Anda di halaman 1dari 4

Filtrasi adalah penghilangan padatan yang tidak larut dari suspensi dengan

melewatkannya melalui bahan berpori. Filtrasi digunakan untuk menjernihkan cairan dengan
mengilangkan sejumlah kecil partikel padat . Pada Proses Filtrasi cairan Hasil filtrasi

disebut FILTRAT, sedangkan Padatan yang tertahan pada media filter disebut CAKE
(ampas), Produk filtrasi yang dihasikan bisa saja filtrat ataupun cake (ampas).
Pada praktikum kali ini filtrasi diaplikasikan untuk memisahkan ampas dari jus
nanas yang telah diblender dengan perbandingan air dan nanas yaitu 4 berbanding 1.
Alat yang digunakan dalam proses filtrasi ini yaitu saringan kain, saringan the dan
saringan kertas untuk mengetahui rendemen, jumlah endapan, kejernihan dan intensitas
warna yang dihasilkan dari masing-masing alat-alat filtrasi tersebut.
Dari hasil yang didapat, penyaringan dengan menggunakan saringan the
menghasilkan rendemen yang paling banyak,hal ini disebebkan karena kerapatan
saringan the yang tidak terlalu begitu rapat sehingga ampas tidak tersaring dengan
baik. Waktu yang dibutuhkan untuk penyaringan dengan saringan the ini sendiri
memerlukan waktu diatas 1 menit. Hasil kejernihan dan intensitas warna kuning dari dua
kelompok mendapatkan hasil yang berbeda yaitu untuk kelompok 1 hasil kejernihan dan
intensitas menunjukan sedikit keruh sedangnan untuk kelompok 2 hasil kejernihan dan
intensitas menunjukan bahwa penyaringan degtan saringan the keruh.
Hasil rendemen yang menempati urutan kedua terbanyak yaitu Penyaringan
dengan kertas sring. Penyaringan dengan kertas saring ini sendiri memakan waktu yang
sangat lama dan jumlah endapan yang paling banyak. Hal ini disebabkan karena dari
ketiga alat filtrasi tersebut kertas saring memiliki kerapatan yang tinggi sehingga
sangat sulit cairan yang lolos dari penyaringan ini dan tingkat kejernihan serta
intensitas warna kuning yang dihasilkanpun sangat jernih hal ini berarti kandungan
cairan hasil filtrasi telah terpisah dengan sel-sel jus nanas tersebut akibat tersaring
oleh kertas saring yang memiliki kerapatan tinnggi.
Untuk penyaringan dengan saringan kain, hasil rendemen yang didapat menemoati
urutan ketiga atau terakhir Dengan waktu tercepat. Hal ini bisa disebabkan karena
meskipun kerapatan kertas saaring tidak terlalu rapat tetapi karena kertas saring
dilipat menjadi 4 bagian ini berarti jus nanas tersebuut mengalami empat penyaringan.
sehigga ada endapan yang tertahanan meskipun endapan yang tertahan tidak banyak
tetapi hal tersebut menyebabkan rendemen menjadi sedikit. Untuk intensitas warna
kuning dan kejernihan terdapat perbedaan untuk kelompok 1 dan 2 kelpompok satu yaitu

