lembaga atau
orang yang membeli barang dari luar negeri akan disebut importir. Jadi
barang impor adalah barang-barang buatan luar negeri yang dibawa masuk ke
dalam negeri.
Suatu negara melakukan impor, karena:
1.
Negara pengimpor tidak dapat menghasilkan barang tersebut,
karena tidak mempunyai bahan dasarnya.
2.
Negara pengimpor dapat memproduksi barang impor tetapi biaya
lebih mahal.
3.
Negara pengimpor dapat menghasilkan sendiri, tetapi jumlahnya
belum memenuhi. Contoh: kita mengimpor beras dari Thailand, sebab
kebutuhan beras dalam negeri belum mencukupi.

Oleh karena itu selain mengekspor barang-barang ke luar negeri, Indonesia


juga mengimpor barang-barang dari luar negeri. Dalam upaya melindungi
industri dalam negeri, pemerintah melakukan pembatasan impor. Pembatasan
impor akan mengakibatkan hal-hal sebagai berikut:
1. Dapat mengurangi ketergantungan produk luar negeri, dan merangsang
untuk meningkatkan produksi dalam negeri.
2. Menanamkan rasa bangga dan mencintai produksi dalam negeri.
3. Mendorong industri dalam negeri untuk maju dan berkembang, sebab
saingan barang-barang dari luar negeri terbatas.
4. Dapat menciptakan lapangan kerja dan menekan angka
pengangguran dalam negeri.
Seperti juga komoditas ekspor, yang menjadi komoditas impor pun banyak
jenisnya. Barang-barang impor utamanya berupa bahan baku dan barang-barang
penolong untuk industri seperti mesin-mesin industri tekstil, komponen
elektronika, software, baja, dan perakitan kendaraan bermotor.
Melaksanakan bisnis internasional tentu saja akan lebih banyak memiliki
hambatan ketimbang di pasar domestik. Mereka memberikan batasan perdagangan
dan tarif bea cukai. Biasanya Negara tersebut hanya ingin melindungi salah satu
cabang industrinya yang berada di dalam negeri dan akan selalu mengenakan tarif
bea masuk yang tinggi terhadap masuknya barang hasil Industri yang
bersangkutan dari Negara asing ke negerinya itu. Hal ini dilakukan agar Industri
dalam negeri sendiri dapat tetap berkembang walaupun Negara melakukan impor
dari Negara lain. Hal ini dimaksudkan agar impor barang hasil industri Negara
lain tidak dapat mematikan cabang Industri negaranya sendiri. Tarif bea masuk
dibuat sedemikian rupa tingginya sehingga nantinya akan membuat harga barang
impor tersebut akan memiliki harga jual yang lebih mahal daripada harga jual
barang hasil industri dalam negeri.
Selain penetapan tarif bea cukai yang tinggi, masih ada cara lain yang
sering dipergunakan oleh suatu negara untuk membatasi impor suatu komoditi
tertentu adalah dengan menetapkan Quota Import. Dalam hal ini negara
menetapkan atau menentukan quota barang yang dapat dikirim ke negara tersebut
yang berasal dari suatu komoditi. Mereka menentukan batas maksimum quota
pengiriman dan tidak mengijinkan negara tersebut melakukan impor kembali
apabila negara tersebut telah melebihi quota yang telah ditetapkan sebelumnya.

Komoditas impor lainnya antara lain:


Hasil perkebunan: Gula, kopra, buah-buahan, dan kacang kedelai.
Hasil pertanian:Beras, terigu.
Hasil industri:Kendaraan bermotor, alat-alat elektronik, pakaian jadi,

bahan-bahan kimia dan wol.


