Anda di halaman 1dari 21

BAHAN GENETIK

DNA
REPLIKASI DNA
RNA
Dosen: Dr. Ir. Sholeh Avivi, MSi

DEFINISI
Genom
Ekspresi gen
Transkripsi
Translasi
Kromosom eukaryot
Protein Histon dan
Protamin
Kromosom prokaryot
DNA plasmid

Asam nukleat terdiri dari:


1. DNA (deoxyribonucleic
acid)
2. RNA (ribonucleic acid)

DNA (deoksiribonucleic acid)

Pertama kali ditemukan oleh F. Miescher


(1869) yang mengisolasi DNA (disebutnya
sebagai nuklein) dari sel sperma dan dari sel
darah merah burung.
Struktur fisik DNA berbentuk spiral ganda
(double helix) dengan satu pita mempunyai
arah 5 ke 3 dan satu pita pasangannya
mempunyai arah dari 3 ke 5 (arah ini berasal
dari gugus fosfat yang melekat pada satu
gugus gula posisi 3 dan pada posisi 5 dari
gugus gula didekatnya

DNA tdd:
Gula deoksiribosa (pentosa)
Fosfat (PO4)
Basa organik/basa nitrogen:
purin (adenin=A dan guanin=G) dan
pirimidin (timin=T dan citosin=C).
basa A berpasangan dengan T yang
dihubungkan dengan ikatan 2 atom H
dan basa C berpasangan dengan G
yang dihubungkan dengan ikatan 3
atom H. Basa nitrogen A, T, C, G ini
disebut juga dengan nukleotida.

Gambar DNA (deoksiribonucleic acid)

Gula dan fosfat selalu sama


untuk seluruh molekul DNA.
Hanya urutan nukleotidanya
berbeda-beda. Urutan
nukleotida/basa inilah yang
menentukan dan menyusun
informasi genetik.
DNA dengan urutan
nukleotida tertentu disebut
juga dengan GEN.

Seluruh komponen untaian DNA


(atau RNA pada organisme
prokaryot tertentu) pada satu sel
disebut dengan genom.
Sebagai contoh pada satu sel
tanaman genomnya terdiri dari:
DNA berupa kromosom
yang ada di dalam inti sel,
DNA plasmid pada
mitokondria, dan
DNA plasmid pada
plastida/kloroplas

Sebagian dari untaian DNA/gen sering juga disebut dengan


segmen/fragmen/sekuen DNA.
Bagian dari gen ini ada yang dapat diterjemahkan/ditranskripsi
menjadi RNA yang selanjutnya ditranslasi menjadi protein.
Bagian yang demikian disebut dengan ekson.
Sedangkan bagian yang pada umumnya tidak diterjemahkan
hingga tingkat protein dan sering merupakan sekuen berulang
dalam Genom tanaman disebut dengan intron.
Banyaknya DNA dapat diukur dengan pikogram (1 pg = 10-12
gram), dlm jurnal diukur dengan jumlah pasangan basa-nya
(base pair = bp atau 1 kb = 1000 bp)

Replikasi DNA: adalah


proses penggandaan pita
DNA dengan
menggunakan DNA tetua
sebagai cetakan; Proses ini
berlangsung didalam
membran inti pada sel
eukaryot .
Awalnya secara teoritis
diduga berlangsung secara
(lihat gambar III-14;

Konservatif: dua pita spiral DNA


tetap utuh dan tidak memisahkan
diri, dan keseluruhan pita menjadi
cetakan langsung untuk
membentuk pita baru.
Dispersif: dua pita spiral DNA
terputus-putus, dan pita baru
terbentuk saling bersambungan
membentuk pita baru yang utuh.

Metode yg dianggap benar:


Semi konservatif: dua pita spiral
DNA memisahkan diri, dan masingmasing pita menjadi cetakan untuk
membentuk pita baru.
Menurut eksperimen Meselson dan
Stahl (1958) (baca: Genetika, Suryo,
hal 74-76) dengan menggunakan
bakteri E. coli yang ditumbuhkan
dalam media yang mengandung 15N
dan 14N, metode inilah yang paling
mungkin terjadi.

