Anda di halaman 1dari 2

PUSKESMAS ALAS SUMBAWA - NTB

PEDOMAN MUTU
PENINGKATAN KINERJA

Tgl. Terbit : 10 Oktober 2011


No. Dok.
: PM-8.5
No. Revisi : 00

1. RUANG LINGKUP
Pedoman ini menjelaskan pelaksanaan peningkatan berkesinambungan, tindakan perbaikan,
dan tindakan pencegahan dalam penerapan sistem manajemen mutu di Puskesmas Alas
Sumbawa - NTB.
2. TANGGUNG JAWAB
2.1. Management Representative.
2.1.1. Menetapkan, menerapkan dan memelihara prosedur Tindakan Perbaikan dan
Pencegahan.
2.2. Koordinator Unit
2.2.1. Merencanakan dan melaksanakan peningkatan berkesinambungan.
2.2.2. Merencanakan dan melaksanakan tindakan perbaikan dan pencegahan secara
efektif di bagiannya masing-masing.
3. KEBIJAKAN
Puskesmas Alas Sumbawa - NTB:
3.1. Melakukan peningkatan berkesinambungan terhadap efektivitas penerapan sistem
manajemen mutu dengan meninjau kebijakan mutu, pencapaian sasaran mutu, hasil
audit, analisa data, tindakan perbaikan dan pencegahan, dan tinjauan manajemen.
3.2. Memastikan bahwa tindakan perbaikan diambil dengan menghilangkan penyebab
ketidaksesuaian untuk mencegah terulangnya ketidaksesuaian.
3.3. Memastikan tindakan perbaikan meliputi:
3.3.1. Identifikasi dan peninjauan ketidaksesuaian yang terjadi [termasuk keluhan
pelanggan].
3.3.2. Menentukan penyebab ketidaksesuaian
3.3.3. Mengevaluasi tindakan yang dibutuhkan untuk memastikan ketidaksesuaian
tidak terjadi lagi/berulang.
3.3.4. Menetapkan dan menerapkan tindakan yang dibutuhkan.
3.3.5. Mencatat tindakan yang dilakukan.
3.3.6. Meninjau hasil tindakan perbaikan yang telah dilakukan.
Hal : 1 / 2

PUSKESMAS ALAS SUMBAWA - NTB

PEDOMAN MUTU
PENINGKATAN KINERJA

Tgl. Terbit : 10 Oktober 2011


No. Dok.
: PM-8.5
No. Revisi : 00

3.4. Memastikan tindakan pencegahan dengan menghilangkan penyebab dari potensi


ketidaksesuaian untuk mencegah terjadinya ketidaksesuaian

dan efek/akibat yang

mungkin ditimbulkannya.
3.5. Memastikan tindakan pencegahan meliputi:
3.5.1. Penentuan potensi ketidaksesuaian dan penyebabnya.
3.5.2. Mengevaluasi

tindakan

yang

dibutuhkan

untuk

mencegah

terjadinya

ketidaksesuaian
3.5.3. Menetapkan dan menerapkan tindakan yang dibutuhkan.
3.5.4. Mencatat tindakan yang dilakukan.
3.5.5. Meninjau tindakan pencegahan yang telah dilakukan.
4. DOKUMEN/PROSEDUR TERKAIT
4.1. Prosedur Tindakan Perbaikan
4.2. Prosedur Tindakan Pencegahan

Hal : 2 / 2