Hasil ternak: Daging sapi, keju, susu, dan mentega.
Jasa:Tenaga ahli
Obat-obatan

Negara yang mengekspor barang dan jasa ke Indonesia antara lain


sebagai berikut:
1) Belanda
Barang-barang yang diekspor, misalnya mesin-mesin, alat elektronika,
dan pesawat.
Jasa dari Belanda yang diekspor ke Indonesia, sebagai berikut.
o Jasa tenaga ahli dalam bidang penelitian dan pengembangan wilayah
Indonesia.
o Jasa konsultan
Pengiriman konsultan dalam berbagai bidang ke Indonesia.
o Jasa pendidikan
Banyak mahasiswa dan pelajar Indonesia yang menuntut ilmu di
negeri Belanda.
o Jasa transportasi
Untuk mengirim barang-barang ekspor menggunakan jasa
angkutan/udara, laut ke Indonesia.
o Jasa modal
Penanaman modal asing pemberian pinjaman dalam berbagai proyek
pembangunan di Indonesia.
2) Inggris
Barang-barang yang diekspor adalah: hasil industri, mobil, mesin-mesin,
alat-alat listrik, tekstil.
Jasa dari Inggris yang diekspor ke Indonesia, sebagai berikut.
o Jasa tenaga
Jasa instruktur bagi Indonesia.
o Jasa modal
Pemberian bantuan bagi pembangunan di Indonesia, penanaman
modal.
o Jasa pendidikan
Banyak mahasiswa dan pelajar Indonesia ke Inggris.
o Jasa komunikasi

RRI dan TVRI mempunyai siaran dalam bahasa Inggris.


3) Perancis
Barang-barang yang diekspor berupa: bahan kosmetik, mobil, mesin
mesin, bahan pakaian dan hasil mode.
Jasa dari Perancis yang diekspor ke Indonesia sebagai berikut.

Jasa konsultan.
Jasa transportasi.

Jasa tenaga ahli dalam berbagai

macam penelitian.
Jasa pendidikan.

4) Belgia dan Luxemburg

Barang-barang yang diekspor berupa: pupuk dan mesin-mesin


khusus untuk industri.
Jasa modal (bersama dengan negara Benelux, Belgia, Nederland,
dan Luxemburg memberikan pinjaman modal).
Jasa tenaga ahli.
Jasa transportasi.
5) Jerman

Barang-barang yang diekspor berupa: barang-barang elektronik,


mobil, mesin-mesin dan hasil produksi industri kimia (obat, pupuk, dan
insektisida).

Jasa dari Jerman yang diekspor ke Indonesia, sebagai berikut.

o Jasa tenaga ahli dalam bidang penelitian di LIPI, BATAN, dan


LAPAN.
LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia)
BATAN (Badan Tenaga Atom Nasional)
LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional)
o Jasa Modal:
Pemberian pinjaman modal dalam pendirian IPTN (Industri
Pesawat Terbang Nusantara) di Bandung dan Krkatau Steel.
o Jasa pendidikan.
o Jasa transportasi.
6) Jepang

Barang yang diekspor berupa: mesin-mesin mobil, sepeda motor,

alat-alat berat, peralatan kereta api, kapal, bahan-bahan kimia, tekstil,


alat-alat elektronik, produk-produk logam.

Jasa dari Jepang yang diekspor ke Indonesia, sebagai berikut.

o Jasa modal.
o Jasa tenaga ahli.

o Jasa transportasi.
o Jasa pendidikan.

7) Singapura
o

Barang yang diekspor berupa: hasil minyak bumi, plastik, makanan

hewan, alat perkapalan, alkohol, dan besi baja.


o

Jasa dari Singapura yang diekspor ke Indonesia.

o Jasa modal pemberian bantuan dalam membangun kawasan industri di


Batam.
o Jasa transportasi.
o Jasa tenaga ahli.
8) Saudi Arabia
o

Barang yang diekspor berupa minyak mentah.

Jasa dari Saudi Arabia yang diekspor ke Indonesia, sebagai berikut.

o Pendidikan.
o Jasa modal.

o Jasa transportasi.

9) Australia
10) Barang yang diekspor berupa: wol, gandum, mentega, susu, keju,
alat elektronik, daging.
11)

Jasa dari Australia, sebagai berikut.

o Jasa modal.
o Jasa tenaga ahli dalam bidang energi dan sumber daya mineral.
o Jasa angkutan.
o Jasa pendidikan.
12) Amerika
13) Barang yang diekspor berupa: gandum, kedelai, minuman, barangbarang elektronik, dan barang-barang konsumsi lainnya.
14)

Jasa dari Amerika, sebagai berikut.

o Jasa konsultan.
o Jasa komunikasi (satelit).

o Jasa modal.
o Jasa transportasi.

