Anda di halaman 1dari 3

BUBO INGUINALE

Definisi

Etiologi
Masa Inkubasi
Gambaran Klinis

CHANCROID

LIMFOGRANULOMA VENEREUM

Pembesaran kelenjar getah bening setempat di daerah

Pembesaran kelenjar getah bening setempat di daerah

pangkal paha disertai dengan rasa sangat nyeri dan fluktuasi

pangkal paha disertai dengan rasa sangat nyeri dan

kelenjar yang disebabkan oleh Chancroid (ulkus mole yang

fluktuasi kelenjar yang disebabkan oleh

diakibatkan oleh bakteri Haemophilus ducreyi).


Haemophilus ducreyi
5-7 hari.
Lesi berbentuk makula atau papul yang berubah jadi pustul,

Chlamydia Trachomatis
1-4 minggu
Pada pria, berlokasi di genitalia, di bagian dorsal penis

kemudian pecah menjadi ulkus yang khas: multipel, lunak,

membentuk nodul limfangial yang lunak atau abses-

nyeri tekan, dasarnya kotor dan mudah berdarah, tepi ulkus

abses kecil (bubonuli). Bubonuli dapat pecah dan

menggaung, kulit sekitar ulkus berwarna merah.

membentuk drainase sinus, fiste, dan fibrosisuretra


sehingga terbentuk sikatrik di dasar penis. Pada wanita,
terjadi di dinding posterior vagina, portio, bagian

Pemeriksaan Penunjang

1. Pemeriksaan sediaan hapus: aspirasi bubo, jika


positif, ditemukan streptobasil berwarna merah
tersusun berkelompok atau seperti gerombolan ikan.
2. Biakan kuman: pemeriksaan dari pus bubo, media
yang mengandung gonococcal medium base, di 1%

posterior serviks dan vulva.


1. Tes Frei: suntikkan antigen frei intradermal,
dibaca setelah 48-72 jam. Dikatakan positif bila
teraba indurasi kemerahan sebesar 5mm.
2. Tes fiksasi komplemen atau tes serologi:
menggunakan EAE atigen dengan nilai titer

Hb, 1 % Iso-Witalex & Vankomisin 3 mcg/ml guna

mengurangi kontaminasi kuman lain.


Biopsi: Gamb. histopatologi ditemukan :
Daerah superfisial dasar ulkus: adanya neutrofil,

fibrin, eritrosit & jaringan nekrotik


Daerah tengah ulkus: ditemukan pembuluhpembuluh darah kapiler baru disertai dg proliferasi
sel-sel endotel, sehingga lumina tersumbat &
menimbulkan trombosis. Di samping itu jg terjadi

lebih dari 1/64 dianggap positif LGV.


3. Tes biakan: pus bubo dibiakkan dalam embrio
ayam, kemudian koloni diambil untuk preparat
Giemsa. Perbenihan dapat digunakan untuk
membedakan subgrup A atau B. pada
pemeriksaan, yang tampak inklusi merupakan
yang megandung glikogen subgrup A
Chlamydia.

degenaratif ddg pembuluh darah.


Daerah dalam ulkus: ditemukan infiltrat padat terdiri
atas sel-sel plasma & sel-sel limfoid.
Pada pemeriksaan histopatologi jarang ditemukan
kuman penyebab.

Terapi

1.
2.
3.
4.

Siprofloksasin 2 x 500mg PO selama 3 hari, atau


Eritromisin 4 x 500mg PO selama 7 hari, atau
Azitromisin 1g PO dosis tunggal
Seftriakson 250mg IM dosis tunggal

1. Doksisiklin 2 x 100mg PO selama 14 hari, atau


2. Eritromisin 4 x 500mg PO selama 14 hari, atau
3. Tetrasiklin 4 x 500mg PO selama 14 hari

Terapi yang aman


untuk anak <12 tahun

1. Eritromisin 4 x 500mg PO selama 7 hari, atau


2. Azitromisin 1g PO dosis tunggal
3. Seftriakson 250mg IM dosis tunggal

1. Eritromisin 4 x 500mg PO selama 14 hari, atau


2. Tetrasiklin 4 x 500mg PO selama 14 hari

Mixed chancre, abses kelenjar inguinal balanitis, fimosis,

Ruptur bubonuli, fibrosis dan jaringan parut penis,

parafimosis, fistula uretra, fuso psirokhetosis.

servitis, perimetritis, salpingitis,, infeksi pulmonal.

atau Ibu hamil dan


menyusui
Komplikasi