Anda di halaman 1dari 2

BAB I

PENDAHULUAN
1

Latar Belakang
Sejak

berabad-abad

lalu,

banyak

makanan

berbasis

kedelai

telah

dikembangkan dan digunakan oleh masyarakat Cina sebagai bagian dari diet
mereka. Banyak juga yang telah diadaptasi dan diperluas penggunannya oleh
bangsa Barat, diantaranya adalah susu kedelai. Di negara-negara Barat, susu
kedelai digunakan untuk mengatasi malnutrisi pada bayi dan orang dewasa yang
menderita alergi, diabetes, dan penyakit lainnya yang berhubungan dengan pola
makan. Susu kedelai dikenal sebagai minuman kesehatan berasal dari pengolahan
biji kedelai dengan menggunakan air panas
Susu kedelai memiliki kadar protein dan komposisi asam amino yang hampir
sama dengan susu sapi. Keunggulan lain dari susu kedelai dibandingkan susu sapi
adalah tidak mengandung kolesterol sama sekali. Namun, kandungan kolesterol
pada susu sapi masih tergolong sangat rendah jika dibandingkan bahan pangan
hewani lainnya. Susu kedelai mulai populer dikalangan banyak masyarakat
sebagai pilihan baru selain susu sapi. Susu kedelai mudah didapat dan murah
harganya. Kandungan protein dalam susu kedelai dipengaruhi oleh varietas
kedelai, jumlah air yang ditambahkan, jangka waktu dan kondisi penyimpanan,
serta perlakuan panas. Semakin banyak jumlah air yang digunakan untuk
mengencerkan susu, maka akan semakin sedikit kadar protein yang diperoleh.
(Eemoo- Esprit. 2010)
Susu kedelai diperoleh dengan cara penggilingan biji kedelai yang telah
direndam dalam air. Hasil penggilingan kemudian didihkan dan diberi bumbu
untuk meningkatkan rasanya. Protein susu kedelai mempunyai susunan asam
amino yang mirip susu sapi sehingga sangat baik untuk pengganti susu sapi bagi
mereka yang alergi (lactose intolerance) atau bagi mereka yang tidak menyukai
susu sapi.
Susu kedelai merupakan minuman yang bergizi tinggi, terutama karena
kandungan proteinnya. Selaitu susu kedelai juga mengandung lemak, karbohidrat,
kalsium, phosphor, zat besi, provitamin A, Vitamin B kompleks (kecuali B12),

dan air. Namun perhatian masyarakat kita terhadap jenis minuman ini pada
umumnya masih kurang. Susu kedelai ini harganya lebih murah daripada susu
produk hewani.
Proses pengolahan kedelai menjadi berbagai makanan pada umumnya
merupakan proses yang sederhana, dan peralatan yang digunakan cukup dengan
alat-alat yang biasa dipakai di rumah tangga. (Anam Khoirul. 2012)
2

Tujuan
Praktikum kali ini bertujuan untuk mengetahui tahap-tahap proses pembuatan

susu kedelai dan mengetahui fungsi bahan-bahan yang digunakan dalam proses
pembuatannya.