c) Manfaat Ekspor Impor


1. Menambah Devisa
d)
Negara-negara pengekspor barang dan jasa akan memperoleh
keuntungan yang berupa devisa. Devisa artinya simpanan berupa mata
uang asing.
2. Terjadi Alih Teknologi
e)
Kegiatan ekspor dan impor akan menimbulkan alih teknologi.
Negara-negara pengimpor barang dan jasa dapat menyerap ilmu

pengetahuan dan teknologi dari barang dan jasa yang didatangkan dari luar
negeri. Apabila dapat memproduksi sendiri, maka kita tidak perlu
mengimpor barang dan jasa itu.
3. Memperluas Lapangan Kerja
f)
Kegiatan ekspor dan impor dapat membuka wawasan lapangan
kerja. Lapangan kerja di Indonesia terbatas. Sedangkan jumlah pencari
kerja di Indonesia sangat banyak. Banyak negara yang masih kekurangan
tenaga kerja. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh pencari kerja di
Indonesia. Indonesia banyak mengirim tenaga kerja Indonesia ke luar
negeri. Tenaga kerja itu dikirim ke negara tetangga serta negara-negara di
Kawasan Timur Tengah.
4. Terciptanya Harga yang Stabil
g)
Apabila produksi barang di dalam negeri tidak mencukupi
kebutuhan masyarakat, harga menjadi tidak stabil dan cenderung naik.
Sebab, barang terbatas sedangkan yang membutuhkan banyak. Oleh
karena itu, diperlukan tambahan barang-barang untuk menutup kebutuhan
tersebut. Tambahan barang-barang kebutuhan dapat diimpor dari negara
lain. Dengan impor barang, kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dan
harga menjadi stabil.
5. Mengenal Mata Uang Berbagai Negara
h)
Kegiatan ekspor dan impor dapat mengenal mata uang berbagai
negara. Tiap-tiap negara memiliki mata uang. Ada beberapa mata uang
yang diterima sebagai alat pembayaran perdagangan internasional.
Misalnya dolar Amerika Serikat dan poundsterling Inggris.
i)
j)
k)
l)
m)
n)
o)
p)
q)
r)
s)
t)
u)
v)
w)
x)

y)
z) Berikut ini mata uang dari berbagai negara di dunia.

aa)

ab)

2) Media

ac)

Soal Wajib
1. kegiatan mendatangkan barang dari luar negeri disebut ...
Media untuk membuat kelompok
a. ad)
impor
b. ae)
ekspor
c. af)deposit
d. ag)
transfer
2. yang tidak termasuk alasan suatu negara melakukan impor ialah
ah)
a. Tidak bisa memproduksi dengan biaya lebih murah dari harga barang impor
b. ai)tenaga kerja untuk memproduksi produk di dalam negeri lebih murah
c. aj)Jumlah barang yang diproduksi tidak mencukupi kebutuhan rakyatnya
d. Suatu negara tidak mempunyai bahan mentah untuk membuat barang yang
ak)
dibutuhkan
Media Soal
Tournament
3. Dibawah al)
ini merupakan
komoditi
ekspor indonesia di bidang industri adalah..
a. rotan am)
b. karet an)
c. kayu lapis
ao)
d. Tekstil
ap)
Soal Lemparan
4. Indonesia juga melakukan ekspor jasa, yaitu... (Tenaga Kerja)
5. Indonesia mendapat bahan kosmetik dari negara... (Perancis)

A B C

aq)
ar)
as)
at)
au)
av)
aw)
ax)

Soal Wajib

ay)

1.

Pengertian ekspor yang benar adalah ....


a. membeli barang dari negara lain
b. menjual barang ke pulau lain
c. menjual barang ke negara lain
d. menjual barang ke tempat lain
2. Barang-barang Indonesia yang diekspor ke luar negeri, antara lain adalah ....
a. mobil, barang-barang elektronik, kapal
b. karet, kerajinan tangan, minyak sawit
c. gandum, alat angkutan, mesin industri
d. bahan baku industri, keju
3. persyaratan ekspor adalah sebagai berikut, kecuali...
a. memiliki hubungan dengan pengusaha di luar negeri
b. tidak membayar pajak
c. kualitas produk memenuhi standar ekspor
d. memiliki izin ekspor dari kantor dinas perindustrian dan perdagangan
Soal Lemparan
4.
5.