untuk kelompok 1 intensitas warna kuning dan kejernihan menghasilkan keruh sedangkan
kelompok 2 sedikit keruh.
Perbedaan penilaian untuk saringan the dan saringn kain antara kelompok 1 dan 2
bisa terjadi akibat ketika melakukan penilaian pencahayaan kedua kelompok berbeda
sehingga menghasilkan penilaian yang berbeda.
Alat sentrifugasi merupakan alat pemisah yang digunakan untuk memisahkan
campuran padat/ cair atau cair/ cair yang tidak saling larut akibat gaya sentrifugal dengan
cara diputar dngan kecepatan tinggi. Prinsip kerjanya yaitu dimana objek diputar secara
horizontal pada jarak radial dari titik dimana dititik tersebut dikenakan gaya. Pada saat
objek diputar, partikel-partikel yang ada akan berpisah dan berpencar sesuai berat jenis
masing-masing partikel. Dengan gaya yang paling berperan adalah gaya sentrifugal. Gaya
inilah yang menyebabkan partikel-partikel menuju dinding tanbung dan terakumulasi
membentuk endapan.
Pada praktkum ini alat sentrifugasi yang digunakan yaitu sentrifuge 1500 rpm dan
sentrifuge 3000 rpm dengan volume yang digunakan sebanyak 10 ml. waktu yang digunakan
untuk sentrifuge 1500 rpm yaitu 1 menit dan 5 menit sedangkan sentrifuge 300 rpm 1
menit, 5 menit dan 10 menit.
Hasil rendemen yang didapat dengan senttrifuge 1500 rpm untuk waktu 1 menit dan
5 menit sama yaitu menghasilkan rendemen 60% begitu juga kerjernihan yang dihasilkan
yaitu agak jernih dan untuk intensitas warna kuning yaitu sedikit kuning, untuk jumlah
endapan dengan masing-masing waktu menghasikan 1 g endapan.
Hasil rendemen yang didapat dengan senttrifuge 3000 rpm untuk waktu 1 menit
yaitu menghasilkan rendemen 70%, untuk waktu 5 menit meghasilkan rendemen 60% dan
untuk waktu 10 menit menghasilkan rendemen sebanyak 77,7%. Jumlah endpan yang
dihasilkan sma ayaitu 1 gr untuk masing-masing waktu. Untuk kejernihan yang dihasilkan
berurutan dari waktu 1 menit, 5 menit, dan 10 menit yaity agak jernih, jernih dan lebih
jernih begitupula dengan intensitas warna yaitu kuning untuk 1 menit sedikit kuning untuk 5
menit dan putih untuk 10 menit. Hal ini berarti semakin lama waktu yang digunakan maka
intensitas warna dan kejernihan ynag dihasilkan semakin baik yaitu semakin meningkat.
Dalam praktikum Pegaruh sentrigfugasi terhadapa keripik singkong, singkong
disiapkan sebanyak 0,5 gg kemduaian dikupas serta diiris tipis-tipis dan digoreng dengan
deep frying.

Penirisan dilakuakn dengan cara manual dan dengan spinner. Pada metode penirisan
terdap kandungann minyak pada keiripik singkong dihitung persen penyerapan dan persen
kehilangan dengan cara manual dan dengan spinner. Untuk perhitungan persen penerapan
minyak yaitu minyak awal dikurangi dengan singkong setelah digoreng kemudian dibagi
minyak awal dan dikali 100%. Hasil yg diperoleh dari penirisan dengan spinner, persen
penyerapan minyak yaitu sebanyak 37,94% sedangkan penirisan dengan cara manual
diperoleh persen penyerapan minyak sebesar 6,58%. Perbedaan Hasil yang sangat jauh dari
cara manual dan cara spinner yaitu karena pada perlakuan manual digunakan tisu pada wadah
tempat menyimpan singkong sehingga banyak minyak yang terserap pada tisu.
Untuk perhitungan persen kehilangan yaitu minyak setelah ditiriskan dibagi dengan
minyak setelah digoreng kkemudian dikali 100%. Hasil yang didapat dari cara spinner yaitu
persen kehilangan sebanyak 4,7% dan untuk persen kehilangan manual sebanyak 5,2%. Dari
data persen kehiilangan tersebut seharusnya persen kehilangan yang didapat lebih besar
untuk spinner karena dengan alat spinner minyak yang ada di dalam kerpiki akan lebih
banyak tersaring dibading dengan manual karena spinner merupakan mesin mekanik yang
berfungsi untuk meniriskan minyak. Kelebihan spinner selain sehrusnya membuat kandungan
minyak yg ada pada singkong hilang juga waktu yg dibutuhkan untuk penirisan jauh lebih
sedikit disbanding dengan cara manual.
Kesimpulan
Kesimpulan yang didapat dri praktikum kali ini yaitu padaa proses filtrasi, alat yng
paling baik digunakna untuk memisahkan filter (air nanas) dengan ampas yaitu kertas saring
katrena endapan yg didapat paling banyak dan warna yg paling jernih selanjutnya saringan
kain dan terakhir saringgan the karena renndemen yg dihasilkan paling banyak. Untuk alat
sentrifuge, yg paling baik yaitu setrifuge 3000 rpm dengan waktu yg paling lama karena
kejernihhhan dan intensitas warna yg dihasilkan paling baik yaitu jernih dan dan intensitas
warna kuning menghasilkan warna putih. Untuk penirisan singkong, dengan cara manual dan
spinner, spinner seharusnya lebih baik dari manual karena spinner merupakan alat mekanik
yg berfungsi meniriskan minyak dan dengan alat spinner waktu yg dibuthkan untuk
menyaring tentu lebih sedikit.
Saran
Untuk saran praktikum kali ini yaitu adanya alat memotong untuk singkong agar
potongan singkong lebih tipis atau pisau yang digunakan lebih tajam agar ketika memotong
singkong tidak terlalu tebal selain itu juga mutu dri singkong dan nanas harus lebih baik

Karena masih ditemukan singkong yg agak sedikit busuk dan terdapat nanas yg sudah akan
membusuk.