Proses replikasi DNA semi konservativ:


Diawali dengan ikatan hidrogen dari untaian spiral
ganda dipotong oleh enzim endonuklease, sehingga
terdapat bagian pita spiral ganda DNA yang terpisah
jadi dua pita. Masing-masing pita ini berfungsi
sebagai cetakan untuk membuat pita turunannya.
Enzim DNA polimerase diaktifkan dan berfungsi
menjadi katalisator untuk menarik basa-basa di
sekitar pita DNA. Enzim ini membuat pita DNA baru
dengan cara memasang basa-basa sesuai dengan
pita DNA cetakannya arah 3 ke 5 hingga terbentuk
pita baru dengan arah 5 ke 3 (leading strand)
Untuk pita DNA cetakan arah 5 ke 3 juga dibuat pita
turunannnya dengan proses yang terputus-putus
(lagging strand), kemudian bagian pendek pita
turunan DNA yang terputus-putus itu digabungkan

RNA (Ribonucleic acid)


Seperti yang telah
dikemukakan bahwa,
beberapa organisme
prokaryot, tidak memiliki
DNA, hanya memiliki RNA,
sehingga RNA-lah yang
berfungsi sebagai molekul
genetik dan bertanggung
jawab seperti DNA dalam
menentukan sifat turunan
dari organisme prokaryot
tersebut.

Mirip dengan DNA, RNA merupakan polimer


asam nukleotida dari empat ribonukleotida,
tdd:
Gula ribosa (pentosa)
Fosfat (PO4)
Basa organik/basa nitrogen:
purin (adenin=A dan guanin=G) dan
pirimidin (urasil=U sebagai pengganti
dari Timin dan citosin=C). basa A
berpasangan dengan U yang
dihubungkan dengan ikatan 2 atom H
dan basa C berpasangan dengan G yang
dihubungkan dengan ikatan 3 atom H.

Bentuk molekul RNA dapat berupa pita tunggal


atau pita ganda linear yang terdiri dari kombinasi
keempat nukleotida/basa tersebut, tapi tidak
berpilin spiral seperti pada DNA.
Setiap jenis kombinasi tiga nukleotida
(sering disebut kodon) yang berdampingan
mengandung sandi genetik yang dapat
diterjemahkan menjadi satu jenis asam amino.
Rantai mRNA merupakan rangkaian kodon yang
dapat diterjemahkan menjadi runtunan
asam amino.

Macam RNA berdasarkan tempat &


fungsi:
mRNA, tRNA, rRNA, snRNA, hnRNA

mRNA (messenger RNA):


1. merupakan penghubung DNA dengan
protein dan membawa pesan genetik
dari DNA ke protein;
2. paling sedikit terdapat dalam sel
(2%),
3. sebab tidak dibutuhkan secara
permanen dalam sel;
4. berbentuk pita tunggal,
5. terdapat dalam nukleus,
6. dibuat dalam transkripsi.

tRNA (transfer RNA):


Berfungsi menterjemahkan kodon
yang terdapat dalam mRNA menjadi
satu jenis asam amino; juga
berfungsi sebagai pengangkut asam
amino ke permukaan ribosom saat
terjadi translasi; berbentuk pita
tunggal yang melipat membentuk
daun semanggi, dibuat dinukleus,
kemudian keluar ke sitoplasma.

rRNA (ribosomal RNA): merupakan bagian


terbanyak dari RNA sel (83% dari RNA
total), berbentuk pita tunggal ada yang
bercabang dan ada yang tidak bercabang,
dibuat di nukleolus, kemudian
ditempatkan diribosom. Sel-sel eukaryot
mempunyai 3 jenis rRNA yaitu: 28S, 18S,
dan 5S. Sedangkan sel prokaryot juga
mempunyai 3 jenis rRNA yaitu: 23S, 16S,
dan 5S.
snRNA (small nuclear RNA): sekumpulan
RNA khas berukuran kecil dalam inti
eukaryot. RNA ini membentuk kompleks
dengan protein menjadi partikel-partikel

TERIMA KASIH
ATAS PERHATIANNYA
Semoga barokah
Dan bermanfaat