Indonesia juga mengimpor minyak mentah yaitu dari negara...(Saudi Arabia)


Selain penetapan tarif bea cukai yang tinggi, masih ada cara lain yang sering dipergunakan oleh
suatu negara untuk membatasi impor suatu komoditi tertentu adalah dengan menetapkan (Qouta
Import)

Soal Wajib
1.

Barang yang di impor oleh indonesia dari negara jepang adalah ....
a. ikan tuna
b. barang elektronik
c. pakaian jadi
d. batu bara
2. orang atau perusahaan yang melakukan impor disebut..
a. Distributor
b. importir
c. produsen
d. eksportir
3. berikut ini yang tidak termasuk dalam syarat yang harus di penuhi dalam komoditi barang ekspor
ialah
a. Mempunyai daya saing tinggi
b. memiliki kualitas di bawah standar yang ada
c. Setiap peralatan harus dilengkapi dengan petunjuk pemakaian
Setiap komoditi diberi warna, ukuran dan bentuk yang sesuai
Soal Lemparan
4.
5.

Barang-barang yang diekspor Indonesia terdiri atas dua macam Yaitu (migas) dan (nonmigas)
Amerika mengirim jasa komunikasi yang berupa (Satelit)

Soal Wajib
1.

2.

3.

4.
5.

az)

orang atau pengusaha yang melakukan ekspor disebut..


a. Distributor
b. importir
c. Produsen
d. Eksportir
Barang-barang ekspor Indonesia yang sudah lama dikenal dan diminati oleh orang-orang Eropa adalah ....
a. kayu lapis
b. minyak bumi
c. rempah-rempah
d. kain batik
untuk melindungi ekonomi dalam negeri, apakah yang dilakukan negara terhadap barang impor ?
a. menaikkan harga barang impor
b. menyertifikasi barang impor
c. menjual kembali barang impor ke luar negeri
d. memberlakukan bea cukai pada barang impor
Soal Lemparan
Jerman juga mengirim tenaga ahli ke Indonesia di BATAN. Kepanjangan dari BATAN adalah (Badan
Tenaga Atom Nasional)
indonesia merupakan negara pengkspor timah terbesar kedua di dunia, timah banyak dihasilkan d bangka
belitung dan diekspor ke singapura dan belanda. timah merupakan salah satu contoh ekspor hasil
(tambang)

Soal Wajib
1. Ekspor akan menghasilkan alat pembayaran luar negeri yang disebut
a. piutang
b. saldo
c. devisa
d. cek
2. negara yang terkenal sebagai importir beras adalah..
a. amerika serikat
b. london
c. thailand
d. jepang
3. yang bukan merupakan manfaat dari kegiatan ekspor-impor adalah..
a. bertambahnya sumber pemasukkan kas negara
b. bertambahnya kesempatan kerja
c. masyarakat menjadi konsumtif terhadap produk luar negeri
d. terjalinnya kerjasama yang baik antarnegara
Soal Lemparan
4. Indonesia juga mengirimkan tenaga kerja ke luar negeri. Pengiriman tenaga kerja ke luar negeri
ditangani secara resmi oleh (Departemen Tenaga Kerja)
5. Karet, kopi, lada termasuk hasil (Perkebunan)

ba)
3) Penilaian
a. Penilaian Kognitif
bb) SOAL Evaluasi
1) Pengertian ekspor yang benar adalah ....
a.membeli barang dari negara lain
b.
menjual barang ke pulau lain
c.menjual barang ke negara lain
d.
menjual barang ke tempat lain
2) Barang-barang ekspor Indonesia yang sudah lama dikenal dan
diminati oleh orang-orang Eropa adalah ....
a.kayu lapis
b.
minyak bumi
c.rempah-rempah
d.
kain batik
3) Pengertian impor adalah ....
a. menjual barang ke negara lain
b. membeli barang dari negara lain
c. menukarkan barang dan jasa dengan negara lain
d. membeli barang dari pulau lain
4) Barang-barang Indonesia yang diekspor ke luar negeri, antara lain
adalah ....
a. mobil, barang-barang elektronik, kapal
b. karet, kerajinan tangan, minyak sawit
c. gandum, alat angkutan, mesin industri
d. bahan baku industri, keju
5) Salah satu manfaat adanya kegiatan ekspor impor adalah . . . .
a. menambah devisa
b. masuknya produk asing
c. masyarakat semakin konsumtif
d. persaingan harga
bc)
bd) Isian
6) Eksportir adalah ....
7) Karet, kopi, lada termasuk barang.......
8) Negara Jepang merupakan negara pengekspor...
9) Yang menangani tenaga kerja yang dikirim ke luar negeri adalah ....
10) Mata uang negara Bangladesh adalah ....
be)
bf)
1)
2)
3)
4)
5)

