Anda di halaman 1dari 20

GIZI BAGI

IBU HAMIL

suatu proses penggunaan makanan yang


dikonsumsi secara normal melalui proses
digesti,
absorbsi,
transportasi,
penyimpanan,
metabolisme
dan
pengeluaran zat-zat yang tidak digunakan
untuk
mempertahankan
kehidupan,
pertumbuhan dan fungsi normal dari
organ-organ serta menghasilkan energi

Gizi

Dimulai
dari

pertumbuhan,
perkembangan
dan proses penuaan
secara terus menerus
dari
makanan sehari-hari.

Aktivitas / kerja
ENERG
I

Perkembangan
janin

Kebutuhan energi rata rata pada


saat hamil dapat ditentukan sebesar
200 sampai 300 kkal/hari, yang
mengasumsikan pertambahan berat
badan 10-12 kg dan tidak ada
perubahan tingkat kegiatan

Berikut adalah beberapa


syarat makanan sehat bagi ibu
hamil:

Menyediakan energi yang cukup (kalori)


untuk kebutuhan kesehatan tubuh ibu
dan pertumbuhan bayi
Menyediakan semua kebutuhan ibu dan
bayi (meliputi protein, lemak, vitamin,
mineral)
Dapat menghindarkan pengaruh negatif
bagi bayi
Mendukung metabolisme tubuh ibu
dalam memelihara berat badan sehat,
kadar gula darah, dan tekanan darah.

Tambahan kebutuhan nutrisi


ibu hamil

KALOR
I

Energi ini digunakan untuk


pertumbuhan janin,
pembentukan plasenta,
pembuluh darah, dan jaringan
yang baru. Selain itu,
tambahan kalori dibutuhkan
sebagai tenaga untuk proses
metabolisme jaringan baru.
Tubuh anda memerlukan
sekitar 80.000 tambahan kalori
pada kehamilan. Dari jumlah
tersebut, berarti setiap harinya
sekitar 300 tambahan kalori
dibutuhkan ibu hamil.

P
R
O
T
E
I
N

protein diperlukan
untuk pertumbuhan
jaringan pada janin. Ibu
hamil membutuhkan
sekitar 75 gram protein
setiap harinya, lebih
banyak 25 gram
dibandingkan yang lain.

FOLAT
Folat merupakan vitamin B berperan
dalam perkembangan embrio. Folat
juga membantu mencegah neural tube
defect (cacat pada otak dan tulang
belakang). Kekurangan folat juga dapat
meningkatkan kehamilan prematur,
BBLR, dan pertumbuhan janin yang
kurang. ibu hamil disarankan untuk
mengkonsumsi 600 mg folat.

ZAT BESI
Zat besi dibutuhkan u/
memproduksi hemoglobin.
Kebutuhan zat besi bertambah
sekitar 2 x lipat pd saat kehamilan.
Jika kebutuhan zat besi tdk
tercukupi, bumil akan mudah lelah
dan rentan infeksi. Risiko
melahirkan bayi prematur & bayi
dg BBLR juga lebih tinggi.
Kebutuhan zat besi bagi bumil
yaitu sekitar 27 mg/hr.

Ibu hamil
membutuhkan kalsium
untuk menguatkan
tulang & gigi.
Kebutuhan kalsium ibu
hamil adalah sekitar
1000 mg per hari.

KA
LS
I
M U

VIT.C
Vitamin C merupakan antioksidan yg
melindungi jaringan dari kerusakan
& dibutuhkan untuk membentuk
kolagen dan menghantarkan sinyal
kimia di otak. Bumil setiap harinya
disarankan mengkonsumsi 85 mg
vitamin C per hari. Makanan yang
kaya vitamin C juga membantu
penyerapan zat besi dalam tubuh.

VIT.A
Vitamin A memegang peranan
penting dalam fungsi tubuh,
termasuk fungsi penglihatan,
imunitas, serta pertumbuhan dan
perkembangan embrio.
Kekurangan vitamin A dapat
mengakibatkan kelahiran
prematur dan BBLR.

CONTOH MENU IBU HAMIL


Makan Pagi (520 kalori)
Nasi Goreng (nasi, ayam,
telur, kacang polong,
ketimun, selada)
Juice Buah (Melon)

Snack (126 kalori)


- Buah (pepaya, apel,
gula pasir, sari jeruk
manis)

melon,

Makan Siang (694


kalori)
Nasi Putih
Daging (daging sapi,
minyak)
Tahu Isi (tahu, telur)
Tumis Bayam (Bayam,
minyak)
Sup Sayur (wortel,
buncis, kol, ayam)
Buah Potong (pepaya)

Snack (145 kalori)


Kolak Pisang (pisang kepok, santan, gula
pasir)

Makan Malam (558 kalori)


Makaroni Schotel (makaroni, telur, daging
cincang, keju, susu)
Salad Sayur (slada, ketimun, wortel, minyak)
Buah (jeruk manis)

Pengaruh KEK pada ibu


hamil
Terhadap Ibu
Gizi kurang pada ibu hamil dapat
menyebabkan resiko dan komplikasi
pada ibu antara lain : anemia,
perdarahan, berat badan ibu tidak
bertambah secara normal

Terhadap Persalinan
Pengaruh gizi kurang terhadap
proses persalinan dapat
mengakibatkan persalinan sulit dan
lama, persalinan sebelum waktunya
(premature), perdarahan setelah
persalinan,

Terhadap Janin
Kekurangan gizi pada ibu hamil dapat
mempengaruhi proses pertumbuhan
janin dan dapat menimbulkan
keguguran, abortus, bayi lahir mati,
kematian neonatal, cacat bawaan,
anemia pada bayi, asfiksia, lahir
dengan berat badan lahir rendah
(BBLR)

TERIMA KASIH