Anda di halaman 1dari 2

Panduan Supervisi Kerjasama

Tujuan
Memecahkan hambatan dan permasalahan dalam kerjasama
Meningkatkan manfaat kerjasama antar pihak
Meningkatkan kinerja pembangunan konstruksi

Sasaran
Lembaga pemerintah yang bekerjasama dengan lembaga
internasional atau pemerintah negara lain
Pemerintah daerah
Lembaga internasional atau perwakilan yang bertempat di
Indonesia
Perusahaan jasa konstruksi
Sekolah Menengah Kejuruan
Perguruan Tinggi
Kelompok masyarakat

Aspek-aspek yang disupervisi


Bantuan perumusan kompetensi inti secara jernih
Manajemen kompetensi dan sumber daya
Pembelajaran dan pelatihan
Penanganan turbulensi pasar
Penggunaan sumber daya bersama
Peningkatan aktivitas
Peningkatan kesempatan bersaing dengan perusahaan besar
Peningkatan keuntungan
Peningkatan peluang survive
Peningkatan potensi inovasi
Peningkatan potensi pengambilan resiko
Perluasan lingkup geografis
Prestise, reputasi, referensi

Mekanisme supervisi
Aktif: Lokakarya kerjasama sektor konstruksi

Kelompok diskusi terbagi menurut sektor pemerintah,


swasta dan masyarakat

Diskusi pernyataan dan sumber masalah, serta analisis


kepentingan

Perumusan pemecahan masalah

Diskusi inovasi sektor konstruksi

Perumusan scaling up

Reaktif: Pengelolaan pengaduan dan pemecahan masalah

Pernyataan masalah

Analisis sumber masalah

Analisis pemangku kepentingan

Penyelesaian masalah partisipatif

Scaling up kerjasama sektor konstruksi


Analisis konteks kerjasama
Perumusan konsistensi aspek-aspek kerjasama
Perumusan scaling up kerjasama: tujuan, sasaran, ruang lingkup
dan lokasi, jadwal pelaksanaan