C
C
B
A
B

Kunci Jawaban
6)
7)
8)
9)
10)

11) Negara

melakukan

bahan-bahan kimia, tekstil,

kegiatan ekspor
12) Ekspor
13) Mesin-mesin mobil, sepeda

alat-alat elektronik, produk-

motor,

yang

alat-alat

berat,

peralatan kereta api, kapal,

produk logam.
14) Departemen Tenaga Kerja
15) Taka

16)
17)
b. Penilaian Afektif
20) Rasa Ingin Tahu
25) S
26) R
18)
N

24)
19) Nama Siswa

Ti

21) Sikap Bekerjasama


27) T
28) S
29) R

30)

31)

32)

33)

34)

35)

36)

37)

38)

39)

40)

41)

42)

43)

44)

45)

46)

47)

48)

49)

50)

51)

52)

53)

54)

55)

56)

57)

58)

59)

60)

61)

62)

63)

64)

65) Keterangan:
1 Rasa ingin tahu tinggi, jika siswa yang bersangkutan sering bertanya
dengan atau tanpa disuruh oleh guru paling sedikit 2 pertanyaan setiap

kali pertemuan.
66) Sikap kerjasama tinggi, jika siswa aktif dalam diskusi
67) (Skor: 3)
Rasa ingin tahu sedang, jika siswa yang bersangkutan kadang-kadang
bertanya dengan atau tanpa disuruh oleh guru sebanyak 1 pertanyaan

setiap kali pertemuan.


68) Sikap kerjasama sedang, jika siswa kurang aktif
69) (Skor: 2)
Rasa ingin tahu rendah, jika siswa yang bersangkutan tidak pernah
bertanya meskipun sudah disuruh oleh guru.
70)
Sikap kerjasama rendah, jika siswa pasif
71) (Skor:1)

c. Penilaian Psikomotorik
72)

Berilah tanda ( ) sesuai dengan sikap yang ditunjukkan anak.


73)

74) Nama Siswa

75) Aspek yang Dinilai

80) Tepat
78) Kerapi
N

wakt

79) Tepat

an

waktu

menger

mengum

jakan

pulkan

tugas

tugas

menj
awab
perta
nyaa
n

1
2
3
4
5

81)
85)
89)
93)
97)

82)
86)
90)
94)
98)

83)
87)
91)
95)
99)

84)
88)
92)
96)
100)

101) Keterangan:
1 Skor 3 jika ketiga kriteria aspek di atas terpenuhi.
2 Skor 2 jika hanya dua aspek saja yang terpenuhi.
3 Skor 1 jika hanya satu aspek yang terpenuhi.
102)
103)
104)
105) Lembar Penilaian
108)
106)
N

112)
107)

Nama

Siswa

Kogn
iti
f

Nilai Aspek
113)
Afek

114)

sikomo

torik

109)
Jumlah
Nilai

116)

117)

f
118)

121)

122)

123)

124)

125)

126)

127)

128)

129)

130)

131)

132)

133)

134)

135)

136)

137)

138)

139)

140)

141)

Keterangan:

119)

120)

Aspek Kognitif
142) Nilai
: Benar x 10
2 Aspek Afektif
143) Nilai :
Skor x 10
3 Aspek Psikomotorik
144) Nilai :
Skor x 10
145)
Jumlah Nilai = Nilai Aspek Kognitif + Nilai Aspek Afektif +
Nilai Aspek Psikomotorik
146)
147)

Anda mungkin juga menyukai