Anda di halaman 1dari 1

2.

2 Kemampuan Bertahan pada Sel Host


Terdapat banyak mekanisme bertahan dari spesies Leishmania dalam sel ina
ng. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :
a. Parasit Leishmania dapat mensintesis antioksida seperti superoxide dismutase
dan penginhibisi atau pembersih ROS lainnya. Sehingga akibatnya parasit ini dapa
t melemahkan atau mengurangi produksi ROS (Reactive Oxygen Species) dari sel hos
t. ROS (Reactive Oxygen Species) dalam tubuh sel host berfungsi untuk aktivasi f
agosit, mengatur pertumbuhan sel, membunuh bakteri dan lain sebagainya (1).
b. Menginhibisi beberapa sistem imun inflamasi sel host seperti pematangan fagos
om-lisosom dan pembentukan molekul kostimulatori yang diperlukan dalam mekanisme
antigen. Leishmania menyebabkan penyimpangan respon imun yang normal dengan men
ginduksi aktivitas sitokin seperti IL-10, PGE2 dan TGF-?. Selain itu juga, Leish
mania dapat mengganggu fungsi makrofag mikrobisida dengan mengatur pembentukan N
ADPH oksidasi dan iNOS sehngga menghambat produksi ROS dan NO dari sel host (1).
c. Mengaktifkan PTP dan menghambat mekanisme efektor host sehingga parasit Leish
mania dapat terhindar dari respon imun sel host. Parasit ini dapat menguasai sin
yal makrofag dan fungsi antimikroba dari sel host. Kemampuan dari Leishmania unt
uk menonaktifkan fungsi antimikroba makrofag sel host memungkinkan parasit untuk
menghindari respon imun dan dapat dengan bebas melakukan proliferasi (1).
Olivier, M., Gregory, D. J., Forget, G. 2005. Subversion mechanisms by which Lei
shmania parasites can escape the host immune response: a signaling point of view
. Journal of Leukocyte Biology. Clin. Microbiol.